keluyuran web banner

11 Camilan Khas Italia Paling Populer yang Lezat Rasanya

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 14 Februari 2021

Mungkin kamu sudah sangat akrab dengan pizza dan spaghetti atau makanan dari pasta lainnya yang menjadi khas Italia. Tapi apakah kamu kenal camilannya? Kalau penasaran, simak nih 11 camilan khas Italia yang populer yang bisa kamu buat di rumah.

1. Puccia

Puccia

Puccia merupakan sejenis roti dari daerah Puglia yang diproses dengan cara dipanggang dalam oven berbahan bakar kayu. Roti ini renyah di luar dan di dalamnya berlubang. Bentuk dan ukurannya sempurna untuk diubah menjadi sandwich.

Di jalan-jalan kota besar dan kecil di seluruh Puglia, orang-orang akan melihat tempat-tempat yang dikenal sebagai "puccerie" membuat makanan ini. Itu karena camilan khas Italia ini dibuat sesuai pesanan saat itu juga. Pembeli bisa meminta isian apa saja yang mereka suka.

Puccia hanyalah salah satu dari banyak hidangan vegan dalam masakan Puglian. Faktanya, Puglia merupakan wilayah paling ramah vegan di seluruh Italia.

2. Arancini

Arancini

Arancini adalah bola nasi berwarna keemasan yang diisi dengan kombinasi bahan yang gurih di tengahnya. Camilan ini sangat populer di Sisilia. Sering kali isinya berupa saus daging dengan kacang polong, keju seperti mozzarella dan pecorino, prosciutto kering, tomat, atau caper kering.

Bola-bola tersebut digulungkan dalam remah roti dan digoreng menggunakan minyak panas. Pada bagian luarnya akan terlihat ciri khas warna keemasan. Sebuah teori populer mengatakan bahwa hidangan itu ditemukan pada abad ke-10 selama pemerintahan Kalbid di Sisilia. 

Nama hidangan ini berasal dari kata Italia arancia, yang berarti oranye, yang mengacu pada kemiripan tampilan visual dan warnanya. Camilan khas Italian ini dijual oleh pedagang kaki lima di seluruh Italia selatan. 

Tiap tahun pada 13 Desember, ada festival Santa Lucia di Palermo. Ketika itu seluruh kota dipenuhi dengan kios dan gerobak yang menjual suguhan aromatik yang disiapkan khusus untuk festival tersebut. Selama liburan, bahkan ada hidangan versi manis, ditaburi coklat dan gula.

3. Taralli

Taralli

Satu lagi camilan khas Italia yang memiliki bentuk yang unik, yaitu taralli. Camilan ini adalah adonan cincin berbentuk bagel Italia yang terbuat dari tepung, minyak zaitun, dan perasa seperti garam, merica, dan biji adas. Nama taralli berasal dari kata Yunani daratos, yang artinya sejenis roti. 

Ternyata taralli pada awalnya disiapkan sebagai makanan untuk orang miskin meskipun saat ini adalah salah satu makanan ringan favorit di Italia selatan. Ketika itu pembuat roti belajar menyimpan sisa adonan yang digunakan untuk membuat roti untuk orang kaya.

Para tukang roti menggabungkan sisa adonan dengan minyak zaitun dan sedikit anggur putih dan memanggang ramuan tersebut di dalam oven. Dengan berjalannya waktu taralli dimodifikasi dengan cara direbus terlebih dahulu supaya renyah dan mengkilap dan kemudian dipanggang. 

Saat ini, taralli dibuat dalam versi gurih dan manis, dan biasanya dicelupkan ke dalam anggur sebelum dikonsumsi. Camilan ini juga sering dipadukan dengan keju dan potongan daging dingin, karena rasa dan teksturnya yang unik.

4. Focaccia

Focaccia

Camilan khas Italia lainnya yang berbentuk roti, yaitu focaccia. Focaccia yang paling terkenal berasal dari Genoa di wilayah pesisir Liguria. Roti panggang oven serbaguna ini hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Bentuknya bisa tebal dan kenyal atau tipis dan keras.

Roti ini bisa polos hanya dengan rosemary dan garam laut, atau ditumpuk tinggi dengan semua jenis topping. Dan, walaupun rasanya enak dimakan begitu saja, roti ini juga bisa diiris menjadi dua dan diisi dengan jamur, bawang rebus, artichoke atau apa saja.

5. Gnocco Fritto 

Gnocco Fritto 

Kue tradisional Italia yang terdiri dari tepung, lemak babi, garam, dan bahan ragi ini disebut Gnocco fritto. Biasanya adonan dibentuk menjadi persegi panjang kecil dengan cara diratakan menggunakan telapak tangan. 

Seringkali, orang membuat lubang kecil di tengah adonan dengan jari, dan menggoreng adonan menggunakan lemak babi dalam wajan. Camilan khas Italia ini umumnya disajikan hangat dan dipasangkan dengan keju atau irisan daging yang diawetkan. 

Dahulu kala, kue ini sangat populer di kalangan petani. Mereka mengkonsumsinya pada hari-hari kerja paksa di ladang.

6. Panelle

Panelle

Panelle adalah makanan ringan orang Sisilia yang mirip dengan farinata yang ditemukan di Utara. Camilan ini dibuat dari tepung kacang arab, yang dalam versi ini digoreng menjadi gorengan dan bukannya dipanggang. 

Tepung buncis dicampur dengan air dan lalu dimasak menjadi bubur mirip polenta sebelum didinginkan dan dibiarkan mengeras. Selanjutnya dipotong-potong dan digoreng dengan minyak zaitun.

Panelle bisa dimakan sendiri atau diisi di antara irisan roti dan disajikan sebagai sandwich. Jajanan kaki lima ini sangat populer di Palermo tetapi dapat ditemukan di seluruh pulau Sisilia.

7. Pettole

Pettole

Pettole merupakan makanan ringan di acara pesta yang dimakan sekitar waktu Natal dan selama periode liburan lainnya, khususnya di selatan Italia. Pada dasarnya pettole adalah adonan goreng, tetapi tidak seperti donat, camilan ini hadir dalam versi manis dan gurih.

Bentuk camilan ini sederhana dan dibuat hanya dengan tepung, air dan minyak, meskipun yang gurih mungkin juga termasuk tambahan seperti zaitun atau tomat yang dijemur. Untuk yang suka pettole manis, cari yang telah dicelupkan ke dalam gula, selai atau vin cotto, yaitu jus anggur kental dan pekat.

8. Grissini

Grissini

Grissini semacam roti tradisional Italia yang asalnya dari Torino, Piemonte, sebuah daerah di Italia barat laut. Camilan ini terdiri dari roti kering yang renyah, tipis, dan juga bisa dibumbui dengan rosemary, bawang bombay, biji wijen, atau keju parmesan.

Grissini sudah ada semenjak abad ke-17, karena ditemukan untuk menyembuhkan masalah kesehatan Duke Vittorio Amedeo II dari Savoy. Kala itu Duke bermasalah dengan pencernaannya.

Maka dokter pun memerintahkan Antonio Brunero, seorang pembuat roti Torino, untuk membuat makanan yang dapat dicerna dengan mudah oleh Duke. Brunero membuat adonan untuk ghersa, yaitu roti tradisional Torino yang kemudian dipanjangkan menjadi potongan-potongan panjang dan tipis. 

Ketika sang duke menyantap produk yang dipanggang, produk tersebut dinyatakan sukses besar dan menjadi camilan populer di seluruh Italia. Sekarang ini, grissini dihidangkan dengan berbagai cara, dan orang dapat dengan mudah menemukannya di sebagian besar restoran Italia.

9. Ciambella di San Cataldo

Ciambella di San Cataldo

Ciambella merupakan biskuit berbentuk ellipsoidal tradisional dari kota San Cataldo di provinsi Caltanissetta, di bagian barat daya pulau Sisilia. Cookies yang keras dan manis ini dibuat menggunakan jenis tepung 00, yaitu tepung super halus yang disebut tepung Manitoba,  gula, telur, dan zat ragi.

Walaupun bahan-bahannya sederhana, namun cara pembuatannya tidak demikian. Ada tip dan trik yang bisa membuat ciambelle begitu renyah dan enak. Telur harus dikocok perlahan dengan gula dalam alat bernama bain-marie sampai ukuran adonan menjadi dua kali lipat.

Kemudian tepung ditambahkan dengan hati-hati dan biskuit dipanggang dalam oven sampai mendapatkan tekstur kerak mengkilap yang khas. Ciambella sering dihidangkan untuk sarapan atau sebagai camilan sore yang enak dan ditemani susu atau teh. 

10. Crocchè

Crocchè

Crocchè merupakan camilan goreng Sisilia yang populer. Bahan untuk camilan ini adalah kentang tumbuk, keju mozzarella dan Parmigiano, telur, dan daun peterseli atau mint. Camilan ini dikenal juga dengan nama crocchè di patatte selain panzarotti di Neapolitan. 

Terkadang diberi bahan tambahan termasuk keju provolone, prosciutto, dan salami. Camilan khas Italia yang lezat dengan bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut seperti sutra ini terinspirasi oleh kroket Prancis yang terkenal, dan camilan ini berasal dari abad ke-17.

Crocchè paling sering dianggap sebagai camilan kaki lima Italia, tetapi kadang-kadang juga disajikan di restoran sebagai lauk atau antipasto. Cara terbaik adalah menyantapnya saat digoreng, panas, dan renyah, jika biasanya disajikan dengan percikan jus lemon.

11. Panzerotti

Kue pie berbentuk bulan sabit ini umumnya disiapkan untuk musim Karnaval, dan walaupun diyakini berasal dari wilayah Apulia, panzerotti sangat populer di seluruh Italia selatan. Camilan ini menyerupai pizza calzone kecil, baik dari sisi bentuk ataupun adonan yang digunakan untuk persiapannya.

Namun bedanya panzerotti tidak dipanggang dalam oven, panzerotti digoreng, itulah sebabnya camilan khas Italia ini juga disebut calzoni fritti (calzones goreng), pizze fritte (pizza goreng), atau frittelle (fritters).

Panzerotti klasik isinya hanya terdiri dari tomat dan mozzarella, tetapi dapat diisi dengan apa saja dan dalam berbagai kombinasi: pepperoni-provolone, prosciutto-mozzarella, bayam-ricotta, bawang-zaitun-tomat, zucchini-mozzarella, speck-fontina, dan lain-lain.

Selain versi gurih,  panzerotti juga bisa diisi dengan semua jenis buah-buahan seperti pir, apel, jeruk, plum, persik, ceri, dan stroberi, yang sangat cocok dipadukan dengan cokelat, ricotta, atau krim custard.

Itulah 11 camilan khas Italia yang akan kamu jumpai saat berjalan-jalan ke negara tersebut. Beberapa mungkin bentuknya tidak begitu asing, seperti crocchè, panzerotti atau ciambella. Nah, kalau kamu penyuka camilan, kamu bisa mencoba membuat camilan dari Italia ini. Selamat mencoba!

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram