Keluyuran / Wisata Jepang / 10 Tempat Wisata Musim Dingin di Jepang yang Menyenangkan

10 Tempat Wisata Musim Dingin di Jepang yang Menyenangkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 Juni 2019

Jepang kini telah menjadi negara favorit untuk dikunjungi wisatawan Indonesia. Banyak alasan yang membuatnya untuk dikunjungi. Kamu pun pasti punya, kan?

Beberapa alasannya antara lain, keragaman budaya, keindahan alam, taman wisata buatan, dan musim dingin. Musim dingin? Ya, Jepang punya musim dingin yang otomatis membuatnya punya salju. Sementara di Indonesia, musim hanya ada dua.

Kamu ingin nggak berlibur musim dingin di sana? Kalau mau atau sudah ada rencana, sebaiknya kunjungi 10 wisata musim dingin ini di Jepang. Dari sekian banyaknya kegiatan, Keluyuran telah merangkumnya untuk kamu.

1. Sapporo Snow Festival

Sapporo Snow Festival

* sumber: www.insidejapantours.com

Satu tempat yang wajib kamu kunjungi saat musim dingin di Jepang adalah Sapporo. Kota kecil yang berada di Hokaido ini punya festival musim yang bernama Sapporo Snow Festival. Festival musim dingin ini yang berlangsung selama 7 hari penuh. Tak hanya itu, festival itu pun tidak terpusat di satu titik saja. Melainkan tersebar di beberapa titik.

Kegiatan tahunan ini merupakan yang terbesar di Jepang. Telah rutin diadakan sejak tahun 1950.

Satu yang paling terkenal adalah banyaknya patung dan benda-benda lain yang dibangun dari es. Ukurannya mulai dari yang terkecil hingga paling besar. Kamu bakalan dibuat takjub dengan detail mahakarya tersebut. Pahatan-pahatan itu kemudian dikompetisikan. Pembuatnya tidak hanya berasal dari Jepang, tapi berasal dari berbagai negara.

Titik terbaik untuk kamu agar puas dengan festival ini adalah Sapporo TV Tower yang terletak di timur taman Odori. Tempat ini akan dibuka mulai pukul 09.00 hingga pukul 22.00 waktu Jepang. Untuk masuknya, kamu akan dikenakan tiket masuk sebesar 720 yen per orang.

Selain pameran patung-patung tadi, kamu juga bisa menikmati sejumlah kuliner, kerajinan, dan lainnya yang dijajakan di sana. Untuk menikmatinya, biasanya festival ini diadakan pada dua minggu pertama bulan Februari.

2. Shirakawa-Go

Shirakawa-Go

* sumber: en.blog.kkday.com

Setelah festival musim dingin di Sapporo, kamu bisa berkunjung di Shirakawa Go. Ini adalah sebuah tempat yang berada di Desa Shirakawa. Tempatnya ada di pegunungan dan terletak di aliran lembah Shogawa. Tempat ini merupakan yang paling besar memiliki curah hujan salju di negara Sakura.

Kalau Sapporo punya pahatan-pahatan dari es, di sini kamu akan menikmati pemandangan desa yang menakjubkan. Rumah-rumah warga setempat yang masih berbentuk rumah tradisional atau disebut gassho-zukuri menjadi daya tarik utama. Katanya, rumah-rumah di sana ada yang telah bertahan selama lebih dari 100 tahun. Bahkan ada yang mengatakan ada rumah berusia 4 abad.

Gassho-zukuri sendiri mempunyai bentuk atap meruncing, dengan derajat kemiringan yang tinggi dan mempunyai ukuran besar. Kemiringan itu sengaja dibuat untuk menahan salju tebal sehingga tidak merusak atap. Biasanya, orang Jepang akan mengganti atap tersebut dalam jangka waktu 20 tahun.

Apabila berkunjung ke sana, ada beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan. Mulai dari menginap, berendam air panas di Onsen, dan berkeliling desa.

Saking unik dan dianggap sebagai kebudayaan, Shirakawa Go telah diakui UNESCO sehingga gassho-zukuri terus dipelihara dan dilestarikan.

3. Gala Yuzawa Snow Resort

Gala Yuzawa Snow Resort

* sumber: enjoyniigata.com

Gala Yuzawa Snow Resort adalah tempat yang sangat cocok untuk kamu yang ingin mencoba bermain ski. Yuzawa memiliki ketinggian sekitar 1,181 meter di atas permukaan laut. Meski tinggi, kamu tidak usah khawatir untuk mencapai puncaknya, di sana ada kereta gantung yang terhubung langsung dengan stasiun di bawah.

Untuk bermain ski, kamu akan dikenakan tarif kurang lebih sebesar 550 ribu untuk orang dewasa. Sementara anak-anak, harganya setengah dari itu. Biaya itu sudah termasuk biaya naik gondola menuju atas gunung.

Selain bermain ski dan snowboard, kamu bisa berendam di pemandian kolam air panas dan mengelilingi area gunung. Hanya saja, jangan sampai lebih dari jam 5 sore, ya. Yuzawa beroperasi mulai dari jam 8 pagi hingga 5 sore.

4. Niseko

Niseko

* sumber: www.niseko.ne.jp

Niseko terletak di Pulau Hokkaido. Tempat ini sering dikunjungi wisatawan saat musim dingin. Daya tariknya adalah bermain ski, berendam air panas, dan pemandangan alamnya yang begitu memesona. Apalgi di danau air panas Oyonuma.

Untuk bermain ski, kamu bisa pergi ke Niseko Gramd Hirafu Ski. Resort ini adalah yang terbesar di sana. Untuk tiket masuk terbilang mahal. Kamu harus membayar sebesar 4.700 yen atau kurang lebih 600 ribuan rupiah selama 8 jam. Itu pun belum termasuk peralatan ski dan tiket gondola.

5. Takaragawa Onsenkaku

Takaragawa Onsenkaku

* sumber: id.pinterest.com

Ketika musim dingin tiba, apalagi yang paling enak selain berendam air panas. Onsen atau tempat pemandian air panas di Jepang bisa ditemukan di berbagai tempat. Salah satunya adalah Takaragawa Onsenkaku. Bedanya dari tempat lain, di sini kamu akan berendam dengan air panas di ruang terbuka. Jadi, pemandangan di sekelilingmu adalah alam yang bersalju.

Selain itu, di Takaragawa Onsenkaku, kamu akan merasakan pengalaman luar biasa. Ketika pertama kali datang, kamu disuguhi welcome drink, kemudian disajikan sarapan dengan pilihan makanan Jepang asli atau western. Kamu juga bisa menginap di sana, ada kamar yang disediakan dengan desain tradisional Jepang lengkap dengan berbagai macam furniturnya.

Diantara itu semua, di sini kamu bisa memilih akan mengunakan onsen campur atau terpisah. Jadi bagi kamu yang berlibur bersama pasangan, bisa memilih yang campur.

6. Shiga Kogen

Shiga Kogen

* sumber: www.snowmonkeyresorts.com

Shiga Kogen Ski Resort adalah tempat bermain ski terbesar di Jepang, bahkan masuk dalam daftar dunia. Di sini ada 21 resort yang berada dalam satu lingkup yang luas. Saking luasnya, kamu membutuhkan waktu selama dua hari untuk mengelilingi Shiga Kogen. Tempat ini juga diapit dua gunung yang sangat cantik dengan ketinggian 2000 meter.

Harga tiket masuk ke Shiga Kogen sebesar 4800 yen atau sekitar 600 ribu rupiah, sudah termasuk seluruh kegiatan yang bisa dilakukan di sana. Jika kamu bosan dengan ski dan snowboard, hal yang bisa dilakukan lagi adalah memancing. Ada beberapa danau kecil yang bisa dijadikan tempat menghabiskan waktumu.

Setelah lelah bermain di sana dan malas untuk pulang, kamu bisa menginap. Ada banyak hotel, dengan fasilitas yang sangat lengkap.

7. Shiretoko, Hokaido

Shiretoko

* sumber: www.nippon.com

Kembali ke Pulau Hokkaido. Kamu bisa mengunjungi Shiretoko. Berlibur musim dingin di sana kamu bisa menikmati pesona alam sekitar. Salah satu spot favorit adalah Semenanjung Shiretoko. Di sini kamu akan menikmati pinggir pantai yang diselimuti es dan salju yang hanyut.

Selain itu, kamu juga bisa berlayar mengunakan kapal di atas laut tersebut. Setiap pelayaran akan memakan waktu selama satu jam.

8. Monster Gunung Zao

Monster Gunung Zao

* sumber: thetravelintern.com

Monster salju selalu digambarkan sebagai makhluk berbadan tinggi dan berbulu tebal. Monster itu tentu saja tidak nyata. Tapi di Jepang, tepatnya di Gunung Zao di Perfektur Yagama, ada monster salju yang diberi nama Juhyo.

Bisa membayangkan bagaimana monster tersebut? Ternyata, monster gunung itu hanyalah fenomena yang muncul akibat badai musim dingin yang ekstrem. Hal ini dikarenakan Pegunungan Zao merupakan salah satu daerah yang dilalui angina dingin dari dataran Siberia.

Badai salju yang terus menerus akan menyelimuti seluruh pohon di Pegunungan Zao. Ketika itu terjadi, pohon-pohon di sana dipenuhi salju dan membentuk layaknya monster.

9. Festival Kamakura

Festival Kamakura

* sumber: jw-webmagazine.com

Festival Kamakura menjadi festival musim dingin paling terkenal di Prefektur Akita. Biasanya dilaksanakan di puncak musim dingin atau di pertengahan bulan Februari. Di sini, kamu bisa melihat rumah-rumah salju khas suku Eskimo. Dalam bahasa Jepang, rumah itu disebut Kamakura.

Kamakura dibangun di area Kamakurakan Hall, Sekolah Dasar Minami, dan juga di halaman Kastil Yokote. Festival dlaksanakan sekitar pukul 6 sore hingga 9 malam waktu Jepang.

Ukuran Kamakura berbeda-beda. Ada yang besar sehingga bisa dimasuki orang dewasa, tapi ada juga yang mini. Rumah ukuran kecil biasanya hanya dijadikan hiasan saja berupa iluminasi lampu. Beberapa anak kecil di sana akan mengajak turis untuk masuk ke rumah yang dianggap miliknya. Setelah itu, mereka juga akan memberikan amazake dan kue mochi yang dipanggang.

Selain sebagai daya tarik wisata, Festival Kamakura juga digunakan orang-orang Jepang untuk berdoa mengharapkan panen yang berlimpah, kesehatan keluarga, kelancaran usaha, dan berhasil di sekolahnya.

10. Taman Monyet Gunung Jigokudani

Taman Monyet Gunung Jigokudani

* sumber: www.neverendingfootsteps.com

Taman Monyet ini sudah terkenal dan tidak asing lagi di telinga para wisatawan. Bahkan untuk wisatawan Indonesia. Tempatnya terletak di pedalaman pegunungan Yamanouchi, Nagano. Hal yang membuat unik tempat ini adalah banyaknya monyet-monyet yang berendam di kolam pemandian air panas. Ini mungkin satu-satunya tempat yang seperti itu di dunia.

Untuk datang ke sana, kamu harus berjalan kaki melalui tanjakan curam sepanjang 2 kilometer. Hal ini bukan karena tidak adanya kendaraan, tetapi biasanya salju yang tebal menutupi akses jalan. Setelah di sana, kamu tidak usah khawatir dengan monyet-monyet yang ada. Sebab, mereka sudah jinak dan akrab dengan manusia.

Bagaimana? Sudah tertarik untuk berlibur musim dingin di Jepang? Jika kamu berkunjung ke Jepang saat spring, cek artikel tempat wisata musim semi di Jepang ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar