Inilah 10 Destinasi Wisata Menarik di Ende yang Memesona

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Februari 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ende merupakan kabupaten di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Flores. Kabupaten Ende berbatasan langsung dengan Kabupaten Ngada, Laut Flores, Laut Sawu, dan Kabupaten Sikka yang sering dikenal dengan nama Maumere. Ende menjadi kota yang bersejarah karena di sinilah tempat dimana Pancasila dilahirkan.

Di kota ini juga, Bung Karno pernah diasingkan selama 4 tahun lamanya. Tempat tinggal Bung Karno salama diasingkan, kini dijadikan sebagai museum yang bisa dikunjungi untuk wisata sejarah. Wisata di Ende, terkenal juga dengan keunikan danau yang memiliki tiga warna berbeda. Penasaran dengan kota ini? Yuk, simak informasi tentang 10 tempat wisata di Ende yang menarik untuk dikunjungi!

1. Danau Kelimutu

Danau Kelimutu

Danau Kelimutu merupakan destinasi wisata yang sangat terkenal di Kabupaten Ende. Danau ini terletak di puncak Gunung Kelimutu. Bukan seperti danau pada umumnya, Danau Kelimutu adalah danau vulkanik yang memiliki tiga warna unik dan dapat berubah-ubah seiring berjalannya waktu.

Akhirnya pada 26 Februari 1992, Danau Kelimutu dijadikan sebagai Kawasan Konservasi Alam. Letak Danau Kelimutu sekitar 60 km dari pusat kota Ende. Bisa ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan. Tempat ini dikenal dengan pesona matahari terbit. Jadi, disarankan untuk berangkat sebelum matahari terbit agar bisa menikmati indahnya sunrise di Danau Kelimutu.

  • Alamat : Detusoko Barat, Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 05.00 – 18.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp5.000/orang
  • Kontak : –

2. Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah Pengasingan Bung Karno

Ende menjadi salah satu kabupaten dimana Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, diasingkan. Bung Karno diasingkan di Ende selama 4 tahun. Tempat tinggal Bung Karno saat ini dijadikan sebagai museum. Terletak di pusat kota Ende, Rumah Pengasingan Bung Karno sangat mudah dijangkau.

Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende tampak sangat sederhana. Dinding yang terbuat dari batu bata, atap seng, dan tiang kayu. Rumah ini terdiri dari enam buah ruangan dan satu buah serambi. Di Rumah Pengasingan Bung Karno terdapat ruang koleksi yang bisa memberikanmu pengetahuan bersejarah tentang perjualan Bung Karno.

  • Alamat : Jl. Perwira, Kotaraja, Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 08.00 – 17.00 WITA
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : –

3. Pantai Batu Biru

Pantai Batu Biru

Ende memiliki pantai yang unik dan menarik. Tak seperti pantai pada umumnya, Pantai Batu Biru bukan dihiasi dengan pasir putih atau hitam saja, melainkan ada batu alami yang terhampar di tepi pantai. Batu-batu ini terdiri dari ukuran dan bentuk yang berbeda-beda.

Pantai Batu Biru kerap berubah warna menjadi warna hijau atau ungu. Namun jika dilihat, batu alami di pantai ini dominan berwarna biru. Tak perlu membayangkan sakitnya kaki saat menginjak batuan di sini. Batu alami di Pantai Batu Biru memiliki karakteristik yang halus dan tidak membuat telapak kaki sakit.

  • Alamat : Penggajawa, Nangapanda, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : –

4. Taman Renungan Bung Karno

Taman Renungan Bung Karno

* sumber: www.triptrus.com

Ende menjadi tempat lahir Pancasila. Taman Renungan Bung Karno merupakan tempat dimana Bung Karno mencari inspirasi, hingga mendapatkan butir-butir Pancasila yang sering dibacakan setiap pelaksanaan upacara kemerdekaan.

Di Taman Renungan Bung Karno, terdapat patung Bung Karno yang diibaratkan sedang duduk merenung di bawah pohon sukun. Patung tersebut menghadap langsung ke arah laut. Sampai saat ini, pohon sukun tersebut dinamakan Pohon Pancasila. Kawasan Taman Renungan Bung Karno kini aktif dijadikan sebagai kegiatan seni budaya oleh masyarakat Ende.

  • Alamat : Mautapaga, Ende Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : 0812-3771-8757

5. Air Terjun Murundao

Air Terjun Murundao

* sumber: dailyvoyagers.com

nde memiliki beberapa air terjun memesona. Salah satunya Air Terjun Murundao. Air terjun ini terletak 55 km dari pusat kota Ende, dan dapat ditempuh selama 90 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Air Terjun Murundao lokasinya tak jauh dari Danau Kelimutu, bisa kamu kunjungi setelah mendaki Gunung Kelimutu.

Air Terjun Murundao memiliki ketinggian 15 meter, dan terdapat kolam alami yang begitu jernih. Jika kamu suka dengan wisata air, dan ingin menikmati kesegaran Air Terjun Murundao, bisa berenang di kolam alami. Kedalaman kolam tersebut sekitar 1 – 2 meter. Cukup aman digunakan berenang.

  • Alamat : Moni, Koanara, Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Rp2.000
  • Kontak : –

6. Pantai Mbu’u

Pantai Mbu’u

* sumber: www.indonesiakaya.com

Tak jauh dari Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende, ada Pantai Mbu’u yang menjadi salah satu destinasi wisata menarik di Kota Pancasila ini. Pantai Mbu’u memiliki pasir putih, dan laut biru yang begitu jernih. Pantai ini selalu ramai dikunjungi masyarakat Ende yang berkegiatan penambangan batu dan pasir.

Pantai Mbu’u bisa dijadikan sebagai tempat untuk memancing, berenang, atau sekadar santai menikmati keindahan dari tepi pantai. Di pantai ini, kamu bisa melihat dengan leluasa pemandangan Gunung Iya dan Gunung Wongge yang merupakan salah satu tempat bersejarah bagi masyarakat Ende.

  • Alamat : Wolotopo, Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : –

7. Gunung Iya

Gunung Iya

* sumber: archalogi.blogspot.com

Selain Gunung Kelimutu, Ende memiliki tiga gunung yang menarik untuk diketahui. Di antaranya ada Gunung Iya, Gunung Wongge, dan Gunung Meja. Gunung Iya merupakan gunung berapi aktif di Kabupaten Ende yang memiliki ketinggian sekitar 627 meter di atas permukaan laut. meski ketinggiannya terbilang rendah, gunung yang satu ini tidak bisa dianggap remeh.

Pendakian Gunung Iya ditempuh dari ketinggian 0 meter di atas permukaan laut, jadi cukup berat dan menantang. Tak seperti gunung di Pulau Jawa, Gunung di Flores khususnya Gunung Iya masih jarang didaki. Jalur pendakiannya cukup tertutup dan terjal.

  • Alamat : Tanjung, Ende Selatan, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Rp5.000
  • Kontak : –

8. Pantai Ria

Pantai Ria

* sumber: www.indonesiakaya.com

Ingin menikmati pesona kota Ende sambil wisata kuliner? Kamu bisa kunjungi Pantai Ria yang letaknya tak jauh dari Pelabuhan Ende. Di Pantai Ria, terdapat banyak penjual makanan dan minuman dan berjajar di pinggir pantai.

  • Wisatawan biasanya mengunjungi Pantai Ria pada waktu sore hari menjelang sunset. Menikmati pesona matahari terbenam dari kota Ende sambil berwisata kuliner menjadi hal yang perlu dicoba sebelum meninggalkan Ende.
  •  Alamat : Jl. Bhakti, Kotaratu, Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 09.00 – 22.00 WITA
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : –

9. Museum Tenun Ikat

Museum Tenun Ikat

* sumber: cahyadiende.blogspot.com

Nusa Tenggara Timur dikenal dengan kerajinan tenun yang sudah banyak dikenal wisatawan. Setiap daerah memiliki kain tenun khasnya masing-masing. Kalau di Ende, kain tenun identik dengan warna gelap dan kecokelatan karena melalui proses pewarnaan alami. Motif kain tenun Ende menceritakan adat istiadat dan kepercayaan masyarakat.

Masyarakat di Ende terus berupaya untuk melestarikan kain tenun yang tak lepas dari budaya yang mereka miliki. Salah satu caranya dengan membangun Museum Tenun Ikat. Jika waktunya tepat, pengunjung bisa belajar menenun dengan pengrajin tenun dan belajar tentang sejarah tenun ikat Ende.

  • Alamat : Kotaraja, Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : –

10. Kampung Adat Saga

Kampung Adat Saga

* sumber: martindcflorasta.blogspot.com

Tak banyak orang tahu, Ende memiliki kampung adat yang unik dan menarik. Kampung Adat Saga namanya. Masyarakat di sini masih sangat memegang teguh tradisi dan budaya yang diturunkan secara turun-temurun. Seperti setiap bulan September, masyarakat melakukan ritual adat atas syukur pasca panen.

Kampung Adat Saga terletak di puncak bukit. Sehingga kontur tanahnya berbukit yang membuat tempat ini semakin unik. Kampung Adat Saga terdiri dari 22 rumah yang dibangun di atas tanah rata bertingkat, dan di pinggirnya disusun batuan sebagai penahan, hingga membentuk seperti rumah panggung.

  • Alamat : Saga, Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : –

Flores memang menarik untuk dikunjungi. Tak hanya Kepulauan Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, di sisi timur Pulau Flores juga menyimpan destinasi wisata yang menarik. Kalau liburan ke Flores, jadikan Ende sebagai salah satu tujuanmu, ya!

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *