10 Tempat Wisata di Bone yang Bikin Kamu Jatuh Cinta

Ditulis oleh Dhini Oktavianti

Tahukah kamu kalau Pulau Sulawesi memiliki banyak tempat wisata yang luar biasa indah? Mungkin kamu lebih familiar dengan Bunaken, Makassar, atau Manado bila berkunjung ke pulau satu ini. Padahal di pulau ini terdapat kota yang bernama Bone.

Bone adalah kota otonom yang tepatnya berada di Sulawesi Selatan. Kalau kamu ingin melebarkan sayap berkunjung ke kawasan Sulawesi, bisa memulainya dari Bone. Apa saja sih yang ada di Bone? Keluyuran akan memberikan 10 tempat wisata di Bone yang bikin kamu jatuh cinta pada kotanya dan keindahan yang menakjubkan.

1. Air Terjun Ladenring

Air Terjun Ladenring

* sumber: travelingyuk.com

Tempat pertama yang harus dijelajah saat berkunjung ke Bone adalah Air Terjun Ladenring. Air Terjun ini dinamakan Ladenring yang berarti dinding. Penamaan ini berasal dari bentuk air terjun yang lebar dan juga dialiri sungai. Air Terjun ini memiliki ketinggian setidaknya 7 meter dengan lebar 5 meter.

Uniknya, walau musim kemarau, air terjun ini tidak akan mengering, lho. Untuk bisa menikmati Air Terjun Ladenring ini kamu perlu trekking melalui perbukitan serta bibir sungai. Keindahannya tiada tara. Percaya, usahamu tak akan sia-sia.

  • Alamat: Desa Varugue, Kecamatan Lamuru, Bone
  • Jam operasional: 24 jam

2. Air Terjun Lamasua

Air Terjun Lamasua

* sumber: travelingyuk.com

Cari tantangan di Bone? Kamu perlu banget jelajah Air Terjun Lamasua. Lokasinya berada di Desa Bonto Masunggu. Model air terjunnya bertingkat dengan bagian atas yang bercabang. Untuk sampai ke titik air terjun, kamu perlu trekking setidaknya 30 menit, lho. Tapi, trekking ini sangat layak untuk dilakukan. Pasalnya, air terjun indah menunggu untuk disinggahi.

  • Alamat: Desa Bonto Masunggu, Bone
  • Jam operasional: 24 jam

3. Air Terjun Baruga

Air Terjun Baruga

* sumber: festivaljalanjalan.com

Selain Air Terjun Ladenring dan Air Terjun Lamasua, Bone juga memiliki Air Terjun Baruga yang tak kalah indah. Apalagi bila kamu mencari udara segar dengan visual yang membuat mata teduh. Di sekitar air terjun terdapat pepohonan. Kalau kamu membawa hammock bisa memasangnya dan santai sambil melihat pemandangan ciptaan Tuhan yang menakjubkan.

  • Alamat: Barugae, Lamuru, Bone
  • Jam operasional: 24 jam

4. Tanjung Palette

Tanjung Palette

* sumber: festivaljalanjalan.com

Sudah puas dengan air terjun, saatnya jelajah bagian yang berhadapan langsung dengan Teluk Bone. Namanya Tanjung Palette. Di sini kamu tak akan menemukan pasir putih tapi tumbuhan rindang di atas karang serta akar pohon yang menghiasi tebing. Ditambah dengan ombak yang memecah bukit karang. Eksotis!

Tak hanya itu, di Tanjung Palette kamu juga bisa melihat aktivitas nelayan yang sedang panen rumput laut. Kalau ingin menikmati tempat ini lebih lama bisa dengan menyewa penginapan di sini, lho. Pemandangan laut sampai Pelabuhan Bajoe bisa kamu nikmati dari matahari terbit sampai terbenam.

  • Alamat: Tanjung Palette, Bone
  • Jam operasional: Setiap hari, 08.00 – 18.00 WITA
  • Harga: Rp5.000 per orang

5. Pantai Tete

Pantai Tete

* sumber: www.pantainesia.com

Jika mencari pantai berpasir, kamu bisa datang ke Pantai Tete. Pantai dengan pasir putih ini menyimpan sejarah tentang angkatan bersenjata di Sulawesi Selatan. Ada yang unik pada Pantai Tete. Saat air laut surut, kamu bisa melihat kemunculan jalan setapak dengan lebar 3-5 meter dengan panjang 1 kilometer ke pulau tak berpenghuni.

Pulau tak berpenghuni ini dinamakan Pulau Bulu’ Betta’ oleh warga setempat. Tapi jika air laut pasang, kamu tetap bisa mengunjungi Pulau Bulu’ Betta’ menggunakan perahu kecil. Tak ingin ke pulau ini, kamu pun tetap bisa menikmati Pantai Tete dengan berenang atau sekedar bermain pasir.


Untuk bisa menikmati keindahan pantai ini, kamu perlu membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 untuk dua pengunjung dan satu motor. Bila membawa mobil, perlu membayar tiket sebesar Rp25.000, sudah termasuk dengan seluruh penumpang yang ada.

  • Alamat: Gulf of Boni, Tonra, Kabupaten Bone
  • Jam operasional: 24 jam
  • Harga: mulai dari Rp10.000 per kunjungan

6. Goa Mampu

Goa Mampu

Sijello To Mampu  adalah ungkapan yang terkenal bila kamu mengunjungi Goa Mampu. Ungkapan ini berkaitan dengan sejarah yang melatarbelakanginya. Warga setempat memercayai cerita turun temurun tersebut yang membuat Goa Mampu muncul. Mereka memercayai bahwa Goa Mampu ada karena kutukan.

Ceritanya terdapat putri raja yang terkenal karena memiliki kulit sangat putih. Ia sedang menenun tapi tak sengaja menjatuhkan alat tenun. Karena malas mengambil, ia berteriak dan berkata bahwa jika seorang laki-laki mengambil alat tenun akan dijadikan suami, sedangkan perempuan akan dijadikan saudara.

Malang, tak ada yang mendengarkan ucapan sang putri namun ada anjing jantan liar bernama Bolong Lasareweng yang mengambil alat tenun sang putri. Sang putri terkejut dan berkata mustahil bila harus menikahi seekor anjing. Ia mengingkari janji. Namun melihat bahwa anjing tersebut memiliki batu di dahi dan menanyakannya.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram