Keluyuran / Wisata Jepang / 10 Tempat Wisata di Hokkaido yang Wajib Dikunjungi

10 Tempat Wisata di Hokkaido yang Wajib Dikunjungi

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 Juni 2019

Jepang merupakan Negara kepulauan yang memiliki pemandangan yang indah dengan ciri khas masing-masing di setiap tempatnya. Tak heran jika Jepang dikenal juga sebagai salah satu destinasi bagi para turis mancanegara.

Walaupun Hokkaido masih kalah popular dengan beberapa destinasi wisata di pulau utama Jepang seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka, namun tidak sedikit wisatawan yang senang mengunjungi pulau paling utara di Jepang ini.

Ya, Hokkaido atau sering disebut juga 「雪国」” yukiguni” atau Negara salju ini merupakan pulau paling utara dan terbesar di Jepang dengan daerah seluas 83.456,58km2 yang terdiri dari 22% total Negara Jepang. Pulau ini memiliki kekayaan alam yang menakjubkan dan juga merupakan surganya alam. Karena julukan yukiguni pula, di Hokkaido banyak kegiatan olahraga yang berhubungan dengan salju.

Mengapa Hokkaido disebut dengan surganya alam? Dikarenakan di sana terdapat pegunungan, dataran tinggi, sungai, danau, laut, langitnya yang biru hingga kuliner yang tak kalah dari pulau yang ada di Jepang dan berbagai acara tahunan menarik di sana yang sayang sekali jika Anda lewatkan.

Karena Hokkaido memiliki daya tarik yang berbeda dengan kota-kota ternama di Honshu tadi, tak ada salahnya jika Anda yang akan berjalan-jalan ke Jepang untuk menyempatkan diri datang ke Hokkaido. Nah, berikut adalah beberapa tempat wisata di Hokkaido yang bisa menjadi referensi Anda jika akan bepergian ke sana.

1. Taman Odori

Taman Odori

* sumber: www.x-trekkers.com

Taman Odori merupakan sebuah taman yang bertempat di pusat Kota Hokkaido. Di bagian tengah taman terdapat sebuah menara stasiun televisi, Sapporo TV Tower. Di taman ini sendiri ada sekitar 5.000 pohon dengan bunga yang berwarna-warni. Saat musim semi, Anda akan melihat bunga lilac yang bermekaran dengan sangat indah.

Kalau Anda datang di musim dingin, Taman Odori disulap menjadi tempat mengadakan festival musim dingin. Pengunjung akan disuguhkan dengan karya seni pahatan yang terbuat dari es. Pokoknya, Anda akan mendapatkan liburan yang tak terlupakan jika berkunjung ke Taman Odori di musim dingin.

2. Otaru Canal

Otaru Canal

* sumber: id.pinterest.com

Bendungan sepanjang 1.140 meter ini membentang di garis pantai asli dan tanah reklamasi lepas pantai. Wisatawan dapat berkunjung ke Otaru Canal di siang hari atau malam hari. Pada saat malam hari, lampu-lampu yang memberi penerangan di sepanjang bendungan akan menambah hangat suasana.

Waktu terbaik untuk berwisata di Otaru Canal adalah setiap bulan Februari. Di bulan ini akan diadakan festival saju, di mana akan begitu banyak lilin yang akan diapungkan di sepanjang bendungan. Anda akan merasakan suasana yang syahdu sekaligus romantis ketika melihat bendungan yang dipenuhi sinar temaram dari lilin.

3. Kebun Binatang Asahiyama

Kebun Binatang Asahiyama

* sumber: www.klook.com

Kapan lagi Anda bisa melihat binatang liar dari dekat dengan pengamanan yang aman? Di Kebun Binatang Asahiyama Anda diajak untuk berinteraksi lebih dekat dengan koleksi satwa di sana dengan keamanan yang tetap terjadi.

Sebagai contoh, ketika Anda ingin melihat beruang kutub atau serigala hitam dari dekat, kebun binatang ini memberikan fasilitas berupa kubah kaca yang sangat kuat. Kubah kaca inilah yang menjadi penghalang antara pengunjung dan koleksi satwa liar di sini.

Tak hanya menawarkan pengalaman melihat hewan secara lebih dekat, Kebun Binatang Asahiyama juga memiliki koleksi penguin dan juga kubah akuarium yang mengenalkan kehidupan alam bawah laut.

4. Shirogane Blue Pond

Shirogane Blue Pond

* sumber: commons.wikimedia.org

Pernah berwisata ke Kawah Putih yang ada di Jawa Barat. Jika pernah, Anda pasti langsung seperti dejavu ketika melihat gambar Shirogane Blue Pond. Objek wisata ini mirip dengan Kawah Putih, hanya saja air di sini benar-benar berwarna biru muda.

Bagaimana air di sini bisa berwarna biru? Menurut penjelasannya air tanah di sekitar tempat ini mengandung aluminium. Ketika bercampur dengan air sungai Biei-gawa, koloid yang berwarna biru akan terbentuk dan mempengaruhi warna air di sekitarnya.

Jika ingin menikmati pemandangan yang sangat menakjubkan di Shirogane Blue Pond, kami merekomendasikan untuk datang di musim salju. Pada musim salju, warna putih dari salju akan terlihat kontras dengan warna air yang berwarna biru sehingga menciptakan pemandangan yang menyegarkan mata.

5. Sapporo JR Tower

Sapporo JR Tower

* sumber: www.sapporo.travel

Bukan Jepang namanya jika tidak memberikan pilihan destinasi modern yang cocok bagi wisatawan metropolitan. Sapporo JW Tower misalnya. Ini merupakan gedung bertingkat 38 yang dijadikan gedung perkantoran, restoran, sampai dengan pusat perbelanjaan. Bahkan, gedung ini juga memiliki hotel berbintang sendiri.

Penasaran dengan bagian dalam Sapporo JR Tower secara keseluruhan? Mungkin Anda harus mencoba masuk ke dalamnya. Gedung ini bisa menjadi one stop entertainment bagi para wisatawan yang lelah untuk bepergian terlalu jauh dan ingin mencari hiburan di satu tempat saja.

6. Kanemori Red Brick Warehouse

Kanemori Red Brick Warehouse

* sumber: www.japanhoppers.com

Sekilas bangunan Kanemori Red Brick Warehouse ini nampak seperti gudang yang berjajar. Akan tetapi, kalau Anda mau menjelajahi tempat ini lebih dekat, ternyata tempat ini adalah sebuah pusat perbelanjaan dan restoran. Dengan kata lain, ini merupakan tempat yang entertaining dan anti-mainstream.

Lantas, ada apa sajakah di dalam bangunan-bangunan yang dindingnya memakai batu bata merah ini? Di sini, Anda dapat menjumpai restoran, café, sampai dengan toko-toko lainnya. Suasana di sekitar tempat wisata ini begitu asri dengan udaranya yang sejuk. Maklum saja, Kanemori Red Brick Warehouse memang berlokasi di dekat kawasan perbukitan.

7. Sapporo Beer Museum

Sapporo Beer Museum

* sumber: www.theshout.com.au

Sapporo, ibu kota Hokkaido, sangat terkenal dengan produksi birnya. Sampai-sampai kota ini memiliki museum bir sendiri, namanya Sapporo Beer Museum. Seperti yang sudah bisa Anda tebak, museum ini mengenalkan tentang sejarah dan proses pembuatan bir.

Bangunan museum mengusung arsitektur klasik yang menampilkan kesan “gudang bir”. Pengunjung yang datang diperkenankan mampir di restoran yang ada di dalamnya. Di restoran tersebut tentu saja Anda bisa menjumpai bir khas Sapporo. Bahkan, bir tersebut bersifat free flow alias boleh tambah sepuasnya.

8. Sapporo Clock Tower

Sapporo Clock Tower

* sumber: hokkaidoguide.com

Sapporo Clock Tower mungkin tidak semegah Big Ben di London. Menara jam ini hanya berada di bagian salah satu rumah berukuran sedang dengan dominasi eksterior berwarna putih tulang. Namun, yang membuat jam ini punya nilai sejarah yang tinggi adalah usianya yang sudah mencapai ratusan tahun.

Menara jam yang sudah berdiri sejak tahun 1881 ini masih berbunyi sampai saat ini. Maklum saja, pengelolanya selalu merawat dan mengganti komponen-komponen jam yang rusak sehingga Sapporo Clock Tower masih tetap berfungsi sampai dengan saat ini.

9. Menara TV Sapporo

Menara TV Sapporo

* sumber: www.thousandwonders.net

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, di Taman Odori terdapat salah satu menara stasiun televisi. Menara yang tingginya 147,2 meter ini memiliki dek observasi yang terletak di ketinggian 90,38 meter. Bagi Anda ingin naik sampai ke dek observasi untuk melihat pemandangan sekitar dari ketinggian, Anda harus membeli karcis masuk terlebih dahulu.

Walaupun Menara TV Sapporo tidak setinggi menara-menara lain yang ada di Jepang, tapi wisatawan tetap tertarik berkunjung kemari. Pasalnya, di lantai bawah menara ini terdapat toko dan restoran yang bisa dikunjungi secara umum.

10. Ōnuma Quasi

Ōnuma Quasi

* sumber: world-loves-hokkaido.com

Berada 20 kilometer di sebelah utara Hokadate, Ōnuma Quasi merupakan taman nasional dengan pemandangan yang luar biasa indah. Ketika menginjakkan kaki di sini, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan gunung berapi aktif, Gunung Oshima-Komagatake. Sementara di bagian barat gunung ada Danau Onuma dan Danau Konuma yang tak kalah menyejukkan mata.

Kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini antara lain adalah bersepeda, berkemah, berkuda, bermain kano, atau memancing di danau. Suasana tenang dan damai yang terasa di sekitar taman nasional ini membuat siapapun betah berlama-lama menghirup udara segar di sini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar