Berkunjung ke Wot Batu, Wisata Seni Berbahan Dasar Batu

Ditulis oleh - Diperbaharui 21 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Wot Batu merupakan salah satu venue menarik yang ada di Bandung. Wot Batu adalah tempat berwisata sekaligus menikmati indahnya karya seni berbahan dasar batu. Yang juga ternyata bisa dijadikan menjadi venue pernikahan.

Melansir dari Wikipedia, Wot Batu merupakan sebuah taman dan tempat instalasi batu garapan Sunaryo. Seorang seniman yang juga merupakan mantan dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Secara bahasa, Wot yang berasal dari bahasa Jawa memiliki arti “jembatan”. Sedangkan secara filosofis, wot memiliki makna jembatan penghubung jiwa.

Penggunaan batu sebagai bahan instalasi di tempat ini memiliki tujuan tersendiri. Batu menjadi pilihan utama lantaran memiliki sifat abadi, meskipun bagian fisiknya suatu saat nanti akan sirna.

Instalasi yang ada pada Wot Batu dilengkapi dengan tanaman dan rerumputan di sekitarnya. Hal itulah yang bikin Wot Batu terlihat indah seperti taman.

Meski merupakan taman dan tempat instalasi batu, Sunaryo selaku pemilik enggan menanggapnya demikian. Dia menganggap kalau Wot Batu adalah sebuah monumen yang mengabadikan suatu nilai.

“Kalau dibilang instalasi terlalu mengecilkan arti, dibilang taman terlalu biasa juga,” ujarnya yang dilansir dari Tempo.co.

Spot Populer dan Menarik di Wot Batu

Spot Populer dan Menarik di Wot Batu

* sumber: koran.tempo.co

Ada beberapa spot populer dan menarik yang bisa ditemui di Wot Batu. Beberapa spot itu adalah:

1. Alur Khusus Bagi Pengunjung

Alur Khusus Bagi Pengunjung

* sumber: dsgntalk.com

Saat memasuki Wot Batu, pengunjung akan menemukan sebuah alur khusus yang tiap sudutnya mempunyai hal-hal menarik dan bermakna. Dimulai dari lorong dengan sebar satu meter yang merupakan perlambang dari awal perjalanan para pengunjung di Wot Batu.

Saat memasuki lorong itu, pengunjung akan menemui sebuah tiang batu berbentuk silinder, bertinggi dua meter, serta berwarna hitam. Tiang tersebut merupakan perlambang dari alat kemaluan laki-laki.

Di bawah tiang itu, ada kolam air yang adalah lambang dari kemaluan perempuan. Bila dimaknai lebih dalam, tiang yang menancap pada kolam tersebut merupakan asal muasal manusia, yakni Adam dan Hawa.

Masuk ke bagian dalam lorong, pengunjung bakal menemukan batu berwarna cokelat yang merupakan lambang perjalanan hidup. Batu tersebut ditata sedemikian rupa hingga bentuknya mirip perahu.

Seusai melewati batu itu, pengunjung pun akan sampai ke gerbang keluar yang juga merupakan simbol pintu kematian.

2. Instalasi Batu yang Bermakna

Instalasi Batu yang Bermakna

* sumber: kumparan.com

Wot Batu juga punya beberapa instalasi batu yang tak kalah bermakna. Salah satunya adalah Batu Merenung.

Batu yang dibuat sebagai simbol perenungan itu dibuat dengan detail khusus, sehingga membuatnya terlihat menarik. Di batu itu, kamu bisa duduk di atasnya, sembari menempatkan tangan dan jarimu.

Masih ada instalasi batu lainnya yang tak kalah menarik. Batu Indung, Batu Api, dan Surya Medal adalah tiga di antaranya.

Ketiganya sama-sama dibuat dari lapisan tembaga, serta bisa ditemui di kawasan pedestral beton di Wot Batu.

Harga Tiket dan Jam Operasional

Harga Tiket dan Jam Operasional

Untuk harga tiket, Wot Batu menerapkan tarif Rp50.000/orang. Jika kamu pelajar, akademisi, seniman, mahasiswa, atau datang bersama rombongan berjumlah 15 orang lebih, maka kamu hanya perlu merogoh kocek Rp30.000/orang saja.

Bila pengunjung berusia 65 tahun ke atas atau anak-anak berusia 6 tahun ke bawah, maka pengunjung tidak perlu membayar HTM yang sudah ditetapkan. Pemesanan tiket sendiri bisa dilakukan langsung di tempat.

Atau, bisa juga dipesan secara online. Adapun jam operasional Wot Batu sendiri adalah tiap Selasa sampai Minggu pukul 10.00 – 17.00.

  • HTM : Rp50.000/orang (umum), Rp30.000/orang (mahasiswa, akademisi, seniman, pelajar, atau rombongan berjumlah 15 orang lebih), gratis (lansia berusia 65 tahun ke atas dan anak-anak usia 6 tahun ke bawah).
  • Jam Operasional : Selasa s.d. Minggu pukul 10.00 – 17.00 WIB.

Fasilitas di Wot Batu

Fasilitas di Wot Batu

* sumber: www.holamigo.id

Ada dua fasilitas unik yang dimiliki Wot Batu. Panduan Pameran dan Digital Assistant Wot Batu adalah dua fasilitas yang dimaksud.

Panduan pameran merupakan fasilitas yang bisa membantu pengunjung untuk berbincang dengan pemandu di Wot Batu. Khususnya, obrolan yang berkaitan dengan karya-karya yang ada di Wot Batu.

Sementara itu, Digital Assistant Wot Batu adalah fasilitas yang bisa bantu pengunjung untuk mengetahui seluk-beluk wilayah Wot Batu. Fasilitas berbentuk aplikais ini bisa diunggal di Play Store atau App Store lewat ponsel pintarmu.

Di luar dua fasilitas itu, Wot Batu masih punya beberapa fasilitas yang lazim ada di sejumlah tempat wisata. Semisal:

  • Toilet yang bersih dan nyaman.
  • Koneksi Wi-Fi yang cukup kencang.
  • Tempat makan yang punya menu makanan dan minuman menarik, seperti Wot Batu Platter dan Bunga Telang.
  • Tempat ibadah (mushola) yang kecil dan nyaman.
  • Area parkir yang kecil dan dijaga oleh satpam yang ramah.

Alamat dan Akses Transportasi

Alamat dan Akses Transportasi

* sumber: www.holamigo.id

  • Alamat : Jalan Bukit Pakar Timur no. 98, Ciburial, Cimenyan, Kota Bandung, Jawa Barat 40198.
  • Telepon : (022) 82524480.

Wot Batu terletak di Jalan Bukit Pakar Timur no. 98, Ciburial, Cimenyan, Kota Bandung, Jawa Barat 40198. Lokasinya sendiri berada sebelum Selasar Sunaryo Art Space, sebuah art space yang juga diinisiasi oleh Sunaryo.

Untuk bisa sampai ke tempat wisata seni ini, kamu bisa menempuh perjalanan dengan dua cara. Menaiki kendaraan pribadi, atau naik kendaraan umum.

  • Kendaraan Pribadi

Tidak sulit untuk sampai ke Wot Batu dengan kendaraan pribadi. Pasalnya, akses jalan menuju “monumen seni” garapan Sunaryo ini mudah dilalui kendaraan pribadi. Baik motor maupun mobil.

Agar tidak terlalu bingung, kamu bisa menggunakan bantuan GPS selama di perjalanan nanti. Jangan khawatir, soalnya lokasi Wot Batu sangat bisa dilacak oleh GPS.

  • Kendaraan Umum

Wot Batu pun juga bisa diakses dengan kendaraan umum. Untuk kendaraan umum, kamu bisa naik angkot jurusan Ciroyom-Ciburial. Itu pun jika kamu datang dari wilayah sekitar Ciburial ataupun Ciroyom.

Kamu pun juga bisa naik angkot jurusan Caringin-Dago untuk bisa sampai ke tempat ini. Sayangnya, kedua angkot tersebut tidak bisa mengantarkanmu sampai ke depan pintur gerbang Wot Batu.

Melainkan, hanya mengantar sampai di depan jalan Bukit Pakar Timur. Setelahnya, kamu harus berjalan menyusuri Jalan Bukit Pakar Timur selama beberapa puluh meter.

Kalau kamu mau sampai hingga ke pintu gerbang Wot Batu dari rumah atau tempatmu berada, kamu bisa menaiki kendaraan umum berbasis online (ojek, taksi, maupun mobil).

Hotel di Dekat Wot Batu

Hotel di Dekat Wot Batu

* sumber: travelingyuk.com

Tidak jauh dari Wot Batu, ada dua hotel yang bisa kamu pilih. ini tentu kabar baik buatmu yang hendak menginap sebelum atau setelah dari Wot Batu.

Kedua hotel yang dimaksud adalah:

  • The Valley Resort Hotel, Jalan Lembang Pakar Timur No. 28, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kota Bandung, Jawa Barat 406198. 470 meter dari Wot Batu.
  • The Dago Highland Resort and Spa, Jalan Bukit Pakar Timur IV no. 88, Ciburial, Kecamatan Cidadap, Bandung, Jawa Barat 40141. 300 meter dari Wot Batu.

Demikianlah informasi dari Wot Batu. Tempat wisata di Bandung yang menarik, instagramable dan bernilai seni tinggi. Semoga kamu bisa mengenal Wot Batu lebih dekat, dan tertarik untuk piknik ke sana suatu saat nanti. Nantikan Keluyuran di artikel selanjutnya, ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *