Perkiraaan Biaya Liburan Ke Singapura ala Backpacker 2023

Ditulis oleh Imma

Apa yang pertama kali kamu pikirkan ketika mendengar kata Singapura? Bermain di Universal Studio? berfoto dengan latar Merlion? atau berbelanja di Orchard? Ya, salah satu negara di Asia Tenggara ini memang selalu menjadi destinasi wisata favorit khususnya bagi wisatawan asal Indonesia. Selain jaraknya yang cukup dekat dan bebas visa, banyak sekali objek wisata, hiburan, dan hal menarik yang bisa kamu temukan di negeri Merlion ini.

Meskipun begitu, Singapura juga terkenal dengan biaya hidupnya yang mahal. Karena hal itu pula, banyak yang akhirnya mengurungkan niatnya untuk berwisata ke negeri singa ini. Namun kamu tidak perlu khawatir, karena kamu bisa menyiasati hal tersebut dengan berlibur secara mandiri ala backpacker dengan budget yang lebih hemat.

Berikut ini Keluyuran akan memberikan gambaran perkiraan biaya yang harus kamu persiapkan untuk berlibur ke Singapura ala backpacker. Simak ulasan lengkapnya!

1. Tiket Pesawat

Tiket Pesawat Direct atau Transit

* sumber: www.bustle.com

Untuk menghemat budget tiket pesawat, tentunya kamu harus pintar dalam berburu tiket promo dan melupakan sejenak maskapai dengan layanan full service. Beberapa maskapai Low Cost Carrier seperti Airasia, Scoot, atau Jet Airways, sering sekali memberikan tiket promo untuk rute tujuan Singapura.

Untuk kisaran harga promo, rate satu jutaan untuk tiket pulang pergi bisa dibilang harga yang cukup murah. Jika kamu beruntung, kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah atau kurang dari 1 juta rupiah. Namun perlu diketahui, dengan harga tersebut kamu tidak memiliki jatah bagasi, sehingga kamu hanya bisa membawa handcarry kabin sebanyak 7 kg. Jika ingin bagasi lebih, siapkan dana tambahan sekitar Rp 250 ribuan per rute.

Bagaimana caranya mendapatkan tiket promo? Biasanya kamu harus mulai mencari dari jauh-jauh hari bahkan beberapa bulan sebelumnya. Namun, tidak jarang juga banyak maskapai yang mengadakan Flash Sale untuk waktu keberangkatan yang tidak terlalu jauh.

2. Penginapan

penginapan singapura

Selesai dengan tiket pesawat, sekarang waktunya mencari penginapan murah. Jika kamu membayangkan hotel, maka bersiaplah dengan budget 1 jutaan per malam yang bisa ditempati oleh dua orang. Mahal? Memang! Namun, kamu bisa memangkas anggaran tersebut dengan menginap di hostel dengan rate sekitar 250 ribuan per malam. Jadi, kamu harus menyiapkan dana sekitar 750 ribu untuk 3 hari bermalam di Singapura.

Dengan konsep dormitory dan kamar mandi bersama, tentu tidak akan senyaman dengan di hotel karena kamu akan berbaur dengan wisatawan lain. Ingat! Kamu sedang traveling ala backpacker, dan kebanyakan waktu kamu akan dihabiskan di luar, sehingga seharusnya tidak masalah dengan hostel hemat untuk sekedar beristirahat.

Booking penginapan selagi masih di tanah air ya! Selain harganya lebih murah, datang langsung ke penginapan tidak menjamin adanya ketersediaan kamar. Oh iya, biasanya pihak hostel akan meminta kamu menyimpan deposit untuk jaminan kehilangan kunci. Jumlah depositnya berbeda-beda mulai dari 10 SGD hingga 50 SGD. Tapi tenang saja, deposit akan dikembalikan begitu kamu checkout dari hostel.

Beberapa daerah di Singapura yang terkenal dengan penginapan murah dan banyak diminati wisatawan antara lain Bugis Street, Chinatown, dan juga Little India. Sebenarnya terdapat pula beberapa hotel dengan harga murah dan lokasi yang strategis, hanya saja hotel-hotel ini berada di daerah red district atau bisa dibilang area lokalisasi prostitusi legal seperti Geylang, Kallang, dan sekitar Aljunied.

3. Makan

makanan murah singapura

Konversi kurs dari rupiah ke dollar singapura yang cukup  signifikan, memang menjadikan biaya makan dan minum di Singapura terasa sangat mahal. Alih-alih untuk makan, harga air mineral di sini yang dirasa cukup menguras kantong. Apalagi dengan cuaca Singapura yang panas, kebutuhan air minum harus tercukupi agar tidak menyebabkan dehidrasi.

Untuk satu botol air mineral ukuran sedang, rata-rata dihargai sekitar 2 SGD atau sekitar Rp 20 ribu. Sedangkan untuk makan di food court atau fast food seperti MC'D bisa berkisar antara 5-10 SGD untuk satu kali makan. Biaya tersebut bisa lebih mahal jika kamu membelinya di tempat wisata seperti di dalam Universal Studio atau di restoran yang menyajikan masakan otentik khas Singapura.

Sebenarnya ada beberapa tempat makan murah di Singapura yang mematok harga kurang dari 5 SGD. Hanya saja tempat makan murah ini biasanya tidak banyak. Keluyuran juga telah merangkum informasi harga makanan di Singapura sebagai referensi kamu. Dengan estimasi biaya makan 3 kali sehari sebesar Rp 300 ribu. Maka, budget yang harus kamu anggarkan untuk liburan selama 3 hari adalah sekitar 900 sampai 1 juta rupiah.

Untuk itu, bawalah botol air minum kosong dan isi setiap kali kamu menemukan free tap water seperti yang berada di Bandara Changi atau Universal Studio. Membawa beberapa bekal cemilan dan mie instan dari tanah air juga dapat mengurangi pengeluaran makan kamu. Selain itu, manfaatkan juga fasilitas free breakfast yang ditawarkan tempat kamu menginap jika ada.

4. Transportasi

MRT Singapore

Dari beragam transportasi umum yang ada di Singapura,  MRT dan bus adalah yang paling sering digunakan wisatawan. Selain dinilai paling ekonomis dan praktis, transportasi ini juga dapat menjangkau berbagai tempat wisata populer di Singapura.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram