10 Kuliner Legendaris dari Kota Padang yang Harus Dicoba

Ditulis oleh Syuri - Diperbaharui 29 Juli 2020

Setiap daerah pasti punya kuliner khasnya masing-masing yang patut dicoba kalau sedang berkunjung ke sana. Begitu pula Kota Padang, ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini merupakan kota yang besar, jadi kulinernya juga pasti ada banyak sekali.

Makanan dari Kota Padang banyak yang terkenal, bahkan hingga mendunia. Sebut saja rendang, yang pasti dikenal semua orang. Tapi, kuliner dari Padang bukan hanya rendang, loh! Ada banyak sekali kuliner legendaris dari Kota Padang. Yuk, icip-icip sepuluh kuliner terbaik yang sudah Keluyuran rangkum ini kalau Anda sedang berada di Kota Padang!

1. Sate Mak Syukur

Sate Mak Syukur kuliner legendaris dari Kota Padang

* sumber: kulinerbangsakoe.blogspot.com

Sate Mak Syukur sudah buka bahkan sebelum Indonesia merdeka, loh! Tepatnya pada tahun 1941. Makanya, wajar banget kalau Keluyuran menyebut Sate Mak Syukur sebagai kuliner legendaris dari Kota Padang. Tak lengkap rasanya berkunjung ke Padang kalau Anda tidak mencicipi satenya Mak Syukur Sutan Rajo Endah. Kedai sate ini pertama kali dibuka di Pasar Padang Panjang.

Sekarang, Sate Mak Syukur sudah dipegang generasi ke-2, yaitu oleh Haji Syafril Sukur. Sate ini menggunakan daging rusuk dan punuk sapi, sehingga teksturnya berlemak dan tidak jadi keras setelah dibakar. Dalam satu tusukan sate biasanya terdiri dari daging, hati, usus, jantung, lemak, dan lidah sapi.

Nantinya, sate ini akan disiram kuah kuning kental dengan cita rasa pedas. Kalau Anda mau pesan sate yang full daging juga bisa, kok. Satu porsi sate ini dihargai Rp 25 ribu. Anda bisa memesan sate dan ketupat dipisah atau pun disatukan. Harga sate per tusuknya adalah Rp 2.700 (untuk yang full daging).

Lokasi Sate Mak Syukur ada di Jalan Sutan Syahrir no. 250, Silang Bawah, Padang Panjang (antara Kota Padang dan Bukittinggi). Walaupun cukup jauh dari pusat Kota Padang, tidak menyurutkan minat traveler untuk mencicipi sate ini, loh. Kedai sate ini buka setiap hari dari jam 9 pagi – 9.30 malam.

2. Soto Garuda

https://www.instagram.com/3foodiesdiary/

* sumber: www.instagram.com

Siapa yang suka soto Padang? Nih, ada satu tempat yang menyediakan soto Padang yang enak banget, namanya adalah Soto Garuda. Sama seperti Sate Mak Syukur, Soto Garuda juga merupakan kuliner legendaris dari Kota Padang. Bayangkan, kedai soto ini sudah berdiri sejak tahun 1976, lama banget, kan?

Kuah soto Padang biasanya kuning bening, tapi kalau di Soto Garuda kuahnya tidak berwarna kuning, hanya bening saja. Walaupun tidak terlihat gurih karena transparan, kuah soto Padang memiliki cita rasa yang kuat, rempah-rempah yang banyak, dan ada rasa pedasnya juga, loh.

Soto Padang khas Soto Garuda ini berisi daging sapi yang dipotong kotak-kotak, paru goreng renyah, kentang, dan bihun. Jangan lupa tambah sambal supaya rasanya jadi semakin mantap. Satu porsi soto ini dihargai Rp 27 ribu (belum include nasi).

Soto Garuda memiliki tiga cabang, yang paling terkenal ada di Jalan S. Parman no. 110, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Yang satu lagi ada di Jalan Pattimura no. 15. Anda dapat mengunjungi kedai soto ini setiap hari dari jam 7 pagi – 9 malam.

3. Warung Kopi Nan Yo

Warung Kopi Nan Yo

* sumber: www.instagram.com

Tidak hanya makanan saja, kuliner legendaris dari Kota Padang ada juga yang berupa minuman, yaitu teh dan kopi. Tapi, bukan sembarang teh dan kopi, loh. Cuma teh dan kopi di Warung Kopi Nan Yo yang rasanya nendang banget. Kedai ini sudah berdiri sejak zaman penjajahan, yaitu pada tahun 1932. Maka itu, warung kopi ini disebut sebagai kedai tertua di seantero kota.

Sekarang, kedai kopi ini sudah dipegang oleh generasi ke-3, tapi cita rasa makanan dan minumannya masih sama seperti dulu. Bahkan, bentuk kedai ini masih dipertahankan. Walaupun kedai ini sudah sangat tua, orang-orang masih gemar nongkrong di sini. Justru, kesan vintage-nya itu yang membuat orang-orang tertarik. Seperti perabotan jadul, kalender tua, semuanya masih ditata apik dan dirawat dengan baik.

Menu andalan di sini tentu kopinya, namanya juga warung kopi. Ada aneka kopi yang disajikan panas dan dingin. Mereka menggunakan biji kopi Sidikalang. Tahukah Anda kalau biji kopi ini merupakan saingannya biji kopi Brazil, salah satu biji kopi terbaik di dunia? Kebayang, dong, bagaimana nikmatnya kopi di Warung Kopi Nan Yo ini?

Coba pesan Es Kopi Susu dan Teh Talua-nya kalau mampir ke sini, ya. Kalau lapar, Anda bisa memesan mie goreng, sate padang, dan lain-lain. Alamat Warung Kopi Nan Yo ada di Jalan Niaga no. 205. Mereka juga membuka cabang baru di Jalan Pondok no. 88E, Flamboyan.

4. Restoran Lamun Ombak

Restoran Lamun Ombak

* sumber: www.goodindonesianfood.com

Di kota asal Anda pasti berjejer warung nasi Padang, kan? Nah, sekarang iciplah masakan Padang langsung di kotanya. Tapi, jangan cari "Nasi Padang" di sana, tentu namanya tidak ada yang seperti itu di kota asalnya. Kalau orang asli Padang biasanya menyebut aneka masakan Padang sebagai "masakan Nusantara". Sedangkan tempat yang menjual aneka masakan Padang biasanya bertajuk "restoran".

Salah satu tempat yang menjual masakan Nusantara yang recommended adalah Restoran Lamun Ombak. Restoran ini menyediakan aneka masakan khas Minang yang sangat enak, seperti rendang, ikan asam padeh, gulai otak, gulai ikan, gulai ati ampela, paru goreng, ayam pop, udang balado, dan masih banyak lagi.

Cara penyajian masakan di Restoran Lamun Ombak ini cukup unik. Anda tidak perlu memesan masakannya satu per satu, karena pelayannya akan menghidangkan sejumlah makanan sekaligus yang dibagi ke piring-piring kecil tepat di meja Anda. Piring-piring tersebut akan dijejerkan dan ditumpuk. Anda tak perlu makan semuanya, cukup ambil yang mau Anda makan saja.

Alamat restoran legend ini ada di Jalan Khatib Sulaiman, bilangan Ulak Karang Selatan, Padang Utara. Telepon (0751)7051426 untuk reservasi dan informasi lebih lanjut.

5. Martabak Kubang Hayuda

Martabak Kubang Hayuda

* sumber: gotravelly.com

Tahu martabak khas Padang? Namanya adalah martabak Mesir atau martabak kubang. Martabak ini mirip seperti martabak telur pada umumnya, bedanya dari bahan-bahan yang dipakai dan cara penyajiannya. Cita rasa martabak ini pun lebih kepada Timur Tengah dan India dengan sentuhan Minang. Kalau Anda ingin tahu tempat martabak Mesir yang enak, cuma Martabak Kubang Hayuda jagonya!

Kalau Anda belum familiar dengan nama ini, mungkin Anda pernah mendengar Martabak Mesir Kubang? Jadi, tempat ini merupakan restoran yang sama, hanya berganti nama saja. Kenapa? Soalnya kata "Mesir" tidak bisa digunakan untuk hak paten karena merupakan nama tempat (dalam kasus ini, negara).

Kedai ini dibuka oleh H. Yusri Darwis (alm) yang akrab disapa Hayuda. Kedai ini berdiri pada tahun 1971 di Jalan M. Yamin. Tak hanya di Padang, Martabak Kubang Hayuda telah membuka cabang juga di Jakarta sejak tahun 1988. Lokasinya ada di Tebet, Kali Malang, hingga Margonda (Depok), dan Kedung Halang (Bogor). Di Bandung juga ada, yaitu di Jalan Dalem Kaum no. 75, Cikawao, Lengkong.

Beberapa menu di kedai ini ada Martabak Kubang Biasa IDR 36K, Martabak Manis Jagung IDR 32K, Roti Cane Durian IDR 35K, Roti Cane Kari Kambing IDR 39K, dan ada juga menu lainnya seperti sate Padang, soto Padang, hingga dim sum. Martabak Kubang Hayuda yang ada di Padang beralamat di Jalan Moh. Yamin no. 138, Belakang Olo, Padang Barat. Mereka buka setiap hari dari jam 2 siang – 12 malam.

6. Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai

Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai

* sumber: www.cumilebay.com

Bukan cuma olahan daging sapi saja yang terkenal dari Padang. Buktinya, itik juga digemari di sini. Kuliner itik khas Padang yang harus Anda coba adalah gulai itiak alias gulai itik. Hidangan ini merupakan gulai itik yang dimasak dengan cabai hijau. Mau mencoba gulai itik yang paling enak? Datang saja ke Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai.

Rumah makan ini dalam seharinya bisa menghabiskan 100 ekor itik pada hari libur dan 50 – 70 ekor itik pada hari biasa. Pencapaian yang luar biasa, loh, itu! Kenapa orang-orang bisa suka banget dengan gulai itik di Lado Mudo Ngarai? Soalnya, mereka melakukan semuanya sendiri, mulai dari penyembelihan, pembersihan, hingga proses memasaknya.

Mereka menggunakan itik kampung berusia 6 bulan yang berasal dari daerah Solok dan Batusangkar. Lalu, proses memasaknya sangat memakan waktu, yaitu 12 jam! Makanya, kalau itiknya dimasak hari ini, pasti untuk dijual untuk keesokan harinya.

Karena dibuat dengan cabai hijau, gulai itik ini tentu bercita rasa pedas. Bukan fan makanan pedas? Pesanlah Itik Goreng Krispi yang disajikan dengan sambal pecel, sambal kecap, atau Anda bisa request mau sambal yang Anda inginkan.

Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai beralamat di Jalan Ngarai Binuang no. 41, Bukittinggi. Mereka buka setiap hari dari jam 7 pagi – 4 sore. Rumah makan ini juga sudah sering melakukan pengiriman ke kota-kota besar di seluruh Indonesia. Kalau dikirim, itiknya dibekukan. Jika disimpan di suhu ruangan, itik bisa bertahan selama 3 hari. Kalau di freezer, bisa bertahan sampai 6 bulan lamanya, wow!

7. Nasi Kapau Uni Lis

Nasi Kapau Uni Lis

* sumber: www.indonesiakaya.com

Nasi Kapau adalah nasi ramesnya daerah Kapau. Biasanya nasi Kapau terdiri dari nasi, sambal, dan lauk pauk khas Kapau, yaitu gulai nangka (cubadak), gulai tunjang (urat kaki kerbau/sapi), gulai cangcang (tulang dan daging kerbau), gulai babek (babat) atau paruik kabau. Tentu banyak penjajak nasi Kapau di sini, tapi yang paling wajib Anda coba adalah Nasi Kapau Uni Lis.

Bukan cuma orang biasa saja yang suka akan cita rasa Nasi Kapau Uni Lis, para pejabat negara pun tergila-gila. Sebut saja H. Bacharuddin Jusuf Habibie yang pernah menikmati nasi Kapau di Uni Lis. Beberapa menteri juga pernah datang ke sana dan mengatakan kalau mereka suka sekali dengan nasi Kapaunya.

Nasi Kapau Uni Lis terletak di Jalan Pemuda Los Lambuang, Benteng Pasar Atas (Ateuh), Guguk Panjang, Kota Bukittinggi. Patokannya, tidak jauh dari landmark Jam Gadang. Ketika masuk ke warung, Anda akan disambut oleh baskom-baskom yang berisi aneka lauk pauk. Cara memesan di sini adalah dengan menunjuk mau makan pakai apa saja. Warung ini buka setiap hari dari jam 9 pagi – 6 sore. Telepon: 082391667057.

8. Bika Si Mariana

Bika Si Mariana kuliner legendaris dari Kota Padang

* sumber: www.wonderfulminangkabau.com

Kuliner legendaris dari Kota Padang yang selanjutnya adalah Bika Si Mariana. Bika ini bukan bika ambon, ya. Bika Si Mariana adalah kuliner legendaris Minang yang masih ada sampai sekarang. Kudapan ini sangat digemari dan eksis ke mana-mana, bahkan penyanyi legendaris Lily Syarief pernah mempopulerkan lagu yang berjudul sama dengan makanan ini, yaitu Bika Si Mariana.

Bika ini dibuat dari tepung beras, santan, dan campuran gula merah. Semua bahan diaduk lalu dipanggang di tungku pemanggangan. Wajan yang digunakan dibuat dari tanah liat. Sebelum memulai proses pemanggangan, wajan akan dilapisi daun pisang/daun jati.

Setelah itu, baru, deh, adonan bikanya dituangkan. Apinya pun menggunakan kayu manis yang dibakar, sehingga aromanya sangat khas. Bika paling enak dinikmati bersama kopi atau teh manis panas. Alamat Bika Si Mariana ada di Jalan Lintas Barat Sumatera, Koto Baru, Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar. Warung ini buka setiap hari dari jam 7 pagi – 10 malam. Telepon: 081267114070.

9. Lontong Malam Turagi

Lontong Malam Turagi kuliner legendaris dari Kota Padang

* sumber: indonesia.tripcanvas.co

Lontong malam adalah lontong sayur, tapi dijualnya malam hari. Bahkan ada juga yang menjualnya hingga dini hari. Lontong malam yang paling yahud ada di Ongkrongan Turagari, Jalan Veteran no. 68, Kel. Purus, Padang Barat. Lokasinya berdekatan dengan SPBU Wowo.

Lontong malam khas Turagari berisi tiga macam sayur, yaitu gulai paku, cubadak, dan tauco, lalu diberi topping telur rebus utuh. Namanya juga ongkrongan, pasti yang dijualnya tidak hanya satu macam makanan, dong.

Di sini juga ada nasi sup daging, bubur kacang ijo, kolak pisang, bubur hitam, dan minuman khas Padang yaitu teh telur. Jika biasanya lontong sayur dimakan saat sarapan, lontong malam ini baru beroperasi dari jam 5 sore – 3 dini hari.

10. Es Durian Ganti Nan Lamo

Es Durian Ganti Nan Lamo

* sumber: www.garnesia.com

Kuliner legendaris dari Kota Padang yang terakhir adalah Es Durian Ganti Nan Lamo. Belum lengkap rasanya makan-makan kalau tidak ditutup dessert. Untuk pencuci mulut, nikmati segelas es durian yang endolita di Ganti Nan Lamo. Kedai ini sudah beroperasi dari tahun 1960, dan cita rasanya tidak pernah berubah sejak dulu hingga kini. Tidak perlu menunggu musim durian, Anda bisa mencicipi es durian ini setiap hari.

Menu favorit di tempat ini adalah Es Durian Tok dan Es Durian saja. Duriannya diolah menjadi seperti saus, lalu dituangkan pada gelas berisi es serut. Nanti es durian ini akan diberi susu kental manis dan es krim. Segelas es durian ini dihargai Rp 17 ribu saja. Alamat kedai ini ada di Jalan HOS Cokroaminoto no. 31.

Itulah sepuluh kuliner legendaris dari Kota Padang yang telah Keluyuran rangkum untuk Anda. Duh, jadi lapar, ya? Jadi, jangan cuma tahu rendangnya doang, icip juga kuliner khas Padang lainnya yang so pasti enak-enak ini. Anda juga bisa nongkrong di Jembatan Siti Nurbaya untuk menikmati view dan jajanan khas malam hari. Yuk, langsung caw ke Padang dan berpetualang mengejar kuliner enaknya!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram