10 Tips Backpacker ke Dieng yang Sangat Seru & Mengasyikan

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Oktober 2019

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yuk, berlibur ala backpacker ke Dieng! Selain tidak terlalu jauh dari Jakarta, Bandung, Surabaya, maupun Yogyakarta, biaya transportasi dan akomodasi di Dieng cukup terjangkau. Lantas, bagaimana dengan tempat wisata di Dieng? Apakah menarik untuk dikunjungi? Beberapa waktu lalu Keluyuran sempat mengulas tentang tempat wisata di Dieng. Anda bisa melihat sendiri beragam tempat wisata di Dieng yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Adakah persiapan dan tips sebelum melakukan backpacker ke Dieng? Keluyuran akan berbagi tips maupun persiapan yang harus Anda lakukan jika ingin berlibur ala backpacker ke kawasan Dieng yang terletak di Wonosobo ini.

1. Naik Kereta Api Kelas Ekonomi

Kereta Api Kelas Ekonomi

Sebagai backpacker tentu saja Anda harus memilih alat transportasi yang murah dan aman untuk dapat sampai ke Dieng. Pertama, Anda bisa membeli tiket kereta api dari kota Anda dengan tujuan Purwokerto. Bila Anda berasal dari Jakarta, maka Anda akan naik kereta api dari Stasiun Senen menuju ke Stasiun Purwokerto selama 6 jam.

Sesampainya di stasiun, naiklah angkutan umum menuju ke Terminal Wonosobo. Kemudian, carilah bus dengan tujuan ke Dieng. Bus tersebut akan menempuh perjalanan selama 1,5 jam sebelum sampai ke Dieng.

2. Mencari Penginapan Murah On The Spot

Homestay Ortegha penginapan di dieng

Mungkin Anda berharap bisa memesan kamar hotel di Dieng melalui bantuan situs booking  hotel. Sayangnya, sebagian penginapan yang ada di Dieng didominasi oleh homestay. Jadi, Anda tentu sudah bisa menebak bahwa sebagian besar homestay di Dieng belum terdaftar menjadi rekanan situs booking hotel yang ada di Indonesia.

Namun, Anda bisa mencari penginapan murah on the spot, langsung ketika tiba di Dieng. Jika Anda membawa rombongan dalam jumlah banyak, Anda bisa patungan untuk menyewa sebuah rumah. Akan tetapi, jika Anda berlibur ala backpacker sendiri ke Dieng, Anda bisa menawar kepada pemilih homestay agar diberi harga yang murah.

3. Pilih Waktu yang Tepat untuk Berkunjung ke Dieng

Bukit Sikunir

Lho, cuma ke Dieng saja kok kita harus mencari waktu yang tepat? Salah satu daya tarik utama dari Dieng adalah keindahan sunrise di Bukit Sikunir. Nah, tentu saja Anda tidak bisa menikmati keindahan matahari terbit ini jika hujan sedang turun.

Oleh karena itu, Keluyuran menyarankan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Dieng adalah saat musim kemarau, yakni Bulan Juli – September. Karena di musim kemarau kita bisa melihat keindahan matahari terbit dengan cukup jelas dari Bukit Sikunir.

4. Jangan Lupa Membawa Baju Hangat

baju hangat

Tahukah Anda suhu udara di Dieng saat musim kemarau bisa mencapai 11 derajat Celcius. Anda tentu bisa membayangkan betapa dinginnya udara di Dieng saat Anda ke sana pada musim hujan, bukan?

Ketika Anda memutuskan untuk berlibur ala backpacker ke Dieng, maka siapkan baju hangat, mulai dari jaket, sarung tangan, kaos kaki, penutup telinga, dan topi. Karena udara di Dieng memang sangat dingin. Jadi, bawalah beberapa potong baju hangat agar Anda tidak merasa kedinginan saat berlibur di sana.

5. Bertanya Sebelum Memesan Makanan

Perhatikan makanan yang Anda konsumsi

Para backpacker tentu saja ingin mencari makanan yang murah untuk mengisi perut. Biasanya warteg atau jajanan kaki lima menjadi jujukan yang pas untuk makan.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa sebagian besar warung makan di Dieng tidak menyediakan menu. Jadi, jangan malu untuk menanyakan harga makanan terlebih dahulu sebelum memesan. Karena terkadang ada beberapa warung makan yang akan menaikkan harga sampai 2-3 kali lipat jika mengetahui bahwa Anda adalah wisatawan dari luar Wonosobo.

6. Sewa Kendaraan di Dieng

Persewaan Mobil

Cukup sulit untuk menemukan alat transportasi umum yang bisa mengantarkan Anda untuk berkeliling dari satu tempat wisata ke tempat wisata lainnya saat berada di Dieng. Jadi, Keluyuran sangat merekomendasikan Anda untuk menyewa sepeda motor atau mobil.

Apabila Anda melakukan backpacker sendiri ke Dieng, maka sewalah sepeda motor. Namun, jika Anda bersama rombongan lebih dari 4 orang, sebaiknya Anda menyewa mobil. Karena selain lebih nyaman, Anda dan rombongan juga bisa patungan untuk membayar sewa mobil sehingga dana yang Anda keluarkan jadi lebih murah.

7. Kunjungi Tempat Wisata Terkenal di Dieng

wisata dieng

Tak perlu khawatir dan ragu pengeluaran Anda akan membengkak jika mengunjungi semua tempat wisata terkenal yang ada di Dieng. Karena hampir sebagian besar tempat wisata di Dieng bisa dikunjungi secara gratis. Kalau pun Anda harus membayar harga tiket masuk, pasti harganya pun sangat murah.

Masih bingung mencari rekomendasi tempat wisata terkenal yang ada di Dieng? Anda bisa cek artikel dari Keluyuran yang membahas tentang beberapa tempat wisata di Dieng yang wajib Anda kunjungi.

8. Membawa Perbekalan Pribadi dari Rumah

pop mie

Jika Anda memutuskan untuk backpacker ke Dieng, maka persiapkan segala sesuatunya sebelum berangkat. Mulai dari peralatan mandi, obat-obatan pribadi, dan makanan instant seperti kue kering atau cup noodles. Mengapa? Karena agak sulit mencari minimarket ketika berada di Dieng. Jadi, sebaiknya Anda membawa semuanya sendiri dari rumah.

Obat-obatan pribadi sangat perlu dibawa mengingat suhu udara di Dieng terbilang ekstrem. Jangan lupa untuk membawa krim tabir surya agar kulit Anda tidak terbakar saat berpetualang di Dieng pada siang hari.

9. Bawa Uang Tunai Secukupnya

uang rupiah

Sangat penting untuk membawa uang tunai dengan berbagai pecahan ketika hendak berlibur di Dieng. Karena Anda akan mengalami kesulitan saat hendak mencari ATM di Dieng. Jadi, Keluyuran menyarankan Anda untuk membawa uang tunai secukupnya.

Bila perlu bawalah yang lebih untuk berjaga-jaga, karena jika ada pengeluaran mendadak Anda tidak akan bisa menggunakan kartu kredit Anda di toko kelontong maupun warteg yang ada di Dieng. Uang kecil juga perlu dibawa untuk membayar alat transportasi umum atau sekedar membeli beberapa keperluan sederhana di toko kelontong.

10. Berburu Oleh-Oleh dari Dieng

oleh-oleh dieng

Karena biaya berlibur di Dieng ini terbilang ekonomis, maka Anda bisa menyisihkan uang untuk membeli sedikit buah tangan untuk keluarga dan sahabat di tempat tinggal Anda. Mulailah berburu oleh-oleh khas Dieng yang belum tentu Anda temukan di tempat lain.

Dieng terkenal dengan kentangnya yang khas, karena Dieng termasuk salah satu wilayah penghasil kentang tertinggi di Indonesia. Kentang khas Dieng memiliki kulit yang sangat bersih dan aroma yang khas. Selain kentang, ada pula makanan yang terbuat dari buah Carica, sejenis pepaya berukuran kecil yang biasa diolah menjadi manisan, kripik, maupun jus.

Nah, apakah Anda sudah siap untuk berlibur ala backpacker ke Dieng? Liburan ke Dieng mungkin hanya membutuhkan biaya Rp 1.000.000 sampai dengan Rp 1.500.000 saja, tergantung bagaimana Anda bisa menghemat pengeluaran. Bahkan, Anda bisa berlibur ke Dieng dengan modal uang Rp 500.000 saja, lho!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *