Keluyuran / Riau / Yuk, Coba 10 Camilan dan Minuman khas Riau yang Populer Ini!

Yuk, Coba 10 Camilan dan Minuman khas Riau yang Populer Ini!

Ditulis oleh - Diperbaharui 4 Oktober 2019

Provinsi Riau punya deretan makanan yang enak-enak dan rasanya mampu menggoyang lidah kita semua. Sebut saja sop tunjang, gulai patin, selais asap hingga asap pedas baung. Semuanya bikin kita tertarik untuk mencoba, bukan?

Nah, selain makanan khas, ada juga beberapa camilan dan minuman khas Riau yang populer dan wajib untuk dicoba saat kamu bertandang ke sana. Apa sajakah itu? Simak pembahasan dari Keluyuran berikut untuk mengetahuinya.

1. Laksamana Mengamuk

es laksamana mengamuk minuman khas riau

* sumber: www.apasih.web.id

Es laksamana mengamuk adalah minuman khas Riau yang menggunakan mangga kuini sebagai bahan utamanya. Nah, buah mangga ini kemudian diberi campuran gula dan santan. Kabarnya, nama es ini terinspirasi dari sebuah cerita yang beredar di masyarakat Riau sana.

Nah, ada seorang laksamana yang mengamuk di perkebunan kuini milik tuan tanah yang membawa kabur sang istri. Laksamana tersebut menghunuskan pedangnya sehingga banyak buah kuini yang berjatuhan.

Buah-buah tersebut akhirnya tergeletak dan dibiarkan begitu saja. Akhirnya, warga sekitar mencoba mengolah buah kuini tersebut menjadi minuman menyegarkan yang diberi nama laksamana mengamuk. Kini, es laksamana mengamuk tidak hanya menggunakan santan dan gula saja sebagai campurannya, tak jarang bahan lain seperti biji selasih pun dibubuhkan agar sajian minuman ini semakin menggugah selera.

2. Air Tebu Nostalgia

air tebu nostalgia minuman khas riau

* sumber: budaya-indonesia.org

Minuman khas Riau yang tidak kalah menyegarkan dari es laksamana  mengamuk adalah air tebu nostalgia. Seperti namanya, minuman yang satu ini menggunakan sari tebu sebagai bahan utama pembuatannya.

Nah, air tebu yang diperoleh dari perasan batang tebu kemudian diberi campuran biji selasih, kacang tanah, jahe dan kelapa muda. Air tebu nostalgia ini punya citarasa yang unik, sama seperti namanya. Dan tentunya, rasa dari minuman khas Riau ini akan selalu bikin kita bernostalgia kala sedang tidak berada di Riau.

Serupa dengan es laksamana  mengamuk, air tebu nostalgia juga umumnya sangat mudah ditemui saat bulan suci Ramadhan tiba. Mau mencoba?

3. Jus Tiga Rasa

jus tiga rasa minuman khas riau

* sumber: lifestyle.okezone.com

Kalau jus dengan satu rasa buah saja bisa bikin kita ketagihan, bagaimana dengan jus yang berasal dari tiga jenis buah yang berbeda? Nah, di Riau, ada minuman khas yang dinamakan jus tiga rasa. Minuman ini dibuat dari sari buah jambu klutuk, pisang ambon dan juga pepaya.

Cara membuat jus tiga rasa khas Riau ini terbilang mudah. Cukup blender ketiga buah tadi sampai menjadi jus seperti pada umumnya, lalu satukan dalam sebuah gelas. Biasanya semuanya berurutan dari jus pepaya, pisang dan juga jambu klutuknya.

Kamu bisa menambahkan susu kental manis bila perlu. Oh ya, tak ketinggalan, tambahkan juga es batu agar jusnya semakin segar.

4. Air Mata Pengantin

es air mata pengantin minuman khas riau

* sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Bukan hanya di Provinsi Riau saja, air mata pengantin juga terbilang cukup populer di kalangan masyarakat luas di Indonesia. Minuman yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hulu ini terbuat dari agar-agar dengan warna yang berbeda-beda.

Agar-agar tadi dimasukkan dalam gelas, diberi tambahan sirup, es batu hingga biji selasih. Kamu juga bisa menambahkan buah-buahan sesuai selera. Oh ya, air mata pengantin ini kabarnya sering disajikan di pesta pernikahan dan disuguhkan kepada para tamu yang datang. Air mata pengantin sendiri merupakan simbol kebahagiaan.

Dikutip dari situs web Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, minuman khas Riau ini masuk dalam  nominasi Anugerah Pesona Indonesia tahun 2018 lalu untuk kategori minuman tradisional terpopuler. Keren banget, kan? Hayo, siapa yang jadi kepingin menikmati segarnya segelas air mata pengantin?

5. Lancang Kuning

lancang kuning minuman khas riau

*

Bukan hanya laksamana mengamuk saja yang menggunakan mangga sebagai bahan utama pembuatannya, tapi juga es lancang kuning. Es lancang kuning yang segar ini terbuat dari daging buah mangga yang diiris-iris.

Lalu, daging buah mangganya diberi tambahan jus atau sirup rasa mangga dan es batu. Tak jarang, nata de coco juga ditambahkan sebagai pelengkapnya. Sajian minuman es lancang kuning ini juga sangat amat dicari di bulan Ramadhan atau ketika cuaca sedang panas terik.

6. Lopek Bugi

lopek bugi

* sumber: kelanariau.blogspot.com

Jika tadi kita sudah membicarakan soal minuman khas Riau yang segar-segar, sekarang saatnya membahas camilan yang enak-enak. Nah, camilan khas Riau yang terbilang populer di masyarakat adalah lopek bugi.

Lopek bugi merupakan kue tradisional yang dulunya merupakan sajian untuk para bangsawan di Riau. Lopek bugi atau lepat ketan ini berasal dari Kabupaten Kampar, Riau. Bahan utama pembuatan lopek bugi adalah beras ketan hitam atau putih.

Selain beras ketan, lopek bugi juga menggunakan santan, kelapa parut, air dan garam sebagai bahannya. Nah, kelapa parutnya dijadikan isian dari lopek bugi. Camilan bercitarasa manis ini diberi bungkusan daun pisang sebelum dikukus hingga matang selama kurang lebih setengah jam.

7. Asidah

kue asidah riau

* sumber: adira.co.id

Selain lopek bugi, kue asidah juga menjadi salah satu penganan tradisional Riau yang dulunya disajikan untuk para raja atau bangsawan. Kue asidah sendiri merupakan kue bercitarasa manis yang terbuat dari adonan berbahan dasar tepung dan rempah-rempah.

Kue asidah ini dibuat berdasarkan inspirasi dari menu sarapan di Timur Tengah. Biasanya, kue asidah dibuat dalam berbagai macam bentuk yang berbeda. Contohnya yang berbentuk bunga. Kue asidah juga diberi taburan bawang goreng di atasnya, sehingga menjadikan cita rasanya semakin unik.

Kue ini biasa disajikan saat acara-acara besar seperti pernikahan sampai hari raya. Kamu tertarik untuk mencicipi lezatnya kue asidah ini?

8. Keripik Nanas

keripik nanas riau

* sumber: lifestyle.okezone.com

Bosan dengan keripik singkong, keripik pisang, keripik talas atau keripik ubi ungu? Coba saja keripik buah nanas. Yup, camilan ringan yang satu ini juga berasal dari Riau, lho. Keripik nanas dibuat dengan cara mengiris tipis buah nanas sebelum merebusnya.

Setelah itu, nanas dijemur di bawah terik matahari sampai mengering untuk kemudian digoreng dengan minyak panas. Penasaran dengan rasa keripik nanas khas Riau ini? Nah, kalau main ke Provinsi Riau, jangan lupa beli keripik nanasnya, ya!

9. Lempok Durian

lempok durian

* sumber: kumparan.com

Tak ketinggalan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau juga punya satu camilan enak yang wajib banget untuk dicoba. Lempok durian namanya. Lempok sendiri serupa dengan dodol bagi orang Sunda atau Betawi.

Hanya saja, lempok tidak menggunakan tepung sebagai bahan utamanya. Seperti namanya, lempok durian dibuat dari daging buah durian yang dicampur dengan gula dan garam. Ketiga bahan tadi kemudian dimasak di dalam kuali selama kurang lebih empat jam seperti cara memasak dodol pada umumnya. Lempok durian ini rasanya durian banget!

Teksturnya empuk dan bikin nagih. Lempok durian khas Bengkalis sering dijadikan buah tangan dari Riau, nih. Ada yang sudah pernah mencoba?

10. Kue Bangkit

kue bangkit riau

* sumber: lifestyle.okezone.com

Seperti yang kita tahu, nama makanan dan minuman dari Provinsi Riau memang unik-unik. Tak terkecuali untuk camilan berupa kue yang satu ini. Yup, ada kue bangkit! Sama halnya dengan lempok durian, kue bangkit juga sering dijadikan oleh-oleh, lho!

Nama kue bangkit disematkan pada kue berwarna putih yang memiliki rasa manis ini karena pada saat kuenya dikeluarkan dari panggangan, ukurannya akan mengembang dari bentuk sebelumnya. Unik sekali, bukan?

Nah, itulah kesepuluh camilan dan minuman khas Riau yang populer, enak, punya nama unik dan tentunya wajib untuk kamu coba saat berkunjung ke sana. Kalau kamu mengetahui informasi menarik seputar minuman khas Riau atau pun camilan enaknya, silakan sampaikan langsung melalui kolom komentar yang tersedia.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar