Yuk, Cicipi 8 Pilihan Menu Pepper Lunch Paling Enak Ini!

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 1 Juni 2021

Pepper Lunch merupakan restoran cepat saji D.I.Y alias Do It Yourself, dengan lebih dari 350 gerai di seluruh dunia. Pepper Lunch menjanjikan pengalaman kuliner yang dinamis dan segar untuk semua orang dengan menghadirkan konsep baru Steaks, Pastas, Curry Rice, dan tidak lupa Pepper Rice andalan restoran ini.

Di Pepper Lunch, pengunjunglah yang menjadi Master Chef. Pengunjung bisa langsung memasak bahan-bahan terbaik & segar pada teppan panas untuk merasakan pengalaman 'Sizzling it your Way'. Kamu pasti penasaran apa saja menu yang ada di Pepper Lunch. Nah, sebelum membahas tentang menunya, yuk kenalan dulu dengan salah satu restoran cepat saji dari Jepang ini.

Awal Mula Kemunculan Pepper Lunch

Awal Mula Kemunculan Pepper Lunch

Pepper Lunch adalah waralaba dari Jepang yang terkenal dengan ciri khas hot plate-nya. Ternyata ide itu muncul dari pendirinya, yaitu Kunio Ichinose. Pada tahun 1970, koki terlatih Kunio Ichinose, membuka restoran "Kuni Kitchen" ketika dia berusia 28 tahun.

Ketika bisnis berjalan dengan baik dan jumlah restoran bertambah, pendiri Ichinose mulai merasakan dilemma. Lebih banyak restoran berarti lebih banyak karyawan, tetapi secara bertahap menjadi semakin sulit baginya untuk mengungkapkan pendapat dan keyakinannya.

Hal ini karena dia takut kehilangan karyawannya. Saat itulah dia secara tidak sengaja menemukan iron plate atau piring besi. Sales copy piring besi itu mengatakan "dengan piring ajaib ini, Anda bisa memasak 20 hingga 30 porsi sendiri dalam waktu singkat."

Ichinose membeli piring itu dan membawanya pulang. Sore harinya, istrinya menyajikan irisan tipis daging sapi dan nasi di tempat ajaib untuk makan malam. Tumis daging sapi dan nasi di atas piring serta dibumbui dengan merica dan kecap membuat santap malam yang menggugah selera.

 "Ini dia!" Tanpa ragu, Ichinose segera menambahkan hidangan ini dengan nama "Beef Pepper Rice" ke menu di Steak Kuni di Mukoujima, Tokyo. Makanan rumahan sederhana penyebab lahirnya Pepper Rice.

Awalnya, Pepper Rice disajikan di atas tempat besi yang telah dipanaskan sebelumnya di atas kompor gas selama enam menit. Kemudian, Pepper Rice bekerja sama dengan perusahaan tenaga listrik dan produsen peralatan dapur, sistem memasak yang revolusioner berhasil dikembangkan.

Kompor elektromagnetik berdaya tinggi yang mengontrol suhu pelat besi dan dapat menghentikan pemanasan secara otomatis saat suhu pelat mencapai suhu yang telah ditentukan sebelumnya (260 derajat C), dan oleh karena itu, tidak memerlukan koki untuk mengatur panas.

Ini adalah dasar dari Pepper Lunch yang telah menjadi dasar yang mendasari pengembangan Pepper Food Service Co., Ltd. Prototipe kedua dari "Pepper Rice" disajikan di Steak Kuni di Ryogoku, Tokyo, dan secara bertahap diolah menjadi daging sapi yang sempurna hidangan untuk semua orang.

Rahasia yang Dipatenkan

Rahasia yang Dipatenkan

Piring besi adalah bagian dari formula sukses Pepper Lunch yang dipatenkan di Jepang. Iron plate tersebut adalah bagian dari formula sukses Pepper Lunch.

Menggunakan kompor elektromagnetik khusus yang juga dipatenkan di Jepang, piring besi akan memanas hingga 250˚C dalam 70 detik dan tetap panas pada suhu sekitar 80˚C selama lebih dari 20 menit. Daging yang dipanggang pada kisaran suhu ini tetap empuk dan berair.

Hot plate juga membuat makanan tetap hangat untuk waktu yang lebih lama sehingga pelanggan dapat menikmati hidangan dengan rasa yang lengkap.

Menu Pepper Lunch Paling Enak

Terdapat beragam menu yang menarik untuk dicicipi di Pepper Lunch. Kamu bisa mencoba beragam steak, menu nasinya, curry juga dessert-nya. Selain menunya yang tentunya enak dan porsinya lumayan besar, Pepper Lunch juga sudah bersertifikat halal. Inilah menu yang mesti kamu coba.

1. Salmon Pepper Rice

Salmon Pepper Rice

Menu Pepper Lunch yang satu ini terdiri dari nasi serta salmon mentah lengkap dengan potongan jagung manis juga lada yang ditaburkan di atas nasi. Semua menu di waralaba ini dihidangkan dengan pinggan panas atau hot plate.

Mungkin kamu bertanya mengapa diberi salmon mentah? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kamu akan jadi kokinya. Kamu akan memasak sendiri salmonnya sehingga tingkat kematangannya bisa disesuaikan dengan seleramu.

Cara memasaknya mudah sekali. Kamu tinggal menambahkan saus kemudian aduk-aduk semua bahannya sampai mendapatkan kematangan sesuai dengan keinginanmu. Porsi salmon peper rice ini lumayan besar jadinya bisa bikin kamu kenyang.

2. Rib Eye Steak

Rib Eye Steak

Steak daging iga sapi yang lembut dan beraroma dari Selandia Baru dipasangkan dengan saus lada hitam yang beraroma dan kaya rasa. Selain steak, bahan lain yang tersaji di atas iron plate adalah sayuran segar, seperti tauge, buncis, dan jagung pipil.

Jangan lupa, ada juga semangkuk nasi hangat. Ini menjadi pelengkap supaya kenyang. Daging sapi untuk steak-nya cukup juicy.  

3. Cheesy Omelette with Creamy Brown Sauces

Cheesy Omelette with Creamy Brown Sauces

Untuk menu ini ada dua pilihan yaitu Chessy Omelette with Hamburg Steak sama Cheesy Omelette with Chicken. Untuk Hamburg steak, daging sapinya mengunakan daging sapi import premium. Selain itu, daging sapinya empuk ditambah dengan saus yang creamy serta diberi taburan black pepper.

Untuk yang Cheesy Omelette with Chicken, terdapat 5 potongan ayam yang diberi taburan pepper serta mentega. Kulit ayamnya juga enak. Omelette-nya cukup moist dibarengi dengan lelehan keju di dalamnya. Seperti biasa ada nasi yang juga ikut dihidangkan.

4. Curry Rice with Hamburg Steak & Egg

Curry Rice with Hamburg Steak & Egg

Menu ini cocok untuk penyuka rempah-rempah karena ada saus karinya. Di hot plate akan tersaji telur, hamburg steak serta jagung pipil. Sebagai sausnya adalah saus kari. Kamu tinggal masak semua bahannya.

Kalau suka telurnya matang, kamu bisa aduk bareng bersama nasi dan hamburg beefnya. Sesudah mendapatkan kematangan yang kamu inginkan, jangan lupa untuk menyiramnya dengan saus karinya. Rasa karinya yang kuat dan gurih pastinya menambah kelezatan.

5. Beef Aglio Olio

Beef Aglio Olio

Untuk penyuka pasta, jangan khawatir. Pepper Lunch juga menyediakan menu pasta. Salah satunya yaitu beef aglio olio. Isinya pasta berupa spaghetti dan saus khusus yang dihidangkan terpisah dengan pastanya. Rasanya tentunya enak. Selain itu potongan dagingnya besar. Oilive oil dan bawang putihnya membuat pasta ini terasa nikmat.

6. Salmon & Prawn Carbonara

Salmon & Prawn Carbonara

Satu lagi menu pasta yang tak boleh dilewatkan yaitu Salmon and Prawn Carbonara. Ini cocok untuk penyuka pasta dan seafood. Satu porsi menu ini isinya spaghetti, udang, salmon yang dilengkapi dengan saus carbonara yang dipisah dalam wadah tersendiri. Salmon dan udang banyak serta tingkat kematangan spaghetti-nya pas sekali.

7. Hazelnut Mousse Dessert

Hazelnut Mousse Dessert

Selesai menikmati menu makanan berat di Pepper Lunch, kamu bisa mencicipi dessert alias pencuci mulut khas resto ini. Tersedia es krim yang tersedia di Pepper Lunch dengan konsep restoran dan cup dessert yang tersedia di restoran juga Pepper Lunch Express.

Untuk cup dessert, tersedia empat rasa yang bisa kamu pilih, yaitu Hazelnut, Foret Noire, Red Velvet juga Oreo Cheese. Hazelnut Mousse Dessert memiliki teksturnya yang lembut sekali. Untuk rasa hazelnutnya tidak berlebihan. Meski terlihat minimalis tapi bisa jadi penutup yang pas.

8. Tuna Salad

Tuna Salad

Untuk penyuka sayuran, ada menu tuna salad. Berbeda dari menu yang lain yang disajikan di hot plate, salad ini disajikan di dalam sebuah gelas plastik yang biasa digunakan untuk minuman.

Isi paling atas ada katsuobushi yang melimpah. Saladnya dingin dan segar dan berisi wortel, jagung, lettuce. Kejutannya di bagian bawah terdapat udon yang bisa buat kamu kenyang. Ada juga suwiran ikan tuna dan tentunya mayonnaise.

Nah, itulah beberapa menu yang paling enak dari Pepper Lunch. Jika kamu suka makanan yang selalu hangat, sangat cocok untuk mencicipi menu di Pepper Lunch karena disajikan di atas hot plate yang masih akan tetap panas setelah lebih dari 20 menit.

Selain itu kamu bisa mengatur kematangan makanan yang kamu pesan karena ini adalah restoran waralaba yang membuat pengunjungnya untuk memasak sendiri. Kamulah chef-nya. Tentunya ini pengalaman makan yang unik. Mau coba jadi chef untuk makananmu sendiri?

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram