Yuk, Simak 6 Tips Snorkeling bagi Wanita Saat Datang Bulan!

Ditulis oleh Riastri Herliana - Diperbaharui 14 Desember 2020

Kalau lagi traveling, kamu tim laut atau pantai? Kedua tempat tersebut memiliki pesona dan ciri khasnya masing-masing. Bagi yang suka dengan wisata pantai atau laut, pasti sudah tidak asing dengan aktivitas snorkeling. Menikmati keindahan alam bawah laut yang indah dan tentunya aman bagi pemula, atau yang tidak bisa berenang sekalipun.

Saat melakukan perjalanan ke pulau, seperti Kepulauan Seribu, Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Komodo, hingga Raja Ampat, aktivitas snorkeling tidak pernah absen dari daftar kegiatan. Rasanya tak lengkap jika berkunjung ke sebuah pulau yang cantik tetapi tidak menikmati alam bawah lautnya. Namun, ada beberapa kendala yang biasa menghambat kegiatan seru ini.

Selain tidak bisa berenang, datang bulan adalah salah satu hambatan bagi wanita untuk melakukan snorkeling. Masih banyak yang parno akan bocor saat melakukan aktivitas di dalam air. Padahal sebenarnya, ketika tubuh terkena air, baik itu sedang mandi ataupun berenang, maka darah akan berhenti dan mengalir kembali setelah tubuh tidak terkena air.

Bagi para wanita yang bingung ingin snorkeling tapi kondisi sedang datang bulan, sekarang tidak perlu bingung lagi. Ada beberapa tips yang bisa kamu coba agar tetap bisa menikmati keindahan bawah laut ketika sedang liburan. Cara ini sudah dilakukan sendiri dan hasilnya tetap aman. Simak ulasannya berikut ini, ya!

1. Perhatikan Kondisi Kesehatan

Perhatikan Kondisi Kesehatan

Beberapa wanita yang sedang datang bulan mengalami kondisi tubuh yang lemah. Mulai dari pusing, sakit di area kewanitaan, sakit pada bagian payudara, hingga kram perut. Hal yang paling berbahaya dan menyiksa bagi setiap wanita yang sedang datang bulan adalah kram perut. Kondisi ini membuat wanita sulit melakukan aktivitas seperti biasanya.

Jika memiliki kebiasaan sakit saat datang bulan, tidak disarankan untuk melakukan aktivitas snorkeling. Karena aktivitas ini memerlukan gerakan tubuh yang aktif dan bisa memperparah sakit yang dialami. Namun jika kamu tidak mengalami sakit saat sedang menstruasi, simak tips selanjutnya, ya!

2. Rutin Mengganti Pembalut

Rutin Mengganti Pembalut

Saat sedang datang bulan, setiap wanita dianjurkan mengganti pembalut setiap 3 – 4 jam sekali. Gunanya agar higienitas dan kelembapan di area kewanitaan bisa terus terjaga. Begitu juga ketika kamu berencana ingin snorkeling saat kondisi masih datang bulan. Baik itu masih hari-hari awal, maupun sudah hari terakhir.

Sebelum masuk ke dalam air, sangat disarankan mengganti pembalut terlebih dahulu. Benar-benar saat sebelum mulai berenang, ya. Jadi usahakan pembalut masih dalam keadaan kering dan bersih saat masuk ke dalam air. Jika sudah hari terakhir, bisa gunakan pembalut yang daily. Sedangkan kalau masih hari pertama atau kedua, sangat disarankan memakai pembalut night dengan panjang 30 – 42 cm.

3. Gunakan Pakaian Gelap dan Nyaman

Gunakan Pakaian Gelap dan Nyaman

Menggunakan pakaian berwarna gelap, tentu akan lebih nyaman ketika bermain air. Jika kamu tidak memiliki baju khusus berenang yang berwarna gelap, bisa gunakan pakaian biasa yang ringan dan mudah kering. Kalau untuk bawahannya, bisa pakai legging supaya bisa bergerak lebih bebas dan nyaman.

Saat melakukan aktivitas snorkeling, gerakan tubuhmu akan lebih tidak teratur jika dibandingkan dengan di darat. Jadi pakaian berwarna gelap akan menyamarkan jika mengalami kebocoran. Meskipun darah berhenti mengalir saat tubuh terkena air, mencegah kebocoran tetap diperlukan, ya. Jangan sampai tidak nyaman saat liburan ya!

4. Jangan Terlalu Lama di Air

Jangan Terlalu Lama di Air

Tubuh wanita yang sedang mengalami datang bulan memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang dalam kondisi normal. Ditambah lagi, bakteri yang ada di laut bisa berbahaya bagi organ kewanitaan. Disarankan untuk tidak terlalu lama berada di air, agar terhindar dari bakteri yang masuk ke area kewanitaan.

Apabila melakukan aktivitas snorkeling terlalu lama, bakteri dengan mudah bersarang pada pembalut, dan tak jarang mengakibatkan infeksi. Jadi, tetap kontrol waktumu saat bermain air, serta jangan terpisah dari teman-teman untuk menghindari hal yang tidak diinginkan ketika berada di dalam air.

5. Ganti Pembalut Setelah Snorkeling

Ganti Pembalut Setelah Snorkeling

Jika biasanya sehabis snorkeling santai-santai di tepi pantai, saat sedang datang bulan kamu tidak bisa terlalu santai. Tubuh yang dibiarkan basah terlalu lama karena air laut, tidak baik untuk kesehatan tubuh dan organ kewanitaan. Jangan tunda membersihkan tubuh setelah melakukan aktivitas snorkeling.

Disarankan tepat setelah snorkeling, langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuhmu dari air laut. Utamakan membersihkan area kewanitaan agar tetap higienis. Segera ganti pembalut bersih untuk menghindari bakteri yang bersarang. Usahakan kenyamanan dan kebersihan saat sedang traveling.

6. Pakai Menstrual Cup

Pakai Menstrual Cup

Ini adalah opsi lain jika kamu tidak ingin ribet mengganti pembalut, yaitu dengan menggunakan menstrual cup. Menstrual cup adalah alat sebagai pengganti pembalut yang berbentuk corong untuk menampung darah. Menstrual cup terbuat dari bahan silikon atau karet, sehingga tetap nyaman digunakan untuk beraktivitas.

Di Indonesia, masih jarang penggunaan menstrual cup. Namun sebenarnya untuk mengurangi sampah, alat ini cukup efektif karena bisa dicuci dan digunakan berkali-kali. Menstrual cup memiliki daya tampung sekitar 40 ml, sehingga aman untuk beraktivitas dan bisa digunakan dalam waktu lama.

Jika kamu sudah biasa menggunakan menstrual cup, maka bisa digunakan saat akan snorkeling. Menstrual cup membuat darah tidak terpapar udara sehingga bisa terhindar dari bau dan kebocoran. Selain itu, penggunaan menstrual cup juga akan menurunkan risiko dari infeksi bakteri.

Itulah 6 cara yang perlu diperhatikan dan bisa dilakukan sebelum melakukan snorkeling. Bagi wanita yang sedang datang bulan, aktivitas akan lebih terbatas dibandingkan biasanya. Namun bukan berarti tidak bisa menikmati waktu untuk bermain air seperti berenang atau snorkeling. Jika kondisi fisikmu dalam keadaan baik, bukan hal yang mustahil untuk menikmati alam bawah laut saat sedang liburan.

Ada lagi yang perlu diperhatikan. Bedakan antara aktivitas snorkeling dan diving. Cara di atas bisa dilakukan untuk snorkeling karena aktivitasnya masih lebih ringan dibandingan dengan diving. Sedangkan diving memerlukan alat dan kemampuan khusus sehingga tidak memungkinkan melakukannya ketika sedang datang bulan.

Aktivitas diving termasuk ke dalam olahraga ekstrim. Jadi tidak disarankan bagi wanita yang sedang datang bulan untuk melakukannya. Karena aktivitas tersebut rawan mengalami kram, dan dilakukan dalam waktu lama. Sedangkan saat berada di laut lebih baik tidak berlama-lama untuk menghindari terjadinya infeksi akibat bakteri pada organ kewanitaan.

Jadi sekarang sudah tahu kan, apa saja hal yang perlu diperhatikan jika kamu sedang datang bulan dan ingin melakukan snorkeling? Semoga cara di atas bisa membantu, ya. Jangan sampai datang bulan menghambatmu untuk melakukan aktivitas yang seru seperti berenang atau snorkeling. Yuk, beri tahu teman wanitamu tentang tips snorkeling bagi wanita yang sedang datang bulan!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram