Yuk Kenali 10 Alat Musik Tradisional dari Daerah Bali

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 23 Maret 2021

Bali merupakan daerah yang terkenal sebagai destinasi wisata yang banyak dikunjungi. Tak hanya menyuguhkan keindahan alamnya, tetapi Bali juga memiliki kesenian yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Kesenian menjadi hal yang tak terpisahkan dalam kehidupan mereka.

Kesenian menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam upacara adat ataupun ritual keagamaan. Setiap kesenian tentunya melibatkan alat-alat musik yang beragam. Berikut ini adalah ulasan beberapa alat musik yang sering digunakan oleh masyarakat Bali.

1. Alat Musik Gamelan Bali

Alat Musik Gamelan BaliSumber: masadena.com

Gamelan Bali merupakan alat musik yang biasa dipergunakan saat  ritual keagamaan dan juga disaat kegiatan upacara adat. Gamelan Bali merupakan gabungan dari beberapa alat musik yang hampir mirip dengan gamelan Jawa, diantaranya adalah gong, gendang, gambang, kempul,  dan bonang.

Gamelan Bali merupakan alat musik yang telah ada sejak zaman dahulu jika dilihat dari sebuah Prasati Bebetin. Gamelan ini telah ada sejak tahun 986 masehi disaat pemerintahan dari Raja Ugrasena. Walaupun tentu saja peralatan musik saat itu jauh lebih sederhana dari yang ada sekarang

Di Bali sendiri terdapat 25 jenis gamelan yan berkembang di setiap pedesaan yang terbuat dari bambu dan logam. Ada tiga kelompok dalam gamelan Bali diantaranya adalah gamelan baru, gamelan tua, gamelan madya, dan gamelan baru. Setiap kelompok memiliki alat musik khasnya masing-masing.

2. Alat Musik Genggong Bali

Alat Musik Genggong Bali

Keunikan genggong berasal dari suara yang dihasilkannya, yaitu mirip dengan suara katak. Alat musik genggong memiliki bentuk yang panjang dengan bagian irisan di tengahnya, dan terdapat benang pada bagian sampingnya. Suaranya berasal dari getaran yang dihasilkan saat talinya ditarik.

Alat musik genggong dimainkan dengan cara diletakan di mulut, lalu tarik bagian benang agar kayunya bergetar dan menghasilkan suara. Mulut berfungsi sebagai resonator yang akan mengeluarkan bunyi dari alat musiknya. Alat musik ini mirip dengan karinding yang berasal dari Jawa Barat.

Alat musik genggong terbuat dari pelepah pohon enau yang telah tua dan kering. Alat musik ini berfungsi sebagai alat musik penghibur. Di masa lalu alat musik ini juga biasanya digunakan saat mengisi waktu luang dan beristirahat ketika  para petani selesai dari aktivitasnya di sawah.

3. Alat Musik Ceng Ceng

Alat Musik Ceng Ceng

Ceng ceng dalam ensamble musik gamelan Bali cukup memiliki peran yang penting. Hal itu karena ceng ceng memberikan warna yang berbeda pada gamelan Bali dengan gamelan dari daerah lain. Suara yang dihasilkan oleh alat musik ceng-ceng memberikan nuansa dinamis pada musik gamelan.

Ceng ceng sendiri merupakan alat musik yang terbuat dari logam. Alat musiknya terdiri dari enam buah logam bundar pada bagian bawah, dan dua buah logam bundar pada bagian atas yang biasa digenggam tangan. Alat musiknya dimainkan dengan cara memukulkan ceng ceng atas dan bawah.

 Bentuk ceng-ceng dibuat menyerupai kura-kura, hal itu karena adanya tokoh legenda berupa kura-kura mistis dalam masyarakat Bali. Kura-kura mistis ini dianggap memiliki nilai magis yang berupa kemampuan untuk menyeimbangkan dunia yang berada di atas punggungnya.

4. Alat Musik Rindik

Alat Musik RindikSumber: rindikbaleagung.blogspot.com

Rindik merupakan alat musik yang terbuat dari bilah-bilah bambu. Musik yang dihasilkan oleh rindik memiliki tangga nada pentatonis. Rindik dibuat dengan memotong bambu menjadi beragam ukuran yang diatur sehingga mengeluarkan suara yang diinginkan. Bentuknya mirip dengan gambang dari Jawa.

Alat musik rindik yang terbuat dari bambu dengan  cara memotong bambu ke dalam berbagai ukuran. Bambu tersebut disusun dari ukuran yang paling panjang ke ukuran yang  paling pendek. Rindik dimainkan dengan cara dipukulkan. Nada yang dihasilkan alat musik rindik berjenis laras selendro.

Alat musik ini biasanya digunakan sebagai alat musik untuk menghibur masyarakat. Alat musik ini di masa lalu digunakan dalam pertunjukan tari joged bumbung. Tetapi saat  penggunaannya saat ini lebih beragam, satu diantaranya adalah untuk kegiatan festival budaya bahkan acara pernikahan .

5. Alat Musik Gangsa

Alat Musik Gangsa

Alat musik yang satu ini biasanya ada dalam sebuah ensamble atau bagian dari instrumen gamelan atau barungan. Gangsa merupakan alat musik yang bilah-bilahnya terbuat dari perunggu. Bilahnya-bilahnya biasanya terdiri dari 10 buah dengan susunan nada rendah ke nada tinggi.

Gangsa sendiri dalam barungan gamelan memiliki fungsi yang berbeda-beda, diantaranya adalah sebagai penentu dalam membuat sebuah melodi, dan penentu matra-matra lagu. Setiap alunan dari gangsa akan melengkapi kekhasan dari suara musik gamelan Bali.

6. Alat Musik Suling Gambuh

Alat Musik Suling Gambuh

Alat musik suling yang satu ini memiliki ukuran yang tidak biasa. Suling gambuh memiliki ukuran yang besar dan panjang dari suling pada umumnya. Suling gambuh memiliki satu buah lubang untuk meniup dan enam buah lubang untuk membuat nada. Alat musik ini termasuk bagian dalam sebuah ensambel.

Suling gambuh merupakan bagian dari sebuah ensambel gamelan gabuh. Ada tiga buah suling dalam gamelan gambuh yang berfungsi untuk memainkan melodi. Pada gamelan gambuh ini suling biasanya akan ditemani oleh alat musik lain seperti ceng ceng ricik, rebeb, dan gong kecil dan alat musik perkusi.

7. Alat Musik Gender Bali

Alat Musik Gender BaliSumber: adhiwiguna.wordpress.com

Bentuk dari alat musik gender hampir sama dengan alat musik gangsa. Cara memainkan alat musik gender juga sama dengan cara dipukul seperti memainkan gangsa. Alat pemukul dari gender yaitu panggul terdiri dari dua buah, hal ini yang membedakannya dari alat musik gangsa.

Selain itu panggul pada gender memiliki bentuk bundar dan pipih sedangkan gangsa bentuknya atas mengecil dan pipih. Panggul gangsa terbuat dari bambu sedangkan gender bahannya dari kayu  yang budar untuk bagian tangkainya dan juga tidak terlalu keras.

Gamelan dgender biasanya digunakan dalam upacara adat berupa potong gigi atau  manusa yadnya, dan juga dalam acara pernikahan serta acara ngaben. Selain acara tadi gamelan gender juga biasa digunakan dalam mengiringi  pementasan kesenian wayang kulit di Bali. 

8. Alat Musik Gerantang

Alat Musik GerantangSumber: youtube.com

Alat musik gerantang merupakan jenis alat musik yang mirip dengan alat musik dari Jawa Barat yang disebut calung. Gerantang merupakan alat musik yang terbuat dari bambu yang disusun dengan posisi mendatar. Gerantang juga dibunyikan dengan dipukul oleh dua buah alat pemukul.

Pemukul bagian kiri adalah untuk nada rendah sedangkan pemukul kanan untuk nada yang tinggi. Gerantang merupakan alat musik yang biasa digunakan pada kegiatan gamelan atau angklung. Gerantang sendiri merupakan alat musik yang memiliki 11 bilah nada dan memiliki laras salendro. 

9. Alat Musik Kendang Bali 

Alat Musik Kendang BaliSumber: rajagongbali.wordpress.com

Kendang Bali merupakan alat musik yang  biasa digunakan dalam gamelan Bali dan cukup memiliki peran yang penting sebagai alat musik ritmis.  Walaupun ada juga gamelan Bali yang tidak menggunakan kendang. Kendang juga biasa dipentaskan dalam bentuk ensambel.

Pada ensambel kendang, biasanya terdapat dua jenis kendang, yaitu kendang tunggal dan kendang berpasangan. Kendang tunggal menggunakan seorang penabuh, sedang kendang berpasangan terdapat dua orang penabuh. Kendangnya sendiri terdiri dari dua ukuran, besar dan juga kecil.

10. Alat Musik Pereret Pengasih-asih

Alat Musik Pereret Pengasih-asih

Alat musik yang satu ini merupakan alat musik tradisional yang berupa terompet yang terbuat dari kayu dan memiliki ukiran. Pereret pengasih-asih merupakan alat musik yang berasal dari daerah Jembrana Bali. Aalt musik tiup ini biasanya digunakan sebagai pengiring kesenian Sewo Ganti.

Alat musik pereret ini juga konon biasa digunakan untuk mengguna-gunai wanita oleh kaum perjaka untuk mendapatkan wanita yang disukainya. Sebelum digunakan terompet ini akan diberi kekuatan gaib oleh dukun atau Jero Balian. Lalu dimainkan di malam hari di sebuah pohon yang tinggi.

Itulah beberapa alat musik dari Bali yang sudah kamu ketahui sekarang. Alat musiknya memiliki beberapa kemiripan dengan beberapa alat musik yang berada di nusantara.  Walaupun terlihat sama, tetapi terdapat perbedaan yang membuat alunannya terasa berbeda saat dimainkan.

Alat musik ini merupakan satu kebudayaan Indonesia yang tinggi, yang memberi warna yang unik dan khas pada keragaman budaya di nusantara. Keindahan dari alunannya tentunya wajib dilestarikan sehingga generasi selanjutnya tetap dapat menikmati keindahan dari budaya Indonesia ini.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram