Yuk Kunjungi 10 Tempat Wisata Menarik di Pekalongan Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 28 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apa yang terlintas di dalam benak Anda ketika mendengar Pekalongan? Mungkin yang terpikir dalam benak Anda adalah batik. Ya, Pekalongan memang terkenal dengan batiknya yang khas. Bahkan, UNESCO pernah menobatkan Pekalongan sebagai kota kreatif pertama yang ada di Indonesia.

Setelah puas berbelanja batik khas Pekalongan, kini saat Anda mengunjungi beberapa tempat wisata di Pekalongan yang sangat menarik. Tempat wisata ini bisa dijadikan sebagai destinasi pariwisata yang ekonomis dan menyenangkan.

1. Museum Batik

tempat wisata di pekalongan museum batik

Ke kota batik, tetapi tidak mengunjungi museum batik? Nah, itu sebuah kesalahan besar. Saat berada di Pekalongan, jangan lupa untuk singgah di Museum Batik di Jalan Jetayu No. 1. Museum ini memiliki lebih dari seribu koleksi batik yang menarik.

Tak hanya batiknya saja, alat untuk membuat batik pun dipamerkan di sini. Terdapat tiga ruangan utama yang bisa Anda jelajahi di Museum Batik ini. Di ruang pertama, kita bisa melihat batik yang dihasilkan di Pekalongan, Cirebon, dan Rembang.

Selanjutnya, di ruang kedua ada batik yang disumbangkan oleh tokoh-tokoh penting seperti Ibu Ainun Habibie, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan mantan wakil presiden Boediono. Sementara di ruang ketiga ada batik-batik dari seluruh daerah di Indonesia yang dipamerkan, seperti batik asal Madura, Garut, Kalimantan, Banten, dan Papua.

2. Curug Bajing

Curug Bajing

Namanya memang sedikit aneh, tetapi pemandangan di sekitar Curug Bajing ini cukup worth dan bisa membuat suasana hati lebih tentram, lho. Air terjun setinggi 80 meter ini berada jauh dari kawasan pemukiman warga. Jadi, suasana di sekitar Curug Bajing memang sangat tenang. Hanya terdengar suara air terjun dan burung-burung yang ada di hutan ketika berada di sini.

Air terjun ini terdiri dari beberapa tingkat yang berbentuk seperti seluncuran dari batu yang cukup unik. Namun, jangan sesekali mencoba berseluncur di batu-batu tersebut karena itu tidak diperbolehkan dan sangat berbahaya.

Untuk sampai ke Curug Bajing, Anda harus berkendara dari pusat kota Pekalongan menuju Desa Telogo Pakis, Kecamatan Petungkriyono. Sesampainya di sana, Anda harus memarkir kendaraan dan berjalan kaki sejauh 300 meter untuk sampai ke Curug Bajing.

3. Kebun Teh Pagilaran

Kebun Teh Pagilaran

Kebun teh tak hanya bisa dijumpai di Lembang saja. Ketika sedang berlibur di Pekalongan, sempatkan diri untuk mengunjungi Kebuh Teh Pagilaran. Lokasinya berjarak sekitar 40 Km dari pusat kota Pekalongan.

Pemandangan yang bisa ditemukan saat berada di Kebun Teh Pagilaran ini adalah hamparan kebun teh berwarna hijau yang sangat luas. Selain itu, udara di sekitar kebun teh terasa sejuk karena berada di kawasan Perbukitan Dieng. Wisatawan yang berkunjung ke Kebun Teh Pagilaran biasanya tak akan menyia-nyiakan pemandangan indah ini, mereka akan langsung mengambil foto dengan latar belakang hamparan kebun teh yang hijau.

4. Pantai Pasir Kencana

Pantai Pasir Kencana

Ingin melihat sunset di pantai saat berada di Pekalongan? Tentu saja bisa. Karena di Pekalongan terdapat sebuah pantai bernama Pasir Kencana. Pantai ini berada sekitar 4 km dari pusat kota Pekalongan. Jumlah pengunjung yang datang ke pantai ini pada sore hari jauh lebih banyak dibanding saat siang hari.

Di sekitar pantai terdapat fasilitas berupa taman bermain, panggung, dan taman untuk bersantai sembari menunggu sunset. Bahkan, ada juga fasilitas penunjang yang ada di pantai ini, mulai dari mushola sampai dengan warung untuk makan. Pemerintah setempat nampaknya ingin memanjakan setiap wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pasir Kencana ini.

5. Pantai Slamaran Indah

Pantai Slamaran Indah

Tak jauh dari Pantai Pasir Kencana, ada sebuah pantai yang terkenal dengan legenda Dewi Lanjar, di mana sang dewi ini moksa dan mengabdikan diri sebagai bawahan Kanjeng Ratu Kidul. Kanjeng Ratu memerintahkan Dewi Lanjar untuk menghalau Raden Bahu, tetapi sang dewi berhasil takluk oleh Raden Bahu. Akhirnya, Dewi Lanjar pun meminta izin pada Kanjeng Ratu untuk menjaga laut di Pekalongan.

Pantai Slamaran Indah tidak memiliki hamparan pasir putih, melainkan jajaran batu-batu besar di tepi pantai. Jadi, pantai ini sangat cocok untuk tempat bersantai di kala sore hari sembari menikmati suara deburan ombak yang menghantam batu-batu di tepi pantai tersebut.

6. Desa Wisata Lolong

Desa Wisata Lolong

Apakah Anda pecinta buah durian? Jika ya, Desa Wisata Lolong adalah destinasi wisata di Pekalongan yang sangat tepat untuk Anda. Durian menjadi daya tarik utama desa ini. Bahkan, setiap setahun sekali diadakan festival durian di mana semua pengunjung bisa menyantap sepuasnya dengan tarif yang sangat terjangkau.

Bila Anda ingin mencicipi durian fresh khas Desa Lolong, berkunjunglah pada saat musim panen durian, yakni Desember sampai Maret. Selain mencoba durian segar, Anda juga bisa melakukan arung jeram di desa wisata ini, lho. Konon, musisi sekaliber Ebiet G. Ade pun pernah terinspirasi dengan Desa Wisata Lolong ini, beliau pernah menciptakan lagu yang juga berjudul “Lolong”

7. Linggo Asri

Linggo Asri

Sama seperti puncak yang ada di Bogor, Linggo Asri ini suatu kawasan yang berada di dataran tinggi yang dimiliki oleh Pekalongan. Jadi, banyak sekali warga Pekalongan dan sekitarnya yang berlibur ke Linggo Asri untuk menghirup udara segar.

Linggo Asri terletak di jalur Pekalongan-Banjarnegara. Pemandangan di sekitar kawasan wisata ini didominasi dengan tumbuhan hijau yang menyejukkan mata. Selain itu, udara sejuk yang bebas polusi juga menjadi daya tarik dari Linggo Asri ini. Ada banyak penginapan di kasawan Linggo Asri. Anda tak perlu bingung mencari tempat tinggal jika ingin berlibur di sini.

8. Pantai Depok

Pantai Depok

Pantai yang satu ini juga tidak boleh terlewatkan ketika Anda mengunjungi Pekalongan. Pantai Depok ini tidak sama dengan Pantai Depok milik Bantul. Di Pantai Depok yang ada di Pekalongan ini suasana terasa lebih privat karena memang pantainya sendiri tidak terlalu ramai dikunjungi oleh banyak orang.

Hamparan pepohonan kelapa di tepi pantai membuat suasana jadi terasa lebih sejuk meskipun Anda kemari pada siang hari. Pada umumnya, wisatawan yang berkunjung ke Pantai Depok Pekalongan ini hanya ingin mencari udara segar, ketenangan, sembari mendengar suara deburan ombak yang ada di laut.

9. International Batik Center

International Batik Center

Untuk mengakhiri rangkaian perjalanan berlibur Anda di Pekalongan, sempatkan diri untuk melipir sejenak ke International Batik Center. Dari namanya saja Anda tentu sudah bisa menebak bahwa ini merupakan sentra penjualan batik terbesar yang ada di Pekalongan.

Bangunan ini berdiri di lahan seluas 4 hektar. Tempat ini merupakan destinasi tujuan bari para wisatawan yang ingin membeli batik khas Pekalongan untuk digunakan sendiri maupun untuk buah tangan. Nah, bila Anda ingin mengunjungi International Batik Center, mampirlah ke Jalan A. Yani Non 573, Wiradesa, Pekalongan.

10. Gunung dan Curug Rogojembangan

Gunung dan Curug Rogojembangan

Kombinasi antara gunung dan air terjun memang sangat mempesona. Suasana adem khas pegunungan akan terasa semakin segar dengan adanya sebuah air terjun tinggi yang nampak seperti tirai alami. Semua pemandangan tersebut bisa Anda jumpai di Gunung dan Curug Rogojembangan. Belum lagi akses untuk menuju ke air terjun ini dihiasi dengan hamparan sawah hijau yang semakin menyejukkan mata.

Tempat wisata di Pekalongan yang satu ini memang paling ideal untuk dijadikan sebagai destinasi refeshing dan menyegarkan pikiran. Bahkan, di sini Anda bisa menjumpai beberapa jenis tanaman langka yang mungkin belum pernah Anda lihat sebelumnya, seperti Kantong Semar dan Anggrek Putih.

Usai sudah pembahasan mengenai tempat wisata di Pekalongan. Siapkan kesehatan tubuh dan dana yang cukup untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di atas. Tempat wisata manakah yang akan Anda kunjungi pertama kali?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *