Kunjungi 8 Air Terjun di Bantul untuk Liburan Menyenangkan!

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Saat liburan di Yogyakarta, biasanya tempat apa yang dikunjungi? Yogyakarta menyimpan beragam destinasi wisata yang unik dan menarik untuk dieksplor. Salah satunya, di Bantul. Sebuah kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta ini dikenal memiliki banyak destinasi yang tak kalah dengan daerah lainnya.

Di Bantul terdapat wisata goa, pantai, hingga air terjun. Jika kamu suka mengeksplor air terjun untuk sekadar menyegarkan pikiran atau menikmati sejuknya air yang berasal dari pegunungan, tepat sekali menjadikan Bantul sebagai tujuan wisata. Inilah 8 air terjun di Bantul yang bisa kamu eksplor untuk mengisi hari libur.

1. Air Terjun Randusari

Air Terjun Randusari

* sumber: maripiknikjanganpanik.wordpress.com

Pertama, ada Air Terjun Randusari yang terletak di daerah Dlingo. Air terjun ini memiliki ketinggian 15 meter, dengan debit air yang cukup besar. Kolam alami tempat penampungan air terjun masih terbilang aman digunakan untuk berenang, kedalamannya hanya 1 – 2 meter.

Ada banyak cara menikmati air terjun ini, yaitu dengan berenang, menikmatinya dari tepi kolam alami, hingga bersantai di atas hammock yang sudah disediakan oleh pengelola wisata. Air terjun ini sering dijadikan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat setempat karena airnya tidak pernah kering meskipun musim kemarau tiba.

  • Alamat : Jl. Randusari, Banyuurip, Jatimulyo, Dlingo, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 08.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp2.000
  • Kontak : 0812-1210-5000

2. Curug Pulosari

Curug Pulosari

* sumber: ksmtour.com

Curug Pulosari merupakan salah satu air terjun yang menarik untuk dikunjungi di Bantul. Memiliki ketinggian 5 sampai 7 meter, debit air di Curug Pulosari terbilang deras, terutama saat musim hujan tiba. Ketika musim kemarau, air masih mengalir tetapi debit airnya tidak sederas ketika masuk musim penghujan.

Curug Pulosari menjadi salah satu tempat untuk menguji adrenalin dengan melakukan panjat tebing, dan turun tebing di perbukitan dekat air terjun. Apabila suka berenang, tentu aktivitas tersebut bisa dilakukan di sini, sambil menikmati sejuknya udara.

  • Alamat : Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Rp2.000

3. Air Terjun Lepo Dlingo

Air Terjun Lepo Dlingo

Air Terjun Lepo Dlingo merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah cukup terkenal di Yogyakarta. Air terjun ini tidak terlalu tinggi dan dapat dikatakan sebagai air terjun mini. Meskipun begitu, pesonanya tetap indah dan direkomendasikan untuk dikunjungi.

Kolam alami di Air Terjun Lepo Dlingo memiliki kedalaman mencapai 2 meter. bisa digunakan untuk berenang, atau bersantai di atas balon pelampung. Dikelilingi dengan pepohonan yang rindang, membuat suasana di Air terjun Lepo Dlingo sangat alami dan masih asri.

  • Alamat : Dusun Pokoh, Dlingo, Dlingo, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : 0878-3826-8776

4. Kedung Pengilon

Kedung Pengilon

* sumber: travelingyuk.com

Kedung Pengilon merupakan destinasi wisata yang tersembunyi di Kabupaten Bantul. Air terjun setinggi 10 meter ini memiliki aliran air yang cukup deras, dan terdapat kolam alami yang cukup luas. Meski luas, pengunjung tidak disarankan untuk berenang, apalagi jika tidak memiliki kemampuan berenang yang baik.

Kolam alami di Kedung Pengilon memiliki kedalaman mencapai 8 meter. Namun jika tetap ingin menikmati segarnya air di sini, bisa menyewa ban pelampung, sehingga liburan tetap aman dan nyaman. Di sekeliling Kedung Pengilon terdapat pepohonan yang rimbun dan memberikan kesan teduh.

  • Alamat : Petung, Bangunjiwo, Kasihan, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

5. Curug Banyunibo

Curug Banyunibo

* sumber: astimusman.wordpress.com

Curug Banyunibo merupakan air terjun alami dan masih belum banyak dikenal wisatawan karena lokasinya masih cukup tersembunyi. Curug ini berbentuk miring yang membuat aliran air tidak terlalu deras ketika turun ke kolam alami. Memiliki bentuk yang melebar dengan kolam alami yang kecil membuat air terjun ini terlihat memesona.

Curug Banyunibo memiliki debit air yang deras, terutama ketika musim hujan tiba. Di sekitarnya terdapat pepohonan yang cukup rindang dan teduh. Curug Banyunibo bisa diakses dengan berjalan kaki melewati perkebunan warga dengan suasana yang sangat asri.

  • Alamat : Kabrokan Kulon, Kabrokan Wetan, Sendangsari, Pajangan, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 08.00 – 16.00 WIB
  • Tiket Masuk : Gratis

6. Air Terjun Tuwondo

Air Terjun Tuwondo

Air Terjun Tuwondo merupakan destinasi yang masih baru di Kabupaten Bantul. Air terjun ini terlihat unik dibandingkan air terjun pada umumnya. Terdapat air terjun bertingkat yang setiap tingkatannya memiliki ketinggian sekitar 3 sampai 5 meter. Di sekitarnya terdapat pepohonan rindang dan semak belukar.

Sepanjang perjalanan menuju Air Terjun Tuwondo kamu akan menemukan banyak batu kapur dan batu andesit. Air terjun ini akan lebih indah jika dikunjungi pada musim hujan. Ketika musim kemarau tiba, debit air sangat kecil, bahkan tak jarang air terjun ini mengering dan nyaris tanpa air. Karena itulah air terjun ini sering disebut air terjun musiman.

  • Alamat : Lemah Abang, Banyakan 3, Sitimulyo, Piyungan, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : (0274) 9156 691

7. Air Terjun Kedung Tolok

Air Terjun Kedung Tolok

* sumber: www.ardiankusuma.com

Air Terjun Kedung Tolok merupakan salah satu destinasi wisata tersembunyi di Bantul. Meskipun terbilang tersembunyi dan masih baru, Air Terjun Kedung Tolok sudah dilengkapi dengan beragam fasilitas untuk setiap wisatawan. Disediakan toilet, area parkir, warung penjual makanan dan minuman, hingga pesewaan ban karet.

Air Terjun Kedung Tolok mengalir dari tebing setinggi 15 meter dengan kemiringan tebing sekitar 60 derajat. Air terjun ini bersumber dari Goa Cerme. Debit airnya deras pada musim hujan, tetapi ketika memasuki musim kemarau air terjun akan mengering dan nyaris tidak ada aliran air.

  • Alamat : Selopamioro, Imogiri, Siuk 1, Selopamioro, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

8. Grojogan Pucung

Grojogan Pucung

Terakhir, ada Grojogan Pucung yang terletak di tengah hutan belantara. Tempat yang satu ini, belum banyak yang diketahui wisatawan karena tempatnya yang terpencil dan jauh dari keramaian. Grojogan Pucung memiliki aliran air yang jernih, deras, dan stabil, dengan beberapa tingkatan.

Grojogan Pucung mengalir dari ketinggian 15 meter dan mengalir ke kolam alami melewati bebatuan yang sedikit berundak. Berbeda dengan air terjun lainnya di Yogyakarta, Grojogan Pucung tetap mengalir deras meski sudah memasuki musim kemarau. Jadi, kamu bisa menikmati keindahannya kapanpun.

  • Alamat : Pucung, Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

Demikian informasi tentang air terjun yang ada di Bantul. Beberapa diantaranya masih sangat alami dan belum banyak tersentuh wisatawan. Jadi liburan nanti akan berkunjung ke air terjun yang mana? Yuk, liburan di Yogyakarta dan segarkan pikiran dengan wisata air terjun!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *