10 Makanan Khas Situbondo yang Lezat dan Menggugah Selera

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Situbondo adalah salah satu kota kecil yang terletak di ujung timur Pulau Jawa. Kabupaten Situbondo merupakan salah satu daerah yang dilewati jalur darat Jawa-Bali. Selain memiliki banyak tempat wisata, seperti Pantai Pasir Putih, Gunung Baluran, Kampung Kerapu Klatakan, kabupaten ini punya kuliner khas.

Apa saja makanan ya khas Situbondo yang lezat dan menggugah selera? Kalau kamu penasaran, simak ulasannya berikut ini yuk!

1. Nasi Sodu

Nasi Sodu

Makanan khas Situbondo yang akan dibahas pertama adalah nasi sodu. Indonesia memiliki berbagai jenis nasi. Kamu pasti kenal dengan nasi jamblang dari Cirebon, nasi minyak dari Sumatera, nasi tutug oncom dari Jawa Barat, nasi penggel dari Kebumen, atau nasi megono dari Jawa Tengah.

Di daerah Situbondo ada juga nasi yang bernama nasi sodu. Hidangan ini berupa sepiring nasi yang diberi kuah gulai lawuh yang dicampurkan dengan sayur kacang panjang. Selain kacang panjang, nasi ini biasa juga dicampurkan dengan buncis dan wortel.

Jadi, nasi sodu itu sayurnya menggunakan kuah santan yang ditambah dengan lauk ikan tongkol yang diolah dengan menggunakan bumbu merah. Satu lagi yang menjadi ciri khas nasi sodu adalah sambal terasi toge. Rasa nasi sodu manis jadi sambal yang pedas akan sangat cocok jadi tambahan nasi ini.

Hal unik lainnya dari nasi sodu adalah jenis sendok yang digunakan untuk makan. Jika umumnya kita menggunakan sendok alumunium untuk makan, nasi sodu disantap menggunakan sendok dari daun pisang yang dibentuk dengan cara dilipat.

2. Nasi Karak

Nasi Karak

Selain nasi sodu, daerah Situbondo juga memiliki menu nasi lain yang tak kalah popular, yaitu nasi karak. Kamu pernah mendengar nama nasi ini sebelumnya? Mungkin Sebagian dari kamu masih asing dengan nama menu makanan khas dari Situbondo ini. Jadi apa itu nasi karak?

Nasi karak utamanya mirip dengan nasi kucing. Kalau nasi kucing atau dikenal juga dengan sego kucing berasal dari Yogyakarta, Semarang, dan Surakarta. Nasi ini dikenal memiliki porsi nasi yang sedikit dengan tambahan lauk. Nasi karak walau mirip dengan nasi kucing tapi nasi ini punya ciri khas tersendiri.

Hidangan dari Situbondo ini disajikan dengan taburan kelapa. Umumnya juga dalam penyajiannya nasi karak diberi tambahan beberapa lauk seperti tahu atau tempe goreng. Selain itu, bisa juga ditambah dengan lauk ikan tongkol. Nasi ini bisa menjadi pengisi perut yang bergizi.

3. Tajin Palappa

Tajin Palappa

Pernah mendengar kuliner dari Situbondo ini? Namanya tajin palappa. Makanan khas Situbondo yang terkenal ini adalah sajian yang berupa bubur ala Situbondo. Bubur ini disajikan dengan tambahan bumbu kacang. Rasa tajin kelapa sangat khas dibandingkan dengan bubur yang lain.

Proses pembuatan bubur tajin Kelapa ditambahkan santan kelapa. Sedangkan bumbu yang digunakan yaitu bumbu pecel namun beda dari bumbu pecel umumya, bumbu untuk tajin palappa lebih encer. Tajin palappa dihidangkan dengan ditambah taburan kangkung dan toge untuk menggugah selera.

Ada juga yang menambahkan gorengan ote-ote yang telah dipotong menjadi ukuran kecil pada tajin palappa. Bergantung selera saja. Jika penasaran dengan rasa bubur yang diberi bumbu pecel, jangan lupa untuk mencicipi tajin palappa.

4. Sate Lalak

Sate Lalak

Untuk kamu para penggemar hidangan sate, jangan lupa untuk mencoba Sate Lalak, yang merupakan salah satu makanan khas Situbondo yang sangat popular. Sate ini memiliki rasa yang khas. Selain itu, ukuran sate lalak sedikit berbeda dar sate pada umumnya.

Dalam bahasa Madura lalak bisa diartikan sebagai lalat, tapi bukan artinya sate ini bahannya adalah lalat. Disebut sate lalak karena daging ayamnya dipotong kecil-kecil seperti ukuran lalat. Meskipun sate ini porsinya kecil seperti lalat, tapi untuk rasa tak perlu diragukan lagi kelezatannya.

Sate lalak dibakar tidak terlalu lama, sekadarnya saja. Akan tetapi bumbu kacang serta kecapnya membuat sate ini menjadi terasa nikmat. Biasanya sate lalak dijual per ikat dan satu ikatnya umumnya berisi 25 tusuk sate. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba?

5. Rujak Petis

Rujak Petis

Makanan berbahan petis seperti sudah menjadi kuliner khas Jawa Timur. Sama halnya dengan di Situbondo. Jika kamu berkunjung ke daerah ini, kamu akan mendapati kuliner yang menggunakan petis, yaitu rujak petis.

Rujak Petis dibuat dengan menggunakan beberapa rempah serta dicampur dengan bermacam sayuran yang menjadikan makanan ini sehat serta nikmat. Biasanya rujak petis dihidangkan dengan beberapa irisan bengkoang, mangga muda, kedondong, serta bermacam tambahan lainnya.

Rujak petis yang menjadi makanan khas Situbondo ini jdi sangat spesial dikarenakan penyajiannya sering kali ditambahkan petis udang dan pisang muda. Tak heran setelah menyantap makanan khas Situbondo ini orang menjadi ketagihan.

6. Sate Olean

Sate Olean

Selain sate lalak, daerah Situbondo juga memiliki kuliner berbentuk sate lainnya. Makanan khas Situbondo ini menjadi salah satu kekayaan kuliner Indonesia. Sate ini bernama sate olean. Sate olean dibuat dari kambing yang usianya antara 1 – 2 tahun. Di usia ini daging kambing bertekstur empuk.

Kalau kamu ingin mencicipi sate olean, datanglah ke warung sate legendaris di Situbondo milik Hj. Ilmi Mufiddah. Warung Sate Olean letaknya pas di seberang Pabrik Gula Olean, yang berada di Desa Olean, Situbondo.

Kata olean menurut Hj. Ilmi Mufiddah asalnya dari bahasa Jawa, Olehan, yang sederhananya memiliki arti gampang mendapatkan sesuatu. Kalau orang Jawa bilang olehan, di Madura orang mengucapkannya olean.

Tak hanya usia, warna daging kambing harus berwana putih dan tanpa ada noda sedikitpun. Hj. Ilmi percaya kalau daging kambing memiliki noda hitam maka daging akan keras. Selain itu, tentu saja pilihan bumbu-bumbu serta rempah yang digunakan merupakan warisan turun-temurun dari keluarga Hj. Ilmi.

7. Bakso Tekwoleh

Bakso Tekwoleh

Ayo siapa yang suka bakso? Makanan ini sepertinya banyak memiliki penggemar. Tak hanya di daerah Jawa, bakso sudah terkenal hingga ke mancanegara karena bakso sudah menjadi salah satu kuliner khas Indonesia.

Di daerah Situbondo ada bakso yang menjadi viral. Warung penjual bakso ini ramai dikunjungi pembeli ketika pertama kali dibuka, bahkan sampai saat ini warung tersebut pun masih ramai dikunjungi. Tekwoleh nama baksonya.

Nama tekwoleh sendiri meruapan sebuah singkatan dari akronim Jawa, yaitu ‘nek gak entek digowo muleh’, yang berarti jika tidak habis dapat dibawa pulang. Bakso Tekwoleh memiliki tiga ukuran. Nomor tiga adalah bakso paling kecil yang memiliki diameter sekitar tujuh sentimeter.

Sedangkan bakso yang nomor dua mempunyai ukuran yang berdiameter sekitar sepuluh sentimeter. Bakso ini berisi tetelan daging tulang rusuk yang membuat cita rasa bakso ini jadi nikmat. Bakso paling besar yang nomor satu dengan diameter sekitar 13cm yang sering disebut sebagai bakso kepala bayi.

8. Soto Situbondo

Soto Situbondo

Soto merupakan kuliner khas Indonesia yang hampir dimiliki di setiap daerah di Indonesia. Ada soto betawi, soto banjar, soto bandung, soto lamongan sampai coto makasar. Seperti halnya daerah lain, di Situbondo juga terdapat soto khasnya.

Soto Situbondo mempunyai ciri khas disbanding dengan soto-soto yang lain. Terdapat dua jenis soto situbondo, yakni soto daging dan soto ayam. Soto ayam mempunyai kuah soto yang lebih bening, tetapi kaya akan rempah-rempah dan bumbu. Begitu pula dengan soto dagingnya.

Untuk soto daging khas Situbondo kuahnya lebih bening. Sementara soto ayamnya memiliki bumbu-bumbu yang lebih kompleks. Kalau ingin mencoba kelezatan soto situbondo, datang saja ke Warung Soto H. Fauzi yang berlokasi di Jalan Situbondo-Banyuwangi.

9. Istana Lele

Istana Lele

Kalau kamu mau berlibur ke Bali melewati jalur Banyuwangi, ada satu tempat yang jangan lupa untuk dikunjungi, yaitu sebuah rumah makan yang letaknya di Jl. Raya Banguwangi, wilayah Kecamatan Banyuputih, di Kabupaten Situbondo. Rumah makan ini menghidangkan makanan berbahan lele.

Menurut pemilik rumah makan, sebelum diolah, lele ditempatkan di dalam kolam selama 2 hari dan tidak diberikan makan. Ini adalah Teknik yang dipakai supaya semua kotoran lele lenyap sebelum dimasak. Kenikmatan lele yang dijual di Istana Lele juga berkaitan dengan teknik memasaknya.

Semua lele digoreng serta dibakar memakai bahan bakar kayu. Oleh karenanya tingkat kematangan lele menjadi sangat sempurna. Sementara untuk bumbunya, di Istana Lele memakai perpaduan antara kemiri, kunir, dan juga lada.

10. Ikan Bakar Situbondo

Ikan Bakar Situbondo

Makanan khas Situbondo yang terakhir yang akan dibahas adalah  ikan bakar asap yang khas dari daerah ini. Kalau kamu berkunjung ke daerah Situbondo melewati Probolinggo, kamu pasti akan melihat banyak penjual ikan asap yang berjualan di pinggir jalan.

Namun, di Situbondo ada ikan bakar asap yang khas. Kekhasan ikan bakar ini terdapat pada penggunaan arangnya yang berasal dari  kulit kelapa. Prosesnya juga tidak memakai api sama sekali. Tiap muncul api si penjual pasti akan menyiram apinya.Teknik pembakaran seperti ini membuat rasa ikan bakar berbeda.

Bagaimana? Apakah kamu jadi tertarik untuk berjalan-jalan ke daerah Situbondo? Kulinernya menarik untuk dicicipi, bukan? Jadi pastikan saat berlibur ke Situbondo, cobalah makanan khas kota tersebut.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *