10 Jenis Puding Populer di Asia dengan Beragam Rasa

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 2 November 2021

Puding merupakan jenis makanan yang bisa berupa makanan penutup atau hidangan dengan rasa yang gurih, bisa asin atau pedas, yang menjadi bagian dari makanan utama.

Puding biasanya dibuat dari bahan dasar pati atau susu yang cukup homogen seperti puding beras, puding sponge dengan atau tanpa tambahan bahan-bahan seperti buah-buahan kering seperti dalam puding Natal.

Negara-negara di Asia juga memiliki beragam jenis puding. Tentunya bahan serta bentuknya pasti beragam. Ada yang menggunakan beras, susu, jelly dan lain sebagainya. Bentuknya pun bermacam-macam. Supaya kamu tidak penasaran, artikel berikut ini akan membahas berbagai jenis puding populer di Asia. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Fırın Sütlaç, Turki

Kalau kamu penikmat custard dan puding beras, kamu pasti akan menyukai resep puding beras panggang ini, yang dikenal sebagai fırın sütlaç di Turki. Negara ini terkenal punya beragam hidangan penutup juga puding berbahan dasar susu. Puding beras panggang merupakan pilihan terbaiknya.

Puding ini mempunyai tempat yang sangat istimewa dalam masakan Turki. Kamu akan menemukan hidangan ini dibuat di setiap rumah dan disajikan di setiap restoran Turki. Orang dewasa dan anak-anak menyukai fırın sütlaç. Ini adalah pilihan hidangan penutup yang sehat sesudah makan besar.

Yang terbaik adalah bila fırın sütlaç dibuat dengan menggunakan susu segar segar dan sebelum disajikan didinginkan beberapa jam. Beberapa orang Turki masih mencari susu segar non-pasteurisasi untuk membuat fırın sütlaç. Konon trik membuat puding beras yang sempurna adalah susu segar, proses memasak yang lambat, diaduk terus, dan banyak bersabar.

2. Eight Treasure Rice Pudding, Cina

Puding beras Eight Treasure merupakan makanan penutup tradisional Tahun Baru Imlek. Jenis puding populer di Asia ini sangat terkenal Cina dan Taiwan. Namanya berasal dari delapan jenis buah kering, seperti kismis atau manisan melon musim dingin, yang dianggap bahan utama.

Dalam tradisi Cina, angka delapan dianggap sebagai angka ajaib karena bila diucapkan, kata tersebut terdengar seperti kata Cina lainnya (發) “fa” yang berarti kaya atau berkembang dalam bisnis.

Selain itu, karena hidangan ini sangat berwarna dan cantik, ini melambangkan keberuntungan dan manisnya tahun baru. Di beberapa tempat sangat sulit untuk bisa mendapatkan delapan lima buah kering tersebut.

Kalau tak bisa menemukan delapan, kamu bisa pakai lima buah saja. Pilihan buah keringnya yaitu kurma, buah plum parut merah dan hijau, nangka, atau daging lengkeng kering.

3. Sago Gula Melaka, Malaysia

Sesuai dengan namanya, sago gula melaka merupakan makanan penutup puding yang terbuat dari sagu (pati yang diekstrak dari sari berbagai batang aren) dan gula melaka (sirup gula aren). Puding ini menjadi favorit di antara hidangan penutup Malaysia.

Meskipun puding ini hidangan favorit, sago gula melaka jarang ditemukan di restoran-restoran di seluruh negeri. Resep jenis puding populer di Asia ini cukup sederhana. Sago gula melaka klasik hanya terdiri dari empat bahan yaitu sagu, gula aren, santan, dan daun pandan.

Cara pembuatannya yaitu dengan merebus sagu hingga mutiaranya bening, sedangkan gula arennya dilumerkan secara terpisah. Sejumput garam digunakan untuk meningkatkan aroma dan rasa santan, bersama dengan daun pandannya. Puding biasanya disajikan segera setelah dingin.

4. Kheer, India

Kheer atau payasam merupakan hidangan penutup India kuno. Puding beras yang creamy ini dibuat dalam beberapa versi di seluruh negeri. Ini adalah hidangan umum di banyak upacara, festival, dan perayaan India, meskipun dapat dikonsumsi kapan saja sepanjang tahun.

Kheer dibuat dengan cara merebus beras, gandum, atau tapioka dengan susu dan gula, dan bisa juga dibumbui dengan buah-buahan kering, kacang-kacangan, kapulaga, dan kunyit. Diyakini bahwa makanan penutup tersebut berasal 2000 tahun yang lalu di Kuil Lord Jagannath di Orissa.

Awalnya, kheer disiapkan sebagai persembahan kepada para dewa, sebuah praktik yang menyebar ke kuil Hindi lain di mana resepnya sedikit diubah. Konon sekarang sebuah pernikahan belum sepenuhnya diberkati jika kheer tidak disajikan pada pesta pernikahan.

5. Shole Zard, Iran

Kalau mencari jenis puding populer di Asia lainnya, kamu bisa coba shole zard. Ini adalah puding khas Persia. Dikatakan puding ini berasal dari Kermanshah tetapi berhasil menjadi terkenal di seluruh negeri. Saat ini Shole Zard dikenal dan disajikan di setiap kota di Iran.

Puding ini kaya akan gizi. Karena menggunakan safron, shole Zard bisa menjadi penambah suasana hati dan energi. Beras juga merupakan sumber vitamin dan serat yang baik. Shole zard merupakan pilihan yang cocok untuk Nazri, yaitu makanan yang dibagikan secara gratis.

Shole zard disajikan dalam banyak upacara keagamaan. Oleh karena itu biasanya dihias dengan corak Islami atau nama para Imam Syiah. Shole Zard juga sangat populer selama Ramadhan sebagai menu buka puasa.

Bahan utama puding beras safron persia yaitu beras, safron, dan air mawar. Beras harus mampu menyerap cukup air untuk berubah menjadi lembek. Meskipun beras utuh juga bagus, orang Iran biasanya menggunakan beras pecah untuk membuat Shole Zard.

Safron memberi shole zard warna yang menakjubkan. Cara terbaik untuk menyiapkan safron agar mengembang adalah dengan menambahkan air es pada safron yang telah dihancurkan dan membiarkannya selama sekitar setengah jam atau hingga es mencair.

Kayu manis dan kacang-kacangan digunakan untuk menghiasi shole zard. Bahan ini digunakan untuk menyeimbangkan sifat dingin dari beras.

6. Purin, Jepang

Purin, Jepang_

Purin adalah hidangan penutup berupa custard dengan lapisan karamel lembut di atasnya. Seperti yang dinikmati di seluruh dunia, kamu bisa menyebut puding custard ini dengan sebutan crème caramel, custard karamel, flan atau nama lain dalam bahasa negaramu.

Biasanya custard, yang dibuat dari campuran gula, telur, dan susu (dan terkadang krim kental), dipanggang dalam oven dalam bain-marie, yaitu teknik memasak yang menggunakan wadah diisi air panas, sebelum didinginkan.

Di Jepang terdapat tiga jenis purin, yaitu yaki purin, mushi purin dan purin. Yaki Purin yaitu custard dimasak di oven. Mushi Purin yaitu custard dimasak di atas kompor dalam kukusan, atau dalam bain-marie dalam panci atau wajan. Purin yaitu custard yang dikeraskan dengan gelatin.

Terkadang orang juga menyebut purin meskipun custard itu dipanggang atau dikukus. Perbedaan utama dari Crème Caramel (puding custard atau flan) klasik adalah teksturnya.

Tekstur purin yang dibuat dengan gelatin mirip dengan hidangan penutup gelatin seperti panna cotta, atau hidangan penutup Prancis krim Bavaria. Purin halus seperti sutra dan sedikit keras, dengan bergoyang jika digerakan.

7. Khao Niao Mamuang (Manggo Sticky Rice), Thailand

Dalam bahasa Thailand disebut khao niao mamuang, jenis puding populer di Asia ini lebih terkenal dengan sebutan mango sticky rice. Dalam bahasa Melayu disebut pulut mangga. Ini merupakan makanan penutup tradisional khas Thailand.

Sajian ini dibuat dari beras ketan, mangga segar dan santan, dan dimakan dengan menggunakan sendok atau terkadang dengan tangan. Walaupun berasal dari Thailand, hidangan ini dikonsumsi di seluruh wilayah Indo-china dan seluruh Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Biasanya khao niao mamuang disantap pada puncak musim mangga, musim panas bulan April dan Mei di Thailand. Bahan utama yang diperlukan yaitu beras ketan, santan segar atau kalengan, gula aren, garam, dan mangga.

Untuk menyajikan hidangan, nasi di sendok ke atas piring, beberapa irisan mangga diletakkan di atas atau di samping, dan sisa santan ditaburi di atasnya. Terkadang, ketan di atasnya diberi kacang hijau renyah berwarna kuning.

8. Mehalabiya, Turki, Arab

Mehalabiya merupakan sajian penutup Arab yang lembut, dalam banyak hal mirip dengan blancmange Prancis. Puding ini dibuat dari campuran susu dan gula, dimasak dan dikentalkan dengan tepung jagung, dan biasanya diberi bunga jeruk atau air mawar.

Selagi panas, dimasukkan dalam cetakan yang lebih kecil, dibiarkan mengeras, lalu disajikan dingin. hidangan penutup sederhana dan memuaskan ini dimakan dalam bentuk yang sedikit berbeda di seluruh Jazirah Arab, Timur Tengah, dan Afrika Utara.

Bergantung pada daerahnya, mehalabiya bisa diberi hiasan dengan bahan-bahan khas lokal seperti pistachio, almond, kelapa parut, kayu manis, atau kismis. Di banyak negara dan wilayah, mehalabiya merupakan salah satu makanan manis favorit yang disajikan selama bulan suci Ramadhan.

9. Serradura, Makau

Serradura juga dikenal sebagai puding serbuk gergaji, atau puding Makau. Jenis puding populer di Asia ini adalah hidangan penutup Portugis yang terkenal, populer di Portugal dan Makau, yang merupakan bekas jajahan Portugis di Cina.

Puding ini memperlihatkan penampilan berlapis dengan kombinasi sederhana krim kocok dan biskuit Marie yang dihancurkan. Nama Serradura adalah kata Portugis untuk “serbuk gergaji”, yang mengacu pada tampilan biskuit di dalam puding, karena dihancurkan menjadi remah-remah.

10. Puding Kembang Tahu, Indonesia

Tahwa, puding kembang tahu atau wedang tahu termasuk sajian hangat yang populer di tanah Jawa. Biasanya hidangan ini di malam hari ketika cuaca dingin, atau juga di musim hujan. Kembang tahu menggunakan kuah jahe sehingga bisa menghangatkan tubuh dan kerongkongan

Kembang tahunya juga terasa lembut, cocok untuk dinikmati saat tak enak badan. Di Cina makanan ini dikenal sebagai tau foo fah atau douhua (dalam bahasa Mandarin) yang dibuat dengan tahu yang sangat lembut dimakan dengan sirup manis bening yang dicampur dengan jahe atau pandan.

Biasanya santapan lembut ini dijual oleh para pedagang yang menggunakan gerobak. Sebenarnya kembang tahu bisa dibuat sendiri tetapi sedikit ribet pembuatannya.

Puding yang umum kita jumpai dijual di toko-toko makanan menggunakan bahan beragam, namun kebanyakan menggunakan bahan instan. Namun beberapa jenis puding populer di Asia ini masih menggunakan bahan tradisional, seperti safron, beras atau gandum. Meskipun demikian, rasanya tak kalah dari puding modern.

Kalau kamu penyuka makanan manis, tak salah jika mencoba salah satu puding dari negara Asia ini. Mungkin kamu sudah pernah mencoba mango sticky rice. Bagaimana kalau mencoba juga jenis puding lainnya? Tertarik?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram