Inilah 11 Jenis Roti Khas dari Berbagai Wilayah Italia

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 11 Agustus 2021

Di Italia, roti dan pasta adalah bahan nutrisi penting di negara ini. Roti Italia mempunyai banyak bentuk serta nama. Negara ini memiliki beragam jenis roti Italia dengan tujuan penyajian yang berbeda. Biasanya di Italia roti disajikan dengan cara diiris, diberi topping, atau diberi isian yang nikmat. Jika singgah di restoran Italia, begitu duduk, kamu akan dihidangkan roti.

Ternyata ini merupakan cara agar pengunjung tidak merasa bosan ketika menunggu hidangan utama. Selain itu, sajian roti juga untuk menahan rasa lapar pengunjung. Roti selalu tersedia di meja ketika menyantap sayuran atau daging.

Bisakah kamu menebak ada berapa jenis roti khas Italia? Negara ini memiliki lebih dari 250 jenis roti. Tiap daerah punya variannya sendiri. Baca info lengkapnya di sini.

1. Pane casareccio

Pane casareccio

Roti paling umum di Italia serta disajikan tetap dalam bentuk roti adalah pane casareccio. Roti ini memiliki nama yang berbeda di berbagai bagian Italia. Di Roma, orang menyebutnya pane casareccio, yang artinya “roti rumahan.” Di daerah lain, roti ini disebut dengan nama pane toscano, “roti Tuscan.”

Umumnya orang Italia membeli roti dalam bentuk setengah atau satu roti utuh dari toko roti. Pembeli bisa memilih roti asin, tawar, gandum durum, gandum utuh, roti sereal, serta jenis lainnya. Roti Tuscan asin dan tawar merupakan jenis roti tradisional Italia.

Pane casareccio adalah jenis roti yang sempurna untuk dicelupkan ke dalam sup sayuran maupun diiris kemudian diberi taburan atau potongan keju. Kulit roti ini merupakan keistimewaan utamanya. Pane casareccio memiliki kulit yang keras dan renyah sedangkan bagian dalamnya padat tapi tetap lembut.

Inilah alasan mengapa roti ini juga cocok sekali untuk digunakan membuat bruschetta Italia. Pane casareccio merupakan hal pertama yang keluar dari mulut orang Italia saat ditanya tentang roti.

2. Bisciola

BisciolaSumber: primochef.it

Jika menyukai roti buah, maka ini jenis roti khas Italia yang satu ini bisa jadi pilihan. Disebut juga panettone Valtellinese, bisciola merupakan makanan penutup khas dari Valtellina yang merupakan sebuah lembah di wilayah Lombardy yang berbatasan dengan Swiss.

Bisciola merupakan roti yang berisi buah kering, seperti ara dan kismis, kacang-kacangan yang berupa kenari, hazelnut, atau kacang pinus, dan dibuat dengan mentega dan telur. Beberapa resep ada yang diberi tambahan madu.

Roti ini mungkin bukan jenis roti Italia yang cocok konsumsi jika sedang diet, tetapi ini adalah roti buah yang lezat dengan penampilan yang cantik yang umum dinikmati di hari libur.

Semenjak tahun 2013, roti ini dilindungi oleh Collective Geographical Mark (MCG). Ini artinya bahwa bisciola yang berbahan ragi ini hanya diperbolehkan diproduksi di Valtellina dengan memakai bahan-bahan Italia dan lokal serta pembuatannya harus mengikuti resep yang sudah ada dari zaman dahulu.

3. Friselle

Friselle

Friselle merupakan jenis roti biscotti yang diproses dengan dua kali panggang. Asal roti ini dari daerah Puglia. Roti berukuran kecil ini dipanggang setengah matang dan kemudian dikeluarkan dari oven dan dibelah dua. Selanjutnya dipanggang lagi sampai keras dan kering.

Hasil akhirnya adalah roti dengan satu sisi kasar sedangkan sisi lainnya halus. Beberapa tukang roti memberikan lubang seukuran jempol di tengahnya sehingga roti jadi nampak mirip sekali dengan roti bagel atau biali yang dipotong.

Tekstur Friselle condong seperti cracker serta tahan lama. Roti ini umumnya dibawa oleh para gembala, petani serta nelayan untuk disantap bersama makanan lain.

Roti khas Italia ini sering direndam dalam air atau diberi siraman minyak zaitun serta ditambahkan tomat untuk dijadikan makanan berat atau makanan ringan yang sederhana. Selain itu, roti ini juga bisa dipotong-potong dan digunakan dalam sup atau stew.

4. Pane carasau

Pane carasau

Pane carasau lebih terkenal di Pulau Sardinia dibandingkan di wilayah Italia lainnya. Ini adalah roti paling serbaguna yang dibuat di Italia. Roti carasau merupakan roti pipih bulat yang berbentuk lembaran dengan tebal kurang dari satu milimeter sehingga nampak seperti kertas.

Diameter lapisan rotinya sekitar 40 cm kemudian dipotong jadi empat bagian dalam ukuran besar dengan bentuk seperti segitiga. Roti khas Italia ini juga dikenal dengan sebutan carta musica atau "kertas music.” Ini disebabkan oleh bunyi roti ketika dikunyah yang terdengar seperti suara kertas.

Roti carasau memiliki rasa yang netral jadi pas untuk disantap dengan semua makanan. Carasau juga cocok untuk dipilih jadi bahan alternatif ketika akan membuat lasagna yang berbeda.

Cara lain untuk menikmati pane carasau yaitu dengan menambahkan air di atasnya sehingga roti jadi elastis dan bisa digulung. Carasau bisa juga digunakan untuk jadi alas untuk salad.

5. Panettone

5. Panettone

Ini adalah salah satu jenis roti khas Italia yang paling terkenal. Panettone merupakan jenis roti manis khas Italia yang asalnya dari kota Milan. Roti ini biasa disajikan saat liburan Natal. Panettone biasa ditemukan di pasar Natal di Eropa.

Roti panettone bisa dengan mudah dikenali karena bentuk kubahnya. Biasanya panettone standar yang normal memiliki bobot lebih dari 1 kg. Pembuatan panettone dapat memakan waktu beberapa hari.

Untuk mendapatkan tekstur roti yang lembut di bagian tengah, terlebih dulu adonan harus diawetkan untuk beberapa hari. Panettone dijumpai dalam beragam variasi. Sementara isian untuk panettone terdiri dari manisan jeruk, lemon zest, citron, dan ada juga yang plain atau diberi coklat.

Tak hanya rotinya yang tersedia dalam bermacam versi tetapi juga cara menikmatinya. Roti ini biasanya dihidangkan dalam bentuk irisan serta ditemani minuman panas. Namun di sebagian wilayah Italia lainnya, roti ini dinikmati dengan ditambahkan crema di mascarpone.

6. Focaccia

Focaccia

Dibandingkan dengan jenis roti khas Italia yang terkenal lainnya, focaccia merupakan salah satu roti yang banyak digemari. Roti ini sering kali diberikan rasa dengan bumbu. Nama focaccia diambil dari kata dalam bahasa Latin yang berarti 'perapian'.

Jika dipanggang dengan benar, akan muncul bintik-bintik pada roti ini. Dalam proses pemanggangan dengan cara Romawi asli, roti dimasak di bara perapian.

Bahan yang digunakan dalam roti yang menjadi favorit ini tidak banyak, hanya terdiri dari tepung yang kuat, ragi serta minyak zaitun. Inilah yang menjadi kunci untuk hasil roti dengan permukaan dan tekstur yang didapat sekarang.

Jika ingin membuat roti ini di rumah, pastikan gulung adonan roti dengan ukuran yang agak tebal, lalu tinju permukaannya untuk mencegah gelembung muncul saat dipanggang.

Tahap akhir adalah memberikan lapisan minyak zaitun serta bermacam topping pada focaccia, seperti bumbu, bawang bombay dan bawang putih.

Adalah hal yang umum bagi tiap wilayah untuk memberikan cap mereka pada focaccia. Di kota Recco, sebelum dipanggang, adonan roti digabungkan dengan keju Stracchino.

Jika kamu penggemar makanan manis, pilihan yang direkomendasikan adalah focaccia dolce, yang dibuat dengan campuran madu, gula, atau buah.

7. Borlengo

Borlengo merupakan roti yang bentuknya tipis sekali mirip dengan crepe. Jenis roti ini bisa dijumpai di beberapa daerah di Italia, seperti Modena yang berdekatan dengan Bologna. Borlengo termasuk dalam roti cucina povera, yang artinya dapur yang miskin karena hanya berbahan air dan tepung.

Adonan kemudian dimasak pada wajan besar dan berat yang terbuat dari kuningan. Wajan ini hampir sama dengan wajan paella. Menurut kabar, roti ini tercipta karena kebutuhan saat pengepungan Kastil Montevallaro yang terjadi di tahun 1200-an.

Awalnya orang-orang membuat focaccia, tetapi karena persediaan bahan menipis, focaccia yang mereka buat bentuknya menjadi tambah tipis dan alhasil menjadi borlengo. Ini merupakan trik mereka yang dalam bahasa Italia disebut burla, untuk bertahan dari pengepungan.

Sekarang beberapa borlengo dibuat menggunakan ragi dan dihidangkan dengan cara dilipat jadi empat bagian lalu ditambahkan beragam isi, ada yang gurih atau yang manis.

8. Tigella

 Tigella

Tigella merupakan roti khas Italia dengan gaya tradisional yang berbentuk cakram. Tekstur bagian luarnya renyah sedangkan bagian dalamnya lembut. Roti ini dipanggang menggunakan cetakan tanah liat khusus.

Biasanya roti ini diberi olesan yang dibuat dari lardo, bawang putih, rosemary serta keju Parmigiano-Reggiano. Sering kali cetakan mempunyai simbol dekoratif pada kedua sisinya. Simbol ini akan timbul pada roti ketika dipanggang.

Dikatakan bahwa tigella dibuat oleh orang-orang miskin yang tinggal di Pegunungan Apennine dekat Modena. Di sana pada malam hari keluarga petani akan berkumpul di dekat perapian untuk memanggang roti yang akan menjadi menu makan malam mereka.

9. Biscotti

 Biscotti

Posisi biscotti ini agak membingungkan karena secara teknis makanan ini termasuk ke dalam biskuit. Namun jika mengikuti definisi roti, hidangan ini adalah roti karena biscotti dibuat dari tepung, air, dan ragi yang dicampurkan dan kemudian dipanggang.

Biscotti merupakan biskuit almond Italia yang asalnya dari kota Prato, di Tuscany. Di Tuscany, sebenarnya biscotti di Prato disebut dengan nama nama cantuccini.

Pada abad ke-19, Antonio Mattei yang seorang koki pastry menemukan kembali resep biscotti. Variasi resep milik Matteilah yang saat ini dianggap sebagai resep untuk biscotti tradisional. Pada biscotti hasil pabrikan "Biscottificio Antonio Mattei," akan terlihat tulisan: "Produsen cantuccini".

Dipercaya karena tulisan inilah mengapa biscotti masih disebut sebagai cantuccini oleh penduduk setempat. Bahan untuk membuat biscotti adalah tepung, telur, gula, kacang pinus serta almond yang tidak dipanggang maupun dikuliti. Resep tradisional tidak pakai ragi atau lemak dan dimasak dua kali.

10. Schiacciata

Schiacciata

Schiacciata merupakan roti tradisional yang diproduksi di daerah Tuscany dan Umbria. Bahannya adalah tepung, ragi, minyak zaitun, gula, dan air. Roti khas Italia ini hampir sama dengan focaccia walaupun untuk membuat schiacciata perlu usaha lebih untuk persiapan dibandingkan focaccia.

Arti kata schiacciata adalah ditekan. Nama ini dipakai karena pada proses pembuatannya adonan ditekan dengan jari saat dimasukkan ke dalam loyang atau wajan.

Tekstur schiacciata renyah, tapi lembut dan moist. Topping apapun bisa digunakan untuk roti ini. Bisa diberi topping seperti tomat dan keju sampai bawang putih dan oregano.

11. Ciabatta

 Ciabatta

Ciabatta terkenal secara internasional. Roti yang lezat ini dibuat oleh seorang pembuat roti di Verona pada tahun 1982. Pernah mencoba panini? Sebenarnya panini tradisional khas Italia merupakan sandwich yang dipanggang yang dibuat dari roti ciabatta yang kecil.

Pembuatan ciabatta merupakan respons terhadap baguette Prancis yang terkenal. Kedua roti ini akan diketahui perbedaannya saat dicium dan dicicipi rasanya. Namun yang penting sekarang, baik baguette Prancis maupun ciabatta Italia kini menjadi terkenal dan banyak digemari di seluruh dunia.

Produksi ciabatta yang pertama terjadi pada tahun 1982 dan dibuat oleh Arnaldo Cavallari. Dia menamakan roti ini ciabatta polesana. Nama ini diambil dari nama Polesine, yaitu daerah tempat tinggalnya.

Namun, sekarang tiap daerah memiliki beberapa varian ciabatta dengan resep aslinya sendiri. Misalnya, di daerah Danau Como, ciabatta di sini memiliki crust yang sangat renyah dengan bagian dalam yang lembut.

Di daerah Tuscany, ciabatta-nya mempunyai crust yang lebih kuat dan renyah. Ciabatta dari Roma diberi bumbu dengan marjoram, yaitu ramuan yang biasa digunakan di dapur italia. Ingin coba ciabatta dengan nama khusus? Cobalah ciabatta al latte, yaitu variasi ciabatta yang resepnya menggunakan susu.

Itulah sebagian kecil dari jenis roti khas Italia yang diulas di artikel ini. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, roti di Italia jenisnya lebih dari 250 buah. Jadi bisa dibayangkan betapa banyak ragam roti khas negara Menara Pisa ini.

Kalau kamu sudah sering mencicipi pizza dan pasta, mungkin sekarang giliran untuk mencoba roti khas Italia. Apakah jenis roti khas Italia di atas menggugah seleramu untuk mencoba?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram