Keluyuran / Edukasi Bandung / 7 Tempat Bersejarah di Bandung yang Wajib untuk Dikunjungi

7 Tempat Bersejarah di Bandung yang Wajib untuk Dikunjungi

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Oktober 2019

Kota Bandung bukan cuma punya makanan yang enak atau pakaian-pakaian factory outlet hingga tempat wisatanya saja, namun juga terkenal dengan berbagai tempat bersejarah yang tersebar luas di wilayah kota yang dijuluki Parijs Van Java ini.

Nah, pada kesempatan kali ini, Keluyuran akan membahas mengenai 7 tempat bersejarah di Bandung yang wajib untuk dikunjungi. Penasaran, tempat apa sajakah itu? Yuk, simak langsung saja pembahasannya di bawah ini.

1. Gedung Sate

gedung sate

Siapa sih, yang nggak kenal dengan Gedung Sate? Tempat bersejarah yang jadi ikon Kota Bandung ini dibangun pada tanggal 27 Juli 1920. Pembangunan gedung yang mulanya bernama Gouvernements Bedrijven (GB) ini melibatkan beberapa arsitek profesional dari Negeri Kincir Angin. Ada sekitar 2000 orang pekerja yang membantu membangun gedung ini.

Gedung Sate yang kini berfungsi sebagai gedung pemerintahan Provinsi Jawa Barat ini dinamai Gedung Sate karena punya enam ‘tusuk sate’ yang sebenarnya melambangkan jumlah uang yang digunakan untuk membangun gedung dengan gaya art deco tersebut. Yup, untuk membangun Gedung Sate yang cantik ini dibutuhkan biaya sekitar enam juta gulden atau setara dengan Rp. 45.781.841.340,-.

Gedung yang selesai dibangun pada tahun 1924 ini kini sering digunakan untuk menghelat berbagai acara besar dan dibuka untuk umum. Kamu jangan khawatir, karena jika berkunjung ke gedung ini, kamu tidak akan dikenakan biaya apapun. Siap berkunjung ke Gedung Sate?

  • Alamat: Jl. Diponegoro No.22, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
  • Nomor Telepon: (022) 4233347
  • Jam Operasional: Senin-Jumat, pukul 08.00 s/d 16.00 WIB

2. Gedung Indonesia Menggugat

gedung indonesia menggugat

* sumber: jabar.tribunnews.com

Selain Gedung Sate, tempat bersejarah di Bandung lainnya adalah Gedung Indonesia Menggugat. Gedung yang dibangun di tahun 1907 ini awalnya merupakan sebuah rumah tinggal.

Gedung Indonesia Menggugat ini kemudian dialihfungsikan menjadi gedung pengadilan. Sejarah mencatat, pada tanggal 1 dan 2 Desember 1930 silam, Presiden RI pertama , Ir. Soekarno pernah membacakan sebuah pleidoi yang berjudul ‘Indonesia Menggugat” di gedung ini.

Selain berfungsi sebagai pengadilan, gedung ini juga pernah menjadi kantor Palang Merah Indonesia, hingga kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Kini, Gedung Indonesia Menggugat terbuka untuk umum, lho.

Gedung Indonesia Menggugat juga sering digunakan untuk tempat penyelenggaraan berbagai acara. Gedung ini memiliki fasilitas yang lengkap. Mulai dari mushala hingga kafetaria. Gedung Indonesia Menggugat juga tergolong ramah untuk dikunjungi oleh penyandang disabilitas. Kamu dapat masuk ke gedung bersejarah ini secara gratis.

  • Alamat: Jl. Perintis Kemerdekaan, No. 5, Kota Bandung, Jawa Barat 40117
  • Nomor Telepon: (022) 4202115

3. Masjid Raya Bandung

tempat bersejarah di bandung Masjid-Raya-Bandung

* sumber: www.gomuslim.co.id

Selanjutnya, ada Masjid Raya Bandung. Masjid Raya Bandung ini pertama kali dibangun pada abad ke-19, tepatnya tahun 1812 silam. Pada awalnya, Masjid Raya Bandung yang disebut juga sbagai Masjid Agung ini bentuknya sangat amat sederhana. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu dan tiangnya sendiri masih menggunakan kayu.

Kini, Masjid Raya Bandung tampak berdiri megah setelah melewati beberapa kali proses perombakan sejak zaman kolonial Hindia Belanda. For your info, masjid ini kerap kali digunakan oleh para pemimpin negara-negara Asia dan Afrika untuk beribadah, lho.

Masjid Raya Bandung yang punya tiga kubah dan dua menara ini sekarang terbuka untuk umum pada hari Sabtu dan juga Minggu. Tertarik untuk berkunjung dan beribadah di sini? Silakan kunjungi alamat Jl. Dalem Kaum No.14, Kota Bandung.

4. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Taman Hutan Raya

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang dulunya bernama hutan lindung Pulosari ini merupakan hutan lindung terbesar yang pernah dibangun oleh pemerintah Belanda. Di tempat ini terdapat tempat bersejarah di antaranya Goa Jepang dan Goa Belanda yang terkenal angker. Di Taman Hutan Raya ini juga terdapat kawasan wisata Curug Dago yang menawarkan pemandangan indah.

Nah, kalau kamu berkunjung ke Kota Bandung dan ingin melihat pemandangan cantik dari pohon-pohon pinus yang berjejer rapi, kamu bisa mengunjungi Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda ini. Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat berfoto, outbond hingga hiking. Atau, kalau kamu ingin belajar sejarah, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda juga bisa kamu jadikan pilihan, nih. Jika tertarik untuk berkunjung kemari, jangan lupa siapkan fisik yang kuat, ya.

  • Alamat: Kompleks Tahura, Jl. Ir. H.Djuanda No.99, Kota Bandung
  • Nomor Telepon: (022) 2515895
  • Jam Operasional: Pukul 06.00 s/d 18.00 WIB
  • Harga Tiket Masuk: Rp. 15.000,-/orang

5. Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Tempat bersejarah di Bandung lainnya yang dapat kamu kunjungi adalah Museum Mandala Wangsit Siliwangi. Dulunya, museum ini merupakan tempat tinggal yang dibangun untuk para perwira Belanda. Tempat ini diperkirakan dibangun antara tahun 1910 hingga 1915 silam. Bangunan museum ini pernah dijadikan tempat persembunyian saat Jepang menduduki Indonesia.

Kemudian, bangunan museum diambil alih oleh Akademi Militer Bandung untuk dijadikan markas di tahun ’40-an sebelum akhirnya diresmikan sebagai museum oleh Kolonel Ibrahim Adjie di tahun 1966.

Di dalam museum ini terdapat beragam peralatan perang mulai dari yang tradisional hingga senjata modern. Di museum ini kamu juga dapat melihat senjata-senjata yang digunakan pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, hingga koleksi foto saat terjadinya peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api. Nah, kalau kamu ingin belajar sejarah kemerdekaan Indonesia, museum ini adalah tempat yang cocok banget.

  • Alamat: Jl. Lembong No.38, Braga, Sumur Bandung, Kota Bandung
  • Nomor Telepon: (022) 4203393
  • Jam Operasional: Senin-Jumat, pukul 08.00 s/d 15.00 WIB

6. Observatorium Bosscha

Bosscha

* sumber: www.pergidulu.com

Indonesia punya tempat peneropongan bintang, yakni Observatorium Bosscha. Observatorium ini dibangun oleh Perhimpunan Bintang Hindia Belanda. Konstruksi awalnya sendiri mulai dibangun pada tahun 1923. Observatorium ini memiliki teleskop dengan diameter 60 cm dan panjang fokusnya 10 meter. Teleskop ini dibuat khusus oleh perusahaan optik Carl Zeiss, lho.

For Your Information, nama Bosscha sendiri diambil dari nama seorang pengusaha kaya asal Negeri Kincir Angin, Karel Albert Rudolf Bosscha. Nama Bosscha digunakan karena ia ikut terlibat dalam pembangunan observatorium ini.

Saat ini, observatorium digunakan sebagai lembaga riset di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung. Observatorium ini terbuka untuk umum.

  • Alamat: Jl. Peneropongan Bintang No.45, Lembang, Kabupaten Bandung Barat
  • Nomor Telepon: (022) 2786001
  • Jam Operasional: Selasa-Jumat, pukul 09-00 s/d 14.30 WIB, Sabtu pukul 09.00-13.00 WIB

7. Museum Konferensi Asia Afrika

Museum Konferensi Asia Afrika

Museum Konferensi Asia Afrika juga merupakan tempat bersejarah di Bandung yang menarik untuk dikunjungi. Museum ini dibangun pemerintah Indonesia. Museum Konferensi Asia Afrika sendiri merupakan memorabilia dari Konferensi Asia Afrika yang berlangsung pada tahun 1955 silam.

Nah, buat kamu yang penasaran mengenai sejarah Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika, kamu bisa mengunjungi museum yang letaknya bersebelahan dengan Gedung Merdeka ini. Kamu tidak akan dikenakan biaya masuk saat berkunjung kemari.

  • Alamat: Jl. Asia Afrika No.65, Braga, Sumur Bandung, Kota Bandung
  • Nomor Telepon: (022) 42690705
  • Jam Operasional: Selasa-Kamis, pukul 08.00 s/d 16.00 WIB, Jumat pukul 14.00 s/d 16.00 WIB, Sabtu-Minggu pukul 09.00-16.00 WIB

Nah, itulah ketujuh tempat bersejarah di Bandung yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga, teman, sanak saudara hingga pacar. Gimana, tertarik untuk berkunjung ke salah satu atau bahkan semua tempat yang masuk ke dalam daftar di atas? Jika kamu memiliki pengalaman berkunjung ke tempat-tempat bersejarah di atas, kamu bisa membagikannya di kolom komentar, ya.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *