Mau Ngafe? Baca Panduan Cara Memesan Makanan di Cafe Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bagi sebagian orang yang kebetulan gaul dan suka nongkrong, cafe mungkin menjadi tempat yang ramah. Mereka bisa pindah dari satu cafe ke cafe lainnya tanpa perasaan canggung sama sekali. Namun, bagi sebagian lainnya bisa jadi cafe adalah tempat yang asing. Mereka nggak tahu harus berbuat apa waktu masuk ke sebuah cafe.

Itu bukan masalah besar, karena setiap orang punya pilihan dan pengalaman yang berbeda-beda. Sangat wajar kalau ada perasaan canggung atau sungkan ketika hendak masuk ke sebuah cafe karena tempat itu bukan tempat yang biasa kamu datangi.

Artikel ini ditulis untuk mengatasi itu. Untuk kamu yang mungkin nggak biasa atau malah nggak pernah sama sekali datang ke cafe. Mungkin kamu merasa nggak tenang karena belum tahu prosedur yang berlaku di sana.

Setiap cafe pasti memiliki prosedur sendiri yang berbeda. Ini bergantung pada cafe yang kamu datangi. Namun, perbedaan itu nggak akan terlalu jauh. Garis besarnya tetap sama, kamu akan diharuskan memilih lalu membayar. Supaya kamu lebih tenang ketika berkunjung ke sebuah cafe, inilah gambaran besarnya tentang hal-hal yang harus dilakukan ketika memesan makanan di cafe.

1. Cari Informasi Dulu

Cari Informasi Dulu

* sumber: unsplash.com

Kita sudah hidup di era informasi, jadi nggak akan sulit buat mencari informasi tentang cafe yang akan kamu datangi. Supaya kamu punya gambaran tentang menu dan harga di sana, ada baiknya kamu mencari informasi dulu tentang cafe itu.

Kamu bisa masuk ke mesin pencari atau media sosial lalu mengetikkan nama cafe yang akan kamu datangi. Kebanyakan cafe pasti memiliki situs atau minimal media sosial untuk memudahkan calon pelanggan mereka. Kamu bisa mencarinya untuk mempelajari menu dan harga di tempat itu.

Keuntungannya kalau kamu mencari informasi terlebih dahulu, kamu bisa memperkirakan berapa banyak uang yang harus kamu bawa. Kamu juga bisa tahu kisaran harga dari menu yang tersedia di sana. Jadi kamu nggak kaget waktu datang karena sudah tahu lebih dulu. Kalau terlalu mahal, kamu bisa cari tempat lain yang lebih terjangkau.

2. Memilih Tempat Duduk dan Menu

Memilih Tempat Duduk dan Menu

* sumber: www.istockphoto.com

Setelah datang kamu bisa langsung masuk. Di beberapa cafe kamu akan disambut oleh pekerja yang bertugas lalu ditanyai butuh tempat untuk berapa orang. Kalau nggak ada petugas yang menyambutmu, kamu bisa langsung memilih meja kosong yang tersedia di sana.

Berbeda dengan restoran cepat saji yang mengharuskan kamu memesan di kasir, kalau di cafe kamu bisa memesan langsung dari meja. Buku menu sudah tersedia di masing-masing meja, jadi kamu punya waktu yang cukup untuk memilih menu. Berbeda dengan restoran cepat saji yang dituntut untuk cepat karena di belakangmu ada orang yang mengantri.

Setelah menentukan pilihan, kamu bisa memanggil pekerja di sana untuk mencatat pesananmu. Kalau ada permintaan khusus yang perlu disampaikan, misalnya nggak pakai es batu, atau nggak pakai daun bawang, kamu bisa menyampaikan itu kepada mereka. Kamu boleh menyesuaikan menu yang tersedia di sana dengan seleramu sendiri.

3. Menunggu Pesanan

Menunggu Pesanan

* sumber: www.canalsidefarm.co.uk

Waktu yang dibutuhkan dari memesan sampai pesanan itu diantar mungkin akan lebih lama dari restoran cepat saji. Ini karena semua menu yang tersedia baru akan dibuat setelah ada yang memesan. Berbeda dengan restoran cepat saji yang biasanya menu mereka sudah tersedia duluan, jadi tinggal disajikan ketika dipesan.

Apalagi kalau cafe yang kamu datangi itu sedang penuh. Mungkin kamu harus rela menunggu sedikit lebih lama. Seharusnya ini bukan masalah besar, kamu pasti mengerti kalau makanan yang kamu pesan itu harus dibuat, bukan disulap.

Beberapa cafe akan mengharuskan kamu langsung membayar setelah memesan. Jadi kamu harus membayar semuanya sebelum pesananmu tiba. Nggak banyak cafe yang memberlakukan aturan seperti ini, tetapi memang ada. Seharusnya nggak jadi masalah, karena kamu pasti sudah menyiapkan uang untuk membayar.

Sebagai tambahan, kalau seandainya harga yang terlihat di menu berbeda dengan harga yang harus kamu bayar, bisa jadi itu karena harga yang tertera adalah harga sebelum pajak. Biasanya mereka menuliskan keterangan di buku menu mereka, apakah harga yang tertera sudah termasuk pajak atau belum.

4. Menikmati Pesanan dan Menyelesaikannya

Menikmati Pesanan dan Menyelesaikannya

* sumber: www.healthymummy.com

Setelah pesananmu tiba, kamu tinggal menikmati pesananmu. Supaya kamu bisa menikmati pesananmu dengan nyaman, sebaiknya kamu pastikan tempat duduk yang kamu pilih. Apakah itu area merokok atau area dilarang merokok. Kedua tempat itu biasanya terpisah.

Kalau kamu anti asap rokok, pastikan kamu duduk di area dilarang merokok. Kamu pasti nggak mau kalau pengalamanmu terganggu karena asap rokok. Beberapa cafe memang nggak memisahkan kedua area itu. Mungkin karena tempat mereka kecil. Kalau kamu benar-benar anti asap rokok sebaiknya hindari cafe seperti ini dan pilihlah cafe lain.

Setelah selesai, kamu bisa memanggil petugas untuk menghitung semua pesananmu. Ini kalau kamu nggak harus bayar duluan waktu memesan. Sebagian cafe mengharuskan kamu untuk langsung menuju kasir, tetapi kebanyakan memperbolehkan kamu untuk membayar dari tempat duduk.

Kamu bisa memanggil petugas dan meminta total tagihan yang harus kamu bayar. Setelah itu kamu bisa memproses pembayaran dari tempat dudukmu tanpa perlu pergi ke kasir. Kalau kamu membayar dengan uang lebih, uang kembalian itu akan diantarkan beserta bukti pembayarannya oleh petugas yang melayanimu.

Beberapa cafe mengizinkan pelanggannya memberikan tip, biasanya mereka menyediakan kotak khusus untuk para pelanggan yang ingin memberikan tip. Namun ada juga yang melarang petugasnya menerima tip karena mereka sudah menarik biaya pelayanan. Biasanya, ini cuma berlaku di cafe-cafe untuk kalngan menengah ke atas. Selain diharuskan membayar pajak, pelanggan juga diharuskan membayar biaya service.

Cara Memesan Makanan di Cafe

* sumber: www.nycgo.com

Demikian garis besarnya tentang apa saja yang harus dilakukan kalau kamu hendak berkunjung dan memesan makanan di cafe. Nggak akan sepenuhnya sama, tetapi bisa dipastikan nggak akan jauh berbeda.

Pekerja yang bertugas melayanimu pasti akan membimbingmu kalau ada hal-hal yang kamu tanyakan. Kamu nggak perlu merasa sungkan karena mereka pasti akan mengerti kalau itu adalah kunjungan yang pertama kali. Apalagi kalau memang cafe mereka dirancang berbeda dengan cafe lain. Mereka akan membimbingmu dengan senang hati.

Ada beberapa cafe yang sudah modern, mereka menggunakan gawai yang tersedia di setiap meja untuk memesan. Kalau seperti itu, biasanya pekerja akan bertanya apakah kamu pernah berkunjung sebelumnya. Kalau belum mereka akan mengajarimu bagaimana caranya memesan di tempat mereka.

Cara pesan makanan di cafe memang terkesan membingungkan untuk orang yang jarang pergi ke cafe. Semoga setelah membaca artikel ini, kamu nggak merasa bingung lagi. Selama kamu punya uang untuk membayar, kamu bisa pergi ke cafe mana pun yang kamu mau dan kamu berhak untuk dilayani sepenuh hati oleh pekerja di sana.

Kalau kamu punya pertanyaan atau ingin membagikan pengalaman kamu ketika mengunjungi sebuah cafe, kamu boleh menuliskan itu di kolom komentar ya. Apa yang kamu tuliskan bisa jadi sangat berguna orang para pembaca Keluyuran lainnya.

Nggak cuma cafe, pilihan tempat nongkrong lain yang bisa kamu kunjungi adalah kedai kopi. Starbucks Coffee adalah salah satu kedai kopi modern favorit masyarakat. Simak artikel cara memesan minuman di Starbucks jika Anda belum pernah ke sana sebelumnya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *