Inilah 10 Makanan Khas Purwokerto yang Paling Populer

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Salah satu provinsi di pulau Jawa yang cukup ramai menjadi incaran para wisatawan adalah daerah Jawa Tengah. Jika kamu akan berkunjung ke Jawa Tengah, sempatkan untuk datang ke Purwokerto. Purwokerto merupakan ibu kota kabupaten Banyumas yang dikenal dengan sebutan Kota Satria.

Lokasinya yang strategis, membuat kota Purwokerto cocok menjadi destinasi wisata liburan. Mungkin bagi kamu yang belum pernah ke Purwokerto akan sedikit bertanya-tanya, di Purwokerto ada apa saja sih? Padahal di sana terdapat beberapa destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Tidak hanya itu, Purwokerto juga memiliki beberapa makanan khas yang wajib kamu cicipi. Mulai dari makanan gurih, manis, hingga makanan pedas, semuanya ada di Purwokerto. Nah, supaya kamu tidak penasaran dengan apa saja makanan khas Purwokerto, berikut ulasan selengkapnya buat kamu.

1. Soto Sokaraja

Soto Sokaraja

Buat kamu pecinta makanan berkuah, jangan sampai melewatkan untuk mencicipi soto sokaraja. Salah satu makanan legenda khas Purwokerto ini sudah sangat terkenal. Lalu apa yang membedakan soto sokaraja dengan soto lainnya? Soto sokaraja atau biasa disebut sroto ini adalah soto yang identik dengan sambal kacangnya.

Sehingga membuat rasa sotonya pedas, manis, gurih, dan segar karena kuah kaldu sapi atau ayamnya yang begitu kental. Dalam satu mangkuk soto sokaraja terdapat potongan ketupat, irisan daging sapi atau daging ayam, toge, dan bumbu kuah kaldunya yang sangat nikmat. Ditambah kerupuk sesuai selera dan sambal kacangnya yang bikin apik.

Jika kamu tertarik untuk mencicipinya, kamu bisa dengan mudah menemukan banyak warung soto sokaraja di pinggir jalan yang ada di Purwokerto.

2. Getuk Goreng

Getuk Goreng

*

Getuk adalah salah satu panganan khas Jawa Tengah yang paling terkenal, termasuk getuk yang satu ini. Jika biasanya getuk dalam bentuk kue basah, kali ini getuk hadir dalam bentuk yang digoreng kering. Salah satu makanan khas Purwokerto ini memiliki sejarah yang cukup unik lho! Dahulu getuk goreng diciptakan oleh pedangang getuk basah yang dagangannya tidak laku.

Karena tidak kehabisan akal, beliau akhirnya menggoreng getuk tersebut supaya bisa dikonsumsi dan dijual kembali. Dan sampai sekarang, getuk goreng telah menjadi primadona bagi siapa pun yang berkunjung ke Purwokerto. Bahkan sekarang getuk goreng sudah berinovasi dalam berbagai varian rasa seperti cokelat, nangka, nanas, dan durian.

Harganya pun terjangkau. Tidak hanya itu, getuk goreng juga sehat dan aman karena terbuat dari bahan yang alami. Rasanya manis, gurih, dan yang pasti enak. Paling cocok dinikmati bersama keluarga maupun teman-teman.

3. Tempe Mendoan

Tempe Mendoan

Berbicara soal mendoan, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan jenis gorengan tempe yang satu ini. Tapi di daerah asalnya, mendoan Purwokerto berbeda dari tempe mendoan lainnya. Tempe mendoan khas Purwokerto digoreng setengah matang kemudian langsung disajikan dalam keadaan tepung yang masih lembek atau dalam bahasa jawa disebut “mendo.”

Karena tekstur tepungnya yang masih lembek tersebut membuat rasa tempe mendoan berbeda dari tempe mendoan lainnya. Selain cara menggorengnya yang berbeda, tempe mendoan khas Purwokerto menggunakan tempe khusus mendoan yang tipis dan dikemas dalam daun pisang.

Tempe mendoan paling nikmat dijadikan lauk dengan nasi hangat dan cocolan kecap pedasnya. Selain itu tempe mendoan juga enak dinikmati sebagai camilan. Jika kamu sedang di Purwokerto, kamu dapat dengan mudah menemukan pedagang tempe mendoan yang berada di penjual gorengan pinggir jalan.

4. Buntil

Buntil

Buntil adalah salah satu makanan khas Purwokerto yang cukup populer. Buntil merupakan olahan daun singkong atau daun papaya yang berisi kelapa parut yang dibumbui. Sehingga membentuk seperti buntelan yang diikat. Makanan yang satu ini disajikan dengan kuah santan seperti kuah gulai yang disiram sehingga akan menggugah selera makanmu.

Kuah santannya yang kental dan aroma daun singkong atau daun papaya yang khas dijamin bikin kamu ngiler. Rasanya gurih dan pedas karena ada cabe rawit di dalam kuah santannya. Buntil paling nikmat disantap dengan nasi putih hangat.

5. Lumpia Boom

Lumpia Boom

Makan lumpia isi yang bentuknya kecil mungkin sudah biasa. Tapi jika kamu berkunjung ke Purwokerto jangan sampai melewatkan untuk mencicipi lumpia boom. Nama boom sendiri digunakan karena lumpia ini memiliki ukuran yang besar! Ukurannya sekitar 15 – 25 cm.

Jika biasanya kamu makan lumpia hanya untuk mengganjal lapar atau sebagai camilan, berbeda dengan lumpia boom yang disajikan dengan nasi putih dan sambal khasnya. Isi dari lumpia boom ini adalah jamur, telor dan sayuran. Rasanya gurih dan enak banget. Buat kamu yang pensaran dengan sensasi makan lumpia plus nasi, yuk datang langsung ke Purwokerto.

6. Kraca

Kraca

Berkunjung ke Purwokerto tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kraca. Kraca adalah keong sawah atau tutut. Biasanya kraca banyak diburu masyarakat Purwokerto saat bulan Ramadhan. Karena di sana, sudah menjadi tradisi berbuka puasa dengan kraca. Makanan yang satu ini dilengkapi dengan kuah khas yang kaya akan rempah-rempah.

Dijamin akan mengundang selera makanmu. Rasanya gurih dan segar saat disantap. Kraca dinikmati sebagai makanan pembuka atau bisa dijadikan sebagai camilan.

7. Nopia

Nopia

*

Buat kamu yang ingin mencicipi makanan manis khas Purwokerto, kamu wajib membeli nopia. Nopia adalah makanan yang terbuat dari tepung terigu dan gula jawa. Nopia juga disebut telur gajah karena bentuknya yang bulat, besar, dan berwarna putih. Makanan yang satu ini diproses melalui pembakaran dengan arang sehingga membuat rasa dan aromanya khas.

Kelebihan dari makanan khas Purwokerto yang satu ini adalah terbuat dari bahan-bahan alami sehingga membuat rasanya lebih lezat. Selain rasa gula jawa, kini nopia juga tersedia dalam varian rasa seperti cokelat, durian, nanas, dan pandan. Jika kamu ingin membelinya, kamu bisa datang ke pusat oleh-oleh Purwokerto.

8. Jenang Jaket

Jenang Jaket

*

Jenang jaket adalah salah satu makanan khas Purwokerto yang cukup unik. Makanan ini bisa dikonsumsi sebagai camilan maupun sebagai sajian dalam acara tertentu. Jenang jaket adalah makanan yang terbuat dari tepung ketan, santan kelapa, dan gula merah yang diolah melalui proses yang panjang. Rasa dari jenang jaket adalah manis karena ada tambahan vanili dan wijen.

Teksturnya empuk dan beraoma wangi kembang kepala. Jenang jaket diproduksi dalam dua jenis, yaitu yang menggunakan biji wijen dan yang polos. Tertarik untuk mencoba jenang jaket?

9. Kluban

Kluban

Kluban adalah makanan khas Purwokerto yang terdiri dari bayam, kangkung, kacang panjang, dan kol. Sekilas makanan ini terlihat mirip gado-gado.

Tapi yang membedakan kluban dari makanan lainnya adalah kluban diproses dengan cara direbus terlebih dahulu lalu dicampur dengan kelapa parut dan diberi bumbu serta sambal. Kluban paling enak dinikmati dengan nasi putih maupun dimakan langsung.

10. Cenil

Cenil

Buat kamu yang ingin mencicipi makanan ringan di Purwokerto, kamu wajib membeli cenil. Cenil adalah makanan yang terbuat dari singkong, tepung kanji, parutan kelapa dan daun pandan.

Rasanya yang manis, tekturnya yang kenyal dan enak membuat cenil banyak dicari orang saat berkunjung ke Purwokerto. Yang membuat makanan ini menarik adalah ciri khasnya memiliki yang berwarni dan bentuknya yang kecil-kecil.

Itulah beberapa makanan khas Purwokerto yang harus kamu coba. Dari beberapa makanan di atas, apakah kamu sudah pernah mencicipi salah satunya? Jika belum, jangan lupa cicipi makanan-makanan di atas saat kamu berkunjung ke Purwokerto ya! Buat kamu yang tahu makanan khas Purwokerto lainnya, silahkan berbagi dengan kami di kolom komentar.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *