Sushi Tei, Sushi Putar yang Cocok di Lidah Orang Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Berbicara soal makanan khas Jepang, Anda pasti sudah familiar dengan yang namanya sushi. Ya, sushi adalah makanan Jepang yang paling populer di dunia. Meskipun banyak jenis makanan Jepang lainnya, tetapi sushi adalah makanan khas negeri Sakura yang paling dikenal di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Ada berbagai cara penyajian sushi, salah satunya adalah Kaitenzushi (回転寿司) atau yang dikenal dengan nama sushi putar. Ini adalah cara penyajian sushi yang cukup unik karena sushi yang sudah siap disantap akan diletakkan di atas conveyor belt yang akan berputar mengelilingi meja tamu. Nah, salah satu restoran Jepang yang menawarkan sushi putar dan cukup terkenal di Indonesia adalah Sushi Tei.

Sushi Tei 2

Kaitenzushi (回転寿司) / Sushi Putar

Sushi Tei adalah restoran Jepang yang sudah membuka cabang di berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Bandung, Medan, dan Bali. Akan tetapi, kali ini Keluyuran akan memberi review dari salah satu cabang Sushi Tei. Yuk, simak review mengenai the best Kaitenzushi restaurant in town ini.

Lokasi

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, Sushi Tei membuka cabang di beberapa kota di Indonesia. Anda bisa langsung mencari lokasi restoran yang terdekat dengan Anda melalui website resmi Sushi Tei. Restoran ini lebih sering memilih tempat di pusat perbelanjaan dibanding menempati bangunan sendiri.

Kali ini, Tim Keluyuran berada di salah satu mall yang terbilang hits di Surabaya, yakni di Pakuwon Mall. Setelah bingung memilih tempat untuk makan siang, akhirnya pilihan kami jatuh di Sushi Tei yang berada di Level 2M, tepatnya dekat bioskop Pakuwon Mall XXI dan IMAX.

Lokasi Sushi Tei – Pakuwon Mall ini cukup strategis. Meskipun berada di lantai teratas mall, beranda restoran ini sudah bisa terlihat dari lantai di bawahnya. Selain itu, tempatnya yang berada di dekat bioskop memudahkan pengunjung untuk dapat menemukan restoran ini secara cepat.

Setelah mencoba Sushi Tei di Surabaya, Tim Keluyuran mampir juga ke Sushi Tei di Bandung yaitu yang berada di Flamboyant Season Building di kawasan Sukajadi Bandung. Sebenarnya di Bandung terdapat empat cabang Sushi Tei lainnya seperti di Jalan Sumatera No. 9 Bandung, Trans Studio Mall, dan Paris Van Java Mall.

Kalau Sushi Tei cabang Bandung yang kami kunjungi ini nggak berada di dalam mall, melainkan di sebuah bangunan yang bersatu dengan beberapa kantor perusahaan, toko atau tenant lain seperti salon dan lain-lain.

Suasana

Menurut kami, lokasi Sushi Tei di Pakuwon Mall ini sedikit lebih sempit dibanding Sushi Tei lain yang ada di mall-mall di Surabaya, seperti Tunjungan Plaza, Ciputra World, dan Galaxy Mall. Kami memilih duduk di depan kaitenzushi, yakni tepat di depan sushi-sushi yang berputar.

Sushi Tei 1

Suasana Sushi Tei Pakuwon Mall

Sewaktu kami berkunjung kemari, restoran terbilang cukup ramai karena hari itu adalah Sabtu, yang artinya weekend. Sushi Tei agaknya tergolong family restaurant karena banyak juga orang tua yang membawa anak-anaknya untuk makan di sini. Bahkan konon katanya, Sushi Tei ini sering kali jadi tempat favorit untuk acara meet up seperti arisan, reuni kecil, atau tempat buka puasa bersama.

Penerangan di dalam restoran cukup terang. Hal ini sangat kontras dengan beberapa restoran Sushi Tei lain yang penerangannya sedikit temaram. Overall, Sushi Tei – Pakuwon Mall ini sangat bersih dan nyaman meskipun suasana saat kami berkunjung sedikit hectic.

Sedangkan untuk Sushi Tei di Bandung, kurang lebih interiornya masih sama dan nyaman untuk menjadi tempat makan bersama keluarga. Nah, dikarenakan kita sedang melalui masa pandemi, kebersihan dan kesehatan sangat diperhatikan oleh Sushi Tei. Terdapat beberapa protokol kesehatan yang wajib dilakukan sebelum memasuki restoran.

Beberapa perubahan terjadi karena penyesuaian dengan sikon sekarang ini seperti pengecekan suhu tubuh sebelum masuk, menu virtual, dan penggunaan masker selama dalam ruangan.

Menu

Menu makanan di Sushi Tei terbilang lengkap. Kamu bisa mendapatkan hidangan pembuka, utama, sampingan, sampai dengan penutup. Bagi kamu yang tidak terbiasa dengan sushi mentah, kamu bisa memesan fusion sushi dengan isian yang matang atau mix mentah-matang. Nah, fusion sushi ini lebih cocok dengan lidah orang-orang Indonesia yang tidak terbiasa dengan ikan mentah.

Sushi Tei 7

Chuka Kurage

Kali ini, kami memesan beberapa hidangan yang bisa disantap untuk berempat. Dimulai dari appetizer yang kami ambil langsung dari kaitenzushi yang asyik berjalan di depan kami, yakni Chuka Kurage alias ubur-ubur (jellyfish) yang harganya sekitar 34 ribu. Chuka Kurage ini sudah dibumbui dengan baik sehingga tidak amis dan rasanya masih sangat gurih.

Sushi Tei 6

Fresh Salmon

Selanjutnya, kami hanya menanti pesanan kami datang karena sushi dan hidangan lain yang berputar di depan kami tidak ada bandrol harganya, jadi kami takut untuk mengambil lagi.

Sushi Tei 5

Chuka Iidako

Sekitar 15 menit, hidangan yang kami pesan datang satu persatu. Pertama, ada Chuka Iidako yang merupakan baby octopus alias bayi gurita dengan nasi sushi di bawahnya dan dibungkus dengan rumput laut. Baby octopus seharga 25 ribu ini rasanya luar biasa enak.

Kemudian, tak beberapa lama ikan salmon mentah yang kami pesan datang. Ada 5 potong ikan salmon dengan warna orange yang masih segar. Ketika masuk ke mulut, rasanya memang benar-benar fresh! Salmon ini dibandrol dengan harga sekitar 52 ribu.

Sushi Tei 4

Jumbo Dragon Roll

Kami juga memesan 2 macam sushi, yakni Jumbo Dragon Roll yang merupakan sushi dengan isi udang, unagi (belut), crab meat (kepiting), dan alpukat. Yang ini favorit kami, tapi sayang harganya sedikit pricey, yakni 96 ribu.

Nah, yang lainnya kami lupa namanya (mungkin Salmon Cheese Roll) dan harganya sekitar 30 ribuan, ini adalah sushi yang diatasnya diberi potongan ikan salmon dan keju, lalu dipanggang. Jadi, sushi ini bisa dikonsumsi untuk orang yang tidak suka ikan mentah.

Sushi Tei 9

Oyaku Don

Satu lagi, kami juga memesan Oyaku Don seharga 44 ribu, yang merupakan nasi dengan potongan daging ayam dan telur orak-arik. Oyaku Don ini rasanya terlalu hambar dan kami nggak akan memesan menu ini lagi jika kembali ke Sushi Tei.

Sushi Tei 8

Salmon Cheese Roll (maybe?)

Untuk minumnya, kami semua memesan Ocha dingin. Ocha adalah teh hijau yang disajikan tanpa gula. Kami memesan teh ini karena gratis. (He..he..he.. Siapa sih yang nggak suka gratisan?) Selain gratis, Ocha di Sushi Tei ini boleh refill sepuasnya, lho!

Ketika meminta bill, kami membayar bon seharga 320 ribuan. Mengingat kami sharing food, jadi satu orang hanya membayar sekitar 80 ribuan saja. Overall, menu-menu di Sushi Tei semuanya enak, kecuali Oyaku Don. Porsinya pun cukup worth. Ada harga, tentu saja ada kualitas, bukan?

Mengapa Sushi Tei jadi “The Best Japanese Restaurant in Town”?

Kami merekomendasikan Sushi Tei sebagai best Japanese Restaurant in town karena restoran ini dapat menyesuaikan menu makanannya dengan lidah orang Indonesia. Sushi Tei bisa menyajikan makanan otentik sekaligus fusion yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.

Meskipun demikian, sushi dan makanan lain di Sushi Tei tetap terasa “Jepang”-nya. Hal ini kontras banget dengan beberapa restoran Jepang di Indonesia yang menurut kami terlalu maksa untuk menyesuaikan dengan lidah orang Indonesia.

Berdasarkan pengalaman, kami pernah makan ramen di salah satu kedai makanan Jepang, dan hasilnya sangat worst. Mie ramen tersebut rasanya seperti mie instan dan telur ramennya yang terlalu matang. Padahal, telur untuk ramen asli Jepang seharusnya adalah Ajistsuke Tamago, yang merupakan telur rebus setengah matang dan sudah dibumbui.

Sushi Tei 3

Jadi, dari beberapa restoran Jepang di Indonesia, Sushi Tei termasuk the best Japanese Restaurant in town karena bisa menyajikan makanan Jepang untuk penggemar makanan Jepang otentik maupun yang kurang bisa menyantap makanan Jepang yang identik dengan ikan-ikan mentah. Apakah Tim Keluyuran akan balik lagi ke Sushi Tei? Jawabannya adalah ya! Ini adalah restoran Jepang favorit kami sejak beberapa tahun yang lalu.

Sushi Tei membuka cabang di beberapa kota besar di Indonesia. Kamu bisa langsung cek di website-nya untuk mencari Sushi Tei terdekat dari tempatmu. Kalau kamu memiliki pertanyaan seputaran Sushi Tei atau bingung bagaimana cara memesannya, jangan ragu untuk tuliskan pertanyaan kamu di kolom komentar di bawah ini ya!

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *