10 Tips Liburan ke Pulau Komodo Biar Tetap Asyik dan Aman

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 3 November 2021

Pulau Komodo merupakan salah satu wilayah yang dianugerahi keindahan alam yang mempesona. Pulau yang juga merupakan habitat reptil purba satu-satunya di dunia ini menjadi salah satu daya tarik pulau ini. Keeksotisan pemandangan yang ada di Pulau Komodo menjadikan pulau ini sebagai destinasi traveling yang wajib dikunjungi, minimal sekali seumur hidup.

Terletak di Nusa Tenggara Timur, Pulau Komodo menjadi destinasi wisata yang paling popular di Labuan Bajo. Namun, perlu kamu ketahui bahwa Pulau Komodo adalah pulau yang unik. Berkunjung ke pulau ini perlu persiapan tertentu. Berikut ini kami siapkan tips bagi kamu yang berencana untuk berlibur ke pulau indah yang satu ini. Simak informasi menariknya di bawah ini!

Baca juga: Selain Pulau Komodo, Ini 9 Tempat Wisata Lain di Labuan Bajo

1. Rencanakan Perjalanan

Rencanakan Perjalanan

Traveling ke Pulau Komodo memang impian kebanyakan traveler. Namun, biaya perjalanan yang tinggi membuat para traveler urung berkunjung dan mencari destinasi yang lebih terjangkau. Sebetulnya, hal tersebut bisa kamu atasi lho.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyusun rencana perjalanan dan tentukan destinasi apa saja yang akan kamu sambangi di Pulau Komodo. Kumpulkan informasi mengenai tarif transportasi, harga tiket dan moda transportasi yang perlu kamu gunakan nanti serta penginapan.

Riset kecil-kecilan ini akan sangat berguna untuk memetakan besaran biaya yang diperlukan untuk traveling ke Pulau Komodo.Untuk menghemat biaya perjalanan, kamu bisa manfaatkan tiket promo, baik itu promo maskapai penerbangan, hotel dan diskon-diskon lainnya.

2. Bawa Bekal Sendiri

Bawa Bekal Sendiri

Di mana pun dan kapan pun, makanan dan minuman adalah nomor 1. Meskipun hasrat traveling-mu lebih tinggi, tapi jangan sampai menyepelekan biaya makan dan minum ini. Alih-alih menekan pos pengeluaran satu ini, kamu bisa siasati pengeluaran dengan membawa bekal makan minum sendiri.

Sebelum berangkat ke Pulau Komodo, pastikan kamu membawa bekal yang sekiranya dibutuhkan. Bawa bekal yang bisa mengganjal perut saat kamu berada di pulau itu. Saat ini ada banyak makanan instan yang bisa kamu bawa sebagai bekal.

Makanan seperti roti gandum, buah-buahan, biskuit, mie instap dalam cup bisa kamu bawa untuk kamu santap di Pulau Komodo. Di sudut-sudut pulau terdapat tempat teduh dan pohon-pohon besar yang bisa kamu jadikan untuk beristirahat sambil membuka bekal yang kamu bawa.

3. Jangan Bawa Daging 

Jangan Bawa Daging

Membawa makanan berat untuk bekal memang pas untuk menghindari perut lapar di tengah Pulau Komodo. Kamu bisa membawa bekal apapun sebanyak yang kamu mau sebelum berangkat ke sana. Lauk apa pun bisa kamu bawa kecuali daging, ya.

Pihak pengelola Taman Nasional Komodo dan jajaran pemandunya memperingatkan pengunjung agar tidak membawa daging ketika masuk ke Pulau Komodo.

Daging dalam bentuk apapun dilarang dibawa. Peraturan ini dimaksudkan untuk melindungi pengunjung sendiri dari serangan komodo di pulau ini. Komodo adalah hewan karnivora dengan indera penciuman yang tajam dan daging adalah makanan kesukaannya.

Jangan coba-coba uji nyali jika kamu tidak ingin keselamatanmu terancam hanya karena ceroboh membawa daging ke Pulau Komodo.

4. Beritahu Pengawas Jika Kamu Sedang Menstruasi, Terluka atau Hamil

Beritahu Pengawas Jika Kamu Sedang Menstruasi, Terluka atau Hamil

Seperti yang telah disinggung di atas bahwa komodo mempunyai indera penciuman yang sangat tajam. Saking tajamnya, ia bisa mencium bau darah sampai jarak beberapa kilometer. Hewan yang dijuluki singa purba ini memang tidak banyak bergerak. Mereka cenderung tenang dan terlihat jinak.

Namun, mereka akan berubah menjadi buas saat mencium bau darah atau daging. Begitu mereka mencium aroma yang menggiurkan tersebut, komodo akan mendekat dan mengintai seolah mereka bertemu dengan mangsa. 

Maka dari itu, jika kamu kebetulan sedang menstruasi, sebaiknya beritahu pemandu atau pengawas. Bukan berarti kamu tidak boleh berkunjung ke Pulau Komodo saat sedang menstruasi, hanya saja kamu perlu memberitahu pengawas untuk berjaga-jaga.

Selain itu, ketika kamu terluka dan mengeluarkan darah, sebaiknya tidak dekat-dekat dengan komodo. Aroma darah dari luka akan memancing komodo mendekat. Ia juga mampu mendeteksi mangsa di hadapannya sedang dalam kondisi lemah atau kuat.

Tips ini pun berlaku jika kamu sedang hamil. Kondisi tubuh ibu hamil berbeda dari kondisi tubuh orang yang tidak hamil. Demi keselamatan, bagaimana pun kondisimu, sebaiknya beritahu pihak yang memandu perjalananmu.

5. Kenakan Pakaian yang Praktis

Kenakan Pakaian yang Praktis

Ini penting, terutama bagi kaum perempuan yang senang mengenakan pakaian longgar dan berumbai. Saat kamu menyambangi ke Pulau Komodo, disarankan mengenakan pakaian yang praktis dan simpel. Maksudnya tidak ada rumbai-rumbai pada pakaian yang akan menarik perhatian komodo.

Menurut pengawas Pulau Komodo, komodo adalah hewan yang tertarik dengan benda-benda yang bergoyang. Pastikan pakaian yang kamu kenakan tidak longgar berlebihan sehingga memancing komodo bersikap agresif.

6. Mitos Jangan Mengenakan Pakaian Berwarna Merah

Mitos Jangan Mengenakan Pakaian Berwarna Merah

Tips yang satu ini memang belum terbukti kebenarannya bahkan dianggap mitos belaka. Hanya saja jika kamu percaya, kamu boleh kok menurutinya.

Di kalangan traveler beredar mitos bahwa pengunjung dilarang mengenakan pakaian merah atau benda-benda lain yang didominasi warna merah saat berkunjung ke Pulau Komodo. Mitos tersebut menyebutkan bahwa komodo akan berubah agresif layaknya banteng saat ia melihat warna merah.

Namun, salah satu pawang komodo menyebutkan bahwa mitos tersebut tidaklah benar. Pengunjung boleh memakai pakaian merah atau mengenakan benda-benda berwarna merah lainnya saat menyambangi Pulau Komodo.

Menurutnya, komodo tidak bisa mengenali warna. Ia hanya mengamati gerak-gerik. Jadi, mau pakai baju apa pun tidak masalah. Pengunjung tidak akan diserang oleh komodo ketika ia mengenakan sesuatu yang berwarna merah.

7. Jangan Melakukan Gerakan Berlebihan

Jangan Melakukan Gerakan Berlebihan

Alih-alih mempersoalkan warna pakaian, tips berikut ini jauh lebih penting. Ketika kamu berkunjung ke Pulau Komodo, pastikan kamu tidak panik dan tidak melakukan gerakan yang akan memancing komodo.

Penglihatan komodo memang buruk, namun indera pendengarannya sangat baik. Walaupun hewan raksasa ini tidak pernah kelihatan aktif berlari ke sana kemari, namun komodo mampu berlari dengan kecepatan sangat tinggi sampai 20 km/jam ketika dirasa perlu.

Maka dari itu, jangan buat gerakan yang memprovokasi mereka, seperti tiba-tiba lompat saat melihat komodo mendekat atau mengayun-ayunkan benda secara cepat. Gerakan seperti ini dianggap akan memancing komodo untuk menyerang.

Jaga selalu perilaku kita ketika menyusuri Pulau Komodo dengan tetap tenang dan tidak berisik. Hewan liar yang satu ini menyukai suasana yang tenang dan pergerakan yang pelan.

8. Menghindar dari Kejaran Komodo

Menghindar dari Kejaran Komodo

Tips berikutnya adalah antisipasi untuk melindungi diri saat berada di situasi yang tidak menguntungkan, dikejar komodo misalnya. Nah, bocoran bagi kamu yang berencana berlibur ke Pulau Komodo, jika komodo mulai menunjukan tanda-tanda akan mengejarmu, berlarilah secara zig-zag.

Komodo memang hewan dengan kemampuan berlari yang sangat cepat, akan tetapi mereka hanya berlari lurus. Kuasailah teknik berlari dengan cara zig-zag sehingga komodo kehilangan fokusnya. Selain itu, mereka juga mempunyai penghilatan yang buruk.

Dengan berlari zig-zag, mata komodo akan kesulitan menangkap bayangan yang sedang berlari di depannya. Lalu, cobalah berlari ke arah yang lebih tinggi. Kaki komodo tidak akan mampu menjangkau tempat tinggi. Lantaran itu pula rumah-rumah panggung di sekitar pulau tidak bisa dijangkau mereka.

Tetaplah waspada. Meskipun komodo terlihat sudah tenang, namun mereka adalah hewan yang sabar. Mereka mampu menunggu mangsa dengan tetap berteduh di bawah bangunan atau pohon.

9. Jaga Jarak Aman

Jaga Jarak Aman

Kemolekan Pulau Komodo terkadang membuat lupa diri sehingga kita asyik memotret tanpa memperhatikan sekitar. Jangan terlalu fokus memotret sehingga kamu lupa akan keselamatanmu karena asyik mengabadikan momen traveling-mu.

Nah, saat bertemu komodo, usahakan jangan bereaksi berlebihan. Kamu bisa mengambil gambar komodo di depanmu tapi tetap perhatikan jarak dengannya. Jangan berdiri terlalu dekat dan jangan memberi makan komodo. Pastikan kamu mengambil gambarnya dalam posisi yang aman bagimu.

10. Gunakan Tabir Surya

Gunakan Tabir Surya

Percaya deh, Labuan Bajo itu panas. Terik matahari yang terasa sangat menyengat. Lantaran hal itu, kamu perlu melindungi kulit dari terpaan sinar matahari Labuan Bajo yang terik. Sengatan matahari siang hari dapat membuat kulitmu terbakar.

Efek buruk sinarnya akan terasa dalam tempo cepat, sehingga kamu tidak boleh melewatkan tabir surya saat liburan ke Pulau Komodo. Selain itu, kenakan pakaian yang nyaman dan menutupi seluruh tubuh dari sengatan matahari.  Perhatikan pula segi kenyamanannya.

Ingat tips di atas, jangan kenakan pakaian berumbai dan longgar berlebihan yang akan membuat komodo terpancing. Lagi pula pakaian tersebut kurang nyaman dikenakan di tempat-tempat seperti itu, bukan?

Itulah 10 tips liburan ke Pulau Komodo yang bisa kamu praktekkan. Persiapan yang matang, minimal menyiapkan kebutuhan dasar, akan sangat membantu kelancaran saat traveling. Pulau Komodo termasuk alam liar, terlebih kamu akan memasuki rumah bagi hewan liar raksasa ini.

Jangan sampai kecerobohan dan keteledoran menghambat momen liburanmu, ya. Nah, sekarang kamu bisa berangkat liburan dengan tenang. Selamat berlibur!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram