Yuk, Cicipi Lezatnya 10 Makanan Khas Majalengka Ini!

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Selain terkenal akan wisata curugnya, kota Angin Majalengka juga ternyata punya aneka ragam makanan khas yang tentunya lezat, unik dan menggugah selera. Deretan makanan khas Majalengka ini tentunya mampu bersaing dengan makanan-makanan khas daerah lainnya di Tatar Sunda yang sudah kami bahas dalam artikel 10 Makanan Khas Jawa Barat ini.

Pada kesempatan kali ini, Keluyuran akan membahas mengenai 10 makanan khas Majalengka yang cukup populer dan banyak diminati masyarakat. Anda penasaran? Yuk, simak langsung saja pembahasannya di bawah ini, ya.

10 Makanan Khas Majalengka

1. Jalakotek

jalakotek

* sumber: cookpad.com

Salah satu makanan khas Majalengka yang sangat populer di kalangan masyarakat adalah jalakotek. Jalakotek adalah makanan yang berbahan utama tepung tapioka. Banyak orang yang menyamakan jalakotek dengan jalangkote, makanan khas dari Makassar. Namun, keduanya tentu berbeda.

Jalangkote lebih mirip dengan pastel. Isian dari jalangkote biasanya juga sayuran, serupa dengan pastel. Sementara jalakotek berisi tahu kuning yang sudah dibumbui dan bentuknya terlihat mirip dengan cireng karena bahan utamanya tepung tapioka tadi.

Jalakotek biasanya dibubuhi penyedap rasa maupun bubuk cabai setelah selesai digoreng, agar rasanya lebih nikmat. Nah, bagaimana, Anda tertarik untuk mencoba makanan satu ini?

2. Puruluk Oncom

puruluk oncom majalengka

* sumber: www.bukalapak.com

Selanjutnya, ada puruluk oncom. Dilansir dari pikiranrakyat, puruluk oncom yang bisa dibilang merupakan oncom instan sendiri merupakan kreasi dari seorang ibu rumah tangga di Majalengka, Santi namanya.

Ide membuat oncom yang dikemas dalam toples ini muncul berkat suaminya yang sering naik gunung dan memerlukan makanan yang lebih praktis untuk dibawa. Karena itulah, Santi terpikir untuk membuat oncom goreng yang dicampur dengan rempah-rempah dan garam, agar cita rasanya semakin lezat.

Berawal dari ide membuatkan suaminya makanan praktis untuk dibawa naik gunung tadi, Santi berhasil mengembangkan usahanya bahkan memperkenalkan oncom goreng ini hingga ke Tanah Papua. Hebat, ya? Ada yang sudah mencoba puruluk oncom ini?

3. Gula Cakar

gula cakar

* sumber: www.tokopedia.com

Selanjutnya, ada gula cakar. Gula cakar sendiri adalah salah satu makanan khas Majalengka yang populer. Biasanya, gula cakar digunakan sebagai pemanis minuman. Gula cakar khas Majalengka ini dibuat dari gula pasir yang dibubuhi pewarna makanan serta soda kue.

Gula cakar diolah dengan cara memasak gula pasir dalam air mendidih sembari diaduk, selama kurang lebih dua puluh menit. Lalu, soda kue dan pewarna makanannya ditambahkan ke dalam adonan gula pasir tadi.

Gula cakar memiliki bentuk kotak dan memiliki rongga. Warnanya juga sangat cantik, lho. Kalau Anda berkunjung ke Kabupaten Majalengka, jangan lupa untuk membeli gula cakar ini, ya.

4. Tekso

tekso weragati

* sumber: tripwisatamajalengka.blogspot.com

Tekso adalah makanan khas Majalengka yang hanya ada di Desa Weragati, Kecamatan Palasah. Menurut besoksenin, tekso merupakan kependekan dari “lotek dan bakso”. Makanan ini adalah lotek yang dicampur dengan bihun, namun tidak dibubuhi bakso di dalamnya.

Tekso sendiri memiliki cara pembuatan yang mudah, pertama-tama, Anda hanya perlu merebus sayur-sayuran seperti kol hingga tauge. Jika sayur-sayurannya telah matang, maka sayuran tadi dicampurkan dengan bumbu tekso. Bumbunya terbuat dari bumbu kacang.

Walaupun cara pembuatannya terbilang mudah, tekso hanya dijual di Desa Weragati saja, lho. Jadi, kalau Anda penasaran, ingin mencicipi cita rasa makanan yang satu ini, Anda dapat berkunjung ke Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka. Jangan lupa, ajak sanak saudara, teman maupun kerabat Anda untuk menikmati tekso bersama.

5. Kecap Majalengka

kecap majalengka

* sumber: produkkecapmajalengkajuara.blogspot.com

Kabupaten Majalengka juga terkenal memiliki kecap khas Majalengka yang biasanya dijadikan buah tangan. Kecap khas Majalengka ini telah ada sejak puluhan tahun silam, lho. Salah satu produsen kecap asli Majalengka ini bahkan telah berdiri sejak tahun 1940.

Kecap asli Majalengka ini diolah secara tradisional tanpa bantuan mesin atau alat-alat modern. Kecap Majalengka memiliki kekentalan dan rasa yang pas, juga tentunya tahan lama.

Kecap yang diproduksi sama sekali tidak menggunakan bahan pengawet kimia. Sebagai gantinya, garam dipilih menjadi pengawet alami. Garam yang dibubuhkan juga dalam jumlah yang cukup banyak. Kecap asli Majalengka ini mampu bertahan hingga dua tahun lamanya. Anda tertarik untuk membeli kecap khas Majalengka ini?

6. Katel

katel

* sumber: cookpad.com

Katel merupakan satu jenis sayuran yang ternyata hanya bisa ditemukan di Kabupaten Majalengka. Katel berasal dari kacang kedelai yang baru saja tumbuh dan pucuknya belum muncul. Katel biasanya diolah dan dimasak dengan tahu, atau dijadikan teman makan bersama ikan asin dan sambal terasi.

Hmmm, enak sekali, bukan? Saya yakin Anda pasti ngiler dan ingin mencobanya. Banyak warga Majalengka yang membudidayakan katel. Dan tidak sedikit warga Majalengka yang berprofesi sebagai penjual sayuran ini.

7. Intriwiling

intriwiling

* sumber: budaya-indonesia.org

Satu lagi makanan khas Kota Angin yang unik. Adalah intriwiling yang merupakan olahan singkong rebus khas Majalengka. Singkong yang menjadi bahan utama pembuatan intriwiling ini tidak hanya direbus lalu disajikan begitu saja seperti sajian singkong rebus pada umumnya, melainkan diberi taburan kelapa parut dan juga garam.

Kalau Anda bosan dengan olahan singkong yang biasa saja, Anda dapat mencoba mencicipi intriwiling khas Majalengka ini. Tertarik?

8. Ampas Kecap

makanan khas majalengka ampas kecap

* sumber: www.bukalapak.com

Bukan cuma Ciamis yang mengolah ampas minyak menjadi galendo, makanan khas Tatar Galuh yang lezat. Percaya atau tidak, di Kabupaten Majalengka, ampas atau sisa pembuatan kecap diolah kembali dan dimasak menjadi sajian yang tidak kalah enak.

Ampas kecap biasanya dimasak dengan cara ditumis bersama bumbu yang dibuat dari cabai rawit, bawang merah, bawang putih, daun bawang dan beberapa bumbu lainnya.

Oh ya, bahkan menurut tintahijau, ada beberapa mahasiswa asal Kota Angin yang juga mengolah ampas kecap menjadi nugget, lho. Hebat, ya? Biasanya nugget terbuat dari ayam, mereka memanfaatkan ampas kecap sebagai bahan utamanya. Kira-kira bagaimana rasanya, ya? Anda penasaran? Sama, saya juga!

9. Durian Sinapeul

durian majalengka

* sumber: www.inamedia.online

Tahukah Anda, kalau Kabupaten Majalengka punya buah durian yang sempat hits karena dikabarkan pohonnya telah ada sejak berabad-abad lalu? Ya, ada durian Sinapeul. Durian Sinapeul ini berasal dari Blok Sinapeul, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.

Pohon durian yang diklaim sudah tumbuh sejak sekitar 2.5 abad yang lalu ini berada di salah satu rumah warga, yang merupakan keturunan dari pelopor durian khas Majalengka tersebut. Warga sekitar Kecamatan Sindangwangi juga banyak memanfaatkan pohon durian legendaris tersebut untuk pembibitan durian.

Durian Sinapeul ini memiliki empat jenis durian yang dijadikan andalan, yakni durian perwira, sriwig, bokor juga cangpis. Anda pecinta buah durian? Kalau berkunjung ke Majalengka, jangan lupa untuk menyempatkan diri mencicipi durian Sinapeul, ya!

10. Mangga Gedong Gincu

Mangga Gedong Gincu

* sumber: www.khasiat.co.id

Terakhir, ada mangga gedong gincu yang dikabarkan merupakan ikon dari Kota Angin, Majalengka. Mangga gedong gincu yang memiliki warna cantik ini merupakan salah satu buah khas Majalengka, yang juga tumbuh di Cirebon dan Indramayu.

Mangga gedong gincu memiliki rasa yang manis. Daging buahnya mudah dikupas karena bijinya kecil dan memiliki bentuk yang pipih. Daging buah mangga gedong gincu ini memiliki serat yang halus sehingga menjadikannya lebih mudah untuk dicerna.

Daging dari buah ini juga dikabarkan memiliki banyak kandungan air, lho. Hayo, siapa di sini yang ngaku suka buah mangga dan belum pernah mencicipi manisnya mangga gedong gincu?

Nah, itulah kesepuluh makanan khas Kota Angin, Majalengka yang tersohor di kalangan masyarakat luas dan tentu saja wajib untuk Anda cicipi. Bagaimana, ada yang sudah pernah mencoba salah satu atau bahkan semua makanan khas Majalengka yang ada di dalam daftar di atas? Jika iya, silakan sampaikan cerita dan pendapat Anda mengenai makanan-makanan ini di kolom komentar, ya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *