Yuk Kunjungi 10 Wisata Hutan Mangrove di Indonesia Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Hutan Mangrove atau hutan bakau merupakan hutan yang tumbuh di air payau. Hutan Mangrove tumbuh di tempat yang terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Jenis tumbuhan di Hutan Mangrove berbeda-beda sesuai dengan jenis tanah, terpaan ombak, dan penggenangan karena air pasang. Hutan Mangrove terdapat di beberapa negara, salah satunya Indonesia.

Indonesia memiliki Hutan Mangrove terluas di dunia. Luasnya mencapai 25% dari total luas Mangrove di dunia. Hutan Mangrove kini menjadi tempat wisata alam yang menyenangkan karea kita dapat melihat pasang surut air laut dari dalam hutan.

Kali ini, Keluyuran akan menginformasikan 10 Hutan Mangrove di Indonesia yang seru untuk dikunjungi. Simak artikel ini sampai habis ya!

1. Taman Wisata Alam Angke Kapuk

Taman Wisata Alam Angke Kapuk

Jakarta dikenal sebagai kota metropolitan terbesar di Indonesia. Meski begitu, bukan berarti Jakarta tidak memiliki wisata alam yang menarik. Terletak di Pantai Indah Kapuk, ada Hutan Mangrove yang dikenal juga sebagai Taman Wisata Alam Angke Kapuk.

Taman Wisata Alam ini dapat kamu akses menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pibadi. Hutan Mangrove seluas 99,82 hektar ini dihuni oleh banyak jenis fauna. Beberapa diantaranya ada Elang Laut, Kuntul Putih, Itik Benjut, Elang Tiram, Belekok, Pecuk Ular Asia, Kokokan Laut, dan masih banyak lagi. Ada pun wahana yang bisa kamu coba untuk mengisi hari liburmu.

  • Alamat: Jl. Garden House No. 4, Kamal Muara, Penjaringan, Kota Jakarta Utara
  • Operasional: 07.00 – 18.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp25.000/orang

2. Hutan Mangrove Bali

Hutan Mangrove Bali

Ketika keluyuran ke Bali, maka destinasi yang paling umum dikunjungi adalah pantai. Padahal, ada banyak hal yang bisa dieksplor, salah satunya Hutan Mangrove yang berada di tenga-tengah obyek wisata Sanur dan Nusa Dua. Hutan ini bisa mudah dijangkau dari Bandara Ngurah Rai, Bali.

Hutan Mangrove ini bisa kamu eksplor dengan berjalan kaki melalui jembatan kayu yang membentang sepanjang 2 km. Menariknya, setelah sampai di ujung Hutan Mangrove, kamu bisa menikmati pemandangan laut lepas dan terlihat Tol Bali Mandara dari kejauhan. Sungguh menyenangkan!

  • Alamat: Jl. By Pass Ngurah Rai KM. 21, Pemogan, Kuta, Kota Denpasar
  • Operasional: 08.00 – 17.00 WITA
  • Tiket Masuk: Rp10.000/orang

3. Mangrove Margomulyo Balikpapan

Mangrove Margomulyo Balikpapan

Kalimantan memiliki wilayah hutan yang sangat luas dan kaya. Sebagian di antaranya ada hutan bakau. Salah satunya di Balikpapan. Hutan Mangrove Balikpapan memiliki luas 16,8 hektare yang bukan hanya berfungsi sebagai tempat wisata saja, melainkan juga untuk hutan lindung, pendidikan lingkungan, tempat penelitian, hingga konservasi pohon bakau.

Menjelajah Hutan Mangrove Balikpapan kamu bisa berjalan kaki di atas jembatan kayu yang membentang sepanjang 800 meter. Jika merasa lelah, dapat beristirahat di gazebo yang sudah tersedia di beberapa titik. Di sini, kamu bisa melihat langsung beberapa fauna, seperti kepiting dengan warna capit yang beragam.

  • Alamat: Jl. AMD, Margo Mulyo, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan
  • Operasional: 09.00 – 17.00 WITA
  • Tiket Masuk: Rp7.000/orang

4. Hutan Mangrove Kulon Progo

Hutan Mangrove Kulon Progo

Wisata alam di Kulon Progo memang tiada habisnya untuk dijelajahi. Salah satunya ada Hutan Mangrove Kulon Progo yang kini menjadi tempat wisata baru dan disukai wisatawan. Hutan ini merupakan wilayah konservasi untuk mencegah abrasi.

Hutan Mangrove Kulon Progo masih satu kawasan dengan Pantai Glagah dan Pantai Trisik. Sama halnya dengan hutan bakau lainnya, kamu bisa menjelajah dengan berjalan kaki di atas jembatan kayu. Waktu terbaik untuk menikmati pemandangan di Hutan Bakau adalah pagi hingga siang hari.

  • Alamat: Pasir Mendit, Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta
  • Operasional: 24 jam
  • Tiket Masuk: Rp5.000/orang

5. Hutan Mangrove Karimunjawa

Hutan Mangrove Karimunjawa

Karimunjawa merupakan sebuah pulau di utara Pulau Jawa dan masih masuk ke dalam wilayah Kabupaten Jepara. Di sini, terdapat Hutan Mangrove yang menjadi rumah puluhan jenis fauna, serta 45 jenis mangrove langka. Hutan Mangrove Karimunjawa airnya sangat tenang sehingga kamu akan merasa seperti sedang berada di atas aliran sungai.

Hutan Mangrove Karimunjawa memiliki luas 10,5 km2 dan masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Karimunjawa. Menjelajahi Hutan Mangrove Karimunjawa, kamu perlu melalui jembatan kayu yang membentang sejauh 1,3 km. setibanya di ujung Hutan Mangrove, terdapat menara pandang setinggi 20 meter. Kamu bisa naik ke atas menara dan melihat Karimunjawa lebih luas.

  • Alamat: Kawasan Wisata Mangrove, Kemujan, Karimunjawa, Kabupaten Jepara
  • Operasional: 08.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp15.000/orang

6. Hutan Mangrove Pasarbanggi

Hutan Mangrove Pasarbanggi

Rembang merupakan kabupaten di ujung timur Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di sini terdapat banyak tempat wisata menarik, salah satunya Hutan Mangrove Pasarbanggi yang disebut sebagai Hutan Mangrove paling lebat.

Di Hutan Mangrove Pasarbanggi terdapat enam jenis mangrove, diantaranya Rhizophora Apiculate, Avicenia Marina, Xilocarpus Spp, Rhizophora Spp, Avicenia Alba, dan Soneratia Alba. Sedangkan jenis fauna yang ada di sini antara lain burung hantu, elang laut, biawak, dan buruk blekok. Di sini kamu bisa menjelajah Hutan Mangrove di atas jembatan berwarna merah.

  • Alamat: Sawah, Pasarbanggi, Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah
  • Operasional: 06.00 – 17.30 WIB
  • Tiket Masuk: Rp2.000/orang

7. Hutan Mangrove Tarakan

Hutan Mangrove Tarakan

Tarakan merupakan kabupaten di Kalimantan Utara yang menjadi salah satu akses untuk menuju ke Kepulauan Derawan. Nemun, jangan terburu-buru ke Derawan, karena di Tarakan sendiri ada banyak destinasi wisata menarik, salah satunya adalah Hutan Mangrove Tarakan. Hutan Mangrove ini terletak di pusat Kota Tarakan, sehingga sangat mudah diakses.

Hutan Mangrove Tarakan memiliki luas 21 hektare dan diakui sebagai paru-paru kota, serta berfungsi sebagai pelindung kota dari abrasi air laut. Hutan Mangrove Tarakan memiliki banyak sekali pohon bakau dan fauna khas yang asli dari Tarakan. Hutan yang rimbun dengan jembatan kayu yang membentang, memberikan kesan tersendiri ketika mengunjunginya.

  • Alamat: Karang Rejo, Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara
  • Operasional: 08.00 – 16.00 WITA
  • Tiket Masuk: Rp5.000/orang

8. Puri Maerokoco Semarang

Puri Maerokoco Semarang

Puri Maerokoco merupakan sebuah taman seluas 23,84 hektare dan dilengkapi dengan beragam wisata yang menarik. Di sini, kamu bisa mengenal rumah adat atau anjungan yang terdiri dari 35 kabupaten atau kota, sehingga kamu bisa belajar tentang budaya di Indonesia. Selain itu, ada pula Hutan Mangrove yang eksotis.

Hutan Mangrove di Puri Maerokoco terletak di pinggir pantai Kota Semarang. Di sini, kamu bisa menjelajahi setiap sisi hutan dengan berjalan kaki di atas jembatan kayu, atau bisa juga menyewa perahu dan menyusuri telaga di Hutan Mangrove. Selain itu, di sini ada café yang berdiri di atas telaga Hutan Mangrove, jadi kamu bisa menikmati santapan ditemani dengan pemandangan indah.

  • Alamat: Jl. Puri Anjasmoro, Tawangsari, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah
  • Operasional: 07.00 – 19.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp10.000/orang

9. Hutan Mangrove Wonorejo

Hutan Mangrove Wonorejo

Surabaya, sebagai kota terbesar kedua di Indonesia juga memiliki Hutan Mangrove yang menarik untuk dikunjungi. Hutan Mangrove Wonorejo diresmikan pada awal tahun 2010, tempat ini biasa dikenal juga dengan Wisata Anyar Mangrove, karena letaknya yang berada di kawasan Gunung Anyar, Surabaya.

Hutan Mangrove Wonorejo bisa kamu jelajahi dengan berjalan kaki ataupun menyewa speed boat untuk mengelilingi area hutan. Setiap pengunjung hanya diberi waktu 1,5 jam di dalam hutan. Jika sudah berakhir, maka petugas akan memanggil pengunjung untuk kembali ke dermaga. Waktu tersebut cukup untuk menikmati rimbunnya Hutan Mangrove Wonorejo.

  • Alamat: Wonorejo, Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur
  • Operasional: 08.00 – 16.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp25.000/orang

10. Pantai Mangrove Kampung Nipah

Pantai Mangrove Kampung Nipah

Setelah membahas Hutan Mangrove yang ada di Indonesia, bagaimana dengan Pantai Mangrove? Di Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Serdang Bedagai, terdapat sebuah pantai yang terdapat kawasan mangrove. Pantai Mangrove Kampung Nipah namanya. Kawasan mangrove ini pernah digunduli pemerintah setempat dengan alasan pembangunan.

Pada tahun 2005, masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai nelayan berinisiatif menanam mangrove secara swadaya. Kemudian pada tahun 2012, dibentuk koperasi untuk mengelola Hutan Mangrove di sekitar desa. Hingga akhirnya kini Pantai Mangrove dapat dijadikan sebagai tujuan untuk rekreasi dengan nuansa edukasi.

  • Alamat: Sei Naga Lawan, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara
  • Operasional: 08.00 – 18.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp10.000/orang

Jadi bagaimana, sudah tahu kan dimana saja Hutan Mangrove di Indonesia? Apakah kamu tertarik untuk mengunjunginya? Yuk, ajak kerabat dan keluargamu untuk liburan ke 10 Hutan Mangrove di Indonesia!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *