10 Makanan Khas Mesir yang Sangat Enak dan Perlu Dicoba

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mesir adalah salah satu negara di benua Afrika yang paling banyak dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia. Umumnya mereka datang ke Mesir untuk melihat piramida-piramida raksasa yang berada di Giza. Mesir yang kaya akan sejarah merupakan tempat yang perlu dikunjungi sekali seumur hidup.

Seperti halnya setiap negara di dunia, Mesir juga memiliki sejumlah makanan khas yang menggoda untuk dicicipi. Karena penduduk Mesir mayoritas beragama Islam maka makanan halal bisa dengan mudah ditemukan di seluruh negeri. Berikut adalah beberapa makanan khas Mesir yang perlu dicoba saat liburan ke sana.

1. Ful Medammes

Ful Medammes

* sumber: en.m.wikipedia.org

Ini adalah menu sarapan orang Mesir yang paling umum. Anda bisa dengan menemukan penjual ful medammes di jalanan kota Kairo dan di seluruh negeri. Makanan ini mungkin sangat sulit ditemukan di luar Mesir. Oleh karena itu, Anda perlu mencobanya sesekali saat berada di negeri piramida tersebut.

Ful medammes terbuat dari kacang fava yang dimasak dengan minyak dan garam. Sebelumnya kacang tersebut direndam selama semalaman dan dimasak selama berjam-jam di atas api kecil agar penutupnya terlepas. Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan telur kukus, keju, roti pita, dan lain-lain.

2. Falael

Falael

* sumber: pixabay.com

Makanan khas Mesir selanjutnya yang perlu dicicipi adalah falael atau ta’meya. Makanan ini biasanya disajikan dalam menu sarapan masyarakat Mesir bersama dengan ful, telur, keju, dan roti pita. Kacang fava yang ditumbuk adalah bahan utama untuk membuat ta’meya khas orang Mesir, dengan tambahan tepung buncis.

Bahan-bahan lain yang dicampurkan ke dalam adonan falafel adalah daun ketumbar, peterseli, bawang bombay putih, bawang putih dan daun bawang yang semuanya dicincang halus. Beberapa bumbu juga menjadi bagian dari makanan yang digoreng bulat ini, termasuk jintan, ketumbar, paprika, cabe rawit, garam dan lada.

3. Koshari

Koshari Mesir

* sumber: commons.wikimedia.org

Jika Anda menginginkan makanan tradisional Mesir yang lezat dan mengenyangkan perut, cobalah makan Koshari. Hidangan yang satu ini terdiri dari nasi yang dilapisi makaroni, lentil, dan buncis. Topping-nya sendiri antara lain bawang karamel, saus merah yang kental, serta bawang putih/cabai/cuka/saus.

Karena Koshari adalah makanan yang populer, maka Anda bisa dengan mudah menemukannya di jalanan Kairo dan Mesir pada umumnya. Makanan ini dijajakan di kedai-kedai pinggir jalan hingga restoran-restoran.

4. Mahshi

Mahshi Mesir

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/seelensturm/

Makanan khas Mesir yang satu ini juga disajikan dengan nasi yang merupakan sumber karbo utama orang Indonesia. Mahshi pada dasarnya adalah sayuran pilihan yang diisi dengan nasi, seperti zucchini, terong, paprika, tomat, daun kol, atau daun anggur.

Isiannya sendiri terdiri dari nasi, rempah-rempah seperti peterseli, daun ketumbar, dan dill, dan saus tomat dengan bumbu dan sentuhan kayu manis. Anda juga dapat menambahkan daging cincang ke dalam isian mahshi untuk memperkaya rasa makanan lezat tersebut.

5. Shawarma

Shawarma

* sumber: pixabay.com

Jika Anda ingin mencoba hidangan daging dengan citarasa lokal khas Mesir maka Anda bisa mencoba shawarma. Daging yang digunakan untuk membuat shawarma adalah ayam, sapi, domba, kambing, hingga kalkun. Daging tersebut direndam dengan rempah-rempah khas Timur Tengah dan dimasak sepanjang hari menggunakan tusukan besar (mirip dengan kebab).

Begitu juga dengan cara penyajiannya, daging akan diiris tipis lalu digulung dengan roti pipih atau pita yang telah dikukus atau dipanaskan. Makanan-makanan lain seperti hummus, tahini, acar, sayuran, dan bahkan kentang goreng juga ditambahkan ke dalam gulungan pita tersebut.

6. Molokhia

Molokhia

* sumber: commons.wikimedia.org

Makanan khas Mesir yang ini biasanya berupa sup yang terbuat dari daun molokhia atau yute yang umum disajikan di bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Meskipun tampilannya kurang menggoda, sup ini memiliki rasa yang gurih dan aroma yang khas. Tidak hanya itu, molokhia juga mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh.

Di Mesir sup ini sering disajikan bersama makanan lain, seperti nasi, roti, daging (ayam atau sapi) hingga makanan laut. Jika Anda sedang liburan di Alexandria yang merupakan kota di pesisir pantai yang sangat indah, molokhia yang Anda beli mungkin disajikan dengan udang atau ikan.

7. Fattah

10 Makanan Khas Mesir yang Sangat Enak dan Perlu Dicoba 1

*Sumber: https://www.flickr.com/photos/stuart_spivack/

Fattah adalah makanan yang sangat populer di Timur Tengah, tetapi berbeda dari satu negara ke negara lainnya. Pada dasarnya fattah adalah campuran nasi, roti, dan semacam protein.

Fattah versi Mesir biasanya mengandung daging sebagai komponen proteinnya. Hari raya Idul Adha dan aqiqah adalah waktu di mana fattah sangat umum ditemukan di dapur-dapur orang Mesir.

8. Roz Bel Laban

Puding Beras Mesir

* sumber: food4memories.com

Roz bel laban adalah puding beras khas Mesir yang sangat populer di sana. Makanan yang satu ini dapat disajikan dingin maupun hangat. Jadi, jika Anda sedang mencari makanan penutup yang lezat dan kaya rasa, cobalah roz bel laban ini.

Puding beras versi Mesir ini dibuat dengan nasi, air mawar, rempah-rempah manis, madu, dan cream yang membuatnya terasa lezat dan sangat menggoda untuk dicicipi. Sebagai informasi tambahan, air mawar telah digunakan di banyak resep makanan Mesir selama ribuan tahun.

9. Kunafa

Kunafa

* sumber: commons.wikimedia.org

Makanan khas Timur Tengah yang sangat terkenal ini juga tersedia di Mesir dan perlu Anda coba saat sedang liburan di sana. Kunafa sendiri adalah makanan penutup yang biasanya dimakan secara tradisional selama bulan Ramadhan. Beberapa masjid di Mesir juga mungkin menyediakan kunafa sebagai menu berbuka para jamaahnya.

Kunafa yang asli dibuat menggunakan cream, kacang, dan sirup. Proses pembuatan kunafa juga cukup unik. Adonan kunafa yang telah selesai dipanggang akan langsung ditambahkan sirup di atasnya sebelum siap disantap. Makanan tradisional yang rasanya manis ini bisa Anda temukan dengan mudah di jalanan Mesir.

10. Sahlab

Sahlab

* sumber: commons.wikimedia.org

Sahlab adalah minuman musim dingin yang populer di Mesir yang bisa Anda dapatkan di kafe-kafe. Bahan utama minuman hangat berwarna putih dan kental ini adalah salep yang merupakan tepung berwarna putih yang diperoleh dari umbi kering anggrek liar, Orchis mascula.

Anda juga dapat membuat sahlab sendiri karena sudah tersedia produk sahlab sachet-an yang bisa dibeli dengan mudah di supermarket (cocok untuk dijadikan oleh-oleh nih). Secara tradisional, sahlab disajikan dengan sejumput kayu manis, kelapa parut, pistachio yang dihancurkan dan kadang beberapa kismis.

Nah, itulah beberapa makanan khas Mesir yang tidak boleh Anda lewatkan saat sedang liburan di sana. Beberapa makanan di atas mungkin sangat sulit ditemukan di luar Mesir. Oleh karena itu, untuk menambah pengalaman selama liburan, cobalah untuk mencicipi makanan-makanan di atas selama itu cocok dengan Anda.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *