10 Makanan Khas Bulgaria yang Didominasi Beragam Sayuran

Bulgaria yang terletak di Eropa Tenggara ini bertetangga dengan negara lain, seperti di bagian utara dengan Rumania, di bagian Barat dengan Serbia dan Makedonia Utara dan di selatan dengan Yunani dan Turki.

Dari negara-negara itulah negara ini mendapat pengaruh kulinernya. Selain itu, makanan khas Bulgaria juga menampilkan beberapa hidangan yang ada pengaruh Masakan Timur Tengahnya.

Meski negara ini berbagai makanan yang mirip dengan negara-negara lain, tapi makanan khas Bulgaria masih memiliki cita rasa lokalnya. Bahan yang banyak dijumpai dalam masakan negara ini di antaranya daging, yogurt, keju, dan sayuran. Untuk kamu yang penasaran dengan makanan dari salah satu negara Eropa timur ini, berikut nama-nama makanannya.

Baca juga: 10 Makanan Khas Rumania dengan Citarasa Unik dan Menarik

1. Shopska Salata

 Shopska Salata

Shopsla salata warnanya sama dengan warna bendera Bulgaria, yaitu putih, hijau dan merah. Hidangan ini merupakan makanan nasional Bulgaria. Banyak orang asing yang mengenal salad ini konon karena ditemukan pada tahun 1960-an oleh partai sosialis yang menjadikan salad ini sebagai alat promosi wisata untuk menonjolkan bahan-bahan lokal.

Tujuan promosi ini yaitu untuk memperkenalkan sayuran dari Bulgaria. Cerita lain mengenai asal-usul salad ini yaitu kemungkinan salad ini berasal dari orang-orang Shopi yang tinggal wilayah Shopluk di Balkan.

Salad ini bisa dibuat dengan mudah. Bahan yang digunakan di antaranya tomat serta mentimun yang dicincang kasar, bawang hijau, paprika merah dan hijau manis, red wine vinaigrette (saus dressing), dan terakhir ditaburi dengan dengan keju Sirene yang diparut halus serta peterseli. Salad ini bisa dinikmati sebagai starter atau pun pendamping untuk daging panggang.

Beberapa wilayah menggunakan paprika panggang sebagai pengganti untuk paprika segar. Karena di Bulgaria pohon zaitun tidak sebanyak seperti di negara lain, maka minyak bunga matahari digunakan di sebagian besar masakan juga sebagai saus salad.

Makanan yang usianya sudah berabad-abad ini kerap kali dihidangkan sebagai makanan pembuka dan ditemukan juga di Serbia dan Makedonia Utara.

2. Banitsa

Banitsa

Terkadang ditulis sebagai banitza, banitsa merupakan makanan yang paling populer juga paling serbaguna. Makanan khas Bulgarian yang berupa kue kering ini bisa dihidangkan panas ataupun dingin dan bisa dibuat jadi hidangan manis ataupun gurih.

Banitsa dibuat dari lembaran-lembaran phyllo pastry berlapis mentega yang diisi dengan telur dan keju putih yang bernama Sirene. Hidangan ini merupakan menu umum sarapan orang Bulgaria, tetapi varian yang lebih manis yang berisi bahan-bahan seperti labu, apel, atau kenari sering disantap sebagai dessert khas Bulgaria yang populer.

Mungkin makanan ini salah satu hidangan berkalori tinggi yang langka di Bulgaria, tapi untuk pilihan yang lebih sehat, terdapat varian yang diisi dengan bayam, bawang bombay, daun bawang, atau kubis. Banyak orang di Bulgaria yang menambahkan yogurt ketika makan banitsa. Selama musim dingin kue ini sering kali diisi dengan jimat keberuntungan atau koin.

3. Gyuvech

Gyuvech

Gyuvech merupakan hidangan lezat yang namanya sama dengan nama wadah casserole tradisional yang dibuat dari tanah liat khas Bulgaria. Wadah ini digunakan untuk memanggang dan menyajikan makanan secara tradisional. Panci tanah liat ini bisa dijumpai di setiap rumah di Bulgaria dan kerap kali diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Bisa juga wadah ini diberikan kepada pasangan di hari pernikahan mereka. Memasak menggunakan panci dari tanah liat merupakan praktik memasak versi zaman dulu dari masyarakat Bulgaria dan merupakan metode yang digunakan untuk menjaga kandungan nutrisi makanan agar tetap utuh.

Gyuvech umumnya terdiri dari bermacam sayuran musiman, rempah-rempah, daging, dan bumbu-bumbu yang direbus selama berjam-jam. Hasilnya adalah hidangan yang penuh rasa ditambah dengan aroma tanah yang unik.

Untuk membuat makanan ini, sayuran khas yang digunakan adalah kentang, paprika, terong, tomat, wortel, bawang bombay, kacang polong, zucchini, dan okra. Sementara untuk pilihan bumbu dan rempahnya di antaranya adalah paprika, merica, peterseli, mint dan bawang putih.

4. Mish-Mash

Makanan khas Bulgaria ini diterjemahkan sebagai campuran bermacam bahan. Hidangan tradisional Bulgaria ini dibuat dari bahan-bahan berupa telur dan sayuran khas musim panas seperti paprika dan tomat. Bahan lainnya yang juga ditumis bersama adalah bawang bombay, keju putih Bulgaria, merica, dan garam.

Biasanya mish-mash dihidangkan bersama irisan roti ataupun roti panggang yang renyah. Mish-mash bisa disantap sebagai menu sarapan, makan siang maupun makan malam. Walaupun asal-usul hidangan ini tidak jelas, makanan ini bagian tak terpisahkan dari masakan tradisional Bulgaria.

5. Tarator

Tarator merupakan makanan khas Bulgaria yang berupa sup dingin yang terbuat dari yogurt Bulgaria, bawang putih, mentimun, dill cincang, kenari, minyak bunga matahari, dan sedikit air atau es.

Namun, sup yang menyegarkan ini memiliki banyak varian, khususnya di Makedonia Utara. Jadi mungkin ada beberapa bahan yang tidak digunakan dalam varian lain.

Sementara itu di beberapa daerah ada yang mengganti kacang dengan roti dan mentimun diganti dengan wortel atau selada. Varian tarator yang sederhana dibuat menggunakan cuka dan air, bukan menggunakan yogurt. Sup ini selalu dihidangkan dingin dan sangat terkenal pada musim panas.

6. Lukanka

Lukanka

Sosis dan salami yang diawetkan serta dikeringkan merupakan hal lain yang disukai oleh orang Bulgaria. Di negara ini terdapat begitu banyak jenis sosis dan salami sehingga tak bisa dihitung jumlahnya hingga penduduk setempat tidak bisa membedakan satu dengan lainnya. Namun, satu-satunya jenis sosis yang menonjol yaitu lukanka.

Ini merupakan jenis sosis yang sangat populer. Lukanka adalah sosis setengah kering yang beraroma dan bentuknya pipih. Sosis ini dibuat dari potongan daging babi dicampur dengan sapi, kemudian dibumbui dengan rempah-rempah seperti lada hitam, jinten, dan garam dan umumnya dimasukkan ke dalam usus sapi kering.

Setelah itu sosis dikeringkan selama beberapa minggu kemudian ditekan menjadi pipih yang merupakan bentuk khasnya. Selama proses pengeringan, terbentuklah lapisan tipis jamur putih di atas selubungnya, yang mempengaruhi rasa lukanka.

Lukanka memiliki tiga varian daerah yang dikenal dan dijual di seluruh Bulgaria, yaitu Karlovska, Panagyurska serta Smyadovska. Masing-masing sosis ini berasal dari kota Karlovo, Panagyurishte serta Smyadovo di wilayah Balkan.

Versi Karlovo dan Smyadovo keduanya mempunyai rasio daging babi yang lebih tinggi. Untuk Karlovska ditambahkan paprika merah untuk rasa, sedangkan Smyadovska mengandalkan kapulaga dan bawang putih.

Sementara itu Panagyurska lukanka, yang mempunyai status TSG atau “traditional speciality guaranteed” (salah satu dari tiga label kualitas di Eropa), memiliki rasio daging sapi yang lebih banyak di dalam campurannya.

7. Kyopolou

Kyopolou

Olesan sayuran lezat ini merupakan makanan khas Bulgaria. Kyopolou paling sering dikaitkan dengan Bulgaria walaupun populer juga di Turki. Dengan bentuknya yang sederhana, olesan ini dibuat menggunakan bahan-bahan antara lain, terong panggang dan bawang putih. Namun tiap daerah mempunyai variannya sendiri.

Beberapa versi memasukkan paprika kapia panggang, bawang bombay, tomat, cabai, bay leaf dan peterseli. Di beberapa daerah lain ada juga koki yang menambahkan kenari ke dalam campuran ini. Kyopolou merupakan hidangan yang tidak mempunyai kegunaan yang spesifik. Makanan ini bisa dikonsumsi sebagai olesan untuk roti atau cracker.

Namun kyopolou bisa juga dihidangkan sebagai bumbu yang menyertai berbagai hidangan daging panggang serta dalam beberapa kasus. Bahkan makanan ini dikonsumsi sebagai salad. Kyopolou biasanya dibuat di rumah pada akhir musim panas atau musim gugur, kemudian disimpan dalam toples dan disantap sepanjang tahun.

8. Patatnik

Patatnik

Patatnik merupakan hidangan yang menggunakan kentang sebagai bahan dasarnya dengan ciri khas berupa rasa mint khas dari Pegunungan Rhodope. Desa-desa yang terdapat di tempat tersebut menawarkan hidangan dengan produk daerah yang bermacam-macam.

Hidangan ini terbuat dari kentang parut, bawang bombay, minyak, garam dan sejenis mint yang sangat ringan yang dinamakan gyosum dalam bahasa Bulgaria. Bahan-bahan tersebut dicampur kemudian dimasak secara tradisional dalam wajan menggunakan api kecil.

Sekarang, makanan ini dipanggang dalam oven dan beberapa varian memasukkan keju Sirene parut, telur dan bahkan paprika. Untuk memasak papatnik ada dua cara. Salah satunya yaitu dengan membentuk dua lapis kentang parut yang kemudian diperas dan dicampur dengan bawang bombay dan di tengahnya diisi dengan sisa adonan dengan bumbu gurih.

Cara lainnya yaitu dengan tanpa dibuat berlapis, hanya campuran kentang yang dimasak selama 20 menit dan kemudian dibalik dan ditutup agar dua sisinya matang. Nama makanan ini asalnya dari kata "potato" dengan akhiran -nik, yaitu akhiran maskulin dalam bahasa Bulgaria.

9. Moussaka

Moussaka

Dalam gurauan orang Bulgaria dikatakan kalau pasangan yang cocok harus tahu cara membuat moussaka Bulgaria yang enak. Mungkin moussaka dianggap sebagai hidangan yang lebih khas Yunani, tapi orang Bulgaria mempunyai resep unik mereka sendiri yang digemari di seluruh negeri.

Moussaka versi Bulgaria mengganti terong yang ditemukan dalam varian Yunani dengan kentang dan menambahkan daging cincang atau giling, telur, dan kadang-kadang jamur.

Makanan khas Bulgaria ini mudah untuk dibuat dan rasanya sangat lezat. Beberapa resep menambahkan topping yogurt untuk sedikit rasa yang tajam, sedangkan yang lain menambahkan keju di atas moussaka.

10. Shkembe Chorba

Shkembe Chorba

Jika kebanyakan makanan Bulgaria cukup mudah untuk dimakan, mungkin untuk mencicipi shkembe chorba dibutuhkan sedikit lebih banyak keberanian. Masalahnya ada pada bahan utamanya yang berupa babat, yang tak semua orang menyukainya.

Biasanya resep versi Bulgaria menggunakan babat sapi atau domba yang direbus selama berjam-jam dan sebelum ditambahkan ke sup, babat dipotong dadu dan dipadukan dengan paprika goreng, cabai merah, dan cabai lombok.

Karena sup bisa cukup pedas maka ini menjadi alasan lain mengapa shkembe chorba mungkin perlu keberanian untuk menyantapnya. Bawang putih yang sering ditambahkan pada sup ini memberikan aroma yang kuat, tapi bisa dihindari jika kamu ingin bau nafas yang segar. Bagi sebagian orang, sup ini bisa digunakan sebagai obat setelah minum-minum.

10 makanan khas Bulgaria di atas hampir mirip dengan makanan khas negara Balkan yang banyak menggunakan kentang, seperti makanan dari Belarus. Makanannya banyak yang menggunakan bermacam sayuran.

Untuk penyuka jeroan, makanan khas Bulgaria juga menawarkan menu shkembe chorba yang rasanya pedas. Tertantang untuk mencobanya?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram