keluyuran web banner

6 Oleh-Oleh Khas Jakarta yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Ditulis oleh Anggie Warsito - Diperbaharui 14 April 2020

Apakah kamu sedang merantau di Jakarta dan hendak membawa buah tangan saat pulang nanti? Atau, kamu lagi piknik di Jakarta dan bingung mau membeli buah tangan yang cocok?

Bila ya, kamu berarti sedang membaca artikel yang tepat. Pasalnya, Keluyuran bakal memberikan sejumlah rekomendasi oleh-oleh khas Jakarta yang bisa kamu bawa nanti di artikel ini. Penasaran dengan sejumlah oleh-oleh tersebut? Yuk, langsung saja simak list di bawah ini!

1. Roti Buaya

Roti Buaya

Ini adalah roti paling ikonik di Jakarta. Roti ini merupakan bagian dari tradisi Betawi dan biasa dibawa saat prosesi pernikahan masyarakat Betawi. Dalam tradisi Betawi, roti ini biasanya dibuat dan disajikan dalam ukuran yang amat besar.

Seiring waktu, roti berbentuk buaya ini tak hanya sebagai bagian ”seserahan” saja. Kini, Roti Buaya bisa dikonsumsi secara luas dan bisa kamu jadikan buah tangan. Agar bisa dibawa pulang, Roti Buaya kini punya ukuran yang bisa disesuaikan, rasanya pun juga bervariasi, yakni rasa original, cokelat, stroberi, hingga rasa keju.

Sejumlah toko oleh-oleh di Jakarta menjual roti khas Betawi satu ini. Adapun salah satunya adalah Roti Buaya Jakarta yang ada di Jalan Cidodol Raya, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

2. Kue Semprong

Kue Semprong

Kalau buah tangan satu ini merupakan kue ikonik khas kota Jakarta. Selain di Jakarta, kue ini juga cukup terkenal di daerah lain, dengan nama yang berbeda. Bentuk kue ini mirip dengan egg roll dengan tekstur yang lebih kering dan bercita rasa sedikit manis.

Konon, kue ini bukanlah kue asli Betawi apalagi Indonesia. Tetapi, merupakan kue yang dibawa oleh bangsa Portugis. Bahan kue ini sendiri adalah, tepung beras, tepung tapioka, telur, gula, santan, mentega, bubuk kayu manis, dan wijen.

Seiring waktu, kue ini mengalami modifikasi, sehingga rasanya pun jadi lebih kekinian. Kini, kamu bakal menemukan kue ini dalam beragam varian rasa, seperti durian dan pisang.

Kalau mau membeli kue ini, kamu bisa datang ke Pusat Oleh-Oleh Khas Jakarta di Thamrin City. Tempat ini persis berada di lantai 1 Blok H No. 6 Thamrin City yang beralamat di Jalan Kebon Kacang Raya, Kebon Melati, Jakarta Pusat.

3. Kue Geplak

Kue Geplak

Ada satu kue tradisional Betawi lainnya yang bisa kamu bawa pulang. Kue Geplak adalah kue yang dimaksud. Kue ini berbahan dasar beras, berwarna putih cokelat, serta bercita rasa manis. Kue ini sendiri dibuat dengan cara ditepuk-tepukkan atau di-“geplak”. Itulah mengapa, kue ini dinamai oleh warga Betawi dengan sebutan Kue Geplak.

Seperti halnya Roti Buaya, kue ini juga sering dijadikan “seserahan” saat proses pernikahan warga Betawi. Walau begitu, kamu masih bisa menjadikan kue ini sebagai buah tanganmu. Kue ini sendiri kini terbilang agak langka. Namun, kamu jangan terlalu khawatir, karena masih ada satu-dua toko yang menjual kue khas Betawi ini.

Salah satu toko tersebut adalah Kue Geplak Bang Dayat Goceng yang ada di Jalan Raya Inpres No. 45, Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur.

4. Dodol Betawi

Dodol Betawi

Bila Garut punya Dodol Garut, maka Jakarta punya Dodol Betawi. Di kalangan warga Betawi, dodol sering dijadikan “seserahan” saat proses pernikahan, laiknya Kue Geplak dan Roti Buaya. Dodol ini juga sering disajikan saat momen ulang tahun DKI Jakarta dan juga perayaan Idul Fitri.

Berbeda dengan Dodol Garut atau dodol-dodol lainnya, Dodol Betawi dibuat dari tepung ketan, santan kelapa dari kelapa yang sudah tua, dan gula Jawa. Semua bahan tersebut dibuat dalam proses yang cukup lama, sekitar 8 hingga 12 jam.

Tak seperti Dodol Garut yang bisa memiliki banyak varian rasa, Dodol Betawi hanya memiliki tiga varian rasa saja. Tiga rasa tersebut adalah Ketan Putih, Ketan Hitam, dan Durian. Terbatasnya varian rasa dodol ini sendiri tak lepas dari proses pembuatannya yang rumit, serta sedikitnya orang yang mumpuni dalam membuat dodol khas warga Betawi ini.

Untuk mendapatkan dodol ini, kamu bisa mengunjungi Dodol Betawi Gurih Rasa yang ada di Jalan Damai Baru No. 6, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

5. Bir Pletok

Bir Pletok

Ingin membawa oleh-oleh bir yang tidak memabukkan? Coba saja bawa buah tangan satu ini! Bir Pletok merupakan sebuah bir yang berbahan dasar jahe, daun pandan, batang serai, dan sejumlah rempah-rempah. Tak ada kandungan alkohol di dalamnya. Jadi, siapa pun bisa meminum bir ini, termasuk orang yang tak suka minuman beralkohol.

Bir ini konon sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Penamaan “Bir Pletok” sendiri kabarnya terinspirasi dari bunyi yang dikeluarkan bir ini saat direbus, di mana bir ini sering berbunyi ”pletok-pletok” saat masih jadi rebusan.

Bir Pletok punya sejumlah khasiat. Meredakan nyeri lambung, mengobati masuk angin, dan meningkatkan nafsu makan adalah tiga di antaranya. Untuk membeli bir asli Betawi ini, kamu bisa datang ke Bir Pletok Alifah yang ada di Jalan Adhi Karya No. 1, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

6. Kebaya Encim Betawi

Kebaya Encim Betawi

* sumber: nasional.tempo.co

Oleh-oleh khas Jakarta tak hanya makanan dan minuman. Kamu pun bisa membeli buah tangan berupa pakaian. Adapun pakaian yang dimaksud adalah Kebaya Encim Betawi. Kebaya Betawi memiliki ciri khas berupa model dan potongannya yang sederhana. kesederhanaan tersebut membuat kebaya ini bisa dipadupadankan dengan jenis pakaian lain, mulai dari batik hingga celana jin.

Ciri khas lainnya dari pakaian ini adalah pada warnanya. Berbeda dengan kebaya pada lazimnya, Kebaya Encim Betawi punya warna yang lebih cerah dan variatif. Basanya, Kebaya Encim Betawi didominasi warna hijau tosca, merah jambu, dan juga putih.

Warna-warna pada kain Kebaya Encim tak hanya sekadar sebagai pewarna saja. Sejumlah warna pada kain ini ternyata mengandung makna tersendiri. Contohnya, warna putih yang melambangkan rasa duka cita atau berkabung.

Ada dua tempat yang harus kamu datangi, jika ingin membeli Kebaya Encim Betawi. Pertama, kamu bisa datang ke Pasar Tanah Abang yang ada di Jalan Pasar Tanah Abang, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kedua, kamu bisa datang ke Thamrin City yang ada di Jalan K.H. Mansyur, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Membeli oleh-oleh khas Jakarta merupakan hal yang mesti kamu lakukan. Apalagi, jika kamu hendak pulang dari liburan atau merantau di ibu kota negara kita tercinta ini. Bila ingin membeli oleh-oleh khas Jakarta, maka sejumlah list yang Keluyuran sampaikan di atas bisa menjadi referensimu kelak.

Oh ya, mumpung lagi di Jakarta, nih, kamu juga tidak boleh melewatkan 10 Kuliner Legendaris di Jakarta ini, ya!

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram