Wisata Anti Mainstream, Kunjungi 10 Goa di Yogyakarta Ini!

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Yogyakarta dikenal kaya akan pariwisata. Provinsi yang berada di tengah-tengah Jawa Tengah ini memiliki kekayaan alam dan budaya yang tak ada habisnya untuk di-explore. Bagi pencinta pantai, deretan pantai di selatan Yogyakarta bisa jadi pilihan. Jika suka dengan wisata kota, ada banyak hal menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya itu saja, Yogyakarta juga terdapat goa lho.

Goa yang paling banyak dikenal di Yogyakarta adalah Goa Pindul. Namun, apakah sudah tahu kalau di sini ada banyak wisata goa yang tak kalah menarik? Yogyakarta memiliki banyak goa yang tersebar dari Bantul hingga Gunung Kidul. Berikut ini 10 goa di Yogyakarta yang mesti dikunjungi. Simak ulasannya ya!

1. Goa Pindul

Goa Pindul

* sumber: www.wisatagoapinduljogja.com

Goa Pindul merupakan salah satu dari sekian banyak goa di Yogyakarta yang paling terkenal dan selalu ramai dikunjungi. Sebelum dijadikan sebagai tempat wisata, Goa Pindul sering digunakan masyarakat sekitar untuk beraktivitas seperti mandi, hingga cuci baju. Aliran air di Goa Pindul memang dikenal dengan kebersihannya.

Saat ini Goa Pindul menjadi destinasi favorit ketika berlibur ke Yogyakarta. Aktivitas seru yang bisa dilakukan di Goa Pindul adalah cave tubing atau susur sungai menggunakan pelampung. Di sini, kamu akan menyusuri Goa Pindul sepanjang 350 meter dengan cara yang menyenangkan.

  • Alamat : Gelaran 2, Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul
  • Operasional : 07.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp50.000 – Rp100.000

2. Goa Cokro

Goa Cokro

Goa Cokro merupakan salah satu bagian dari 13 Geosite Gunung Sewu Unesco Globak Geopark. Goa ini dibuka menjadi tempat wisata sejak tahun 2010. Goa Cokro memiliki kedalaman 18 meter dari permukaan tanah. Di sini, pengunjung bisa mencoba sensasi cave tubing dengan jalur yang lebih menantang dari Goa Pindul.

Goa Cokro memiliki mulut goa berbentuk vertikal dengan panjang 1,5 meter dan diameter 1 meter. untuk turun ke  dalam goa, kamu perlu menggunakan tali dan karabiner. Di dalam goa, kamu akan diajak untuk menyusuri goa sepanjang 200 meter. Hawa yang dingin dan lembab memberikan kesan tersendiri ketika menyusuri Goa Cokro.

  • Alamat : Wirik, Umbulrejo, Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Rp100.000/orang

3. Goa Sriti

Goa Sriti

Goa Sriti merupakan salah satu goa bersejarah yang ada di Yogyakarta. Goa Sriti pernah dijadikan sebagai tempat persembunyian Pangeran Diponegoro saat berjuang melawan penjajah Belanda. Saat itu, Pangeran Diponegoro menjadi pemimpin perang yang disebut dengan Perang Diponegoro.

Goa Sriti terdiri dari bebatuan stalatktit dan stalakmit yang menghiasi seluruh dinding goa. Menjelajah Goa Sriti, kamu perlu menggunakan pelampung dan pelindung kepala. Di dalam goa ini kamu akan berenang menyusuri goa dan dipandu oleh juru kunci yang akan memberikan arahan serta menceritakan sejarah Goa Sriti.

  • Alamat : Dukuh Purwoharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Rp10.000/orang

4. Goa Cerme

Goa Cerme

Goa Cerme merupakan tempat bersejarah, dimana goa ini pernah menjadi tempat berkumpulnya Wali Songo untuk membahas pendirian Masjid Agung Demak. Goa Cerme juga kerap dijadikan sebagai tempat untuk berdakwah bagi para wali.

Kini, Goa Cerme menjadi salah satu wisata menarik di Yogyakarta. Goa ini memiliki bebatuan stalaktit dan stalakmit. Goa Cerme memiliki panjang 1,5 km. Berkunjung ke Goa Cerme kamu perlu mempersiapkan baju ganti dan baju yang nyaman untuk susur goa. Karena kamu akan menyusuri goa tanpa menggunakan pelampung.

  • Alamat : Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 07.00 – 18.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp2.000/orang

5. Goa Kalisuci

Goa Kalisuci

Susur goa atau cave tubing selalu jadi hal yang menyenangkan. Sebelum dikenalnya Goa Pindul, rupanya Goa Kalisuci menjadi kawasan wisata susur goa pertama di Indonesia. Masuk ke dalam wilayah Kabupaten Gunung Kidul, kamu bisa menemukan keunikan di dalam Goa Kalisuci, yaitu bukit karst dan goa yang dialiri sungai bawah tanah.

Sungai di Goa Kalisuci memiliki kedalaman 2 – 3 meter. Kamu akan diberikan pelampung serta alat pelindung untuk menyusuri goa ini. Jarak tempuh susur goa sekitar 500 meter dan memakan waktu hingga 2 jam. Pengunjung akan ditemani oleh pemandu yang akan memberi arahan hingga sampai ke titik akhir.

  • Alamat : Jetis, Jonge, Pacarejo, Semanu, Kabupaten Gunung Kidul
  • Operasional : 08.00 – 16.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp80.000/orang

6. Goa Jomblang

Goa Jomblang

Goa Jomblang merupakan salah satu Goa Vertikal yang saat ini sedang banyak menarik perhatian wisatawan. Goa Jomblang memiliki kedalaman yang bervariasi, mulai 15 hingga 80 meter. Mengunjungi Goa Jomblang kamu perlu memiliki keahlian dalam menggunakan webbing untuk bisa sampai ke dasar goa.

Terdapat beberapa jalur yang bisa kamu pilih. Bagi pemula, bisa masuk ke kedalaman 15 meter. Setelah itu ada jalur C yang memiliki kedalaman 40 meter, kemudian jalur B kedalamannya 60 meter, serta jalur A yang merupakan bagian paling dalam yaitu 80 meter. Tak perlu khawatir, kamu akan dipandu pemandu yang sudah professional dalam bidangnya.

  • Alamat : Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Kabupaten Gunung Kidul
  • Operasional : 08.00 – 14.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp450.000 – Rp1.000.000/paket

7. Goa Kiskendo

Goa Kiskendo

Goa Kiskendo merupakan destinasi wisata religi bagi penganut agama Hindu. Goa yang ditemukan pada tahun 1820 ini memiliki ikatan yang erat dengan kisah pewayangan Jawa, yaitu Ramayana. Goa ini dipercaya pernah menjadi lokasi bertarungnya pendekar kera yaitu Subali-Sugriwa dalam melawan raksasa sakti Mahesasura.

Dalam Goa Kiskendo terdapat 9 situs pertapaan. Yaitu Pertapaan Lumbung Kampek, Tledek, Santri Tani, Padasan, Selumbung, Seterbang, Kusuman, Semelong, dan Sekandang. Di sini juga terdapat air yang berasal dari tetesan stalaktit yang dapat diminum. Goa Kiskendo dapat ditelusuri sejauh 1 km.

  • Alamat : Jl. Raya Kaligesing, Sokomoyo, Jatimulyo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo
  • Operasional : 09.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp5.000/orang

8. Goa Rancang Kencono

Goa Rancang Kencono

Goa Rancang Kencono merupakan salah satu goa yang menyimpan misteri. Goa ini berbentuk vertikal di wilayah Kabupaten Gunung Kidul. Mitosnya, di goa ini pernah dihuni manusia sejak ratusan hingga ribuan tahun yang lalu. Goa Rancang Kencono digunakan pada zaman Kerajaan Mataram Islam.

Goa Rancang Kencono kini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang mengedukasi. Di dalam goa terdapat stalaktit yang memesona. Goa ini dapat ditelusuri melalui anak tangga. Di samping anak tangga menuju tubuh goa, terdapat pohon Klumpit yang tingginya melebihi atap goa. Bagian dalam goa terdapat tiga ruangan dengan ukuran yang berbeda-beda.

  • Alamat : Mungguran II, Bleberan, Playen, Kabupaten Gunung Kidul
  • Operasional : 08.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp35.000/orang

9. Goa Tanding

Goa Tanding

Goa Tanding merupakan destinasi wisata yang terbilang baru di Yogyakarta. Goa Tanding diresmikan pada tahun 2016. Lokasi goa ini tak jauh dari Goa Pindul. Bahkan air dalam Goa Tanding masih satu aliran sungai dengan Goa Pindul. Bedanya, Goa Tanding memiliki lorong goa yang lebih panjang serta ruang goa lebih besar dibandingkan Goa Pindul.

Sama halnya dengan Goa Pindul, kamu bisa menikmati pemandangan Goa Tanding dengan cave tubing menggunakan perahu karet. Goa Tanding dihiasi dengan stalaktit dan stalagmite yang bergelantungan di atap goa. Kamu bisa melihat indahnya dalam goa ini dengan leluasa karena ruangan goa yang luas.

  • Alamat : Seropan, Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul
  • Operasional : 07.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp10.000/orang

10. Goa Selarong

Goa Selarong

Goa Selarong merupakan goa bersejarah yang terletak di Kabupaten Bantul. Seperti halnya Goa Sriti, Goa Selarong juga merupakan bagian dari kisah perjuangan Pangeran Diponegoro. Goa Selarong menjadi tempat dimana Pangeran Diponegoro mengatur strategi atau disebut juga sebagai markas gerilya saat perang melawan Belanda.

Goa Selarong kini dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dimana ketika masuk area goa, kamu akan melihat patung Pangeran Diponegoro yang sedang menunggangi kuda. Terdapat dua buah goa, yaitu Goa Putri dan Goa Kakung. Kedua goa ini memiliki kedalaman dan fungsi yang berbeda.

  • Alamat : Guwosari, Pajangan, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 08.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp2.000/orang

Nah, itulah 10 goa di Yogyakarta yang menarik untuk dikunjungi. Jadi sudah tahu kan, goa apa saja yang bisa dijadikan sebagai destinasi liburanmu selanjutnya? Tak melulu soal pantai, yuk ajak kerabatmu untuk liburan ke goa yang ada di Yogyakarta!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *