10 Jajanan Khas Jawa Timur Ini Enaknya Kebangetan, Lho!

Ditulis oleh - Diperbaharui 13 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Siapa sih yang tidak suka jajan? Hampir semua orang pasti doyan jajan. Apalagi jika banyak jajanan unik yang menggugah selera tentu saja kita jadi ingin membeli semua jajanan tersebut! Kalau kamu sedang jalan-jalan di Jawa Timur, kamu harus menyiapkan uang dan perut karena ada sejumlah jajanan enak yang harus kamu coba.

Penasaran dengan jajanan khas Jawa Timur yang enaknya kebangetan? Keluyuran sudah merangkumnya khusus untukmu, lho! Segera catat daftar jajanan yang wajib dibeli berikut ini, ya!

1. Brem

Brem

* sumber: id.wikipedia.org

Sudah pernah mencoba brem? Jajanan khas Jawa Timur yang satu ini benar-benar unik dan istimewa. Bahkan, mungkin kamu tidak bisa menemukan jajanan khas Madiun ini di kota manapun.

Brem adalah olahan sari tape ketan yang telah melalui tahapan fermentasi dan pengeringan. Jajanan ini memiliki tekstur yang padat, tapi akan langsung lumer ketika digigit. Brem sendiri dijual dalam bentuk potongan persegi setebal 1-2 cm.

Mengingat rasanya yang manis dan sedikit asam, jajanan ini tentu disukai oleh setiap orang, sekalipun anak-anak. Tertarik untuk coba ngemil brem dari Madiun ini?

2. Madu Mongso

Madu Mongso

* sumber: id.wikipedia.org

Dikemas dalam kemasan warna-warni dengan ukuran yang ‘imut’, madu mongso adalah salah satu jajanan khas Jawa Timur yang wajib kamu coba. Meskipun ada kata ‘madu’ di dalam namanya, tetapi tidak ada campuran madu sama sekali pada proses pembuatan makanan ini.

Madu mongso diolah dari ketan hitam yang telah melewati proses fermentasi sehingga menjadi tape. Kemudian, olahan ketan hitam ini ditambah dengan gula, santan, dan buah nanas. Sebelum dikemas, semua bahan dimasak dulu sampai teksturnya menyerupai dodol atau jenang.

Madu mongso biasa dibungkus dengan kertas minyak warna-warni. Akan tetapi, ada juga yang mengemasnya dalam plastik bening, lalu diberi pita warna-warni.

3. Pudak

Pudak

* sumber: jatim.idntimes.com

Banyak masyarakat Jawa Timur yang belum mengetahui jajanan khas Gresik yang akan dibahas berikut ini. Adalah pudak yang merupakan jajanan yang terbuat dari tepung beras, gula pasir, dan santan. Adonan tersebut kemudian dibungkus dengan pelepah daun pinang atau daun jagung lalu dikukus hingga matang.

Tekstur pudak terasa kenyal, tetapi rasanya legit dan gurih karena campuran gula dan santan di dalamnya. Makanan ini sangat cocok dinikmati sembari minum secangkir teh hangat. Kamu yang sedang bingung mencari oleh-oleh bisa juga membeli pudak khas Gresik ini untuk dijadikan buah tangan.

4. Ledre

Ledre

* sumber: jazuli97.wordpress.com

Hampir setiap daerah di Jawa Timur pasti memiliki jajanan uniknya masing-masing. Kali ini, Keluyuran ingin mengajakmu untuk mampir di Bojonegoro dan membeli ledre. Jajanan kering ini memang nampak seperti kue semprong, tapi keduanya memiliki rasa yang berbeda, lho.

Bahan pembuatan ledre antara lain adalah tepung beras, pisang, dan santan. Nama ‘ledre’ sendiri diberikan dari proses pembuatannya, yakni pemipihan kue menjadi lembaran-lembaran atau yang dikenal dengan istilah ‘ngeledre’.

Makanan kering ini bisa kamu temukan di hampir semua toko oleh-oleh di Bojonegoro. Mengingat ledre sudah menjadi favorit bagi hampir seluruh masyarakat Jawa Timur, tentu kamu bisa menemukan kue ini di kota-kota lain di Jawa Timur selain Bojonegoro.

5. Wingko Babat

Wingko Babat

* sumber: www.ikoma.co.id

Tak sedikit orang yang mengira bahwa wingko babat adalah jajanan khas Semarang. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam lagi, wingko babat berasal dari Babat, daerah kecil yang terletak di Lamongan, Jawa Timur. Babat juga merupakan titik persimpangan Bojonegoro, Jombang, Tuban, dan Surabaya.

Di Babat, kamu akan menemukan banyak industri rumahan yang mengolah wingko babat. Bahkan, kelapa yang digunakan untuk membuat wingko juga diambil dari daerah setempat. Kalau kamu sedang berada di Jawa Timur, khususnya di dekat Babat, mampirlah untuk membeli dan merasakan wingko babat langsung dari kota asalnya.

Wingko babat sendiri adalah olahan kelapa parut kasar, air kelapa, tepung ketan, gula, garam, dan margarin. Adonan wingko yang sudah dibentuk bulat akan dipanggang atau dibakar sampai bagian luarnya crispy, tapi bagian dalamnya tetap juicy.

6. Jenang Mirah

Jenang Mirah

* sumber: ponorogoid.blogspot.com

Sepintas jenang mirah ini nampak menyerupai dodol. Namun, percayalah bahwa kedua makanan ini memiliki rasa yang berbeda. Jenang mirah diolah dari beras ketan, kelapa parut, gula, dan santan kelapa. Aroma kelapanya memang tidak sekuat wingko babat, tetapi kamu tetap akan merasakan legit dan gurihnya kelapa ketika menyantap jajanan ini.

Jenang mirah merupakan jajanan khas Ponorogo. Kamu bisa menemukan jajanan ini ketika berkunjung ke kota reog tersebut. Setelah membeli jenang mirah, kamu harus segera menghabiskannya dalam waktu 1-2 hari ke depan karena makanan ini tidak menggunakan pengawet sehingga tidak bisa bertahan terlalu lama.

7. Opak Gambir

Opak Gambir

Opak gambir masih satu keluarga dengan ledre dan semprong, hanya saja bentuk opak gambir ini berbeda dengan kedua jajanan tersebut. Opak gambir memiliki bentuk seperti cone es krim tapi ukurannya sangat kecil.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat jajanan khas Blitar ini antara lain adalah tepung beras, telur, garam, santan, dan kayu manis. Aroma kayu manis lah yang membuat opak gambir ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan dibanding ledre dan semprong.

8. Getuk Pisang

Gethuk Pisang

Sejak dulu getuk dikenal sebagai jajanan tradisional yang bahan bakunya adalah singkong. Di Kediri, ada getuk yang berbeda tapi rasanya tak kalah lezat jika dibanding getuk singkong, namanya adalah getuk pisang. Seperti yang bisa kamu tebak, getuk yang satu ini terbuat dari buah pisang sehingga rasanya pun lebih manis.

Jenis pisang yang dipakai untuk membuat jajanan ini adalah pisang raja nangka yang kemudian dihancurkan sampai teksturnya halus. Kemudian, adonan pisang ini dicampur dengan gula pasir dan garam, lalu dibungkus dengan daun pisang. Adonan getuk akan dikukus sampai matang, lalu dipotong kecil-kecil sebelum disajikan.

9. Kue Geti

Kue Geti

* sumber: www.inibaru.id

Pernah makan healthy snack bar yang dijual di pasaran? Nah, jajanan yang akan kami bahas berikut ini memiliki tampilan yang mirip banget dengan snack bar sehat kekinian, lho. Kue geti adalah jajanan yang terbuat dari wijen putih dan kacang tanah yang disangrai. Campuran wijen dan kacang tanah nantinya akan diaduk bersama dengan gula merah. Setelah matang, adonan akan dicetak berbentuk kotak.

Untuk memperkuat aromanya, pembuat kue geti akan menambahkan kayu manis atau cengkeh saat merebus gula merah. Dengan bahan-bahan seperti ini tentu saja kue khas Jawa Timur ini kurang cocok dikonsumsi oleh kamu yang sedang diet.

10. Keripik Apel

Keripik Apel

Apa jenis keripik yang biasa kamu makan? Apakah keripik singkong atau keripik pisang? Di Malang, Jawa Timur ternyata ada keripik unik yang terbuat dari buah apel, lho. Keripik apel ini memiliki rasa manis meskipun terbuat dari apel hijau yang terkenal asam.

Irisan buah apel hijau digoreng dalam minyak panas sampai teksturnya menjadi garing. Keripik apel khas Malang ini adalah jajanan yang bisa kamu beli untuk dijadikan oleh-oleh.

Yuk, pilih jajanan khas Jawa Timur yang kamu sukai! Selagi kamu berada di Jawa Timur, sempatkan diri untuk mencicipi semua jajanan yang kami rekomendasikan di atas ini. Coba juga minuman yang kami ulas dalam artikel minuman khas Jawa Timur ini, ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *