Cari Oleh-Oleh Khas Cirebon? Cek Rekomendasinya di Sini!

Ditulis oleh Anggie Warsito

Kalau kamu berwisata ke Cirebon, pastikan untuk jangan langsung pulang ke kampung halaman. Selain mencicipi kuliner khas seperti empal gentong dan nasi jamblang, cobalah untuk membeli oleh-oleh khas di sana. Siapa tahu, oleh-oleh itu bisa berkesan bagi teman, kerabat, atau orang-orang yang kamu tinggal piknik.

Ada sejumlah oleh-oleh khas Cirebon yang bisa kamu beli nanti. Beberapa di antaranya bakal Keluyuran rekomendasikan di sini. Siapa tahu, kamu membutuhkannya saat berbelanja buah tangan di Kota Udang tersebut.

1. Kerupuk Melarat

* sumber: travel.tribunnews.com

Ini adalah buah tangan paling populer di Cirebon. Ini adalah sebuah kerupuk yang tidak digoreng dengan minyak. Tetapi dengan pasir yang telah disangrai. Meski digoreng dengan pasir, kerupuk ini sangat aman untuk dikonsumsi.

Mengapa bisa begitu? Hal itu dikarenakan pasir yang dipakai pada kerupuk ini sudah diayak dulu, dan disangrai hingga bakterinya hilang. Kerupuk ini bisa kamu temukan di sepanjang Jalan Raya Plered, serta bisa kamu beli dengan kocek lima ribu rupiah.

2. Terasi Udang

* sumber: informasicirebonjeh.blogspot.com

Cirebon merupakan penghasil udang yang produktif. Di sini, udang tak hanya dijual mentah-mentah. Udang di Cirebon juga lazim diolah lagi menjadi bahan lainnya, entah itu makanan ataupun bumbu masak. Salah satu olahan udang yang populer di Cirebon adalah terasi udang.

Olahan udang ini seratus persen dibuat dari udang rebon pilihan. Jadi, selain rasanya enak, kualitasnya pun pasti bakal terjamin. Sudah banyak tempat yang menjual buah tangan ini. Di Cirebon, buah tangan ini lazim dijual dari harga 5 - 50 ribu rupiah.

3. Tape Ketan

* sumber: travel.kompas.com

Ini adalah olahan tape yang dibuat dari fermentasi ketan. Proses fermentasi ketan di sini dilakukan dengan membungkus ketan ke dalam daun pisang, lalu didiamkan selama beberapa hari. Buah tangan ini memiliki cita rasa asam dan bertekstur lembut.

Untuk membeli tape ketan, kamu bisa datang ke Desa Bakung. Desa ini merupakan sentra perajin tape ketan di Cirebon. Di sana, kamu bisa mendapatkan tape ketan dengan harga seribu rupiah per bungkus. Murah sekali, bukan?

4. Emping Bumbu

Kalau kamu mau membawa emping yang tak biasa, kamu wajib sekali untuk membeli emping satu ini. Sesuai namanya, ini adalah olahan emping yang diberi bumbu khusus. Penggunaan bumbu pada emping ini tentu membuat cita rasanya kian lezat.

Emping bumbu memiliki sejumlah varian rasa. Ada rasa manis, asin, hingga rasa rumput laut dan udang. Kamu bisa membeli buah tangan ini dalam kemasan siap makan atau bahkan yang masih mentah. Tiap bungkusnya, buah tangan ini dibanderol dengan harga 20 - 50 ribu rupiah.


5. Kerupuk Lambak

* sumber: jabar.pojoksatu.id

Cirebon masih punya satu kerupuk lainnya, selain tentu saja kerupuk melarat. Kerupuk tersebut adalah kerupuk lambak. Kerupuk ini dibuat dari kulit hewan laiknya kerupuk kulit khas Garut. Hanya saja, kulit pada kerupuk lambak sendiri mayoritas adalah keripik kerbau.

Adapun cara membuat kerupuk ini adalah dengan membersihkan kulit kerbau, lalu digoreng dalam minyak yang suhunya rendah. Setelah itu digoreng lagi dengan minyak yang lebih panas hingga garing. Di Cirebon, kerupuk ini lazim disantap sebagai teman opor ayam lebaran.

Walau begitu, kamu bisa membelinya kapan pun kamu mau. Kerupuk ini bisa kamu jumpai di sejumlah pasar Cirebon, salah satunya Pasar Kanoman.

6. Rengginang

* sumber: www.bantenwisata.com

Buah tangan ini sebetulnya bisa kamu temukan di daerah lain di Jawa Barat.  Namun, cobalah untuk membelinya saat di Cirebon nanti. Soalnya, rengginang Cirebon punya perbedaan dibanding rengginang di tempat lain.

Di Cirebon, rengginang tersedia dalam berbagai rasa. Mulai dari rasa original, keju, hingga rasa udang dan terasi. Ukurannya pun juga beragam. Di sini, kamu bisa membeli rengginang dalam ukuran kecil maupun besar.

Soal harga, jangan khawatir. Rengginang Cirebon dipatok dengan harga murah. Per bungkusnya, kamu bisa mendapatkan rengginang Cirebon dengan kocek 15 - 50 ribu rupiah; tergantung ukuran rengginang yang kamu beli.

7. Kue Gapit

Sesuai namanya, ini adalah sebuah kue yang dibuat dengan cara digapit. Gapit sendiri merupakan metode pembuatan kue yang dilakukan dengan cara mengapit adonan kue oleh dua lempeng besi. Proses tersebut biasanya dilakukan langsung di atas tungku pembakaran.

Proses pembuatan itu membuat Kue Gapit berbentuk pipih dan bertekstur renyah. Secara rasa, kue ini memiliki cita rasa kelapa yang pekat. Walau begitu, saat ini sudah ada beberapa kue gapit dengan cita rasa lainnya, seperti: kacang, bawang, dan bahkan keju.

Kue ini bisa kamu temukan di beberapa pasar tradisional di Cirebon. Kalau mau datang langsung ke sentra pembuatannya, sila datang saja langsung ke Desa Setu atau Desa Kemlaka.

8. Sirup Tjampolay

Sirup Tjampolay

Bukan hanya makanan, Cirebon juga punya buah tangan berupa minuman. Sirup Tjampolay adalah salah satunya. Ciri khas sirup ini adalah kemasannya. Kemasan sirup ini dibuat dari botol kaca berukuran 630 ml, yang ditempeli dengan label khas Sirup Tjampolay yang berkonsep vintage.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram