keluyuran web banner

Inilah Keindahan 8 Museum Bawah Laut yang Ada di Dunia

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 18 Februari 2021

Seperti halnya destinasi wisata alam, museum juga mempunyai peran penting dalam keberhasilan pariwisata suatu negara karena tiap tahunnya menarik sejumlah besar pengunjung domestik dan internasional. Jika museum biasanya berada di darat, deretan museum-museum bawah laut ini tak kalah menarik untuk dijelajahi.

Jika kamu penasaran dengan keindahan museum bawah laut, berikut ini adalah daftar museum bawah laut yang ada di dunia.

1. Museo Subacuático de Arte (MUSA) (Meksiko)

Museo Subacuático de Arte (MUSA) (Meksiko)

* sumber: aquaworld.com.mx

Museo Subacuático de Arte atau MUSA yang berada di Cancun, Meksiko ini merupakan museum seni kontemporer bawah air yang memiliki koleksi lebih dari 500 figur pahatan didasarkan pada orang sungguhan.

Patung-patung ini diletakan 10 meter di bawah permukaan laut di perairan sekitar Isla Mujeres, Cancun, dan Punta Nizuc. Pendiri museum ini yaitu Jaime González Cano, Roberto Díaz Abraham, dan Jason deCaires Taylor, pematung Inggris.

Pendirian museum ini dilakukan pada tahun 2009. Tujuan pameran patung ini adalah untuk menunjukkan korelasi antara sains dan seni dan untuk mempromosikan kehidupan karang.

Di satu sisi, patung menghasilkan sebuah museum dan di sisi lain patung-patung itu membentuk struktur terumbu yang menarik bagi kehidupan laut dan mendorong pertumbuhan karang. Semua patung dibuat menggunakan bahan khusus dan ditambatkan ke dasar laut.

Ada berbagai cara untuk mengunjungi museum bawah laut ini, yaitu melalui perahu berlantai kaca, dengan snorkeling atau menyelam. Tamasya dan tur diatur baik pada siang hari atau pada malam hari. Setiap tahun MUSA menarik lebih dari 750.000 penyelam.

  • Alamat: Blvd. Kukulcan Km. 15.3, Zona Hotelera, 77500 Cancun, QROO, Meksiko
  • Jam Buka: Rabu - Senin 09.00 - 14.00, Selasa tutup
  • Telepon: + 521-9988488312
  • HTM: $ 195

2. Underwater Archaeological Park of Baia (Italia)

Underwater Archaeological Park of Baia (Italia)

Di Taman Arkeologi Bawah Air ini pengunjung akan melihat keajaiban kota klasik Baia yang merupakan kota Romawi kuno. Kota ini berlokasi di pantai barat laut Teluk Napoli, dan sekarang di komune Bacoli.

Sebelumnya kota resor yang sudah terkenal selama berabad-abad ini ditinggalkan pada abad ke-8 dan kemudian tenggelam di bawah air. Saat ini sisa-sisa kota kuno ini bisa dijelajahi melalui salah satu dari sedikit taman arkeologi bawah air di dunia.

Pengunjung bisa menyaksikan struktur bangunan yang hancur dan patung kota yang diawetkan dengan luar biasa melalui perahu berlantai kaca atau juga saat snorkeling. Selain itu, bisa juga selama mereka melakukan penyelaman.

  • Alamat: Via Lucullo, 94, 80070 Bacoli NA, Italia
  • Jam Buka: Tiap Hari 9.00 – 19.00
  • Telepon: 333 520 9334

3. Museum of Underwater Art (MOUA) (Australia)

Museum of Underwater Art (MOUA) (Australia)

* sumber: www.insider.com

Museum of Underwater Art (MOUA) merupakan aset penting secara global untuk Townsville North Queensland dan wilayah sekitarnya dan lebih luas lagi untuk Queensland dan Australia. MOUA merupakan museum bawah air pertama di belahan bumi selatan.

Peran dari MOUA yaitu bertindak untuk menyoroti konservasi, restorasi, dan pendidikan terumbu dalam skala global. MOUA memberikan platform kontemporer untuk berbagi cerita mengenai terumbu karang, dan budaya penduduk, serta memunculkan percakapan dan solusi penting untuk konservasi terumbu.

Jason deCaires Taylor merupakan pematung bawah air terkenal di dunia yang membuat konsep patung-patung itu. Dua instalasi sudah berada di The Strand dan di John Brewer Reef yang terletak sekitar 80 kilometer lepas pantai. Dua lokasi lagi direncanakan akan dibuat di Magnetic dan Palm Islands.

  • Alamat: 340 Flinders St, Townsville QLD 4810, Australia
  • Jam Buka: 24 jam Senin – Jumat , tutup Sabtu – Minggu

4. Caesarea Underwater Archeological Park (Israel)

Caesarea Underwater Archeological Park (Israel)

* sumber: www.spiegel.de

Taman Arkeologi Bawah Air di Kaisarea merupakan museum bawah air pertama di Israel. Dibangun di bawah pemerintahan Herodes Agung selama c. 22–10 atau 9 SM, kota dan pelabuhan Kaisarea merupakan penghormatan untuk pelindung Romawi-nya, Kaisar Augustus.

Dianggap sebagai salah satu harta arkeologi terbesar di Israel, sekarang penggemar sejarah bisa menjelajahi pelabuhan kuno yang tenggelam ini dengan peta tahan air. Ada sekitar 36 situs yang telah diberi penunjuk arah di sepanjang empat jalur yang ditandai.

Salah satu dari situs tersebut juga dapat diakses oleh mereka yang ber-snorkeling. Penyelam dari semua tingkatan bisa mengamati metode konstruksi canggih yang digunakan Herodes untuk membangun pelabuhan kuno.

Isi area tersebut adalah reruntuhan pemecah gelombang, gudang, dermaga bongkar muat, trotoar, kolom marmer, dan kolam. Ada juga sisa-sisa kapal yang tenggelam serta jangkar kuno raksasa.

  • Alamat: גן לאומי, נמל, Caesarea, Israel
  • Jam Buka: Senin – Kamis dan Minggu 9.00 – 16.00, Jumat – Sabtu 7.00 – 17.00
  • Telepon: +972 4-626-5898

5. Museo Atlántico Lanzarote (Spanyol)

Museo Atlántico Lanzarote (Spanyol)

* sumber: www.underwatersculpture.com

Terinspirasi oleh Museo Subacuático de Arte, Cancun, Museo Atlántico Lanzarote saat ini merupakan satu-satunya museum seni kontemporer bawah air di Eropa. Museum ini koleksinya berupa hampir 300 patung, kreasi dari Jason deCaires Taylor, pematung berbakat yang sama yang menciptakan MUSA.

Penyelam bisa menikmati dan mengagumi sepuluh kelompok patung berbeda yang dirancang untuk memicu kesadaran lingkungan dan perubahan sosial serta untuk menciptakan habitat laut baru. Instalasi tersebut telah diletakkan di perairan dangkal yang berada di lepas pantai Playa Blanca.

Penyelam, penyelam bebas, dan perenang snorkel bisa menikmati patung-patung ini. Karya permanen di antaranya dinding seberat 100 ton yang seluruhnya dibuat dengan bahan pH netral dan didesain untuk mendorong reproduksi spesies ikan lokal di Lanzarote, Cagar Biosfer Dunia yang ditunjuk UNESCO.

Karya terkenal lainnya di antaranya The Rubicon, The Vortex, dan The Raft of Lampedusa, serta perahu pahatan yang mengacu pada masuknya pengungsi di Pulau Spanyol.

  • Alamat: Calle Castillo del Águila, 33, 35580 Playa Blanca, Las Palmas, Spanyol
  • Jam Buka: Senin – Sabtu 09.00 – 18.00, Minggu (01 / 07-31 / 10) 09:00 - 18:00
  • Telepon: +34901 20 03 00

6. The Baiheliang Underwater Museum (Tiongkok)

The Baiheliang Underwater Museum (Tiongkok)

Secara harfiah Baiheliang artinya Punggung Burung Bangau Putih. Tempat ini merupakan situs arkeologi yang berada di Fuling, Tiongkok, yang dibuka pada Mei 2009. Museum ini terletak di bawah air 43 meter dari Bendungan Tiga Ngarai di Sungai Yangtze.

Baiheliang mempunyai beberapa prasasti hidrologi tertua di dunia. Punggungan batu alam itu panjangnya 1.600 meter dengan lebar rata-rata 15 meter. Museum ini mencatat 1.200 tahun perubahan permukaan air Sungai Yangtze, juga posisi dan gelar dari Dinasti Tang (618-907) dan seterusnya.

Ukiran batu tersebut terdiri dari puisi dalam tulisan kaligrafi, tiga ukiran Bodhisattva, 18 ikan dan burung bangau. Sebelum Three Gorges Dam atau Bendungan Tiga Ngarai dibangun, punggungan batu terendam di musim panas dan musim gugur.

Setiap 3/5 tahun, di musim dingin, saat permukaan air Sungai Yangtze turun, punggung bukit dan ukirannya akan terlihat. Museum ini merupakan satu-satunya museum di daftar ini yang bisa dikunjungi oleh pengunjung yang tidak menyelam.

Memang, di museum ini terdapat dua saluran bawah air dengan eskalator yang sangat Panjang. Eskalator itu memungkinkan pengunjung untuk turun serta melihat prasasti yang diterangi melalui jendela pelindung kaca ganda.

  • Alamat: Wujiang Rd, Distrik Fuling, Chongqing, Tiongkok
  • Jam Buka: Selasa – Minggu 09.00 – 17.00
  • Telepon: +86-23-2385688882
  • HTM: 50 RMB per orang

7. Cape Tarkhankut Underwater Museum (Krimea)

Cape Tarkhankut Underwater Museum (Krimea)

* sumber: www.cntraveler.com

Museum Bawah Air Cape Tarkhankut merupakan salah satu museum bawah air paling tidak biasa yang bisa dikunjungi oleh pelancong. Tempat ini merupakan objek wisata yang harus disaksikan di Krimea yang akan membawa pengunjung melalui sejarah Uni Soviet.

Pada tahun 1992, penyelam scuba Ukraina Vladimir Broumenskyy membuat museum ini. Pada saat itu, Uni Soviet sudah runtuh, dan patung serta patung para pemimpin komunis telah diturunkan dari alasnya.

Kemudian Broumenskyy pun memutuskan untuk memulai proyek daur ulangnya dengan mengumpulkan semua patung dari seluruh Ukraina dan meletakannya di bawah air untuk para penyelam. Terdapat sekitar 50 patung di The Alley of Leaders.

Patung-patung yang ditutupi ganggang ini merupakan patung mantan pemimpin Soviet, termasuk Lenin, Dzerzhinsky, Marx, dan Stalin. Selain keanehannya, replika dari beberapa tempat wisata paling ikonik di dunia contohnya Menara Eiffel dan Tower Bridge juga telah diletakan di sini.

Penanggung jawab museum bawah laut ini diperbolehkan untuk menambahkan patung baru ke museum, sehingga koleksinya diharapkan bisa terus bertambah.

  • Alamat: Cape Tarkhankut, Olenivka, 96440, Crimea

8. Molinere Underwater Sculpture Park (Grenada)

Molinere Underwater Sculpture Park (Grenada)

* sumber: www.uncommoncaribbean.com

Dibuka pada tahun 2006, mungkin Taman Patung Bawah Air Molinere merupakan taman patung bawah air pertama di dunia. Taman patung ini merupakan gagasan dari pematung Inggris Jason deCaires Taylor, yang menenggelamkan lebih dari 70 patung di dasar laut Grenadian.

Semen dengan pH netral yang digunakan untuk patung-patung tersebut memberikan landasan yang stabil bagi kehidupan laut untuk tumbuh, dan teksturnya memungkinkan polip karang untuk menempel padanya.

Di Molinere Underwater Sculpture Park terdapat beberapa patung yang lebih terkenal seperti Vicissitudes, yaitu sekelompok patung yang melingkar seukuran anak-anak dari berbagai latar belakang etnis yang berpegangan tangan.

Ada juga The Lost Correspondent, yaitu seorang pria yang duduk di mejanya dan bekerja di mesin tiknya. Kemudian TAMCC Faces, yaitu serangkaian wajah seukuran aslinya yang dibentuk menjadi celah batu besar, dan juga Sienna, yaitu sosok penyelam kulit dari cerita lokal populer.

  • Alamat: 12 ° 05'00.3 "N 61 ° 45'48., Second Ave, The Lime, Grenada
  • Jam Buka: Setiap Hari 24 jam
  • Telepon: +1 473-440-2001

Jika selama ini kita hanya mengetahui museum terletak di darat, keberadaan museum bawah laut ini memberikan pilihan lain bagi mereka para penyuka museum sekaligus penyelam. Ini merupakan pilihan yang menyenangkan bagi para penyuka dunia bawah laut. Tertarik untuk berkunjung ke salah satu museum bawah air tersebut?

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram