10 Makanan Khas Polandia dari yang Gurih Hingga Manis

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 7 Oktober 2021

Berkat adanya globalisasi dan banyaknya orang Polandia yang diam di luar negeri, kini makanan khas Polandia bisa dinikmati di seluruh dunia. Fakta uniknya ternyata beberapa kuliner Polandia yang kurang dikenal justru benar-benar dicintai oleh masyarakat Polandia. Beberapa makanan tersebut sangat istimewa sehingga makanan itu mempunyai harinya sendiri.

Beberapa makanan Polandia yang terkenal di antaranya adalah pierogi, golabki, zurek dan bigos. Namun makanan lainnya juga tak kalah menariknya. Jadi kalau kamu penasaran dengan apa saja makanan khas Polandia, simak artikel berikut ini ya!

Baca juga: 10 Street Food Khas Eropa

1. Pierogi

PierogiSumber: maxpixel.net

Jika ditanya apa makanan paling popular di Polandia, jawabnya adalah pierogi. Pierogi merupakan bentuk jamak dalam bahasa Polandia untuk pieróg. Mungkin makanan khas Polandia ini mirip dengan pangsit. Hidangan ini berupa adonan tipis yang berisi berbagai isian, gurih maupun manis. Pierogi dapat dihidangkan sebagai hidangan pembuka, hidangan utama maupun hidangan penutup.

Isi pierogi yang sangat populer yaitu daging, bayam, asinan kubis dengan jamur, soba, merica, kentang dengan bawang goreng dan keju cottage yang dikenal dengan nama Ruskie yang artinya "Pierogi Ruthenian" (bukan "Rusia") buah musiman (stroberi, blueberry, dan ceri), keju cottage manis dengan kismis dan soba, keju cottage manis maupun kentang rebus dan bawang goreng.

Pangsit ini bisa dimasak dengan cara direbus, dipanggang maupun digoreng. Namun umumnya di Polandia pierogi biasanya disajikan dengan cara direbus bersama mentega dan bawang di atasnya.

2. Golabki

Golabki

Golabki adalah makanan khas Polandia yang berupa kol isi. Ini merupakan salah satu makanan tradisional Eropa Tengah dan Timur. Golabki Polandia adalah berupa gulungan daun kol putih. Bahan-bahan yang digunakannya yaitu groat (gandum yang digiling kasar)―tapi sekarang beras lebih popular―bawang serta campuran rempah-rempah. Bisa juga ditambahkan jamur untuk isian.

Varian isian yang lainnya, yaitu unggas, daging kambing, bahkan bisa juga tanpa menggunakan daging. Ada beberapa golabki yang berisi sayuran, tapi ini kurang umum. Makanan khas Polandia ini sebelum dimakan direbus atau digoreng terlebih dahulu. Ketika diletakkan di atas piring, golabki diberi siraman saus tomat buatan rumah yang kental dan lezat.

Gulungan kol khas Polandia disantap dengan roti dan kadang-kadang dengan kentang rebus. Di negara Republik Ceko dan Slovakia, kubis isi dinamakan holubce, sementara di Jerman dinamakan krautwickel/kohlrouladen. Di Swedia makanan enak ini disebut dengan kåldolmar.

3. Zapiekanka

Zapiekanka

Di Polandia ada makanan cepat saji yang jadi favorit yang disebut dengan zapienkanka. Makanan khas Polandia ini berupa open-faced sandwich. Zapiekanka dibuat menggunakan sepotong baguette putih polos memanjang. Di atas roti diberi berbagai bahan lezat serta tumpukan keju semi-keras yang diparut, kemudian dipanggang di atas broiler, bagian oven yang paling atas.

Camilan yang asalnya dari tahun 1970-an ini muncul ketika bahan-bahan paling dasar pun sulit didapat di Polandia yang masih komunis. Ketika itu orang-orang harus berpikir bagaimana memanfaatkan apa pun yang ada dengan sebaik-baiknya.

Versi asli zapiekanka dibuat dengan jamur serta keju tumis. Namun dengan berjalannya waktu, berbagai bahan lain misalnya juga ditambahkan. Bahan seperti bacon, daging, sosis, bahkan keju feta, zaitun juga nanas sekarang jadi pilihan topping yang umum untuk sandwich keras tapi hangat ini.

Makanan khas Polandia ini selalu dihidangkan panas, sering kali diberi siraman saus tomat di atasnya. Walaupun zapiekanka tersedia di seluruh negeri, tetap saja makanan ini jadi camilan paling populer di gerai makanan cepat saji di Krakow. Makanan ini banyak disantap khususnya di larut malam akhir pekan sesudah menghabiskan waktu semalaman.

4. Zurek

Zurek

Zurek merupakan jenis comfort food Polandia yang sempurna. Makanan khas Polandia ini berupa sup yang sepintas kelihatan seperti sup gandum hitam yang difermentasi biasa, tapi oleh orang Polandia zurek dipercaya sebagai kekayaan nasional.

Layaknya kebanyakan makanan khas sebuah negara, tiap keluarga cenderung memiliki resep zurek-nya masing-masing. Walaupun terdapat banyak variasi di tiap daerah, versi zurek yang terkenal dibuat dari tepung gandum hitam dengan kentang, daging dan sayuran yang banyak.

Biasanya sup yang berusia ratusan tahun ini juga dihidangkan dengan telur rebus. Coba juga zurek w chlebie yang supnya dihidangkan di dalam roti.

5. Placki Ziemniaczane

Placki Ziemniaczane

Placki ziemniaczane atau pancake kentang merupakan makanan khas Polandia yang juga dijumpai dalam tradisi kuliner khas Yahudi dan Hungaria. Bahannya berupa kentang parut serta bawang bombay yang disatukan dengan telur serta sedikit tepung. Adonan kemudian digoreng menggunakan minyak dan diberi beragam topping.

Beberapa orang ada yang menyantapnya dengan asinan kubis dan sebagian lagi dengan gula. Umumnya yang sering banyak ditemui adalah pancake kentang yang dihidangkan dengan gulai yang terbuat dari daging sapi serta paprika dan diberi bumbu dengan allspice.

Pancake kentang banyak dijumpai di sebagian besar menu restoran yang ada di Polandia dan terkadang gulai bisa dibuat dari daging babi atau bahkan ayam. Makanan ini dihidangkan bersama satu porsi asinan kubis dan krim asam. Baiknya pancake ini disantap saat segar karena tekstur renyahnya akan cepat hilang.

6. Mizeria

 Mizeria

Mizeria merupakan irisan salad mentimun yang rasanya mirip sekali dengan tzatziki dari Yunani. Ini merupakan lauk khas Polandia yang klasik dan kerap kali dihidangkan dengan hidangan daging dan kentang.

Salad ini merupakan salah satu salad yang terpopuler dan banyak dikonsumsi di Polandia. Irisan mentimun dikombinasikan dengan krim asam, adas, bawang, jus lemon atau cuka dan garam serta merica sebagai tambahan yang menyegarkan saat bersantap.

7. Flaki

 Flaki

Flaki atau flaczki adalah makanan khas Polandia yang berupa sup babat tradisional. Kental dan berdaging, sup ini umumnya dihidangkan di acara pernikahan Polandia sebagai bagian dari menu makanan panas. Hidangan ini kerap kali dihidangkan dengan roti gulung segar di sampingnya. Nama flaki ini merujuk pada bahan utamanya yakni potongan babat sapi.

Dikenal semenjak abad ke-14 di Polandia, flaki merupakan salah satu santapan favorit Raja Wladyslaw Jagiello. Sekarang beberapa juru masak suka memberikan tambahan daging asap ke dalam masakan dan bumbu tambahan semisal jahe, merica, atau pala. Jika bola daging ditambahkan ke dalam sup, nama hidangan ini menjadi flaki po warszawsku (flaki ala Warsawa).

8. Bigos

Bigos

Ini merupakan salah satu makanan khas Polandia yang sangat digemari. Bigos adalah kombinasi tiga bahan, yaitu asinan kubis―semakin lama diawetkan semakin baik―daging yang pilihannya bisa sapi atau babi dan terkadang daging buruan dan yang terakhir adalah irisan kubis segar dengan beragam sayuran. Semuanya berpadu menghasilkan keajaiban sederhana dari stew khas Polandia ini.

Walaupun persiapan dan bahannya sederhana, pembuatan bigos memakan waktu karena umumnya direbus selama berjam-jam hingga semua rasa tercampur rata. Dahulu, makanan ini disiapkan untuk pemburu saat musim berburu yang panjang dan melelahkan. Makanan ini sudah muncul dalam tradisi kuliner Polandia semenjak abad ke-17.

Sekarang makanan ini dianggap sebagai hidangan nasional negara Polandia. Biasanya dihidangkan sebagai hidangan utama dan umumnya disertai dengan irisan roti. Bigos sering juga dinikmati di Belarusia, Ukraina, dan Lithuania.

9. Czernina

Czernina dibuat dari darah bebek yang dicampur dengan gula dan cuka. Sup asam manis ini mempunyai hubungan yang kuat sekali dengan budaya Polandia. Beberapa abad yang lalu, bila seorang pria ingin meminang kekasihnya untuk menikah, jawaban dari keluarga pengantin wanita akan diketahui dari warna czernina yang disajikan kepadanya.

Czernina dengan warna emas artinya "ya", sementara sup versi hitam artinya “tidak”. Untungnya, sekarang wisatawan bisa menikmati semua varian czernina dari berbagai daerah tanpa harus khawatir mengenai apa arti warnanya.

10. Naleśniki

Naleśniki merupakan crepes versi Polandia. Umumnya crepes ini digulung jadi gulungan tipis dan dihidangkan dengan bermacam-macam isian. Umumnya naleśniki diisi dengan farmer cheese yang sudah dimaniskan dengan gula dan menjadi berwarna kecoklatan oleh mentega saat dimasak dalam wajan. Crepes ini bisa disantap sebagai lauk atau pencuci mulut.

Di atasnya biasa diberi krim kocok, selai, dan gula bubuk, dan terkadang bahkan coklat atau puding. Naleśniki bisa juga dibuat gurih dengan isian seperti kentang, kol atau jamur. Variasi lain dari naleśniki dinamakan rachuchy. Ini adalah crepes tebal yang lebih mirip dengan pancake dan diisi dengan irisan apel kukus serta ditaburi gula bubuk.

Itulah 10 makanan khas Polandia yang beragam dari mulai yang gurih hingga yang manis. Bahan yang digunakannya terdiri dari daging-dagingan, sayuran dan rempah-rempah. Beberapa makanannya mirip atau hampir sama dengan makanan di negara tetangganya, seperti pierogi atau golabki.

Meskipun makanan Eropa Timur belum begitu terkenal di negara kita, tapi bukan berarti makanan ini tidak menggugah selera. Untuk yang ingin mencoba, kamu bisa melihat resepnya di internet. Mau coba makanan yang mana?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram