Sebelum Pesan, Ketahui Dulu Tingkat Kematangan Steak Ini!

Ditulis oleh Syuri

Ketika memesan steak di restoran yang bagus, Anda mungkin akan ditanya, "Tingkat kematangannya mau bagaimana?". Jangan bingung, karena steak memang bisa disajikan dengan tingkat kematangan yang berbeda-beda.

Doneness adalah ukuran kematangan steak. Tingkat kematangan ini berdasarkan pada suhu internal saat daging dimasak, serta warna dan juiciness daging setelah selesai dimasak. Walaupun steak umumnya dibuat dari daging sapi, doneness bisa diaplikasikan pada semua daging, baik itu babi, domba, unggas, hingga makanan laut.

Pada umumnya ada 5 doneness alias tingkat kematangan, yaitu: rare, medium rare, medium, medium well dan well done. Tapi, Keluyuran memisahkan kategori rare menjadi dua karena ada perbedaan yang signifikan. Selengkapnya silakan baca penjelasan kami di bawah ini.

Tingkat Kematangan pada Steak

Ada beberapa tingkat kematangan yang perlu diketahui sebelum memesan steak. Tingkat kematangan ini punya ciri khas unik, apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Blue Rare

Blue Rare_

Kami menjelaskan tingkat kematangan steak dari yang paling "mentah" ke "matang". Pertama-tama ada blue rare. Anda mungkin sudah mengenal rare, lalu apakah itu blue rare? Steak yang dimasak dengan tingkat panas 115°F ini dikenal juga sebagai very rare, blood rare, black & blue, pittsburgh rare, atau bloody as hell.

Blue rare steak hanya dipanggang di luar, artinya bagian dalam tetap hampir sepenuhnya tidak termasak alias mentah. Blue rare steak seringkali masih dingin di bagian dalam, tapi bisa dimasukkan ke dalam oven pada suhu rendah untuk menghangatkannya sebelum disajikan.

Mengapa steak rare ini disebut blue alias biru? Karena, dagingnya dianggap memiliki warna kebiruan/keunguan, yang akan berubah menjadi merah karena terpapar udara. "Blue" juga mengacu pada dingin.

Istilah ini berasal dari metode memasak ikan air tawar, black & blue steak dimasak hingga berkerak di bagian luar (hitam/black) dan dingin (biru/blue) di dalam. Tingkat kematangan steak ini dihasilkan dari memasak dengan api besar dalam waktu singkat.

Bagaimana cara memasak blue rare steak? Sama seperti rare steak, masak steak di wajan atau panggangan normal. Panggang sekitar dua menit per sisi (kurangi jika steak sangat tipis).

Tapi, biasanya rare blue steak menggunakan daging yang tebal dan tidak banyak marbling/marmer (lemak intramuskuler). Karena waktu memasak yang singkat tidak akan melelehkan lemak, jadi pilihlah daging yang tidak banyak lemak atau marbling-nya.


2. Rare

Rare_

Steak rare dimasak dengan suhu wajan 120°F - 130°F. Steak rare memiliki ciri-ciri bagian dalam yang hangat tapi masih sangat merah. Ini berarti permukaan memiliki rasa dan tekstur daging sudah cukup terasa lezat, tapi lemak steak belum meleleh dengan baik.

Karenanya, tingkat kematangan rare adalah pilihan yang bagus untuk steak rendah lemak seperti tenderloin, dan harus dihindari untuk potongan daging dengan marbling/marmer seperti tulang iga, strip dan porterhouse. Steak yang dimasak rare akan terasa sangat lembut dan juicy, tapi sedikit dingin dan tidak terlalu kaya rasa.

Bagaimana cara memasak rare steak? Masak daging di atas pembakaran arang selama 4 - 5 menit atau sampai terlihat sedikit ber-arang. Balikkan steak dan lanjut masak selama 3 - 5 menit untuk medium rare. Kurangi waktu untuk memasaknya jadi rare.

3. Medium Rare

Medium Rare_

Steak medium rare adalah standar paling umum untuk tingkat kematangan steak. Coba tanya semua chef di dunia ini, apa tingkat kematangan steak terbaik? Pasti mereka menjawab: medium rare. Tingkatan ini memiliki cita rasa serta tingkat kelembutan daging yang terbaik.

Dalam temperatur memasak medium rare (130°F - 135°F), lemak di dalam daging sudah memiliki kesempatan untuk meleleh sehingga rasa buttery-nya menyebar dan memberikan daging lebih banyak rasa.

Tingkatan kematangan ini pun membuat kelembaban daging tidak banyak yang menguap, menghasilkan daging yang sangat lembut, juicy dan plumpy. Sedangkan daging di bagian luarnya sudah matang dan crispy.

Penampilan medium rare kurang lebih sama seperti rare, yaitu merah di tengahnya. Bedanya, ini dikelilingi oleh warna pink antara bagian daging yang merah dan bagian luar yang cokelat (matang). Lalu, jika blue rare dan rare steak itu bagian dalamnya dingin, kalau bagian tengah steak medium rare sudah terasa hangat.

Bagaimana cara memasak medium rare steak? Siapkan daging steak tanpa tulang (boneless steak). Masak menggunakan wajan besi atau iron skillet.

Jika Anda lebih suka rasa daging yang dipanggang menggunakan arang, atau jika Anda akan memasak daging dengan tulang, masak daging di atas panggangan arang. Intinya, setiap alat masak membutuhkan waktu sekitar 4 - 5 menit per sisi untuk membuatnya jadi medium rare (untuk ketebalan steak 2,5 cm).

4. Medium

Medium_

Steak yang dimasak medium (140°F) tidak lagi memiliki bagian tengah yang merah, tetapi berwarna merah muda di sebagian besar dagingnya. Medium steak mempertahankan rasa dan aroma buttery layaknya medium rare steak,tapi memiliki lebih sedikit juiciness dan kelembutan, karena hilangnya kelembaban daging.

Bagaimana cara memasak medium steak? Tempatkan steak di atas panggangan dan masak sampai berwarna cokelat keemasan dan sedikit hangus, waktu yang dibutuhkan sekitar 4 - 5 menit. Balikkan steak dan lanjutkan memanggang 3 - 5 menit untuk medium rare (suhu internal 135°F).

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram