10 Tempat Wisata di Jakarta Pusat yang Menarik Dikunjungi

Ditulis oleh Riastri Herliana

Daerah Khusus Ibukota Jakarta merupakan kota metropolitan yang menjadi tempat mengadu nasib bagi perantau dari sebagian daerah di Indonesia. Jakarta Pusat khususnya dikenal sebagai kota administrasi yang menjadi pusat perkantoran di DKI Jakarta. Kota ini menjadi yang tersibuk pada hari kerja maupun akhir pekan.

Jakarta Pusat merupakan kota administrasi terkecil di DKI Jakarta, tetapi memiliki banyak hal menarik yang bisa dieksplor. Tidak hanya terdapat banyak perkantoran, Jakarta Pusat juga memiliki tempat wisata yang ramai dikunjungi pada akhir pekan.

Berikut ini ulasan 10 destinasi wisata menarik di Jakarta Pusat yang bisa dikunjungi ketika hari libur tiba.

1. Monumen Nasional

Monumen Nasional

Siapa yang tidak tahu Monumen Nasional? Monumen Nasional atau lebih dikenal dengan nama Tugu Monas adalah ikon dari Ibukota Jakarta. Monas merupakan monument peringatan yang didirikan untuk mengenang sejarah perjuangan masyarakat Indonesia untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Monumen Nasional dibangun pada 17 Agustus 1961 dan mulai dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975. Tugu Monas memiliki tinggi sekitar 132 meter dengan mahkota berbentuk lidah api yang dilapisi emas sebagai bentuk semangat perjuangan yang menyala bagaikan api. Monumen Nasional sampai saat ini selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung dari dalam dan luar Jakarta.

  • Alamat : Jl. Medan Merdeka Utara No.2, Gambir, Gambir, Kota Jakarta Pusat
  • Operasional : 08.00 – 22.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp5.000
  • Kontak : (021) 3456 813

2. Monumen Selamat Datang

Monumen Selamat Datang

Selain Monumen Nasional, ada juga Monumen Selamat Datang yang menjadi salah satu ikon Ibukota Jakarta. Monumen Selamat Datang terletak di tengah Bundaran Hotel Indonesia yang berupa patung sepasang manusia yang menggenggam bunga sambil melambaikan tangan. Monumen ini menghadap ke utara untuk menyambut pendatang dari arah Monumen Nasional.

Nama Monumen Selamat Datang mungkin terdengar asing karena masyarakat dari luar Jakarta lebih mengenal daerah ini dengan sebutan Bundaran HI. Nama tersebut disematkan karena bundaran ini terletak di dekat Hotel Indonesia. Bundaran ini menjadi persimpangan antara Jalan M.H. Thamrin, Jalan Kebon Kacang, Jalan Sutan Sjahrir, dan Jalan Imam Bonjol.

  • Alamat : Jl. Kebon Melati 1 No.5, Menteng, Menteng, Kota Jakarta Pusat
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

3. Taman Menteng

Taman Menteng

Menteng merupakan pusat pemerintahan yang ada di Jakarta Pusat. Di sini terdapat ruang hijau terbuka yang menjadi tempat rekreasi dan bersantai pada akhir pekan. Taman Menteng semula merupakan Stadion Menteng yang kemudian diubah menjadi taman publik dan dilengkapi dengan tanaman hijau di sekelilingnya.

Taman Menteng memiliki luas sekitar 30 hektar, dengan koleksi 30 spesies tanaman dari jenis yang berbeda. Taman ini dilengkapi juga dengan arena bermain untuk anak-anak, lapangan futsal, serta lapangan basket. Taman ini memiliki 44 sumur resapan yang membantu penyerapan air hujan sehingga meminimalisir banjir ketika musim hujan tiba.

  • Alamat : Jl. HOS. Cokroaminoto, Menteng, Menteng, Kota Jakarta Pusat
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

4. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal merupakan Masjid Nasional Republik Indonesia yang lokasinya tidak jauh dari Monumen Nasional dan Stasiun Gambir Jakarta. Masjid ini dibangun pada tahun 1951 yang dirancang oleh Frederich Silaban, arsitek yang juga merancang pembangunan Monumen Nasional.

Masjid Istiqlal dirancang dengan gaya arsitektur modern, dengan dinding dan lantai dilapisi marmer, serta dilengkapi ornament geometric. Bangunan utama Masjid Istiqlal terdapat kubah besar yang ditopang 12 tiang besar. Masjid Istiqlal mampu menampung lebih dari 200.000 jemaah. Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Istiqlal juga menjadi salah satu daya tarik wisata di Jakarta Pusat.


  • Alamat : Jl. Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat
  • Operasional : 24 jam
  • Kontak : (021) 3811 708

5. Gereja Katedral

Gereja Katedral

* sumber: dolandolen.com

Gereja Katedral merupakan salah satu gereja Katholik tertua di Jakarta yang diresmikan pada tahun 1901. Gereja yang megah ini dirancang oleh Pastor Antonius Dijkmans. Gedung Gereja Katedral yang saat ini berdiri kokoh bukan bangunan yang asli. Gereja Katedral yang asli diresmikan pada tahun 1810 dan  terbakar pada tahun 1826, kemudian tahun 1890 gereja tersebut roboh.

Letak Gereja Katedral berseberangan dengan Masjid Istiqlal. Dimana ketika berada di daerah ini, suasana damai sangat terasa dengan adanya dua tempat ibadah yang megah berdekatan. Gereja dengan gaya neo gothik dengan salib sepanjang 60 meter dan lebar 20 meter. Bagi umat Katholik, bisa menyempatkan diri untuk beribadah di Gereja Katedral ketika liburan di Jakarta.

  • Alamat : Jl. Katedral No.7B, Pasar Baru, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat
  • Operasional : 24 jam
  • Kontak : (021) 3519 186

6. Tugu Proklamasi

Tugu Proklamasi

Jakarta merupakan saksi pembacaan teks proklamasi kemerdekaan. Pembacaan proklamasi dilakukan di kediaman Ir. Soekarno, di Jalan Pegangsaan Timur No.56. Kini rumah tersebut sudah dihancurkan, kemudian dibangun Taman Proklamasi yang di dalamnya terdapat Tugu Proklamasi.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram