10 Makanan Khas Afghanistan yang Kaya Rempah-Rempah

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 2 Januari 2022

Negara yang pernah dilanda gonjang-ganjing politik ini ternyata memiliki makanan yang menarik dan terkenal. Makanan khas Afghanistan menawarkan hidangan yang kaya rasa dan harum.

Mungkin kuliner negara ini memiliki kesamaan dengan negara-negara tetangganya, seperti Pakistan dan Iran. Namun kebanyakan makanan dari Afghanistan tidak tersentuh oleh pengaruh luar.

Nasi, susu, whey, dan yoghurt merupakan beberapa bahan pokok yang banyak digunakan dalam hidangan Afghanistan yang populer.

Beberapa buah yang paling banyak ditemukan di negara ini adalah anggur, delima serta melon. Kalau kamu penasaran dengan makanan dari Afghanistan, berikut adalah beberapa masakan Afghanistan paling populer yang bisa kamu coba.

Baca juga: 12 Minuman dan Makanan khas Pakistan yang Wajib Dicoba

1. Kabuli Pulao

Kabuli Pulao

Umumnya kabuli pulao dikenal dengan nama quabili pulao. Nama ini diambil dari kata 'qabil’ yang artinya "mampu" atau "cakap." Kata itu untuk mendukung kepercayaan masyarakat setempat bahwa hanya koki yang cakap saja yang dapat membuat pilaf ala Afghanistan ini.

Biasanya orang Afghanistan bisa mengetahui apakah seorang wanita sudah siap untuk menikah atau tidak dari seberapa baik wanita itu bisa menyiapkan kabuli pulao yang merupakan hidangan nasional Afghanistan. Makanan ini secara historis dibuat untuk keluarga kelas atas Kabul.

Makanan khas Afghanistan ini pembuatannya cukup rumit. Bahan yang digunakannya adalah nasi dan daging. Umumnya bahan-bahan yang digunakan adalah beras berbutir panjang yang dikukus kemudian dihiasi dengan almond, wortel yang di-caramelized dan kismis. Bumbu yang digunakan adalah kapulaga, jinten, kayu manis, cengkeh, dan kunyit.

Pilihan protein yang digunakan adalah daging sapi, ayam, serta potongan daging domba. Di Afghanistan, rasa kabuli pulao beragam di tiap daerahnya karena tiap juru masak memiliki campuran rempah-rempah yang berbeda. Namun, umumnya, makanan ini selalu berisi nasi, sayuran, rempah-rempah, serta daging.

2. Mastawa

MastawaSumber: youtube.com

Makanan musim dingin khas Afghanistan ini terdiri dari nasi berbutir pendek, chickpea, dan daging kambing kering asin yang dinamakan lahndi. Semua bahan tersebut kemudian direbus bersama-sama dalam kaldu aromatik yang diberi bumbu dengan bawang putih, bawang bombay, ketumbar, kunyit, dan mint.

Menjelang akhir memasak ditambahkan narenj atau kulit jeruk pahit dan cabai yang membuat hidangan nasi lengket ini sangat harum serta berasa pedas. Mastawa juga bisa dibuat menggunakan jenis daging kering lainnya seperti Afghan gosht-e-qaqh. Sementara itu untuk sentuhan akhir ditambahkan quroot, yaitu sejenis keju Afghanistan.

Keju ini dibuat dari yoghurt dengan cara disaring, diasinkan, kemudian dikeringkan. Ini adalah satu-satunya bahan yang tak ditemukan penggantinya yang tepat.

3. Lavash

Lavash

Lavash merupakan roti pipih tipis yang umumnya dibuat dalam tandoor atau tawa agar rasa aslinya bisa dipertahankan. Roti ini bisa dibuat lunak atau keras bergantung pada pilihan pembuatnya dan bentuknya juga bisa bervariasi.

Ada orang yang suka membuatnya dalam bentuk persegi panjang. Sementara yang lain ada yang membuatnya dalam bentuk lingkaran serta ada yang persegi. Roti ini disantap dengan daging pedas dan dihidangkan dengan keju.

Lavash merupakan hidangan tradisional dan kebanyakan dihidangkan di acara pesta pernikahan. Menurut penduduk setempat lavash akan membawa kemakmuran juga kesuburan untuk pasangan yang baru menikah.

4. Maas Pulao

Maas pulaoSumber: youtube.com

Maash pulao merupakan hidangan tradisional Afghanistan yang terbuat dari kombinasi nasi, buah-buahan kering, kacang hijau, serta rempah-rempah aromatik.

Kacang hijau yang sudah dimasak dicampurkan dengan nasi butir panjang seperti basmati kemudian dicampur dengan tumisan bawang bombay, bawang putih, jahe, tomat, cabai, dan buah-buahan kering, seperti aprikot atau kismis kering.

Kemudian campuran tersebut direbus menggunakan kaldu sayuran atau air hingga nasi benar-benar matang. Umumnya hidangan ini dibumbui dengan rempah-rempah seperti kunyit, kapulaga, kayu manis, ketumbar, jinten, serta bubuk masala.

Teman untuk hidangan ini di antaranya adalah salad segar, chutney, yogurt, mast-o-khiar (salad mentimun dan yoghurt), daging, atau acar. Makanan ini biasanya dibuat untuk acara-acara khusus serta hari libur keagamaan, seperti Ramadan.

5. Bolani

Bolani

Bolani merupakan street food paling terkenal di Afghanistan. Pada dasarnya hidangan ini adalah roti pipih yang diberi isi dengan bermacam bahan, kemudian digoreng. Bolani dapat diisi dengan labu, kentang tumbuk, daging, bayam, atau lentil. Umumnya camilan ringan ini dibuat di rumah dan sering kali dihidangkan sebagai lauk.

Makanan ini paling enak dinikmati dengan chakkah, yang dibuat dari saus mint dan yogurt yang lembut serta chutney ketumbar yang membuat rasanya semakin kaya.

6. Chopan Kabob

Chopan Kabob

Makanan yang umum di Afghanistan adalah daging domba yang bisa dijadikan sebagai bahan, lauk, maupun makanan. Chopan kabob merupakan spesialisasi masakan Pashtun. Kabob adalah hidangan berupa daging domba yang dipanggang di atas maskal, yaitu anglo arang khas orang Afghanistan.

Chopan kabob, seperti makanan Afghanistan lainnya, juga kaya akan sejarah. Makanan ini asalnya dibuat oleh para penggembala domba yang melumuri potongan daging domba dengan garam yang banyak.

Mereka menggunakan ranting untuk menusuk potongan-potongan ini dan memanggangnya di atas api. Acara memasak ini biasanya dilakukan ketika mereka mengawasi ternaknya.

Sekarang, para koki membuat chopan kabob dengan beragam cara, di antaranya menambahkan jijeq, yaitu potongan lemak dari ekor domba, untuk meningkatkan rasanya.

Beberapa orang ada yang memarinasi daging domba terlebih dulu sebelum membumbuinya dengan gard-e-ghooreh (bubuk anggur asam) dan sumac. Chopan kabob direkomendasikan untuk dihidangkan dengan roti naan.

7. Mantu (Manto)

Mantu (Manto)

Mantu juga dikenal dengan sebutan lain, yaitu 'manto' atau 'manti'. Makanan khas Afghanistan ini adalah dumpling yang dibuat dari daging cincang atau daging giling.

Ini merupakan street food yang biasa ditemukan di Afghanistan. Proses memasaknya lebih mudah karena dikukus. Makanan bebas gluten ini sehat karena kandungan minyaknya lebih sedikit sehingga lebih mudah dicerna.

Rasa dari dumpling ini begitu kaya. Isian dagingnya mempunyai aroma yang bersumber dari rempah-rempah Afghanistan yang digunakan. Sementara kulit luar yang tipis yang menyelimuti isiannya juga diberi rasa tertentu.

Untuk menikmatinya, mantu bisa dinikmati dengan saus tomat dan yogurt atau dengan 'quroot' (atau 'qoroot', yaitu keju asam yang digunakan dalam masakan Afghanistan).

8. Kofta Challow

Kofta ChallowSumber: youtube.com

Dalam bahasa Persia “kofta” artinya “bakso” dan “challow” artinya “nasi,” maka kata kofta challow berarti “bakso dengan nasi.” Kofta challow merupakan makanan khas Afghanistan yang terdiri dari nasi putih dan bakso. Kofta Afghanistan biasanya dihidangkan dengan nasi basmati.

Nasi Afghan dikenal juga dengan sebutan Afghani chalaw. Ini adalah makanan tradisional Afghanistan yang biasanya dihidangkan sebagai lauk bersama dengan bermacam jenis kari vegetarian ataupun non-vegetarian.

Biasanya bakso dibuat dari kombinasi daging domba giling maupun daging sapi, bawang putih, bawang bombay, ketumbar, telur, dan lada hitam. Bakso tersebut dimasak dalam saus beraroma yang dibuat dari tomat dan bawang bombay. Sesudah matang, bakso dihidangkan dengan nasi putih.

9. Shord Nakhod

Shord NakhodSumber: youtube.com

Makanan khas Afghanistan ini disebut dengan shor nakhod. Hidangan ini merupakan salad chickpea dan kentang yang sederhana. Makanan itu diperkaya dengan saus ketumbar yang rasanya tajam.

Shor nakhod dibuat dengan chickpea yang matang dan kentang rebus kemudian dikombinasikan dengan kaldu chickpea dan campuran bawang putih, ketumbar segar, cuka putih, dan garam.

Dressing untuk makanan ini diperkaya dengan limau, cabai hijau, kenari, daun bawang, atau chutney merah. Hidangan chickpea dan kentang ini umumnya dikonsumsi dalam keadaan dingin.

Selain itu, makanan ini biasanya dihidangkan sebagai camilan gurih maupun hidangan pembuka. Shor nakhod juga digunakan sebagai pendamping untuk hidangan daging dan ikan bakar.

10. Aush

Aush

Bahan yang digunakan untuk membuat aush adalah mie, bawang putih, mint, dan tomat. Sup mie khas Afghanistan yang kental ini juga dibuat menggunakan chakkah, yaitu yogurt khas Afghanistan yang dibuat dengan cara disaring.

Walaupun ada bahan yang selalu digunakan dalam membuat aush, tapi hidangan ini bisa dibuat dengan variasi lain. Sebagian penduduk asli membuat aush menggunakan daging dan ada juga yang membuatnya menjadi sup mie tanpa daging.

Beberapa varian lainnya di antaranya menggunakan legume seperti chickpea dan kacang-kacangan. Satu jenis aush, yaitu aush-e-asli, adalah aush yang menggabungkan mie dan bakso tanpa bahan utama lainnya. Chakkah dioleskan di atas aush maupun diaduk di akhir pembuatan.

10 makanan khas Afghanistan jika diperhatikan sebagian besar hidangannya mempunyai rasa yang cukup kuat. Masakannya menggunakan banyak rempah-rempah seperti, kapulaga, jinten, kayu manis, kunyit dan cengkeh. Meskipun mirip dengan negara tetangganya, kuliner dari Afghanistan hampir tidak terpengaruh oleh kuliner dari luar.

Kalau kamu senang dengan makanan Persia atau India, sepertinya kamu akan suka dengan makanan dari Afghanistan. Mau mencoba makanan khas Afghanistan?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram