Keluyuran / Wisata Jepang / 6 Tempat Liburan Musim Semi yang Memukau di Jepang

6 Tempat Liburan Musim Semi yang Memukau di Jepang

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 April 2019

Musim semi akan segera tiba, itu pertanda bunga sakura akan segera bermekaran. Jika Anda menyukai bunga sakura selama musim semi, maka tujuan liburan musim semi Anda pasti Jepang. Negara ini terkenal dengan hanami-nya atau festival bunga sakura yang diadakan selama musim semi.

Jepang memiliki begitu banyak tempat bagus untuk menikmati kecantikan bunga sakura yang bermekaran. Penduduk lokal maupun wisatawan asing menyambut musim semi untuk merasakan hanami atau melihat bunga sakura. Bahkan ada festival berusia berabad-abad untuk merayakan bermekarannya bunga sakura.

Jika Anda kesulitan menentukan ke mana harus pergi untuk menikmati musim semi yang terbaik di Jepang, berikut adalah beberapa tempat yang Keluyuran rekomendasikan untuk Anda kunjungi.

1. Shinjuku Gyoen, Tokyo

Shinjuku Gyoen

* sumber: travel.gaijinpot.com

Shinjuku Gyoen adalah taman terbesar di Tokyo. Taman ini adalah tempat terbaik untuk melihat bunga sakura selama musim semi di kota ini. Shinjuku Gyoen dibangun di area rumah pribadi milik Lord Naito, “daimyo” (orang dengan pengaruh besar di suatu wilayah) di era Edo. Taman ini selesai dibangun pada tahun 1906 sebagai taman kekaisaran.

Setelah Perang Dunia Kedua Taman Shinjuku ditunjuk kembali sebagai taman nasional dan dibuka untuk umum. Di dalam taman ini terdapat tiga jenis taman untuk dinikmati, yaitu taman lanskap Jepang, taman Prancis, dan taman lanskap Inggris. Daerah ini memiliki bunga yang mekar awal dan akhir musim yang berarti Anda dapat menyaksikan keindahan bunga-bunga  sepanjang musim semi.

Walaupun terletak di kota yang cukup sibuk, di pusat kota Tokyo, biasanya berada di taman ini memberikan pengalaman yang damai dan tenang. Pengunjung disarankan untuk tiba di taman lebih awal untuk menghindari keramaian dan ingat untuk tidak pernah memetik bunga sakura dari pohon karena itu dianggap melanggar aturan dan sangat tidak sopan.

Shinjuku Gyeon terletak di 11 Naito-cho, Shinjuku-ku, Tokyo. Untuk sampai ke tempat ini pengunjung  berjalan kaki sekitar 10 menit dari stasiun Shinjuku (JR Line) atau 5 menit dari stasiun Shinjuku gyoen mae (Tokyo Metro Marunouchi Line)

2. Koinobori no Sato Matsuri, Gunma

Koinobori no Sato Matsuri

* sumber: allabout-japan.com

Ini adalah sebuah festival pengibaran bendera ikan koi. Koinobori berarti bendera berbentuk ikan koi dalam bahasa Jepang dan melambangkan perayaan Hari Anak-anak. Pada festival ini koinobori dikibarkan di atas sungai. Pada malam hari saat bunga sakura menerangi pemandangan, koinobori terlihat seperti berenang di air yang bertujuan untuk mencapai bunga sakura.

Festival ini dirayakan di beberapa tempat, tetapi  yang paling terkenal ada di Kazo di Prefektur Saitama, Tsuetate Onsen, Oguni di Prefektur Kumamoto, Kanazawa, Prefektur Ishikawa, Ino, Distrik Takaoka di Prefektur Kōchi, Distrik Agawa di Prefektur Kōchi, Shimanto, Suzu di Prefektur Ishikawa,  juga Tatebayashi di Prefektur Gunma.

Namun, dari semua tempat itu yag paling terbesar adalah di Tatebayashi di Prefektur Gunma. Tercatat jumlah koinobori yang dikibarkan di Tatebayashi sebagai yang terbanyak di dunia. Festival ini pernah tercatat dalam Guinness World of Records karena mengibarkan sekitar 5.283 koinobori pada festival tahun 2005.

Festival koinobori di Gunma diadakan di Kota Tatebayashi, Prefektur Gunma. Untuk sampai ke kota ini pengunjung bisa berjalan kaki sekitar 20 menit dari Stasiun Tatebayashi atau sekitar 9 menit dari Stasiun Tatebayashi dengan bus.

3. Mother Farm, Futtsu-shi, Chiba

Mother Farm

* sumber: zekkeijapan.com

Selain sakura, musim stroberi adalah ikon lain yang identik dengan musim semi di Jepang. Jangan lewatkan untuk menikmati musim semi Jepang sambil memetik stroberi sendiri dan memakannya. Stroberi yang dipetik berada dalam kondisi pertama datang pertama dilayani dan dijual berdasarkan berat.

Sudah lazim bagi orang Jepang untuk saling memberi hadiah buah-buahan selama acara-acara atau ketika pulang dari perjalanan. Jadi, Anda bisa membawa stroberi dari Mother farm untuk hadiah bagi teman atau kenalan Anda.

Daerah pertanian di Mother farm yang letaknya di atas bukit ini memiliki luas 2,5 meter persegi. Jadi bersiaplah untuk berjalan sepanjang hari  di area perkebunan ini. Kebun itu tidak hanya memiliki buah dan sayuran tetapi juga hewan peliharaan. Selama musim semi, selain bunga sakura, bunga-bunga rape atau bunga canola juga mekar, menghiasi dataran tinggi di Mother Farm.

Selain menikmati bunga-bunga yang bermekaran dan memetik buah-buahan, para  pengunjung juga dapat memelihara binatang dan menikmati kegiatan yang berhubungan dengan binatang lainnya, seperti parade bebek, memerah susu sapi dan balapan babi.

Mother farm berada di kota Chiba, tepatnya  940-3, Tagura, Futtsu-shi, Chiba, 299-1731. Ada bus gratis dari stasiun Kimitsu di JR Uchibo Line untuk sampai ke perkebunan ini tetapi harus reservasi terlebih dahulu.

4. Kota Tua Takayama, Takayama, Gifu

Kota Tua Takayama

* sumber: ohmatsuri.com

Tak hanya Swiss yang terkenal dengan Pegunungan Alpen-nya, di Jepang juga ada Alpen-nya Jepang yang merupakan permata tersembunyi, yaitu kota tua Takayama. Saat musim semi tiba, kota Takayama menjadi sibuk. Musim semi di Takayama menyerukan akan tradisi kuno dari Festival Musim Semi Takayama, yang baru-baru ini diakreditasi sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Festival ini adalah salah satu festival Jepang yang paling indah dan sangat terkenal dan sudah ada sejak 1652. Pengunjung dapat menyaksikan kota yang dihiasi dengan bunga sakura dalam berbagai warna pink. Namun inti dari festival ini terletak pada festival float (perahu), tandu Shinto, dan drama marionette yang diarak di kota.

Kendaraan hias yang berupa perahu ini dirancang dengan sangat detail.  Adapun boneka marionettes memperlihatkan keahlian terampil dari orang-orang Takayama lewat kerja mekanis yang luar biasa tersebut. Festival-festival ini akan lebih baik dinikmati di malam hari saat prosesi dihiasi dengan 100 lentera kertas, yang menghasilkan pemandangan patung yang luar biasa.

Kota tua Takayama terletak di Gifu, Takayama, Shiroyama 156. Untuk sampai di sini Pertama, pengunjung harus menuju ke Stasiun Nagoya dari Stasiun Tokyo melalui Tokaido / Sanyo shinkansen. Setelah sampai di Stasiun Nagoya, naik kereta JR Limited Express Wide View Hida-Toyama dan turun di Stasiun Takayama. Diperlukan sekitar empat jam dan 20 menit untuk sampai ke kota ini.

5. Kenrokuen, Kanazawa

Kenrokuen

* sumber: www.pref.ishikawa.jp

Kenroku-en adalah taman kastil abad ke-17 yang berada di Kanazawa di pantai barat Jepang. Taman ini dianggap sebagai harta nasional yang hidup berkat pohon pinus hitam kuno yang memikat dan empat puluh lebih jenis bunga sakura. Kenrokuen di Kanazawa dikategorikan sebagai salah satu “tiga taman lanskap paling indah” di Jepang bersama dengan Kairakuen Mito dan Korakuen Okayama.

Taman ini dibuka untuk umum pada tahun 1871, Kenrokuen menampilkan berbagai pohon berbunga yang menjadikan taman memiliki tampilan yang berbeda. Secara harfiah nama Kenrokuen berarti “Taman Enam Keagungan”. Hal ini mengacu pada keluasan tempat, pengasingan, artifisialitas, keunikan, air berlimpah dan pandangan luas.

Menurut teori lanskap Cina, enam atribut tersebut adalah atribut penting untuk membentuk taman yang sempurna. Berjalan-jalan di sekitar Kenrokuen akan membantu memahami teori lanskap ini karena lahannya dipenuhi dengan fitur air, jembatan, kedai teh, pohon, bunga, batu, sudut pandang, dan sudut tersembunyi untuk dijelajahi.

Di musim semi, para pengunjung Kenrokuen dapat menikmati keindahan bunga dan pohon, seperti bunga plum dan sakura.

Kenrokuen terletak di 1 Kenrokumachi, Kanazawa, Ishikawa 920-0936. Pengunjung bisa naik bus di terminal No.3 di Gerbang Timur atau bus di terminal No. 5 di halte bus Gerbang Barat di depan stasiun Kanazawa. Selanjutnya turun di Taman Kenrokuen, Halte bus Taman Kastil Kanazawa dan berjalan sekitar 2 menit menuju taman.

6. Taman Tulip Kamiyubetsu, Yubetsu, Hokkaido

Taman Tulip Kamiyubetsu

* sumber: www.kyuhoshi.com

Ketika mendengar kata tulip, yang terbayang adalah ladang-ladang di Belanda dengan deretan tulip berwarna-warni yang tiada akhir. Tetapi ternyata Anda tak harus melakukan perjalanan jauh untuk melihat bunga tulip. Di Asia pun terdapat ladang bunga tulip. Ketika seluruh Jepang diramaikan dengan mekarnya bunga sakura,  di Kamiyubetsu bunga tulip lah yang menjadi perhatian.

Lebih dari 120 jenis tulip hadir di Taman Tulip Kamiyubetsu pada acara pameran tulip tahunan di musim semi. Di tempat ini sejauh mata memandang Anda akan melihat ribuan tulip menutupi bidang taman. Ada tur singkat di bus listrik terbuka di sekitar lapangan besar jika Anda kesulitan menjelajahi taman.

Tak hanya mengambil foto atau mengagumi ladang pelangi, para pengunjung juga dapat memetik bunga tulip sendiri dengan biaya murah, menikmati pertunjukan organ, dan juga berpakaian seperti orang Belanda.  Harap diingat bahwa bunga tulip mekar penuh pada pertengahan Mei.

Taman Tulip Kamiyubetsu berada di Tondenshigaichi, Monbetsu-gun, Yubetsu-cho 099-6501, Hokkaido.  Untuk tiba di taman ini pengunjung bisa mengambil rute JR Hokkaido: Bandara New Chitose – Sapporo – Asahikawa – Abashiri / Wakkanai. Ambil rute ini dan turun di Stasiun JR Engaru dan dilanjutkan dengan naik taksi atau menyewa mobil untuk mencapai taman tulip Kamiyubetsu.

Itulah daftar tempat yang direkomendasikan untuk dikunjungi jika Anda akan berlibur ke Jepang musim semi ini. Kira-kira, tempat mana yang paling menarik perhatian Anda?

Ingin tahu mengapa Jepang selalu dinilai sebagai negara yang unik? Baca artikel hal-hal yang membuat Jepang menjadi negara yang unik ini, ya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar