10 Tempat Ziarah Umat Islam di Spanyol yang Populer

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 5 Oktober 2021

Walaupun saat ini mayoritas penduduk Spanyol memeluk agama Kristen Katolik, tetapi pemerintahan Islam juga pernah berkuasa di Spanyol. Peninggalan dari masa pemerintahan Islam masih dapat terlihat pada sebagian bangunannya. Peninggalan sejarahnya yang kaya akan nilai seni dari bangsa Moor yang bertahan selama 700 tahun mereka berkuasa .

Ada banyak bangunan yang mencerminkan keindahan bangunan dari masa periode Islam walaupun dari bangunan tersebut telah beralih fungsi menjadi katedral. Sebagian dari ornamen Islam masih bisa terasa. Berikut ini adalah beberapa tempat ziarah di Spanyol yang dapat kamu datangi yang masih memperlihatkan kecantikan dari ornamen-ornamennya yang bercorak Islam.

Baca juga: 7 Wisata Religi di Dunia yang Menarik untuk Dikunjungi

1. Masjid Cordoba

Masjid Cordoba
  • Alamat: Calle Cardenal Herrero, Córdoba, Spanyol
  • Jam Buka:  Senin-Sabtu: pagi 08.30 – 11.30, siang 15.00 – 19.00
  • HTM: Masjid-Katedral €10, Menara lonceng €2, Malam hari €18
  • Telpon: +34 957 47 05 12

Masjid Cordoba merupakan peninggalan penting sejarah Islam yang berada di dunia barat. Pada saat ini masjid ini berfungsi sebagai sebuah Katedral Diocese of Cordoba. Namun kamu masih bisa melihat sisa-sisa peninggalan Islam pada arsitektur bangunannya seperti lengkungan-lengkungan seperti tapal kuda dengan banyak pilarnya. Lengkungannya ini diadaptasi dari Masjid Agung Damaskus.

Masjid Cordoba dibangun atas prakarsa dari Abd-Rahman I dan mengalami perluasan yang dilakukan oleh penerus-penerusnya. Seperti Badr Rahman III menambahkan bangunan menara, sedangkan anaknya yaitu Al-Hakam II, ia menambahkan mihrab dengan dekorasinya yang indah. Bangunan masjidnya memiliki arsitektur bergaya Moor dan pada tahun 1236 diubah menjadi katedral.

2. Al-Hambra

Al-Hambra
  • Alamat: C. Real de la Alhambra,  Granada, Spanyol
  • Jam Buka: Senin-Sabtu, pagi 08.30 – 11.30, siang 15.00 – 19.00
  • HTM: Mesjid-Katedral €10
  • Telepon: +34 957 47 05 12

Al-Hamabra merupakan sebuah kompleks istana. Sebutan Al-Hambara berasal dari dinding kastilnya yang berwarna kemerahan. Letak Al-Hambra sendiri berada di kota Granada, Andalusia Spanyol, tepatnya berada di atas sebuah bukit Sabika di sebelah kiri Sungai Darro. Letaknya yang berada di atas bukti menjadikannya strategis untuk melihat seluruh kota dari ketinggian.

Kompleks istana ini dikelilingi oleh benteng yang bentuknya tidak beraturan. Diperkirakan Al-Hambra ini berasal dari abad ke-9  yang awalnya merupakan benteng dari romawi yang dibangun kembali. Pembangunannya dilakukan oleh Nasrid Emir Mohammed bin Al-Ahmar. Lalu diubah kembali menjadi benteng oleh Yusuf I, seorang Sultan Granada.

3. Madinat Azahara

Madinat Azahara
  • Alamat: Ctra. Palma del Río, km 5.5, 14005 Córdoba, Spanyol
  • Jam Buka: 09.00 – 18.00
  • HTM: €1.5
  • Telepon: +34 957 10 36 37

Peninggalan arkeologi dari Madinat Al-Zahra berada tak jauh dari Cordoba. Reruntuhan ini merupakan saksi dari sebuah kota yang pernah dibuat oleh Abd-Rahman III, yang memakan waktu sekitar 25 tahun untuk membangun kotanya. Kota ini dibangun di sebuah tempat dengan pemandangan yang indah menghadap sebuah lembah yang bernama Sungai Guadalquivir.

Tetapi kota ini kini tinggal reruntuhan saja yang dahulu merupakan tempat yang megah dari sebuah kota dengan istananya. Saat ini yang terlihat hanya sebagian dari fragmen bangunannya, dari istana, bangunan pemerintahan, taman-tamannya, dan tentunya sebuah tempat yang paling menonjol di seluruh kota yaitu Hall Abd-ar-Rahman yang penuh ornamen cantik.

4. Alcazar

Alcazar
  • Alamat: Patio de Banderas, s/n, 41004 Sevilla, Spanyol
  • Jam Buka: 09.30 – 19.00
  • HTM: Alcazar € 11.50, Royal High Room € 4.50
  • Telepon: +34 954 50 23 24

Alcazar merupakan sebuah istana kerajaan yang terdapat di Seville yang menjadi Situs Warisan Dunia Oleh UNESCO. Awalnya Alcazar merupakan sebuah benteng yang dibangun atas perintah dari Kalifah dari Andalusia Abd-ar Rahman III yang lalu diubah menjadi sebuah istana oleh Raja Al-Moetamid pada  abad ke-11. Beliau adalah seorang raja terakhir dari Dinasti Abbadid.

Pada abad ke-14 istana ini jatuh ke tangan Spanyol, maka istana ini diperluas sebagai kediaman dari raja Spanyol. Bangunan istana ini memiliki gaya bangunan mudejar yang berpadu dengan gaya gotik, romawi dan juga Renaissance. Hingga saat ini bagian atas dari istana Alcazar masih digunakan sebagai tempat tinggal kerajaan dan merupakan bangunan istana tertua yang masih huni.

5. La Madraza Granada

La Madraza Granada
  • Alamat: Espacio V Centenario, Avda, Madrid, Granada, Spanyol.
  • Jam Buka: Senin-Minggu, 10.30 – 13.00

Bangunan ini merupakan sebuah madrasah atau tempat belajar yang dibangun atas perintah dari Yusuf I seorang emir atau penguasa dari Granada. Letak madrasahnya sendiri tidak jauh dari masjid yang kini telah menjadi Katedral Granada. Di tempat ini mereka mengajarkan teologi, hukum, kedokteran, astronomi, matematika, logika dan juga mekanika.

Saat ini bangunan madrasah ini menjadi bagian dari Universitas Granada sebagai Akademi Seni Rupa Kerajaan Our Lady of Sorrows. Saat ini bangunan asli dari madrasah ini sudah tidak ada, digantikan oleh bangunan dengan gaya Baroque. Sisa bagian-bagian bangunan dari madrasah ini kini dapat dilihat di Museum Arkeologi Granada.

6. Menara Calahorra

Menara Calahorra
  • Alamat: Puente Romano, Córdoba, Spanyol
  • Jam Buka: 10.00 – 18.00
  • HTM: € 4.50
  • Telepon: +34 957 293 929

Menara Calahorra menurut beberapa penelitian merupakan sebuah bangunan yang dibangun pada masa Islam yang lalu digunakan dan diubah pada masa Kristen. Bangunannya berfungsi sebagai bagian dari pertahanan karena jembatannya dapat menjadi akses menuju kota sehingga jika terjadi konflik akan mudah bagi musuh untuk masuk ke dalam kota. Walau terlihat kecil tapi bangunannya tangguh.

Menara ini diperkirakan dibangun pada masa Kalifah Almohad dan terletak di sebelah sisi kiri sungai berdiri dengan megah. Tak hanya bangunan luarnya saja yang tampak megah.  Bagian dalam dari menara ini terdapat museum yang menyimpan artefak dan dokumen bersejarah yang menceritakan sejarah Cordoba yang menggambarkan hidup beragama yang damai.

7. La Torre del Oro

La torre Del oro
  • Alamat: Paseo de Cristóbal Colón, Sevilla, Spanyol
  • Jam Buka: 09.30 – 18.45
  • HTM: Dewasa € 3, Anak Usia 6-14 tahun € 1.50
  • Telepon: +34 954 22 24 19

Torre del Oro merupakan menara yang dibangun pada masa Kalifah Almohad sekitar abad ke-13. Menara ini sendiri memiliki makna menara emas yang berasal dari sejarah masa lalu di saat Andalusia ada pada masa jayanya. Menara ini  lokasinya berada di dekat Sungai Guadalquivir dan berfungsi sebagai tempat untuk mengontrol pengiriman di Sungai  Guadalquivir.

Saat ini bagian atas menara digunakan sebagai museum kemaritiman yang memperlihatkan model-model kapal, instrumen-instrumen pengiriman yang antik serta peta pelayaran. Pada masa lalu sekitar abad pertengahan menara ini berfungsi sebagai penjara. Menara yang dibangun Almohad di lantai tiganya sempat rusak oleh gempa dan dibangun kembali di tahun 1760.

8. Albaicín

Albaicín
  • Lokasi: Granada, Brasil

Albaicín atau Albaycin merupakan sebuah distrik tua yang terlihat menakjubkan. Sebuah kota di Granada yang terlihat berbeda dengan pengaruh arsitektur bergaya Moor. Jalan-jalan sempitnya yang berkelok-kelok membawa kembali setiap pengunjung kota ke zaman Kerajaan Nasrid Granada. bentuk jalannya tersebut merupakan ciri khas dari tata kota pada periode Moor.

Peninggalan bercorak Islam di Albaicín masih dapat dilihat  seperti sebuah jalan yang tertua yaitu Carrera Del Darro yang menarik untuk dikunjungi. Selain itu ada juga peninggalan berupa mesjid dari abad ke-16 yang  kini telah berubah menjadi gereja. Ada juga tempat pemandian arab dari abad ke-11. Peninggalannya ini memasukan Albaicín dalam Situs Warisan Dunia bersama dengan Al Hambra.

9. Alcazaba Málaga

Alcazaba Málaga
  • Alamat: Calle Alcazabilla, Malaga, Spanyol
  • Jam Buka: 09.30 – 18.45
  • HTM: Umum € 3.50, Anak Sekolah (6-12 tahun) € 2.00
  • Telepon: +34 630 93 29 87

Alcazaba merupakan kastil dan juga istana berada di Malaga. Kastil istana bergaya Moor ini dibangun di sekitar abad ke-11 oleh Dinasti Hammudid dan termasuk peninggalan yang masih terjaga dengan baik. Letak dari bentengnya sendiri berada di sebuah bukit yang bernama Gibralfaro.

Arsitektur dari Alcazaba memiliki arsitektur yang berasal dari periode Kerajaan Nasrid, walaupun arsitekturnya tidak terlalu banyak dipengaruhi dari arsitektur Medina Azahara ataupun Masjid Cordoba. Alcazaba dan Al-Hambra memiliki jenis kolom tersendiri yang tidak ada pada bangunan lainnya. Kolom di Alcazaba lebih tipis serta ada bagian cincin yang terdapat di atasnya.

10. Aljafería, Zaragoza

  • Alamat: Calle de los Diputados, Zaragoza, Aragon, Spanyol
  • Jam Buka:  10.00 – 14.00 (pagi), 16.30 – 20.00 (sore)
  • HTM: Dewasa€ 5.00, Grup (lebih dari 20 orang), Anak dan lansia, siswa € 5.00
  • Telepon: +34 976289683

Aljaferia merupakan sebuah istana dengan benteng dari abad pertengahan yang dibangun pada abad ke-11 pada paruh kedua yang terletak di Taifa Zaragoza. Istana ini merupakan tempat tinggal dari dinasti Banu Hud pada masa pemerintahan Abu Jaffar Al-Muqtadir. Bangunan ini adalah cerminan dari masa kejayaan yang telah dicapai Taifa Zaragoza dengan kemegahan bangunannya.

Istana Aljaferia merupakan bangunan yang menjadi contoh bangunan yang memiliki gaya arsitektur Islam Spanyol, bersama dengan dua bangunan lainnya yaitu Masjid Cordoba dan juga Kastil Alhambra. Saat Penaklukan Zaragoza oleh Alfonso I dari Aragon, istana ini mulai mengalami perubahan dengan arsitektur Renaissance dan beralih fungsi menjadi istana dari raja Katolik.

Nah itulah beberapa peninggalan Islam yang terdapat di Spanyol yang dapat kamu kunjungi. Peninggalan sejarah Islamnya beberapa di antaranya telah mengalami perubahan di saat pemerintahan Islam mengalami penaklukan. Tetapi keindahan dari sisa-sisa peninggalan Islam masih terasa dari gaya bangunannya.

Selain peninggalan sejarah berupa bangunannya yang kaya akan ornamen, ada juga peninggalannya yang berupa tata kota. Satu distrik tua dengan gaya Moor, dapat kamu nikmati dengan jalannya yang berkelok dan sempit. Sebuah tempat yang akan membawamu kembali berjalan-jalan ke masa lalu. Menarik bukan?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram