10 Tempat Surfing Terbaik di Indonesia untuk Pencinta Selancar

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 2 November 2021

Jika kamu pecinta kegiatan surfing tak perlu jauh pergi keluar negeri untuk mendapatkan ombak yang bagus untuk berselancar. Indonesia juga memiliki banyak pantai yang indah dan juga menjadi destinasi surfing wisatawan mancanegara. Para turis asing banyak yang datang untuk menjajal ombak di pantai-pantai di Indonesia.

Pantai yang dapat digunakan untuk berselancar tak hanya ada di Bali. Ada banyak pantai di seluruh Indonesia yang menjadi surganya para pencinta surfing, dengan ombaknya yang tidak kalah dengan pantai di luar negeri. Berikut ini beberapa lokasi surfing yang dapat kamu jajal di Indonesia dengan ombaknya yang luar biasa.

Baca juga: 10 Pantai Terbaik di Maroko yang Cocok untuk Peselancar

1. Pantai Uluwatu (Bali)

Pantai Uluwatu (Bali)
  • Lokasi: Kab Badung, Bali

Pantai Uluwatu termasuk pantai yang terbaik di dunia yang bagus untuk digunakan untuk surfing. Nama pantai Uluwatu terkenal hingga mancanegara tentunya karena ombaknya yang bagus digunakan berselancar. Saking terkenalnya Uluwatu sempat digunakan sebagai tempat kompetisi surfing tingkat dunia.

Pantai Uluwatu memiliki ombak yang menantang bagi para peselancar, letak pantai ini berada di lokasi Kuta Selatan. Ombak di Pantai Uluwatu ini dapat mencapai 7 meter, tetapi tak hanya ombaknya saja yang luar biasa dari pantai Uluwatu ini. Keindahan alam dari lingkungan sekitar pun tidak  kalah indahnya dengan pasir pantainya yang putih, bukit-bukit  karangnya, serta sunset-nya yang menawan.

2. Pantai Nihiwatu (Sumba)

Pantai Nihiwatu (Sumba)
  • Lokasi: Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur

Pantai Nihiwatu berada di daerah Sumba Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pantai Nihiwatu merupakan satu pantai yang menjadi  sangat disukai oleh para peselancar dunia dengan ombaknya yang besar. Ombak besar di Nihiwatu berasal dari Samudera Hindia yang biasanya akan berlangsung di antara bulan April hingga Oktober dengan puncaknya berada di bulan Juli dan Agustus.

Ombak dari pantai Nihiwatu ini mendapat julukan sebagai “Left God’s Waves”. Pantai Nihiwatu merupakan bagian dari sebuah resor internasional, sehingga bagi kamu yang ingin menikmati pantainya kamu harus mendaftar sebagai tamu terlebih dahulu. Keindahan pantai Nihiwatu juga tak perlu diragukan lagi, pasir pantainya yang putih dan air lautnya jernih berwarna biru.

3. Pantai Pulau Sipora (Kepulauan Mentawai)

Pantai Pulau Sipora (Kepulauan Mentawai)
  • Lokasi: Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat

Pantai Pulau Sipora merupakan pantai yang berada di Kepulauan Mentawai di Provinsi Sumatera Barat. Pantai Pulau Sipora termasuk pantai yang menjadi destinasi wisata bahari terutama bagi pencinta Surfing. Pantainya masuk ke dalam 10 tempat surfing terbaik versi Surfing Magazine. Di Pantai Sipora kamu dapat menemukan ombak yang diberi julukan Lance’s Left dan juga Hollow Tree

Ombak Lance ‘s Left dan juga Hollow Tree merupakan ombak yang membentuk silinder di saat ombak bagian atasnya pecah. Ombak yang seperti ini tentunya bukan untuk seorang peselancar pemula tetapi untuk yang sudah profesional. Ombak besarnya yang ideal untuk berselancar dapat kamu nikmati di saat bulan April hingga Oktober.

4. Pantai Lagundri (Pulau Nias)

  • Lokasi: Tlk., Lagundri, Tlk. Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara
  • Jam Operasional: 24 Jam
  • HTM: Gratis

Panti Lagundri merupakan pantai yang berada di Pulau Nias di Provinsi Sumatera Utara, tempatnya terkenal sebagai tempat berselancar dan menarik banyak wisatawan untuk datang kemari. Ombaknya yang paling besar dan  ideal biasnya ada di Bulan Juni ataupun Juli. Pantainya terlihat menawan dengan airnya yang berwarna pirus.

Ombak di Pantai Lagundri memiliki tinggi sekitar 3 -5 meter, dan dapat mencapai 7-10 meter di saat Bulan April hingga bulan September. Di pantai ini juga ada kompetisi tingkat nasional dan internasional yang menarik banyak wisatawan datang ke pantainya. Fasilitas di pantai ini juga terbilang lengkap, termasuk penyewaan alat surfing buat kamu yang tidak punya papan selancar.

5. Pantai Tanjung Setia (Ds. Tanjung Setia)

Pantai Tanjung Setia (Ds. Tanjung Setia)
  • Lokasi: Jl. Lintas Barat Sumatera, Way Jambu, Kec. Pesisir Sel., Kabupaten Pesisir Selatan, Lampung
  • Jam Operasional: 24 Jam
  • HTM: Rp8.000

Desa Tanjung Setia merupakan lokasi dari Pantai Tanjung Setia, letak berdekatan dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Keindahan ombaknya membuat Pantai Tanjung Setia menjadi satu pantai yang terkenal di antara para peselancar mancanegara. Ombak di pantai ini dapat bergulung gulung sepanjang 200 meter dengan ketinggiannya sekitar 6-7 meter.

Perjalanan menuju Pantai Tanjung Setia memerlukan waktu sekitar 5-8 jam dari Kota Bandar Lampung. Walaupun jauh, tetapi kalian tidak akan bosan karena ditemani dengan indahnya alam dari kawasan Bukit Barisan. Selain itu jalan menuju pantai ini juga terbilang cukup mulus, sehingga perjalanannya akan terasa nyaman dan lancar.

6. Pantai Nemberala (Rote Ndao)

Pantai Nemberala (Rote Ndao)
  • Lokasi: Nemberala, Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur
  • Jam Opersional: 24 Jam
  • HTM: Gratis

Pantai Nemberala merupakan pantai untuk peselancar dengan ombaknya yang kelas dunia. Pantai ini berada di Kabupaten Rote Ndao di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pantainya selain sebagai tempat surfing yang terkenal, keindahan alamnya juga luar biasa. Pantainya belum terlalu ramai, hamparan pasir nan putih dengan air lautnya yang jernih dan berwarna biru.

Pantai dengan skala ombak internasionalnya menjadikan ini menjadi buruan dari para peselancar dari mancanegara. Pantai  yang cantik ini berada di Pulau Rote yang dapat kamu tempuh dengan menggunakan pesawat terbang atau juga dengan kapal laut dengan perkiraan waktunya sekitar 1 jam 45 menit dari Pelabuhan Tenau Kupang menuju Pembuhan Baa di Rote.

7. Pantai Ombak Tujuh (Sukabumi)

Pantai Ombak Tujuh (Sukabumi)
  • Lokasi: Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat
  • Jam Operasional: 24 Jam
  • HTM: Gratis

Pantai Ombak Tujuh berlokasi di Sukabumi Jawa Barat yang menjadi surganya para peselancar. Lokasi tepatnya berada di daerah Jampang Sukabumi yang pantainya berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Tempatnya tidak terlalu ramai, ombaknya yang bergulung-gulung menjadikan pantai ini dikenal dengan nama Pantai Ombak Tujuh.

Walau kamu tidak bisa berselancar kamu tetap dapat menikmati keindahan alamnya dengan berjalan-jalan di pinggir pantai dan melihat ikan-ikan yang terperangkap  di antara karang-karang. Pantai ini kamu dapat kunjungi dengan tiga cara. Pertama kamu dapat menempuhnya dengan berjalan kaki dari Pantai Ujung Genteng, kedua naik ojek atau ketiga dengan perahu.

8. Pantai Plengkung (Banyuwangi)

Pantai Plengkung (Banyuwangi)Sumber: limakaki.com
  • Lokasi: Ds. Kalipait, Kec.Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur
  • Jam Operasional: 07.30-16.00 WIB
  • HTM: Rp15.000 – 150.000

Pantai yang satu ini merupakan pantai yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Pantai ini juga dikenal dengan nama G-Land, tempat berselancar kelas dunia. Ombak di Pantai Plengkung ini panjangnya dapat mencapai 2 km dengan ketinggian sekitar 4-8 meter. Ombaknya yang tinggi biasanya hadir di sekitar bulan April hingga bulan Agustus.

Pantai Plengkung juga pernah menjadi tuan rumah untuk kegiatan selancar internasional seperti Quicksilver Pro surfing Championship selama tiga tahun berturut-turut 1995, 1996, dan 1997. Lalu ada juga kejuaraan Da Hui Pro Surfing Worls Championship seri III di tahun 2003. Hal ini membuat pantai Plengkung menjadi terkenal dimancanegara sebagai tempat surfing terbaik.

9. Pantai Bangko-Bangko (Sekotong)

Pantai Bangko-Bangko (Sekotong)Sumber: dictio.id
  • Lokasi: Jl. Putih, Batu Putih Sekotong Tengah, Kec. Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
  • Jam Operasional: 24 Jam
  • HTM: Gratis

Pantai Bangko-Bangko merupakan pantai yang terkenal sebagai tempat yang populer di kalangan para peselancar Pantai Bangko-bangko memiliki panjang ombak sekitar 300 meter dan ketinggiannya sekitar 3 meter. Ombak di Pantai Bangko-Bangko ini juga tidak mudah pecah setelah ombaknya mencapai tepian pantai.

Pantai ini tak hanya dapat kamu nikmati dengan berselancar saja, kamu juga dapat berenang, dan melakukan kegiatan diving.  Di pantainya kamu dapat melakukan aktivitas dengan berjalan-jalan di pantai dengan pasirnya yang halus, atau juga melakukan kegiatan bermain bola. Jika kamu Peselancar ada baiknya datang di bulan Mei – Oktober untuk mendapatkan ombak yang bagus.

10. Sungai Kampar (Riau)

Sungai Kampar (Riau)
  • Lokasi: Kab. Pelalawan, Kec. Teluk Meranti,  Provinsi Riau
  • Jam Opersional: 24 Jam

Tempat surfing yang satu ini mungkin tidak biasa, melakukan kegiatan surfing biasanya dilakukan di pantai tetapi yang satu ini kegiatan surfing-nya dilakukan di sebuah Sungai. Tepatnya di Sungai Kampar di  wilayah Teluk Meranti Riau.  Ombak yang terdapat di Sungai Kampar ini terjadi karena adanya pertemuan arus sungai dengan arus laut yang disebut dengan fenomena ombak Bono.

Para peselancar harus menunggu jika ingin mendapatkan ombak yang ideal karena tidak setiap saat ombak itu datang. Ombak ini biasanya datang di saat bulan purnama di bulan Agustus dan juga Bulan Desember. Berselancar di sungai tentunya memberikan sensasi yang berbeda dengan berselancar di laut. Ombaknya dapat menggulung hingga 30-40 meter panjangnya tanpa terputus.

Itu hanya beberapa dari banyak pantai yang dapat kamu gunakan untuk kegiatan berselancar di Indonesia. Ombak di pantai di Indonesia juga ada yang berkelas Internasional, tak kalah dengan negara luar. Pantainya memiliki pemandangan alam yang sangat indah yang sayang jika tidak kamu kunjungi.

Sebagian dari pantai ini telah cukup terkenal di kalangan peselancar internasional. Tetapi sebagian lagi ada yang masih tersembunyi sehingga tidak terlalu ramai dikunjungi orang. Jika kamu pecinta kegiatan berselancar, manakah pantai yang ingin kamu kunjungi untuk kamu jajal ombaknya?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram