10 Tips Backpacker ke Gunung Bromo yang Mengasyikan

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Boleh dikatakan bahwa Gunung Bromo adalah tempat wisata yang sangat terkenal di Jawa Timur. Gunung berapi aktif yang memiliki ketinggian 2.329 mdpL ini memiliki daya tarik tersendiri yang bisa menarik minat wisatawan dari luar Jawa Timur maupun luar Indonesia untuk berkunjung ke mari.

Meskipun Gunung Bromo adalah gunung berapi aktif, tetapi gunung ini sudah dikelola oleh pemerintah setempat menjadi tempat wisata, sehingga Anda tidak akan menemukan jalur pendakian yang sulit seperti di gunung-gunung lain.

Nah, bagi Anda yang ingin backpacker ke Bromo, Keluyuran akan berbagi tips agar Anda bisa meminimalisir budget ke Bromo. Liburan Anda akan tetap terasa menyenangkan walaupun dengan budget yang terbatas.

1. Pilih Transportasi Murah untuk Menuju Ke Bromo

Pikirkan Transportasi

* sumber: safetynet.asia

Anda yang berdomisili di Jakarta, Anda bisa menggunakan kereta api ekonomi jurusan Jakarta – Malang. Pasalnya, tiket kereta yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen ini hanya berkisar Rp 109.000 saja.

Namun, bila Anda bertempat tinggal di wilayah Jawa Timur, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau naik kereta api menuju ke Malang. Dari Malang, Anda bisa naik bus patas seharga Rp 30.000 – 40.000 untuk menuju ke Probolinggo. Nah, dari Terminal Probolinggo ini Anda harus naik mobil ELF dengan tarif Rp 30.000 per orang.

2. Tidak Bingung Saat Sampai Di Bromo

tips backpacker ke bromo

Para calo nampaknya sudah terbiasa membaca gerak-gerik dari setiap wisatawan yang berkunjung ke Bromo. Oleh karena itu, ketika sampai di Bromo Anda tidak perlu menunjukkan raut wajah bingung, meskipun Anda sedang bingung mencari penginapan. Ketika Anda kebingungan, calo akan mendatangi Anda dan menawarkan penginapan dengan harga yang tinggi.

Untuk menghindari para calo, berjalanlah dengan raut wajah yang mantap dan yakin, lalu Anda bisa berjalan kaki sendiri mencari penginapan di sekitar Cemoro Lawang dan lakukan negosiasi langsung dengan pemilik penginapan untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

3. Cari Penginapan Murah

penginapan bromo

Jangan berharap Anda bisa menemukan hotel berbintang di Bromo. Ketika melakukan liburan ala backpacker ke Bromo, maka Anda harus siap untuk bermalam di penginapan ala homestay atau di rumah penduduk. Pasalnya, di kawasan Gunung Bromo tidak ada budget hotel maupun villa. Di Cemoro Lawang – Bromo, Anda dapat menemukan penginapan dengan harga Rp 75.000 – 150.000. Tarif ini cukup bersahabat untuk budget para backpacker.

4. Pertimbangkan untuk Menyewa Jeep

jeep bromo

Hal yang satu ini sangat penting bagi Anda yang pergi ke Bromo dengan menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi, baik motor atau mobil. Karena jalur penanjakan di Bromo ini nampaknya tidak bisa dilewati oleh kendaraan biasa, maka Anda harus menyewa mobil jeep.

Tarif sewa mobil jeep sekitar Rp 600.000 untuk mengunjungi 4 spot wisata, seperti Pasir Berbisik, Bukit Teletubbies, Bromo, dan Penanjakan 1. Bahkan, Anda juga harus membayar harga tiket masuk Taman Nasional Rp 32.000 per orang.

5. Tidak Perlu Khawatir Soal Makanan

Makan Durian Manfaat Durian

Salah satu cara hemat ke Bromo adalah dengan membeli makanan yang murah selama berada di sana. Ketika backpacker ke Bromo, Anda tidak perlu khawatir soal harga makanan yang dijual di sini. Karena kisaran harga makanan di kawasan Bromo hanya sekitar Rp 10.000 – 25.000 saja.

Selain mie instant, warung-warung di sekitar Bromo juga menjual Nasi Pecel, Soto Ayam, Bakso, dll. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan harga makanan yang mahal. Karena hampir semua makanan yang dijual di Bromo dan sekitarnya dibandrol dengan harga yang terjangkau.

6. Jangan Ragu untuk Jalan Kaki

Jalan-Jalan

Ingin menghemat budget ke Bromo dengan tidak menyewa mobil jeep? Bisa saja. Namun, Anda harus berjalan kaki menuju ke Pananjakan 1 dan menempuh jarak sekitar 7 KM. Pada umumnya, Panajakan 1 adalah titik berkumpulnya para wisatawan. Karena Pananjakan 1 adalah view point yang tepat untuk menikmati sunrise.

Jika Anda memutuskan untuk berjalan kaki dan mengejar sunrise, Anda harus berjalan mulai subuh untuk dapat menyaksikan sunrise yang indah dengan latar belakang Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Kursi, dan Gunung Semeru dari Pananjakan 1.

7. Kunjungi Spot Menarik Di Gunung Bromo

pasir berbisik

Jelajahi semua spot menarik di Bromo selagi Anda sedang berada di sana. Pertama, Anda harus mengabadikan keindahan alam bromo dari beberapa view point. Adapun view point terkenal selain Pananjakan 1 adalah Seruni Point, Bukit Cinta, Puncak B29 Bromo, dan Bukit Kingkong.

Selain itu, tak afdol rasanya jika Anda tidak mengunjungi Kawah Gunung Bromo yang bisa dicapai dengan berjalan kaki atau naik kuda. Lalu ada pula Padang Savana atau yang akrab disebut sebagai Bukit Teletubbies. Kemudian, ada pula Lautan Pasir atau yang lebih dikenal dengan nama Pasir Berbisik, di mana tempat ini pernah digunakan untuk shooting film dengan judul yang sama, Pasir Berbisik.

8. Bawa Baju Hangat dan Perlengkapannya

baju hangat

Persiapan utama sebelum Anda berlibur ala backpacker ke Bromo adalah membawa baju hangat lengkap dengan sarung tangan, topi, hingga kaos kaki. Karena udara di Bromo ini sangat dingin. Pada siang hari, suhu di sini berkisar antara 15 – 17 derajat Celcius. Sementara pada malam hari suhunya akan turun menjadi 11 derajat Celcius.

Jika tidak ingin kedinginan, sebaiknya bawalah jaket yang tebal. Di sekitar Bromo ada tempat penyewaan jaket, tapi untuk menghemat biaya sebaiknya Anda membawa sendiri dari rumah.

9. Selalu Sedia Uang Tunai

uang rupiah

Anda tidak akan menemukan mesin ATM di kawasan Bromo. Jadi, sebaiknya bawalah uang tunai secukupnya. Lantas, apakah perlu membawa kartu kredit? Tidak perlu. Karena semua toko di sana tidak menyediakan mesin EDC untuk menggesek kartu kredit. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menyediakan yang tunai dalam berbagai pecahan sebelum Anda memulai perjalanan Anda ke Bromo.

10. Bawa Perlengkapan Fotografi

foto-wisata-alam-

Sekedar tips untuk backpacker yang juga menyukai fotografi, sebaiknya bawalah perlengkapan fotografi Anda ketika berkunjung ke Bromo. Karena di gunung ini ada puluhan spot menarik yang biasa digunakan oleh para fotografer untuk hunting foto. Bahkan, tidak jarang kita melihat pasangan yang sedang melakukan sesi foto pre-wedding di Gunung Bromo.

Lantas, bagaimana jika Anda tidak memiliki perlengkapan fotografi yang lengkap? Tak masalah. Cukup andalkan saja kamera smartphone Anda. Dengan kamera smartphone, Anda bisa langsung membagikan hasil foto ke berbagai media sosial.

Sudahkah Anda siap untuk memulai liburan sebagai backpacker ke Bromo? Bromo adalah salah satu tempat wisata yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia. Jika Anda bosan ke pantai, tetapi tidak terlalu pandai mendaki gunung, maka Anda bisa memilih berlibur ke Bromo. Panorama keindahan alam pegunungan di Jawa Timur ini tidak kalah menarik dengan pesona pantai berpasir putih.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *