9 Tempat Wisata di Banda Neira yang Memesona

Ditulis oleh Riastri Herliana - Diperbaharui 18 Februari 2021

Banda Neira merupakan salah satu pulau yang masuk ke dalam gugusan Kepulauan Banda, di Maluku, tepatnya Provinsi Maluku Tengah. Banda Neira bukanlah pulau terbesar di Kepulauan Banda, tetapi pulau ini menjadi pulau utama karena menyimpan obyek wisata yang sangat lengkap, mulai dari wisata alam, bahari, budaya, hingga sejarah.

Banda Neira terkenal dengan tanaman buah pala sejak abad ke-16 karena di pulau inilah satu-satunya tempat di dunia yang menghasilkan buah pala. Banda Neira juga menjadi tempat bersejarah karena pernah dijadikan sebagai tempat pengasingan Bung Hatta selama enam tahun lamanya. Penasaran dengan pulau ini? Yuk, simak 9 destinasi wisata yang ada di Banda Neira!

1. Rumah Pengasingan Bung Hatta

Rumah Pengasingan Bung Hatta

* sumber: cagarbudaya.kemdikbud.go.id

Seperti halnya Bung Karno yang diasingkan di Ende, Bengkulu, dan Sumatera Utara. Bung Hatta sebagai salah satu tokoh nasional juga sempat diasingkan ke Banda Neira. Bersama Sutan Sjahrir, Bung Hatta menjadi tahanan politik selama enam tahun lamanya. Mulai tahun 1936 hingga 1942.

Tempat tinggal Bung Hatta selama diasingkan kini dijadikan sebagai museum dan tempat wisata sejarah. Rumah Pengasingan Bung Hatta memiliki beberapa ruangan, diantaranya rumah utama yang mterdapat beberapa peninggalan Bung Hatta, paviliun timur dengan atap seng berbentuk perisai kuda, dan paviliun selatan yang dijadikan sebagai sekolah sore bagi anak-anak di Banda Neira.

  • Alamat : Nusantara, Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

2. Pulau Pisang

Pulau Pisang

* sumber: backpackerjakarta.com

Banda terdiri dari pulau-pulau kecil nan memesona. Salah satunya Pulau Pisang. Pulau yang dihuni oleh sekitar 50 penduduk ini memiliki perkebunana pala dan kelapa. Pulau Pisang disebut sebagai pulau favorit bagi Sutan Sjahrir yang sering berkunjung ke sini saat masa pengasingan bersama Bung Hatta.

Pulau Pisang dikenal memiliki pesona alam bawah laut yang masih sangat terjaga. Di sini terdapat Tanjung Serang dan Tanjung Pisang yang menjadi spot diving menarik. Kondisi terumbu karang di perairan ini masih sangat bagus. Pulau ini direkomendasikan untuk wisatawan yang suka dengan aktivitas bawah laut.

  • Alamat : Pulau Pisang, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

3. Gunung Api Banda

Gunung Api Banda

* sumber: pendaki.id

Tak hanya kaya akan wisata baharinya, Banda Neira juga memiliki gunung yang dikenal dengan nama Gunung Api Banda. Memiliki ketinggian 655 meter di atas permukaan laut, gunung ini masuk ke dalam rangkaian ring of fire. Jika dilihat dari kejauhan, terdapat jalur sisa tumpahan lava saat erupsi.

Pendakian menuju ke puncak Gunung Api Banda memakan waktu sekitar tiga jam perjalanan. Meski hanya 655 mdpl, gunung ini tidak bisa dianggap enteng. Jalur pendakian Gunung Api Banda cukup terjal dan menguras energi. Ditambah lagi cuacanya yang panas, membuat pendakian semakin menantang. Meski begitu, gunung ini recommended untuk didaki.

  • Alamat : Nusantara, Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

4. Benteng Belgica

Benteng Belgica

* sumber: traveltodayindonesia.com

Banda Neira dikenal sebagai tempat yang sangat bersejarah. Salah satu tempat wisata sejarah di sini adalah Benteng Belgica. Dibangun pada abad ke-16 oleh bangsa Portugis dengan tujuan untuk menghadapi perlawanan masyarakat Banda yang menentang monopoli perdagangan pala yang dilakukan oleh VOC.

Benteng Belgica sempat dilakukan pemugaran pada tahun 1795 oleh Gubernur Banda yang terakhir. Benteng Belgica menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika liburan ke Banda Neira. Di atas benteng, kamu bisa melihat gagahnya Gunung Api Banda yang terdapat di seberang pulau.

  • Alamat : Banda Neira, Nusantara, Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 08.00 – 17.00 WIT
  • Tiket Masuk : Rp20.000

5. Rumah Budaya Banda Neira

Rumah Budaya Banda Neira

* sumber: backpackerjakarta.com

Selain wisata sejarah, di Banda Neira, kamu juga bisa melakukan wisata budaya. Tepatnya di Rumah Budaya Banda Neira. Tempat ini merupakan museum yang berisi tentang Kepualaun Banda. Rumah dengan arsitektur Belanda yang lengkap ini sebenarnya milik pribadi, yaitu keluarga Des Alwi. Sejarawan yang berpengaruh untuk Banda Neira dan merupakan anak angkat Bung Hatta.

Rumah Budaya Banda Neira menyimpan benda-benda bersejarah dan lukisan yang menceritakan tentang pembantaian di Banda pada tahun 1621. Selain itu, masih ada banyak hal menarik lainnya yang bisa kamu ketahui dan pelajari tentang Banda Neira di Rumah Budaya.

  • Alamat : Nusantara, Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Rp20.000

6. Istana Mini

Istana Mini

Istana Mini merupakan bangunan bekas kantor pemerintahan VOC yang sempat menjadi tempat tinggal Gubernur VOC. Istana Mini memiliki arsitektur bernuansa Eropa, dengan lantai marmer, terakota, dan beberapa bagian menggunakan batu alam.

Istana Mini memiliki enam ruangan. Di salah satu ruangan, terdapat tulisan tangan bangsa Eropa yang diukir pada jendela berisikan curahan hati sebelum memutuskan untuk bunuh diri. Tempat ini kini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik terutama jika kamu suka dengan wisata sejarah.

  • Alamat : Dwi Warna, Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 08.00 – 15.00 WIT
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : 0853-9849-8393

7. Benteng Nassau

Benteng Nassau

* sumber: malukupost.com

Selain Benteng Belgica, ada juga Benteng Nassau yang merupakan benteng Belanda pertama di Pulau Neira. Benteng Nassau dibangun pada tahun 1609 oleh bangsa Portugis dengan tujuan untuk mengontrol perdagangan pala. Semula, Portugis sempat membangun benteng di lokasi yang sama pada tahun 1529.

Kemudian saat Portugis meninggalkan pekerjaan, komandan Belanda membangun benteng di Maluku menggunakan fondasi bangunan yang dibuat oleh Portugis dan mempercepat pembangunannya sebagai perlindungan. Sampai saat ini, Benteng Nassau masih berdiri kokoh, meski ketenaran dan kemegahannya masih kalah dengan Benteng Belgica.

  • Alamat : Nusantara, Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

8. Pulau Hatta

Pulau Hatta

* sumber: marischkaprudence.blogspot.com

Pulau Hatta, atau yang semula dinamakan Pulau Rozengain merupakan salah satu destinasi wisata menarik di Banda Neira. Pulau Hatta dapat dikatakan masih terpencil karena lalu lintas keluar masuk masih belum seramai pulau lainnya di Banda Neira.

Tak lengkap rasanya jika tidak menyelam di Pulau Hatta. Terdapat gugusan terumbu karang yang masih sangat terjaga kealamiannya. Pada sisi yang lain, terdapat sebuah palung yang sangat memesona dan menjadi ciri khas. Tak heran jika pecinta aktivitas diving sangat suka berada di Pulau Hatta.

  • Alamat : Pulau Hatta, Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

9. Pulau Nailaka

Pulau Nailaka

Pulau Nailaka merupakan salah satu gugusan Kepulauan Banda yang sangat menarik untuk dikunjungi. Pulau ini memiliki pantai yang panjang dan pasir putih mengelilingi area pulau. Pulau Nailaka merupakan pulau tak berpenghuni yang belum banyak dikunjungi wisatawan.

Waktu terbaik datang ke Pulau Nailaka adalah saat air laut sedang surut. Kamu bisa menjelajah pulau kecil ini dan menikmati jernihnya air laut yang tidak terkontaminasi oleh apapun. Pulau Nailaka sangat cocok dikunjungi untuk kamu yang tidak menyukai keramaian. Pulau ini memberikan kesunyian dan ketenangan yang membuatmu nyaman.

  • Alamat : Pulau Rhun, Banda, Kabupaten Maluku Tengah
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

Maluku memang selalu menarik untuk dikunjungi. Meski belum banyak wisatawan yang mengunjunginya, Banda Neira menjadi salah satu tempat yang recommended untuk dikunjungi. Siap mengeksplor Banda Neira?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram