Icip-Icip Kuliner Sunda Bersama Keluarga di Darmaga Sunda

Ditulis oleh Syuri

Ketika melancong ke daerah Garut, Anda pasti melewati jalan Nagreg. Jalan tersebut merupakan jalan yang luas dan panjang, maka dari itu ada banyak sekali restoran di sepanjang jalan Nagreg. Salah satunya adalah Darmaga Sunda, yaitu restoran khas Sunda yang berkonsep kapal.

Makanan di Darmaga Sunda terkenal kelezatannya. Lalu, harga makanan di restoran ini juga cenderung lebih murah dibandingkan restoran Sunda lainnya yang ada di daerah Nagreg. Kalau Anda mau istirahat sebelum pulang ke Bandung atau Jakarta, singgah dulu, yuk, ke Darmaga Sunda!

Menu

Darmaga Sunda

Kalau lagi makan masakan Sunda, tentunya Anda harus mencoba nasi liwetnya. Sebenarnya ada beberapa pilihan nasi lainnya, seperti nasi putih, nasi merah, nasi tutug oncom, dan lain-lain, tapi author lagi ingin makan nasi liwet waktu itu.

Serunya, nasi di Darmaga Sunda tidak dikenai biaya tambahan karena author memesan menu paket ayam untuk 7 orang. Jadi, nasinya free alias tidak perlu dibayar lagi, hehe. Nasi liwetnya disajikan dalam panci kastrol. Karena pancinya juga masih panas ketika datang, Anda perlu berhati-hati supaya tangan tidak mengenainya, ya!

Darmaga Sunda

Ketika tutup panci kastrol dibuka, langsung tercium semerbak harumnya nasi liwet. Wanginya saja sudah sedap, apalagi rasanya! Nasi liwet ini pulen, gurih, asinnya pas, terus ada bahan pelengkap juga seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabe gendot hijau, dan teri goreng yang krenyes-krenyes.

Darmaga Sunda

Untuk lauk nasi liwet, author memilih paket ayam untuk tujuh orang. Dari tujuh porsi ayam ini bebas mau diapakan. Jadi, author pesan 4 ayam digoreng dan 3 sisanya dibakar. Paket ayam ini sudah termasuk makanan pendamping lainnya seperti tempe goreng, ikan asin, perkedel, dan sambal lalap. Sayangnya tempe gorengnya tidak terlalu enak. Kalau sambalnya, sih, oke. Oh iya, ini dia penampakan ayamnya.

Ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Ayamnya diungkep dengan bumbu kuning lalu digoreng hingga kuning keemasan. Kalau ayam bakarnya dibumbui pakai kecap. Dua-duanya, baik ayam yang digoreng maupun dibakar, punya cita rasa juara. Biasanya ayam kampung itu agak alot, kan? Tapi, ayam kampung ini sama sekali tidak alot, loh.

Harga Ayam Kampung Goreng untuk 4 orang adalah Rp 165.000. Sedangkan harga Ayam Kampung Bakar untuk 3 orang adalah Rp 145.000. Lalu, author juga memesan Tumis Kiciwis (Rp 15.000), Tumis Kangkung (Rp 14.000), dan Tumis Genjer (Rp 12.000). Semua tumisannya enak, sayangnya genjernya tidak dimasak pakai bumbu oncom melainkan ditumis biasa. Padahal genjer lebih enak kalau ditumis pakai oncom.

Darmaga Sunda

Seperti kebanyakan restoran Sunda lainnya, menu minuman di Darmaga Sunda ada bermacam-macam. Tentu saja minuman khas Tanah Sunda seperti bandrek dan bajigur ada di sini. Tapi, selain itu Anda bisa juga memesan minuman segar seperti es jeruk, jus jambu, jus kiwi, jus mangga, es kelapa, hingga milkshake dan kopi.

Harga minuman di Darmaga Sunda termasuk lumayan mahal tapi wajar, mengingat tempatnya sangat luas dan indah. Anggap saja Anda membeli pemandangan di sini, hehe. Untuk Es Teh Tawar dihargai Rp 8.000, Bajigur Rp 12.000, Jus Jambu Rp 20.000, Es Jeruk Rp 17.500, Air Mineral Rp 6.000, Milkshake Rp 20.000, Jus Kiwi Rp 20.000, dan Jus Mangga Rp 17.000.


Tempat

Darmaga Sunda

Tidak berbeda jauh dengan restoran Sunda lainnya di daerah Nagreg, Darmaga Sunda memiliki area yang sangat luas. Darmaga Sunda berada di kiri jalan (arah ke Bandung dari Garut). Patokannya, Anda bisa melihat plang warna cokelat bertuliskan "Darmaga Sunda Resto" dengan gambar perahu layar.

Ciri khas Darmaga Sunda adalah eksteriornya yang dibuat dari kayu dan diberi pernak-pernik layaknya kapal laut. Tempat makan ini punya lahan parkir yang luas, tapi tetap saja padat karena restoran Darmaga Sunda tidak pernah sepi pengunjung, bahkan di hari kerja (weekdays) sekalipun. Tapi, tidak perlu khawatir, karena juru parkirnya akan membantu Anda mencari tempat sekaligus membantu memarkirkan kendaraan Anda.

Ketika masuk, Anda akan disambut meja resepsionis dan ruang tunggu yang luas. Nanti Anda akan ditanya datang bersama berapa orang lalu mau duduk di mana. Ada tempat lesehan di saung, tempat duduk layaknya restoran biasa, dan ada juga lesehan di lantai 2.

Darmaga Sunda

Di bagian depan restoran merupakan area tempat makan duduk biasa. Tapi, di sana terdapat panggung kecil yang bisa disewa. Biasanya yang duduk di area ini adalah grup kantor dan keluarga besar, karena mereka bisa sambil karokean juga di sana.

Darmaga Sunda

Area saung pinggir danau sangat populer dipilih oleh keluarga yang membawa anak kecil. Sambil menunggu makanan datang, anak-anak dapat melihat ikan yang hidup di danau.

Darmaga Sunda

Selain saung di pinggir danau, ada juga saung yang berada di "darat." Saung ini lokasinya bersebrangan dengan saung pinggir danau tadi. Walaupun tidak bisa langsung melihat pemandangan danau, di belakang saung ini ada kolam juga, kok, walaupun kecil.

Darmaga Sunda

Kalau foto ini merupakan area lesehan panjang yang ada di sudut lain lantai dua. Area lesehannya sangat plain karena tidak diberi bantal duduk atau pun hiasan lainnya. Satu-satunya hiasan terdapat pada dindingnya yang dilukis gambar perahu.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram