10 Tempat Wisata di Morowali yang Menarik untuk Dikunjungi

Morowali mungkin lebih dikenal sebagai kawasan industri, terutama sebagai kawasan penghasil nikel. Tetapi selain sebagai kawasan industri, Morowali memiliki keindahan alam yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata terkenal dari Sulawesi Tengah.

Morowali sendiri merupakan sebuah daerah pemekaran dari Kabupaten Poso dengan potensi alam yang luar biasa. Wisata yang dominan di daerah Morowali rata-rata berkenaan dengan wisata air.

Wisata air yang terdapat di daerah Morowali terdiri dari air terjun, pantai, dan gugusan pulau dengan keindahan bawah lautnya.

Berikut ini adalah beberapa tempat wisata di Morowali yang layak untuk disinggahi pada saat liburan telah tiba.

Baca juga: 9 Destinasi Wisata Menarik di Palu dan Sekitarnya

1. Kepulauan Sombori

  • Alamat: Ds. Mbokita, Kec. Bungku, Kab Morowali, Sulawesi tengah
  • HTM: Rp10.000

Kepulauan Sombori merupakan sebuah keindahan alam yang terletak di Sulawesi Tengah. Sebuah destinasi wisata yang jelas tidak boleh dilewatkan. Kepulauan ini sangat indah dari gunung, bukit, pantai, hingga kehidupan bawah lautnya.

Sekilas kepulauan ini seperti Raja Ampat dengan keindahannya yang  luar biasa. Lanskap dari kepulauan ini akan membuat siapa pun terpukau.

Pantainya begitu jernih dengan air lautnya yang berwarna pirus. Tebing karst yang menjadi gugusan pulaunya membuat pulau ini terlihat eksotis.

Saat pengunjung ingin melihat keindahan ini, mereka harus menempuh perjalanan dari bandara Maleo menuju Kota Bungku. Perjalanan selanjutnya adalah menumpang kapal selama dua jam menuju Pulau Sombori.

2. Pulau Dua Laut

  • Alamat: Kec. Bungku Selatan, Kab. Morowal, Sulawesi Tengah

Kepulauan yang satu ini letaknya ada di Kecamatan Bungku Selatan, Sulawesi Tengah. Pesona yang dihadirkan oleh pulau ini tentu saja pantainya dan juga keindahan bawah lautnya.

Pulaunya dikelilingi oleh pantai berpasir lembut. Air lautnya jernih dihiasi dengan jajaran terumbu karang yang ditumbuhi tanaman laut yang subur.

Peralatan snorkeling dan diving menjadi barang wajib jika mengunjungi pulau ini kalau tidak  ingin melewatkan keindahan bawah lautnya. Ikan warna-warni mendiami terumbu karangnya.

Semua keindahan ini tercipta karena tempatnya masih bersih dan terawat dengan baik. Pulau Dua Laut dapat ditempuh oleh pengunjung dari Kepulauan Sombori dengan kapal. Waktu tempuhnya hanya 25 menit.

3. Air Terjun Veranomata

  • Alamat: Ds. Betebete, Kec, Bahodopi. KaB Morowali, Sulawesi Tengah
  • HTM: Rp5.000

Air Terjun Veranomata merupakan keindahan alam yang berada di Desa Ipi. Air terjun ini dapat dijadikan pilihan saat singgah di Kabupaten Morowali. Tempatnya belum terlalu banyak dikenal orang.

Air terjun yang cantik ini memerlukan waktu tempuh yang cukup lama. Tetapi perjalanannya dapat kamu tempuh dengan sepeda motor atau juga mobil agar perjalanannya tidak terlalu lama.

Sampai di air terjun, telingamu akan dimanjakan dengan suara derasnya air terjun yang meluncur dari ketinggian.  Air terjun Veranomata memiliki ketinggian  yang beragam dari 2 hingga 20 meter.

Pada saat cuaca cerah, pengunjung akan melihat kolam di bawah air terjun terlihat jernih. Setelah mengunjungi air terjun ini, sampah harus dibawa kembali agar kealamian air terjunnya tetap terawat.

4. Gua Allo

  • Alamat: Ds. Mbokita, Kec. Bungku, Kab Morowali, Sulawesi tengah
  • HTM: Rp10.000

Kepulauan Sombori selain memiliki keindahan alam berupa gugusan pulau-pulau dan air lautnya yang berwarna pirus, pulau ini juga memiliki keindahan tersembunyi yaitu Gua Allo. Gua Allo termasuk dalam jenis gua stalaktit.

Banyak yang mengatakan jika pemandangan gua ini mirip dengan Phi Phi Island di Thailand karena memiliki kontur alam yang mirip.

Pengunjung dapat masuk ke dalam gua ini melalui sebuah celah yang terdapat di dinding tebing. Saat telah berhasil memasuki gua, pengunjung akan disambut oleh pemandangan sebuah kolam yang jernih berwarna toska yang masih alami.

Kejernihan air kolamnya akan membuat siapa pun dapat melihat dasar kolamnya yang berpasir putih dengan biota lautnya berupa teripang hitam. Keindahan langit-langit guanya pun akan terasa saat kamu berendam sambil memandang langit-langit guanya.

Pada dinding gua kamu akan menemukan lumut berwarna hijau yang menghiasinya yang memperlihatkan kealamian gua tersebut. Saat menyusuri gua lebih dalam, kamu akan temukan sebuah  kolam berair payau  yang indah.

5. Baho Pombine

Baho PombineSumber: kumparan.com
  • Alamat: Ds. Kolono, Kec. Bungku Timur, Kab. Morowali, Sulawesi Tengah
  • HTM: Rp5.000

Baho Pombine merupakan destinasi wisata alam yang berupa air payau yang dikeliling keindahan alam berupa tanaman bakau, pohon sagu, dan lanskap Gunung Mateantina.

Mata pengunjung akan dimanjakan dengan indahnya pemandangan hijau di sekeliling air payaunya. Lokasi wisata air payau ini dihiasi dengan sebuah jembatan yang terlihat manis sebagai tempat berswafoto.

Jembatan yang membentang tersebut menjadi spot favorit untuk diambil gambarnya dengan latar hijau yang menghiasinya.

Alam hijau nan asri terlihat cantik saat tercermin di air payaunya. Tempatnya cocok untuk sekedar merenung dan menenangkan diri juga rehat sejenak dari setiap rutinitas keseharian.

6. Desa Wisata Sakita

  • Alamat: Ds. Sakita, Kec. Bungku Tengah, Kab. Morowali, Sulawesi Tengah

Desa Wisata Sakita merupakan desa yang berada di Kabupaten Morowali dengan keindahan alam yang belum banyak dikenal secara luas.

Desa Sakita memiliki potensi alam yang besar terutama wisata air. Destinasi wisata ini memiliki pesona air terjun yang cukup banyak dan masih alami juga indah, tapi masih perlu ditata.

Selain potensi wisata air terjun, Desa Sakita memiliki potensi lainnya berupa alam hutan dan juga pegunungan yang masih alami yang menjadikan Desa Sakita mempunyai udara yang sejuk.

Lalu ada potensi wisata sejarah yang belum tergali dari reruntuhan Benteng Fafolobani, yang letaknya berada di dalam hutan.

7. Cagar Alam Morowali

  • Alamat: Kec. Soyo, Kec. Jaya, Kec. Bungku Utara, Kab. Morowali Utara, Sulawesi Tengah

Kawasan hutan Morowali pertama kali dinyatakan sebagai hutan suaka pada tahun 1977. Luas dari cagar alam ini sekitar 209.400 Ha menurut Surat keputusan Menteri Kehutanan tahun 1999.

Komposisi hutan  Cagar Alam Morowali berupa hutan mangrove, hutan rawa, hutan alluvial, hutan perbukitan dan pegunungan, hutan lumut, serta hutan sekunder.

Cagar alam Morowali memiliki beberapa satwa yang merupakan satwa endemik dari Sulawesi. Misalnya dari 156 spesies burung, 49 spesies di antaranya merupakan spesies endemik dari sulawesi.

Beberapa dari satwa yang ada juga termasuk satwa yang dilindungi dan termasuk binatang yang hampir punah, seperti contohnya adalah babi rusa yang kerap mengalami perburuan.

Cagar Alam Morowali yang menjadi rumah dari flora dan fauna endemik Sulawesi menyimpan potensi destinasi wisata dengan keindahannya.

Cagar alam ini juga menjadi tempat hidupnya Suku Wana. Pemandangan gunung dengan hutannya serta segarnya air danau dapat kamu nikmati saat berkunjung kemari.

8. Puncak Fafo Baho

  • Alamat: Kel.Lamberea, Kec. Bungku Tengah, Kab. Morowali, Sulawesi Tengah

Puncak Fafo Baho lokasinya berada di Lamberea. Di tempat ini pengunjung dapat melihat keindahan dari Kota Bungku dan juga laut Banda dari ketinggian.

Puncak Fafo Baho sendiri memiliki ketinggian sekitar 200 mdpl. Pada ketinggian ini para pengunjung dapat merasakan segar dan sejuknya udara dari Kota Bungku. Puncaknya menyajikan beragam spot untuk berswafoto.

Ada beragam tema yang dihadirkan pada spot foto di Puncak Fafo Baho ini, dari yang bertemakan alam, atau juga binatang. Tempat ini juga menjadi spot yang sering direkomendasikan untuk melihat sunrise.

Perjalanan menuju Puncak Fafo Baho harus ditempuh dengan mendaki. Pengunjung dapat menempuhnya dengan sepeda motor atau dengan menggunakan mobil.

9. Puncak Mateantina

Puncak Mateantina
  • Alamat: Ds. Kolono, Kec. Bungku Timur, Kab. Morowali, Sulawesi Tengah

Gunung Matenatina merupakan sebuah gunung yang memiliki cerita rakyat yang telah dikenal dari generasi ke generasi.

Legenda dari gunung ini adalah sebuah kisah tentang sayembara untuk mendapatkan seorang putri raja yang berada di puncak gunung. Sayangnya semua pemuda yang mengikuti sayembara ini berakhir dengan kematian.

Walupun kisahnya berakhir tragis, puncak gunung ini terlihat indah serta unik karena puncaknya di tumbuhi oleh ilalang dan hanya beberapa pohon saja yang tumbuh.

Di Puncak gunung ini pengunjung akan dapat melihat hamparan dari kota serta luasnya lautan yang memanjakan mata.

10. Air Terjun Bahoumumpa

Air Terjun Bahoumumpa
  • Alamat: Desa Betebete, Kec. Bahodopi, Kab. Morowali, Sulawesi Tengah

Air terjun Bahoumumpa merupakan sebuah destinasi wisata lokal yang berada di Desa Betebete. Air terjun yang masih alami ini, airnya turun langsung menuju ke laut.

Pemandangan di sekitar air terjun pun terlihat mengagumkan dengan masih rimbunnya pepohonan hijau yang seolah belum terjamah tangan manusia.

Air terjun ini mungkin belum terlalu dikenal banyak orang. Tempatnya dapat ditempuh oleh pengunjung dengan menggunakan sepeda motor atau dengan menggunakan mobil. Waktu tempuhnya sekitar 1,5 jam dari kota Bungku menuju ke Desa Betebete.

Itulah beberapa tempat wisata di Morowali. Sesungguhnya Morowali memiliki banyak sekali wisata alam yang masih belum dikenal banyak orang.

Wisata alam yang didominasi wisata air belum banyak dikunjungi wisatawan walaupun sebenarnya tempat itu tak kalah indah dari tempat-tempat wisata di Sulawesi yang telah terkenal terlebih dulu.

Wisata air terjun serta wisata lainnya yang masih berkenaan dengan air seperti Sombori atau Baho Pombine merupakan potensi wisata dari daerah Morowali.

Beberapa tempat wisata masih membutuhkan promosi yang lebih agar dapat dikenal dan dikunjungi oleh wisatawan. Menurutmu tempat manakah di Morowali yang asyik untuk dikunjungi saat liburan ini?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram