10 Makanan Khas Magelang dengan Cita Rasa yang Unik

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kalau bicara soal Magelang, mungkin sebagian orang akan ingat Borobudur yang sebenarnya terletak di Kabupaten Magelang. Selain itu, kota kabupaten ini juga memiliki beberapa objek wisata terkenal lainnya, sebut saja Bukit Rhema yang terkenal dengan Gereja Ayamnya atau Gunung Andong, tempat pendakian favorit. Magelang masih punya hal yang menarik lainnya.

Kalau kamu liburan ke Magelang, hal lain yang harus kamu coba selain mendatangi destinasi wisata adalah kulinernya. Tak hanya rasanya saja yang nikmat, makanan khas Magelang ini juga harganya ramah di dompet.

Tertarik untuk mencoba kuliner khas Magelang? Ini ada 10 rekomendasi makanan khas Magelang yang harus kamu coba saat liburan ke kota ini.

1. Mangut Lele

Mangut Lele

Kamu pasti sudah pernah mencoba menu masakan yang berbahan dasar lele. Nah, Magelang ternyata memiliki makanan khas dari lele. Namanya mangut lele. Apa ini seperti pecel lele? Ternyata mangut lele lebih mirip dengan gulai. Kalau biasanya orang memakai ikan untuk gulai, di Jawa Tengah memakai lele.

Cita rasa mangut lele dari kabupaten Magelang pedas. Lele diolah dengan cara diasap ditambah bumbu rempah yang rasanya pedas jadi pasti menggugah selera makan. Dahulu di daerah Magelang mangut lele terbilang langka, ini kuliner ini sudah banyak dikual di rumah makan.

Kini mangut lele sudah sangat terkenal, dan bahkan jadi kuliner yang diincar oleh para wisatawan, khususnya bagi mereka yang gemar makan makanan pedas. Ikan lele diasap di atas kepulan batok kelapa. Setelah matang, lele akan diberi campuran bumbu rempah dan cabai.

Jika makan di rumah makan, kamu haurs mengambil mangut lele sendiri ke dapur yang penuh dengan kepulan asap. Dari depan dapur akan tercium aroma mangut lele sehingga membuat orang jadi tak sabar untuk menyantapnya.

2. Nasi Lesah

Nasi Lesah

* sumber: seputarmgl.blogspot.com

Kuliner yang satu ini sudah hampir langka. Makanan khas Magelang ini sudah tak mudah lagi ditemui. Namanya nasi lesah. Tak banyak warga Magelang yang tahu tentang nasi lesah. Penasaran seperti apa nasi lesah itu?

Jadi, nasi lesah itu dihidangkan di atas piring dengan tambahan kuah kuning, ayam suwir, bihun kecambah, irisan kubis, seledri, bawang goreng, tahu bacem, dan telur. Kuah kuningnya dibuat dari santan yang ditambah bumbu lain. Untuk telurnya, kamu bisa pilih telur mata sapi atau rebus.

Aroma nasi lesah sangat sedap juga menyegarkan. Ini bisa jadi karena santan yang digunakannya tidak terlalu mendominasi masakannya. Di Magelang ada warung nasi lesah yang terkenal yaitu warung Pak Badut. Sudah 14 tahun lamanya beliau berjualan nasi lesah.

3. Buntil Daun Talas

Buntil Daun Talas

Buntil merupakan makanan yang biasa kamu temui di daerah Jawa. Ada buntil yang menggunakan daun singkong, ada juga buntil yang menggunakan daun talas, daun pepaya atau daun sente. Tapi tahukah kamu, ternyata di daerah Yunani dan Turki ada panganan yang mirip dengan buntil?

Lalu apa kemiripinnya? Sama-sama menggunakan daun, tapi di Yunani dan Turki menggunakan daun anggur muda serta isiannya beda. Jika buntil berisi kelapa parut dan berbumbu pedas, di dua negara itu berisi nasi.

Buntil khas Magelang tidak menggunakan daun singkong atau pepaya tapi menggunakan daun talas untuk membungkus isiannya. Daun talas yang dipilih adalah yang masih muda. Isiannya yaitu parutan daun kelapa, biji petai, dan udang asin.

Nantinya buntil akan disajikan bersama kuah santan yang berisikan rempah dan cabe sehingga warna kuahnya menjadi kemerahan. Buntil daun talas akan terasa nikmat jika disantap bersama dengan nasi hangat dan menu lainnya, contohnya lalapan biji kacang panjang, ikan pindang, dan sambal bawang.

4. Sup Senerek

Sup Senerek

* sumber: www.nyipenengah.com

Pernah dengar makanan khas Magelang yang bernama Sup Senerek? Menurut kabar, sup ini dipengaruhi oleh kuliner dari masa kolonial Belanda. Jadi, apa itu sup senerek? Makanan khas Magelang yang bernama sup senerek ini mirip dengan sup-sup pada umumnya.

Seperti sup yang umumnya kamu makan, sup senerk pun diberi potongan daging sapi atau ayam serta irisan wortel. Yang membedakannya adalah tambahan kacang merah dan bayam. Biasanya sup ini disajikan dengan nasi putih. Di beberapa warung makan sup ini terkadang disantap dengan cemilan lauk.

5. Kluban

Kluban

* sumber: allaboutmgl.blogspot.com

Kluban atau di daerah lain dikenal dengan nama merupakan makanan khas Magelang yang juga terkenal di daerah-daerah lain. Karena mengandung sayuran hijau, maka makanan ini kandungan seratnya cukup tinggi. Selain itu, kluban juga berisi tauge, wortel rebus, dan kacang panjang rebus.

Supaya kluban rasanya lebih sedap lagi, maka diberi parutan kelapa yang telah diberi bumbu. Kluban yang dijual di kios-kios makanan biasanya ditawarkan dengan tambahan tahu goreng, tempe goreng, telur rebus, paru goreng atau juga telur dadar.

6. Sego Godog

Sego Godog

* sumber: Sego%20Godog

Makanan khas dari Malang ini adalah memiliki cita rasa yang sangat lezat. Menu makanan ini juga sangat pas dinikmati saat musim hujan seperti sekarang. Nama makanannya adalah sego godog. Apa kamu pernah mencicipi sego godog? Sego dalam bahasa Jawa adalah nasi dan godong artinya rebus.

Jadi jika diartikan sego godog itu adalah nasi yang direbus. Mungkin kamu bingung kenapa nasi direbus? Maksud nasi rebus di sini adalah nasi yang penampilan dan cara memasaknya agak mirip dengan proses memasak mie rebus tapi bahan utamanya nasi.

Ada dua versi sego godog yaitu yang dimasak dengan mie kuning dan ada yang nasi saja. Sego godog yang ditambah mie kuning umumnya disebut sego godog magelangan. Keduanya sama enaknya karena nasi direbus memakai air kaldu dan ditambah suwiran ayam dan orak-arik telur.

7. Bakso Kerikil

Bakso Kerikil

Salah satu makanan khas Magelang ini memiliki cita rasa yang enak sekali dan namanya bakso kerikil.  Makanan ini cocok disantap saat musim hujan. Kuliner dari Magelang ini dibuat dari daging yang dibulat-bulat tapi yang membedakannya adalah ukurannya yang nampak seperti kerikil karena kecil.

Bakso kerikil bisa ditemui dijajakan di sentra kuliner Taman Badaan. Di taman kota ini banyak ditemui penjual bakso kerikil. Salah satu pedagang yang menjual bakso kerikil yang paling lumayan terkenal di Kota Magelang adalah bakso kerikil Pak Bendot.

8. Mangut Beong

Mangut Beong

* sumber: *

Hmm…makanan jenis apa ya, ini? Namanya mangut beong. Pernah dengar sebelumnya? Jadi beong itu merupakan jenis ikan air tawar dengan ukuran yang cukup besar yang habitatnya bisa ditemui di Sungai Progo. Populasi Beong semakin menurun dan harganya semakin naik.

Ikan beong merupakan ikan jenis air tawar yang sejenis lele. Bagian beong yang sering disajikan dalam mangut adalah bagian kepalanya. Dimulai dengan menggoreng ikan beong kemudian diberikan campuran kuah super pedas sampai bumbunya meresap.

9. Opor Enthog

Opor Enthog

Magelang selain memiliki makanan-makanan unik di atas, juga mempunyai kuliner lain yang tak kalah enaknya yang bernama opor enthog. Kuliner ikon kota Magelang ini menggunakan angsa sebagai bahan utamanya dan diberi kuah. Kuliner ini bisa umumnya sering ditemukan di desa Menowo.

Enthog atau angsa yang dimasak jadi opor. Hewan tersebut pertama-tama disembelih kemudian dimasak dengan cara dibakar di tungku sampai semua bulunya rontok. Ketika dibakar daging enthog mengeluarkan lemak serta minyak yang membuat kuah kaldu opornya jadi lebih kental dan berminyak.

Berbeda dengan opor ayam kuah yang kaldunya disatukan dengan ayam, opor enthog kuah dan enthognya dipisah. Biasanya opor enthog disajikan dengan nasi putih, daun pepaya, lalapan mentimun dan sambal ijo jelantah.

10. Sego Megono

Sego Megono

* sumber: m.medcom.id

Masyarakat Magelang di hari pertama Idul Fitri memiliki tradisi menghidangkan sajian utama yang disantap selama satu hari penuh. Jika kamu menebak hidangan itu adalah lontong opor atau ketupat sayur, jawabannya tidak tepat. Mereka menyantap sego megono.

Makanan khas Magelang ini berupa nasi yang dinikmati bersama megono atau kluban. Istilah megono di Magelang adalah sayuran yang dikukus lalu dibumbui dengan kencur, lombok, dan jeruk purut. Setelah direbus megono diberi taburan ikan teri bakar atau goreng.

Sayurannya yang digunakan untuk megono di antaranya adalah daun pepaya, daun ketela, daun kacang panjang, kecambah, nangka muda, bayam, dan bahkan rebung. Sego megono enaknya disantap dengan oseng daun pepaya atau kluben.

Nama-nama makanan khas Magelang ini lumayan unik. Jika kamu tertarik untuk mencicipi rasa makanan-makanan tersebut, jangan lewatkan untuk mampir di warung-warung yang menawarkan kuliner tersebut.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *