10 Tips Backpacker ke Eropa yang Sangat Mengasyikan

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mendengar kata “Eropa” apa yang terlintas di benak Anda? Benua yang satu ini memiliki banyak negara yang kerap kali dijadikan sebagai destinasi wisata oleh turis dari Indonesia. Namun, masih sedikit backpacker yang berani untuk berkunjung ke Eropa dengan alasan utama khawatir biaya yang dibutuhkan sangat mahal.

Nah, kali ini Keluyuran ingin berbagi tips backpacker ke Eropa dengan biaya akomodasi yang sama ketika kami menyarankan Anda untuk berlibur ke Jepang atau Korea Selatan. Bahkan, biaya ke Eropa akan menjadi lebih murah apabila Anda berhasil mendapatkan tiket pesawat yang murah.

Dapatkan Tiket Murah untuk Ke Eropa

Hal utama yang harus dipersiapkan sebelum Anda memulai liburan ala backpacker ke Eropa adalah tentukan terlebih dahulu negara yang ingin Anda kunjungi. Kemudian, Anda bisa langsung mencari tiket pesawat. Sama seperti ketika Anda ingin berpergian ke negara lainnya, jika ingin memperoleh tiket murah maka Anda harus membelinya beberapa bulan sebelum keberangkatan.

Harga tiket pesawat normal rute Indonesia – Eropa (dengan tujuan Italia, Denmark, atau Belanda) sekitar Rp 16.000.000 untuk pulang pergi. Jika beruntung, Anda bisa memperoleh tiket pulang pergi dengan harga di bawah Rp 10.000.000 saja.

Mengurus Visa Schengen

tips backpacker ke eropa

Tidak kalah penting dengan urusan tiket pesawat, Anda juga harus mempersiapkan Visa kunjungan singkat ke wilayah Schengen. Biaya untuk mengurus Visa adalah EUR 60 dan dibayarkan dalam rupiah sesuai dengan kurs yang sedang berlaku. Jika Anda sudah berhasil mengantongi Visa Schengen, maka Anda bisa segera menentukan negara yang ingin Anda kunjungi.

Perlu Anda ketahui bahwa dengan memiliki Visa Schengen ini, maka Anda bisa melakukan perjalanan ke Belgia, Denmark, Italia, Yunani, Jerman, Finlandia, Perancis, Austria, Luxemburg, Belanda, Portugal, Norwegia, Spanyol, Swedia, Islandia, Hongaria, Ceko, Swiss, Slowakia, Estonia, Malta, Latvia, Lithuania, Polandia, Slovenia, dan Liechtenstein.

Temukan Penginapan yang Murah

hostel murah di belanda

Mungkin terlihat mustahil ketika kita ingin memesan penginapan murah di Eropa. Misalnya, di Italia kita harus berjuang untuk mencari penginapan murah dengan tarif sewa kamar yang ekonomis.

Namun, sekarang Anda bisa menemukan penginapan murah di Eropa dengan mudah melalui situs booking hotel. Bahkan, bukan suatu hal yang mustahil jika Anda bisa menemukan hotel dengan harga di bawah Rp 750.000 per malam. Namun, pastikan penginapan yang Anda pilih dekat dengan lokasi wisata yang ingin Anda tuju.

Gunakan Alat Transportasi Umum

bus di eropa

Pastikan Anda selalu menggunakan alat transportasi umum ketika berlibur ala backpacker ke Eropa. Kontras dengan alat transportasi umum di Indonesia, bus maupun kereta di Eropa sangat nyaman dan aman.

Namun, perlu Anda perhatikan bahwa bus di negara-negara yang ada di Eropa sebagian besar memiliki jadwal tersendiri. Jadi, Anda harus memerhatikan jadwal bis dengan tujuan yang Anda inginkan. Berkeliling kota dengan transportasi umum juga lebih ekonomis dibanding Anda menyewa mobil di rental. Bahkan, Anda juga bisa singgah dari satu kota ke kota yang lain dengan menumpangi kereta.

Berburu Kuliner Kaki Lima

Sama seperti di Indonesia, di Eropa pun Anda bisa menemukan jajaran food truck di pinggir jalan. Nah, inilah kesempatan bagi para backpacker yang ingin mencicipi panganan atau jajanan khas dari negara yang Anda kunjungi saat di Eropa.

Misalnya, Anda bisa membeli Eclair atau Croissant yang dijual di pinggir jalan dibandingkan menyantapnya di cafe. Bahkan, di sekitar Menara Eiffel, Paris, Perancis pun Anda bisa menemukan beberapa pedagang kaki lima. Selama berlibur di Eropa, usahakan untuk menyantap makanan kaki lima atau fast food untuk menghemat pengeluaran Anda sebagai backpacker.

Kunjungi Landmark Negara yang Anda Datangi

Rasanya ada yang kurang jika kita berpelesir ke Paris tanpa berfoto dengan latar belakang Menara Eiffel atau kita berkunjung ke Roma tanpa berpose di depan Menara Pisa. Bahkan, jika Anda ke Roma, maka sempatkan diri untuk berfoto di Colosseum. Jangan lupa untuk berkunjung dan berfoto di Basilika Santo Petrus, tempat suci yang merupakan tempat diadakannya misa penting yang dipimpin oleh Paus dari Vatikan sendiri.

Masih banyak landmark lainnya di setiap negara-negara yang ada di Eropa. Ketika berlibur ke sana, maka jangan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk dapat mendatangi tempat-tempat terkenal tersebut.

Prioritaskan Wisata Budaya dan Sejarah

louvre museum

Eropa adalah benua yang terkenal dengan negara-negara yang memiliki budaya dan peninggalan sejarah yang sangat kental. Jadi, tak ada salahnya jika Anda melakukan wisata budaya dan sejarah saat berada di Eropa.

Bagaimana cara untuk memprioritaskan wisata budaya dan sejarah? Cukup dengan berkeliling di kota yang Anda kunjungi sembari menikmati bangunan-bangunan dengan arsitektur yang sarat akan wisata dan budaya.

Selain itu, untuk mengenal budaya dan sejarah di Eropa secara lebih jauh, maka Anda bisa mengunjungi beberapa museum yang tersedia. Namun, hindari untuk masuk ke semua museum, karena sebagai backpacker kita juga harus menghemat pengeluaran.

Gunakan GPS yang Akurat

gps

Karena Anda adalah seorang backpacker, maka Anda akan berkeliling sendiri tanpa bantuan dari tour guide. Usahakan untuk memiliki GPS yang akurat baik di smartphone maupun alat GPS tersendiri.

Ketika backpacker ke Eropa, Anda bisa mengambil peta yang tersedia di bandara maupun stasiun. Namun, keberadaan peta saja terkadang tak cukup. Anda membutuhkan GPS untuk mengetahui letak lokasi Anda.

Belanja Murah Saat Di Eropa

gantungan kunci menara eiffell

Bukan hal yang tidak mungkin jika kita ingin berbelanja dengan dana yang terbatas saat berlibur di Eropa. Tips untuk Anda yang ingin belanja murah adalah cobalah untuk belanja di thrift shop (toko barang bekas). Karena meskipun menjual barang-barang bekas, tetapi kualitas barang yang dijual sudah cukup baik.

Selain itu, jika Anda ingin membelikan buah tangan untuk sahabat dan keluarga di rumah, maka carilah buah tangan yang murah, seperti kartu pos, gantungan kunci, dan magnet. Kemudian, belilah buah tangan Anda di pedagang kaki lima atau toko kelontong kecil untuk memperoleh harga yang murah.

Berlibur Saat Musim Gugur

Inilah hal yang harus Anda perhatikan sebelum menentukan tanggal keberangkatan di Eropa. Musim semi adalah waktu terbaik untuk turis dengan budget yang besar, karena saat bulan Maret-Juni udaranya sejuk dan banyak bunga-bunga bermekaran. Sementara itu, musim panas di bulan Juli-Agustus juga waktu di mana banyak turis datang ke Eropa.

Sedangkan musim dingin, Desember-Maret juga merupakan high season karena berdekatan dengan Natal dan Tahun Baru. Nah, waktu yang tepat untuk backpacker yang ingin berlibur di Eropa adalah saat musim gugur, yakni September-November.

Setelah menyimak tips backpacker ke Eropa dari Keluyuran ini, apakah Anda berminat untuk melancong ke Eropa? Yuk, menabung mulai sekarang agar Anda bisa berlibur ala backpacker ke negara-negara yang ada di Eropa.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *