Berlibur ke Lumajang? Jangan Lewatkan 10 Kuliner Lezat ini!

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bagi para pencinta travelling atau pencinta alam, Lumajang tentunya sudah tidak asing lagi. Lumajang cukup terkenal karena pesona Gunung Semerunya. Namun selain memiliki daya tarik Gunung Semeru, Lumajang yang dikenal dengan kota pisang ini juga memiliki daya tarik lain berupa kuliner lezat yang harus kamu cicipi ketika berkunjung ke kota ini.

Ingin tahu kuliner enak di Lumajang? Simak ulasan tentang 10 makanan khas Lumajang berikut ini.

1. Pecel Telo

Pecel Telo

Pecel merupakan salah satu kuliner khas dari daerah-daerah di Jawa. Namun pecel yang menjadi kuliner khas Lumajang ini cukup berbeda dengan pecel lainnya. Seperti namanya pecel telo menggunakan bumbu yang terbuat dari campuran kacang dan ubi jalar yang dikenal dengan nama telo dalam bahasa Jawa.

Sayuran-sayuran yang digunakan dalam pecel telo ini juga cukup beragam. Pecel telo menggunakan bahan-bahan seperti jantung pisang, semanggi, genjer, kecambah, dan kacang panjang.  Selain itu, pecel telo juga ditambahkan daun kemangi yang memberikan aroma wangi serta kerupuk dan bawang goreng sebagai pelengkap.

2. Latok Lumajang

Latok Lumajang

Latok adalah jajanan pasar berupa kue basah khas Lumajang yang memiliki ciri khas tampilannya yang berwarna hijau dan merah. Kue latok memiliki tekstur yang kenyal dan cita rasa yang manis. Bahan utama pembuatan kue latok ini yaitu menggunakan tepung tapioka. Biasanya kue latok dibuat dengan menggunakan cetakan atau dibuat secara berlapis warna-warni.

Setelah adonan latok dikukus hingga matang, kue latok kemudian juga diberi taburan parutan kelapa diatasnya yang memberi paduan cita rasa gurih. Kue ini sering dijadikan sebagai camilan dan dimakan bersama minuman segar seperti jus jeruk. Kue latok bisa kamu temui di pasar-pasar tradisional di daerah Lumajang.

3. Lontong Petis

Lontong Petis

Lontong petis merupakan kuliner khas Lumajang yang sudah cukup populer hingga ke berbagai daerah. Di daerah Jawa Timur, kuliner dengan bumbuu petis memang sudah sangat terkenal. Ada cukup banyak kuliner di daerah ini yang menggunakan bumbu petis, salah satunya adalah lontong petis khas Lumajang ini.

Lontong petis di daerah Lumajang merpakan sajian lontong yang dilengkapi dengan sayur, daging ayam, telur, tahu, timun, dan tauge. Seluruh bahan tersebut kemudian disiram dengan kuah kacang yang dicampur dengan bumbu petis kemudian ditabri bawang goreng. Hidangan yang mengenyangkan ini bisa kamu temui di warung-warung pinggir jalan kota Lumajang.

4. Martabak Petis

Martabak Petis

Di Lumajang, bumbu petis yang sangat khas itu bukan hanya dibuat untuk sajian lontong saja, namun juga menjadi sajian unik lainnya berupa martabak petis. Sama halnya seperti martabak yang lain, martabak ini jga terbuat dari bahan-bahan seperti campuran tepung terigu dan telur yang kemudian dimasak diatas penggorengan.

Perbedaannya dengan martabak lain adalah bumbu yang digunakan untuk martabak tersebut. Setelah matang, martabak akan disajikan dengan saus bumbu petis yang disiramkan diatas martabak. Tekstur martabak yang renyah dengan cita rasanya yang gurih akan berpadu dengan saus bumbu petis yang pedas manis.

5. Tape Pisang

Tape Pisang

Lumajang merupakan kota yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pisang di Indonesia. Banyaknya produksi pisang di kota ini membuat banyak kuliner Lumajang yang terbuat dari bahan dasar pisang, salah satunya adalah tape pisang. Tape ini cukup unik karena umumnya bahan pembuat tape adalah singkong atau ketan, bukan pisang.

Pisang yang sudah masak akan dikukus bersama kulitnya. Setelah matang, barulah pisang dikupas dan diberi ragi. Tape pisang akan dibalut dengan daun pisang dan didiamkan hingga 24 jam hingga mengalami proses fermentasi. Tape pisang khas Lumajang ini memiliki cita rasa yang manis dengan tekstur yang sangat lembut.

6. Keripik Pisang

Keripik Pisang

Selain diolah menjadi tape, pisang yang banyak dihasilkan di kota Lumajang juga sangat populer diolah menjadi olahan keripik pisang. Keripik pisang Lumajang juga sudah sangat terkenal hingga ke berbagai daerah. Camilan keripik pisang ini juga menjadi oleh-oleh yang paling terkenal dari Lumajang dan sering menjadi pilihan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke kota ini.

Keripik pisang dari Lumajang memiliki cita rasa yang lezat karena terbuat dari bahan baku pisang pilihan. Di kota ini, kamu juga bisa dengan mudah menemukan banyak varian rasa dari keripik pisang yang dijual di toko oleh-oleh atau pusat berbelanjaan.

7. Pisang Agung

Pisang Agung

Sebagai kota penghasil pisang, Lumajang juga memiliki satu varian pisang yang hanya bisa ditemui di daerah ini, khususnya di daerah Klakah, Ranuyoso, dan Senduro. Pisang khas Lumajan ini bernama pisang agung. Kepopuleran pisang agung ini sudah cukup terkenal hingga ke negeri tetangga. Di Lumajang, kamu bisa menemui pisang ini banyak dijajakan di pinggir jalan.

Pisang agung atau yang juga dikenal dengan pisang agung semeru memiliki ukuran yang cukup besar dengan warnanya yang kuning keemasan saat sudah matang. Pisang ini juga dinilai memiliki nutrisi provitamin A lebih tinggi hingga 90 kali lipat dibanding pisang Cavendish impor. Kam bisa menjadikan pisang ini sebagai oleh-oleh dan diolah sesuai selera.

8. Bledus

Bledus

Kuliner khas Lumajang yang memiliki nama unik ini merupakan sajian camilan tradisional yang terbuat dari jagung pipil kering. Jagung pipil tersebut akan direndam selama satu malam sebelum kemudian direbus cukup lama hingga memiliki tekstur yang empuk. Setelah matang, bledus kemudian akan ditaburi parutan kelapa sehingga memiliki tampilan yang menarik.

Selain memiliki warna yang cerah dan menarik, bledus juga merupakan camilan yang memiliki banyak kandungan nutrisi, seperti protein, vitamin C, vitamin A, vitamin B1, vitamin B6, serta karbohidrat. Bledus banyak dijual di pasar-pasar tradisional di daerah Lumajang dengan harga yang sangat murah per bungkusnya.

9. Rujak Otek

Rujak Otek

Rujak otek merupakan rujak yang cukup terkenal di daerah Lumajang. Bahkan para warga di lereng gunung Semeru pernah menggelar festival kuliner bertajuk Festival Rujak Otek untuk semakin mempromosikan rujak khas ini. Rujak otek ini memiliki perbedaan dengan rujak pada umumnya dengan tambahan sayuran dari tunas bamboo nanap yang bertekstur kenyal.

Sementara bumbu rujak otek ini tetap menggunakan bumbu-bumbu untuk rujak, seperti cabe, garam, dan pisang klutuk yang diuleg dalam wadah cobek berukuran besar. Bumbu tersebut kemudian akan ditambahkan kacang tanah, gula merah, asam, dan bumbu petis merah. Bumbu-bumbu ini membuat rujak otek memiliki paduan cita rasa asin dan sedikit manis.

10. Lupis Lumajang

Lupis Lumajang

Lupis merupakan jajanan kue basah dengan bentuk yang unik dan terbuat dari bahan utama beras ketan atau tepung terigu.  Di bagian dalam kue lupis ini akan diisi dengan gula jawa atau gula merah cair yang akan lumer di mulut ketika digigit. Cita rasa manis dari gula ini akan berpadu dengan cita rasa gurih yang berasal dari taburan parutan kelapa di bagian luar lupis.

Lupis dimasak dengan cara direbus dengan bentuk segitiga dan kemudian dibalut dengan daun pisang. Di daerah Lumajang juga masih banyak penjual lupis yang memasak lupis secara tradisional dengan menggunakan tungku. Kue ini sangat cocok disantap sebagai camilan sore hari bersama segelas teh tawar hangat.

Nah, itu tadi beragam kuliner khas Lumajang yang harus kamu coba jika mengunjungi kota pisang yang berada di ujung Jawa Timur ini. Jadi, bagi kamu yang sedang merencanakan untuk berwisata ke Semeru atau destinasi wisata Lumajang lainnya, jangan lupa juga untuk merencanakan wisata kulinermu di kota ini ya! Kuliner mana sih yang membuatmu paling penasaran? Bagikan di kolom komentar ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *