10 Dessert Khas Portugal untuk Para Penyuka Makanan Manis

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 13 Oktober 2021

Portugal memiliki banyak dessert, tapi tahukah kamu dari mana asal makanan penutup tersebut? Jawabannya adalah biara. Saat gula tiba di biara-biara di Portugal, para biarawati serta biarawan Portugis membuat banyak resep dengan menggunakan gula tersebut. Namun tak hanya gula saja, mereka juga memakai telur dalam resep yang mereka buat, khususnya kuning telur.

Portugal merupakan negara yang di mana pun wisatawan berbelok, pasti akan melihat confeitaria (toko makanan manis) atau pastelaria (toko pastry) yang menjajakan pastel de nata (custard tart) yang renyah serta hangat atau queijada (kue keju) yang lembut yang pas untuk menemani secangkir espresso pagi. Yuk, simak dessert khas Portugal yang sudah Keluyuran rangkum berikut ini!

Baca juga: 10 Dessert Khas Spanyol

1. Po de Deus

Diterjemahkan sebagai roti Tuhan, dessert khas Portugal ini merupakan gabungan antara brioche yang lembut dengan topping yang bahannya dibuat dari kelapa kering dan telur. Biasanya adonan diberi rasa dengan rum, kulit lemon, atau vanila, kemudian roti dipanggang hingga topping-nya berubah jadi berwarna keemasan dan bertekstur renyah.

Roti gulung manis ini bisa ditemukan tiap saat dan biasanya disantap sebagai menu untuk sarapan. Selain itu, roti ini juga dihubungkan dengan Hari Semua Orang Kudus dan tradisi Portugal kuno yang dinamakan pão-por-deus, saat anak-anak mengetuk pintu-pintu rumah sambil membacakan puisi kemudian meminta gula-gula dan permen.

2. Pastéis de Nata

Pastéis de Nata

Tak semua dessert harus disantap sesudah menikmati hidangan utama. Makanan penutup ini sangat enak dan bisa dinikmati kapan saja sepanjang hari. Salah satu dessert khas Portugal, pastéis de nata, khususnya, bisa disantap sebagai “snack” untuk teman minum kopi. Kue manis ini sangat terkenal dan biasa dikenal dengan “Pastéis de Belém”. Hal itu karena dessert ini asalnya dari Belém.

Pasteis de nata sangat popular di Portugal dan bisa dibeli di mana saja. Penampilan kue ini sedikit mirip dengan puding. Bahan untuk membuat dessert ini adalah puff pastry dan krim yang dibuat menggunakan tepung pati jagung, susu, telur dan sirup gula. Camilan ini tidak disarankan bagi mereka yang vegan.

Penduduk setempat memiliki kebiasaan menikmati satu atau dua pasteis de nata dengan secangkir kopi. Ini pastinya merupakan salah satu dessert khas Portugal yang harus dicoba ketika berkunjung ke Lisbon. Biasanya makanan ini paling baik disantap langsung di tempat, saat baru keluar dari oven dan diberi taburan bubuk kayu manis di atasnya.

3. Bolo Rei

Bolo rei merupakan rajanya dessert khas liburan di Portugal. Kalau diterjemahkan bolo rei berarti kue raja. Wisatawan bisa menyaksikan kue ini berjejer di rak-rak toko kue serta pasar di seluruh negeri saat musim liburan panjang yang dimulai dari akhir Oktober sampai awal Januari. Jika berkunjung ke Portugal selama Natal, kue warna-warni ini hampir sulit sekali untuk dihindari.

Fakta unik tentang bolo rei yaitu umumnya ada dua hal dimasukkan ke dalam kue ini, yaitu kacang fava dan hadiah kecil, biasanya berupa mainan. Orang yang dalam potongan kuenya mendapatkan kacang fava berarti dia harus menyediakan bolo rei di Natal tahun berikutnya.

Untuk hadiah, umumnya hadiahnya berupa mainan yang dapat ditemukan di dalam irisan kue. Kebiasaan ini mirip dengan tradisi Inggris yang menyembunyikan uang dalam puding Natal untuk ditemukan.

4. Po de ló

Kue tradisional Portugis ini bernama "pão de ló". Dessert khas Portugal yang sederhana ini dibuat dari tepung, telur, dan gula. Bergantung daerah tempat kue itu di buat, biasanya bagian tengah kue ini agak moist. Kue ini teksturnya bisa kering sampai cair. Biasanya yang kering mudah dikenali karena di bagian tengah kuenya berlubang.

"Pão de ló" versi cair dari kota Ovar dan Alfeizerão adalah yang paling terkenal. Menurut cerita, kue tersebut cair di bagian dalamnya karena kesalahan juru masak. Saat dia membuat kue untuk kunjungan seorang raja, dia tergesa-gesa. Kue sudah dia keluarkan dari oven sebelum waktu memanggangnya selesai.

Bagian tengah kue masih agak cair tapi raja menyukainya sehingga sampai sekarang resepnya tetap ada. Dessert ini juga sampai ke negeri Jepang dibawa oleh orang Portugal dan di sana makanan penutup ini popular dengan sebutan “pan”.

5. Queijada

Meski bahan-bahan yang digunakan untuk membuatnya tampak sederhanya, seperti bahan tepung, gula, telur, keju segar dan kayu manis, tapi menghasilkan kue yang indah yang disebut queijada. Kulit pastry yang setipis kertas diberi isian marzipan yang seperti cheesecake dan bagian atasnya dikaramelisasi.

Walaupun queijada bisa ditemukan di seluruh Portugal, namun yang terbaik asalnya dari Sintra, yaitu kota Warisan Dunia UNESCO yang memiliki istana-istana fantastik, kota ini bisa ditempuh dengan sehari perjalanan yang mudah dari Lisbon.

6. Tibias de Braga

Di utara Portugal terdapat sebuah kota yang bernama Braga. Kota ini dikenal dengan warisan agamanya dan dianggap sebagai ibu kota agama Portugal. Tak hanya menjadi kota budaya, Braga juga menjadi pusat inovasi untuk negara ini.

Tibias de Braga atau puff pastry Portugal merupakan salah satu makanan manis paling tradisional di Braga. Menurut kabar, kue ini sudah dijual di kota selama kurang lebih enam dekade. Dinamakan tibia karena memiliki bentuk yang memanjang seperti tulang tibia. Kue ini mempunyai tekstur yang renyah dan berisi krim manis serta diberi taburan gula.

Paling enak menikmati tibias de Braga yang manis dengan secangkir kopi atau teh. Isi kue ini beragam mulai dari hazelnut, rasa karamel sampai rasa buah seperti nanas, raspberry, dan lainnya.

7. Papos de Anjo

Papos de Anjo

Papos de anjo layaknya kebanyakan manisan portugal lainnya, adonannya membutuhkan kuning telur dalam jumlah yang banyak, kurang lebih 20 biji. Salah satu makanan manis paling popular di Provinsi Douro Litoral yang bersejarah ini, pembuatan kuenya bisa ditelusuri sampai Biara Santa Clara yang didirikan pada abad ke-18 dan berada di wilayah utara.

Menurut kebanyakan resep untuk pembuatan makanan manis ini, kuning telur harus dikocok hingga mengembang, kemudian campurannya dipanggang hingga keras. Terakhir, kue-kue tersebut kemudian direbus sesaat dalam sirup gula yang diberi rasa khususnya dengan vanila, rum, atau kulit jeruk.

Produk jadi bisa dibungkus menggunakan wafer komuni dan dipotong dalam bentuk setengah bulan maupun diawetkan dalam sirup yang sederhana.

8. Baba de Camelo

Ingin mencicipi dessert khas Portugal yang cepat dalam hal pembuatannya? Cobalah baba de camelo. Arti namanya cukup lucu, yaitu “air liur unta”. Camelo dalam bahasa Inggris adalah camel yang berarti unta dalam bahasa Indonesia.

Walaupun Portugal terkenal akan makanan manis yang berbahan dasar telur, baba de camelo tak masuk dalam kategori ini. Asal mula resep ini tidak benar-benar diketahui, tetapi versi yang paling umum berasal dari cerita bahwa dahulu seorang perempuan bernama Valentina mendapatkan banyak tamu pada suatu malam.

Valentina tidak mempunyak banyak bahan makanan di rumah, tapi ingin memberikan makanan pada tamunya. Akhirnya dia membuat dessert menggunakan susu kental dan telur. Khawatir hidangannya tidak akan cukup untuk dibagikan, dia pun memutuskan untuk menamakannya baba de camelo untuk mencegah tamu-tamu mencobanya.

Triknya berhasil, tapi mereka yang pemberani mencoba untuk mencicipinya dan mereka terkejut dengan kelezatannya. Kebanyakan sajian penutup Portugis ini dihidangkan di restoran karena itu mudah sekali untuk mendapatkannya.

9. Bolas de Berlim

Coba sebutkan bolas de Berlim kepada orang Portugis dan mereka akan langsung teringat masa lalu. Sepertinya tiap orang mempunyai kisah masa kecil favorit untuk diceritakan mengenai kue yang berbentuk bola yang lembut dengan isian krim telur dan dilapisi gula ini. Ini merupakan versi lokal dari donat Berliner Jerman.

Namun keduanya memiliki perbedaan. Versi Portugal donatnya diiris memanjang untuk memberi ruang bagi isian yang lebih tebal serta encer. Para pedagang menantang panas menjual kue ini di pantai-pantai di seluruh negeri dalam  kotak-kotak kue.

10. Travesseiros de Sintra

Travesseiros de Sintra

Terbuat dari puff pastry, dessert khas Portugal ini diberi lapisan dengan gula dan diisi dengan krim almond dan telur. Seperti namanya, adonan travesseiros (berarti bantal dalam bahasa Portugal) digulung jadi berbentuk “bantal” yang panjang dan ramping.

Makanan ini merupakan dessert yang berasal dari Kota Sintra. Travesseiros de Sintra diproduksi dan dijual di Piriquita, yaitu toko roti yang yang menemukan hidangan ini pada tahun 1940-an dan resep aslinya tetap dirahasiakan. Travesseiros paling enak dihidangkan saat baru dipanggang dan diberi taburan sedikit gula bubuk.

Untuk menikmati Travesseiros yang lezat, cari Casa Piriquita yang memiliki ubin kuning dan terletak di pusat Kota Sintra. Di sini pengunjung bisa menikmati beberapa dessert khas Portugal yang paling menakjubkan.

Deretan dessert khas Portugal pastinya akan menyenangkan bagi mereka yang menyukai makanan manis. Makanan penutup dari negara ini ada yang yang menggunakan bahan sederhana dan bahan sisa tapi tetap lezat rasanya. Ada juga yang bahan-bahannya tetap dirahasiakan sampai sekarang.

Untuk para penyuka dessert, pastinya makanan penutup dari Portugal ini tidak boleh dilewatkan. Semuanya tampak begitu menggoda. Kira-kira kue yang mana yang paling ingin kamu cicipi?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram