Tutorial Cara Menggunakan Telepon di Kamar Hotel
Waktu pertama kali menginap di hotel, saya sempat bengong lama di depan telepon kamar. Tombolnya banyak banget, ada angka, ada tulisan aneh seperti "Operator", "Msg", dan lain-lain. Saya cuma mau minta tambahan handuk, tapi malah takut salah pencet dan tiba-tiba kena biaya. Hehe.
Padahal telepon kamar hotel itu sebenarnya sangat berguna, lho. Lewat telepon ini kamu bisa menghubungi resepsionis, memesan makanan, minta perlengkapan tambahan, sampai memasang alarm pagi. Kamu bahkan tidak perlu keluar kamar sama sekali.
Nah, supaya kamu tidak bingung seperti saya dulu, di artikel ini saya mau kasih tutorial cara menggunakan telepon hotel untuk yang baru pertama kali menginap.
Mengenal Bagian-Bagian Telepon Hotel

Sebelum mulai menelepon, ada baiknya kamu kenalan dulu dengan bagian-bagian telepon hotel. Bentuknya memang beragam, tapi umumnya hampir mirip satu sama lain.
- Tombol Angka
Sama seperti telepon rumah pada umumnya, di telepon hotel ada tombol angka 0 sampai 9. Tombol ini kamu gunakan untuk menghubungi layanan hotel, kamar lain, ataupun nomor di luar hotel.
- Tombol Layanan Cepat
Di beberapa hotel, terutama hotel yang lebih modern, telepon kamar punya tombol khusus yang sudah diberi label. Contohnya "Front Desk", "Housekeeping", "Room Service", atau "Concierge". Kamu cukup menekan satu tombol saja tanpa perlu mengingat nomornya.
- Tombol Pesan atau Message
Ada juga tombol bertuliskan "Msg" atau "Message". Tombol ini biasanya menyala atau berkedip jika ada pesan yang ditinggalkan untuk kamu di resepsionis. Kalau lampunya menyala, coba hubungi resepsionis untuk menanyakan pesannya.
- Panduan Nomor Penting
Biasanya di dekat telepon ada kartu atau buku kecil yang berisi daftar nomor ekstensi hotel. Jangan lupa baca dulu ya, karena setiap hotel punya nomor yang berbeda-beda. Panduan ini juga menjelaskan cara menelepon ke luar hotel dan tarifnya.
Langkah-Langkah Menggunakan Telepon Hotel
Setelah paham bagian-bagiannya, sekarang saya jelaskan cara pakainya. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Angkat Gagang Telepon

Langkah pertama tentu saja mengangkat gagang teleponnya. Setelah itu, dengarkan dulu nada sambungnya. Kalau sudah terdengar nada tunggu yang normal, berarti teleponnya siap dipakai.
Kalau tidak ada nada sama sekali, coba pastikan kabelnya terpasang dengan benar. Jika masih tidak bunyi, kamu bisa mendatangi resepsionis langsung atau menggunakan cara lain untuk menghubungi mereka.
2. Cari Nomor yang Ingin Dihubungi

Selanjutnya, cari nomor layanan yang kamu butuhkan. Kamu bisa melihatnya di panduan yang ada di dekat telepon, atau di buku informasi hotel yang biasanya diletakkan di meja atau laci. Berikut beberapa nomor yang umum ditemui:
- Resepsionis atau Front Desk
Ini nomor yang paling sering dipakai. Di banyak hotel, kamu cukup menekan angka 0 untuk tersambung ke resepsionis. Cocok untuk bertanya soal fasilitas, minta bantuan, atau menyampaikan keluhan.
- Housekeeping
Nomor ini dipakai untuk meminta pembersihan kamar, handuk tambahan, bantal, selimut, atau perlengkapan mandi. Di beberapa hotel, namanya bisa berbeda, misalnya "Cleaning Services". Kalau kamu ingin tahu cara lain untuk memanggil housekeeping, kamu bisa baca artikel saya yang membahas topik tersebut.
- Room Service
Kalau kamu lapar tapi malas keluar kamar, hubungi nomor ini untuk memesan makanan dan minuman. Biasanya menu-nya tersedia di dalam map atau buku di kamar. Sebutkan nomor kamar dan pesananmu dengan jelas, lalu tanyakan estimasi waktu pengantarannya.
- Concierge atau Bell Desk
Nomor ini bisa kamu hubungi untuk meminta bantuan membawakan koper, memesan taksi, atau bertanya rekomendasi tempat wisata di sekitar hotel.
3. Tekan Nomor yang Dituju

Sekarang tekan nomornya. Kalau memang ada tombol layanan cepat, tinggal tekan tombolnya saja. Tunggu beberapa detik sampai ada yang mengangkat.
Kalau sudah tersambung, biasanya petugas akan menyapa dengan menyebutkan nama hotel dan bagian mereka. Nah, di sini kamu bisa langsung menjawab dan menyampaikan kebutuhanmu.
4. Sampaikan Kebutuhanmu dengan Jelas

Ini bagian yang penting. Saat berbicara, sebutkan nomor kamarmu terlebih dahulu, lalu jelaskan apa yang kamu butuhkan. Contohnya, "Selamat siang, saya di kamar 1205. Boleh minta dua handuk tambahan?"
Bicaralah dengan jelas dan tidak terburu-buru, terutama kalau kamu menginap di hotel luar negeri. Kalau bahasa Inggrismu masih pas-pasan, tenang saja. Kalimat sederhana seperti "Could I have two extra towels, please?" sudah cukup kok.
5. Tutup Telepon dengan Benar
Setelah urusannya selesai, ucapkan terima kasih lalu letakkan gagang telepon dengan benar pada tempatnya. Pastikan gagangnya terpasang rapat, karena kalau tidak, telepon akan terus menyala dan bisa mengganggu panggilan masuk berikutnya.
Cara Menelepon ke Kamar Lain
Kalau kamu menginap bersama keluarga atau teman di kamar yang berbeda, kamu juga bisa saling menelepon lewat telepon kamar. Caranya sangat mudah.
Angkat gagang telepon, lalu tekan nomor kamar yang ingin dituju. Di sebagian besar hotel, kamu cukup menekan nomor kamarnya saja, misalnya 1208. Namun ada juga hotel yang meminta kamu menekan angka tertentu di depan nomor kamar, jadi sebaiknya cek dulu di panduan yang ada di dekat telepon.
Cara ini praktis banget, apalagi kalau sinyal ponsel di dalam hotel kurang bagus. Yang paling penting, kamu tidak perlu membayar apa pun untuk telepon antar kamar dalam satu hotel.
Cara Menelepon ke Luar Hotel
Selain menghubungi layanan hotel, telepon kamar juga bisa dipakai untuk menelepon nomor di luar hotel. Biasanya kamu perlu menekan angka tertentu terlebih dahulu untuk mendapatkan saluran luar. Angka yang paling sering dipakai adalah 9, tetapi ada juga hotel yang memakai angka lain.
Setelah mendengar nada sambung yang baru, barulah kamu menekan nomor tujuan lengkap dengan kode areanya. Untuk telepon ke luar negeri, biasanya kamu tambahkan kode negara.
Nah, ada satu hal yang perlu kamu waspadai. Telepon dari kamar hotel ke nomor luar sering dikenakan biaya yang lebih mahal dibanding tarif normal. Apalagi kalau telepon ke luar kota atau luar negeri, biayanya bisa mengejutkan saat check-out. Jadi sebelum menelepon, sebaiknya tanyakan dulu tarifnya kepada resepsionis.
Kalau tujuanmu hanya ingin mengabari keluarga, lebih baik pakai aplikasi pesan atau panggilan lewat internet dengan Wi-Fi hotel. Jauh lebih hemat, kan?
lau kamu tidak nyaman menelepon, kamu boleh mendatangi resepsionis secara langsung. Tidak ada aturan yang mewajibkan kita selalu memakai telepon kok.
Bagaimana, ternyata cukup mudah, kan? Telepon hotel memang terlihat rumit di awal, tapi kalau sudah paham cara kerjanya, kamu akan merasa sangat terbantu. Apalagi saat butuh sesuatu tapi sedang malas keluar kamar.
Semoga tutorial ini bermanfaat buat kamu yang baru pertama kali menginap di hotel. Selamat mencoba!