Inilah 10 Tempat Bersejarah yang Terdapat di Balikpapan

Ditulis oleh - Diperbaharui 23 Desember 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Balikpapan adalah sebuah kota yang menjadi pusat bisnis dan industri, yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Sebagai pusat perekonomian terbesar yang ada di Kalimantan, Balikpapan memang memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan.

Nah, dari sekian banyak tempat wisata yang ada di Balikpapan, beberapa tempat bersejarah yang akan Keluyuran bahas kali ini sering dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin mengenal sejarah kota minyak tersebut. Dimana saja itu? Yuk, kita berpetualang ke tempat-tempat bersejarah yang ada di Balikpapan melalui artikel di bawah berikut ini!

1. Monumen Perjuangan Rakyat

Monumen Perjuangan Rakyat

Tempat bersejarah pertama yang merupakan sisa peninggalan sejarah di Balikpapan adalah Monumen Perjuangan Rakyat atau lebih dikenal dengan singkatan dengan Monpera. Lokasi ini merupakan sebuah tugu peringatan untuk mengenang peristiwa bersejarah yang terjadi di Balikpapan.

Di lokasi ini terdapat monumen pertama pada tahun 1983, yaitu berupa prajurit Dayak yang terbuat dari kayu Ulin sedang menggenggam bendera di depan kolam ikan. Patung ini sendiri kemudian direnovasi menjadi sebuah patung perunggu dengan tiga sosok yang sedang berusaha mendirikan bendera. Lokasi bersejarah ini pun mulai dibuka untuk umum setelah diresmikan pada tahun 1995.

  • Alamat: Jl. Jendral Sudirman, Balikpapan 76112 Indonesia
  • Jam operasional: 24 Jam
  • Telepon: –
  • Kisaran harga: Gratis

2. Dahor Heritage Balikpapan

Dahor Heritage Balikpapan

* sumber: www.adityaparamasetiaboedi.com

Tempat bersejarah selanjutnya yang juga menarik adalah Dahor Heritage Balikpapan. Dahor Heritage Balikpapan adalah sebuah rumah peninggalan kolonial Belanda. Rumah Dahor sendiri mulai menjadi lokasi cagar budaya di Balikpapan sejak tahun 1997.

Nah, dilokasi tersebut terdapat sekitar 9 rumah Dahor yang bangunannya masih terawat dengan baik. Rumah-rumah bergaya unik tersebut pun kini digunakan untuk sejumlah keperluan seperti perpustakaan, taman baca, hingga informasi sejarah mengenai eksplorasi migas dari zaman Belanda hingga saat ini.

  • Alamat: Jl. Dahor No.1, Baru Ilir, Kec. Balikpapan Bar., Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76123
  • Jam operasional: Setiap hari 08.00–17.00
  • Telepon: 0821-4941-7700
  • Kisaran harga: Rp2000 – Rp3000

3. Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan

Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan

* sumber: m.gomuslim.co.id

Jika kamu berpelesir ke Balikpapan, maka kamu juga bisa berkunjung ke Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan. Masjid ini pertama kali didirikan pada zaman kolonial Belanda, yaitu tahun 1940-an. At-Taqwa diketahui sempat luluh lantah akibat terkena bom tentara sekutu.

Namun sekitar tahun 1950 masjid ini kembali dibangun dan dipindahkan ke wilayah daratan untuk mencegah abrasi air laut. Masjid Agung At-Taqwa terkenal karena bangunannya yang indah dengan perpaduan gaya timur tengah yang kental.

  • Alamat: Jl. Jendral Sudirman, Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
  • Jam operasional: 24 Jam
  • Telepon: 0542-426960
  • Kisaran harga: Gratis

4. Meriam Jepang

Meriam Jepang

* sumber: www.goodnewsfromindonesia.id

Tempat yang memiliki cerita sejarah menarik lainnya terletak di Kampung Baru Ilir (Sidodadi), Balikpapan. Di tempat tersebut terdapat dua meriam yang diketahui merupakan peninggalan dari pasukan Angkatan Laut Jepang. Kedua meriam tersebut berada di atas bukit, di teluk Balikpapan, mengarah ke laut.

Dahulu kala, meriam yang terlihat masih berdiri kokoh ini digunakan untuk menghalau kapal Belanda saat perang mulai pecah. Nah, keberadaan meriam tersebut pun menjadi salah satu bukti peninggalan sejarah dari masa Perang Dunia II.

  • Alamat: Baru Tengah, Balikpapan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (PDAM Sidodadi Kampung Baru)
  • Jam operasional: Setiap hari 07.00–17.00
  • Telepon: –
  • Kisaran harga: Gratis

5. Masjid Jami Adji Amir Hasanuddin

Masjid Jami Adji Amir Hasanuddin

Masjid Jami Adji Amir Hasanuddin didirikan pada tahun 1874 pada masa kepimpinan Raja Sultan Sulaiman. Pada awalnya mesjid ini merupakan mushola kecil. Namun para tahun 1930, yaitu pada masa kepemimpinan Sultan Adji Mohammad Parikesit (1920-1959). Masjid ini pun mulai kembali dibangun dan diperluas.

Masjid Jami Adji Amir Hasanuddin sendiri dikenal sebagai masjid satu-satunya di Kalimantan, bahkan di Indonesia yang dikenal sebagai masjid termegah dan tercantik pada masa lalu. Nah, masjid ini pun bisa menjadi salah satu tempat menarik yang bisa dikunjungi bila kamu berpelesir ke Balikpapan.

  • Alamat: Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur 75513
  • Jam operasional: 24 Jam
  • Telepon: –
  • Kisaran harga: Gratis

6. Bunker Jepang

Bunker Jepang

* sumber: puzidwi.blogspot.com

Balikpapan memang menyimpan banyak sejarah kelam Perang Dunia II. Salah satu tempat yang juga menunjukkan sisa-sisa peninggalan perang berada di Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan. Di sana terdapat sebuah bunker yang digunakan oleh tentara Jepang sebagai pertahanan dari serangan Belanda.

Bunker yang dibangun pada tahun 1942 tersebut berada di wilayah Barak Prajurit Batalion Infanten 600/raider. Saat ini bunker peninggalan jepang tersebut masih terlihat berdiri dan kerap dijadikan tempat wisata oleh masyarakat setempat.

  • Alamat: Muara Rapak, Kec. Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76125
  • Jam operasional: Setiap hari 08.00 – 17.00
  • Telepon: –
  • Kisaran harga: Gratis

7. Museum Kodam VI/Mulawarman

Museum Kodam VI/Mulawarman

* sumber: m.kaskus.co.id

Salah satu tempat bersejarah yang juga cukup menarik adalah Museum Kodam VI/Mulawarman. Museum ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Di museum ini berbagai koleksi mengenai sejarah kota Balikpapan bisa dengan mudah ditemukan mulai dari peralatan perang, foto masa lalu, dan beberapa peninggalan militer yang masih tersisa.

Nah, yang paling menarik museum ini juga membagi ruangan menjadi tempat penyimpanan. Pada ruangan pertama pengunjung dapat melihat potret para pahlawan yang gugur ketika perang. Kemudian di ruang kedua terdapat 32 foto yang menunjukkan perjuangan para tentara di Balikpapan.

Sementara di ruang ketiga dan keempat masing-masing diisi dengan berbagai koleksi senjata dan peralatan kedokteran yang digunakan pada masa perang. Lalu di ruang kelima terdapat replika Tunggal Batalion. Dan terakhir merupakan ruang pertunjukan film dokumenter.

  • Alamat: Jalan Letjen Suprapto, RT 024/RW 005, Kampung Baru Tengah 76132, Balikpapan Barat
  • Jam Operasional : Senin-Jumat 09.00 -15.00
  • Telepon: +62 542 735359
  • Kisaran Harga: Gratis

8. Tugu Perdamaian dan Makam Simbolis

Tugu Perdamaian dan Makam Simbolis

* sumber: bambangherlandi.web.id

Berikutnya ada Tugu Perdamaian dan Makam Simbolis. Tugu Perdamaian ini merupakan simbol penghormatan bagi para tentara ketiga negara, yaitu Jepang, Indonesia dan Australia yang diketahui telah gugur pada saat Perang Dunia II meletus. Sementara keberadaan makam simbolis adalah sebagai tanda keberadaan tentara Jepang yang gugur di Medan perang.

Nah, tepat di depan makam tersebut juga terdapat sebuah tempat pembakaran dupa yang biasa digunakan oleh para pengunjung yang ingin mendoakan para prajurit dari ketiga negara yang gugur saat berada di Medan perang.

  • Alamat: Jl. Soekarno Hatta KM. 13 No. 03 Kec. Balikpapan Utara
  • Telepon: –
  • Jam Operasional: 24 Jam
  • Kisaran Harga: Gratis

9. Tugu Australia

Tugu Australia

* sumber: www.wisatakalimantan.com

Tugu Australia adalah tugu untuk mengenang pasukan Australia yang gugur pada Perang Dunia II. Letak tugu sendiri berada di depan Lapangan Merdeka Balikpapan. Di bagian tugu tertulis nama-nama tentara yang gugur saat itu.

Di lokasi tugu tersebut juga kerap diadakan acara peringatan hari bersejarah yang dikenal dengan ANZAC Day atau Australian and New Zealand Army Corps yang diadakan setiap tanggal 25 April. Kegiatan itu sendiri biasanya dihadiri oleh Duta Besar Australia dan Selandia Baru.

  • Alamat:  Jl. Sudirman (di depan Lapangan Merdeka Balikpapan), Prapatan, Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
  • Telepon: –
  • Jam Operasional: 24 jam
  • Kisaran Harga: Gratis

10. Sumur Mathilda

Sumur Mathilda

Sumur Mathilda adalah salah satu bukti sejarah kota Balikpapan sebagai kota minyak. Sumur Mathilda adalah  tempat pengeboran minyak pertama di Balikpapan yang dilakukan pada 10 Februari 1897, dimana hari tersebut juga diketahui sebagai hari jadi kota Balikpapan.

Nama Mathilda sendiri diambil dari anak Jacobus Hubertus Menten, yang diketahui sebagai insinyur Belanda yang menjadi penemu minyak pertama di Balikpapan. Sayangnya lokasi sumur Mathilda sendiri tidak dibuka bebas untuk umum dan masih tertutup pagar Pertamina.

  • Alamat: Jl. Yos Sudarso, Prapatan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76111
  • Telepon: –
  • Jam Operasional: –
  • Kisaran Harga: –

Demikian tempat-tempat bersejarah di Balikpapan yang berhasil Keluyuran rangkum untuk kamu. Selain dapat mengisi waktu liburan kamu, tempat-tempat tersebut juga dapat membuka wawasan kamu mengenai sejarah tanah air. Nah, jika kamu ingin berkunjung ke tempat-tempat tersebut, maka jangan lupa untuk mengajak keluarga dan rekan-rekan yang lain.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *