Serunya Liburan di Taman Wisata Nasional Ujung Kulon

Ditulis oleh Reisa Caroline - Diperbaharui 14 April 2020

Liburan musim panas memang sudah paling pas sekali untuk dihabiskan di pantai. Tempat dengan hamparan laut biru yang memanjakan mata Anda, bunyi desiran ombak ditambah matahari yang cerah sekali, siapa yang bisa menolak liburan ditempat yang punya semua itu? Ya, Anda harus sesekali meluangkan waktu untuk menikmati semua yang tadi sebutkan itu.

Kenapa? Sudah cukup Anda berkutat dengan rutinitas harian Anda, sisakan waktu Anda dan habiskan sedikitnya uang Anda untuk meliburkan diri Anda dengan menikmati keindahan alam sekitar kita. Tidak perlu cari yang jauh seperti ke luar negeri, negeri kita ini sudah punya semua yang indah mulai dari dataran rendah sampai dataran tingginya.

Untuk liburan musim panas kali ini cocok sekali untuk dihabiskan di pantai. Yup, itu yang saya lakukan minggu lalu. Tidak perlu budget tinggi dan waktu yang panjang, karna saya memilih untuk berlibur di sekitaran pulau Jawa saja jadi bisa menghemat waktu juga biaya. Tempat wisata yang saya pilih adalah Ujung Kulon, Taman Wisata Nasional Ujung Kulon.

Hal pertama yang saya cari adalah agen travel yang membuka trip gabungan supaya biayanya lebih murah. Kebanyakan trip memang diadakan di akhir pekan karena targetnya adalah pekerja kantoran atau mahasiswa.

Singkat cerita, perjalanan menuju Ujung Kulon pun dimulai pada hari jumat sekitar pukul 22:30 WIB. Sampai di tempat tujuan pukul 05:00 subuh dan di homestay sudah disediakan sarapan pagi. Setelah sarapan, istirahat sejenak, lalu pukul 07:30 perjalanan menuju pulau tujuan utama yaitu Pulau Peucang dimulai.

1 ujung kulon

Perjalanan menuju Pulau Peucang menghabiskan waktu 3 jam dari homestay pertama tempat saya singgah. Memang lumayan lama di perjalanan kapal tapi kalau Anda tidak kuat, saya bisa menyarankan lebih baik Anda tidur saja.

Di perjalanan saya kemarin, banyak teman-teman trip saya tidur atau duduk santai di depan kapal sambil menikmati angin laut, matahari serta ombak yang menggoyang-goyang kapal.

2

Ditengah perjalanan menuju Pulau Peucang, kapal kami berhenti di spot yang bagus untuk snorkeling. Lautnya tenang, tidak terlalu banyak ombak, jernih namun tidak terlihat banyak ikan dan karang. Tapi namanya juga liburan, semuanya terasa menyenangkan. Peralatan untuk snorkeling yang disediakan juga lengkap dan guide juga sudah siap untuk memotret Anda di bawah laut.

3

Acara snorkeling pun selesai karena sudah waktunya makan siang, tapi bukan karena itu saja ternyata banyak ubur-ubur yang menyengat sebagian dari teman-teman trip saya jadi terpaksa untuk naik ke kapal. Anda pernah disengat ubur-ubur? Rasanya gatal, panas serta perih namun tidak terlalu berbahaya kok. Jadi jangan takut ya.

4

Nah setelah menyantap makan siang di atas kapal, kapal saya pun kembali melaju ke tujuan utama yaitu Pulau Peucang. Dari jauh sudah terlihat air laut yang biru muda ditambah warna pasir yang masih putih bersih, wah benar-benar indah sekali!

Pulau Peucang ini masih dalam satu kesatuan Taman Nasional Ujung Kulon, di pulau ini terdapat kantor khusus yang memang disediakan sebagai sarana informasi. Dan di dalam pulau ini ternyata banyak wisata yang bisa didapati selain pantai yaitu wisata ke dalam hutan.

Banyak hewan yang dilindungi di hutan pulau Peucang ini seperti babi hutan, rusa, monyet dan lain lain. Kalau Anda tertarik untuk menginap di pulau Peucang ini, ada penginapan yang disediakan juga namun sepertinya hanya bisa disewakan untuk grup jumlah besar.

5

6

6b

6c

Ketika sore hari tiba, saya dan teman-teman harus segera kembali ke kapal karena kami harus check in ke penginapan di pulau selanjutnya yaitu Pulau Handeuleum. Dan ini dia dermaga pulau Handeuleum, untuk mencapai penginapan saya harus berjalan masuk ke hutan sekitar 100 meter dari dermaga.

7

7b

8

8a

Setelah bermalam di pulau Handeuleum, saya pun harus kembali packing untuk ke tujuan selanjutnya yaitu pulau Badul. Satu hal yang saya ingat dari pulau Handeuleum ini yaitu pada malam sebelum tidur, ada 2 ekor rusa didepan pintu penginapan kami.

Ternyata hewan-hewan di sini rupanya sudah terbiasa dengan kehadiran para turis. Untuk saya yang biasa melihat rusa di kebun binatang rasanya cukup senang bisa melihat rusa di alam terbuka dengan jarak dekat.

Sehabis packing dan berjalan menuju kapal ternyata kapten kapal sudah menyiapkan sarapan pagi. Sarapan lontong ayam diatas kapal sambil menikmati sunrise, rasanya pengalaman yang unik dan nikmat sekali.

9a

9b

Sarapan selesai dan kapal pun melaju menuju pulau Badul yang katanya bagus sekali pemandangan bawah lautnya. Pulau badul adalah pulau kecil yang juga merupakan tempat pembudidayaan terumbu karang, ombaknya memang cukup besar jadi harus berhati-hati ketika berenang menuju pulau Badul.

Untuk mencapai pulau Badul, saya harus berenang sedikit karena kapal tidak bisa merapat dan merupakan perjuangan besar berenang di tengah ombak yang besar.

10

Dan pulau Badul pun merupakan pulau terakhir dalam rangkaian trip saya minggu lalu, setelah bermain-main sebentar di pulau Badul dan makan siang diatas kapal, trip pun berakhir. Kapal kembali mengantarkan menuju homestay singgah saya waktu pertama kali sampai Ujung Kulon.

Setelah mandi dan packing semua barang, saya pun langsung melanjutkan perjalanan pulang dengan membawa banyak cerita, foto-foto indah dan tentunya baju kotor.

Sekian cerita short trip yang saya lakukan hanya dalam 2 hari namun memberikan banyak pengalaman, cerita dan juga teman baru. Untuk Anda yang ingin menikmati hari libur Anda, jangan ragu untuk eksplor daerah sekitar Anda dulu.

Karena Negara kita, Indonesia memiliki kekayaan alam yang sebenarnya setiap tempat bisa menjadi objek wisata yang menarik. Tinggalkan rutinitas Anda, lupakan kemacetan di kota dan ciptakan sendiri petualangan Anda!  Happy Holiday, good reader!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram